Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
1492 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS MIKROSKOPIS UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI LARUTAN HIDROLISIS GARAM DAN LARUTAN PENYANGGA
Penelitian mengenai pengembangan e-modul berbasis mikroskopis untuk melatih keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada materi larutan hidrolisis garam dan larutan penyangga di SMA Negeri 5 Banjarmasin ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dari e-modul yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model 4D. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 5 Banjarmasin sebanyak 33 orang pada uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Data diperoleh melalui angket observasi awal, validasi, keterbacaan, angket respon peserta didik dan guru, lembar observasi kompetensi guru menggunakan e-modul dan mengelola kelas serta tes hasil berpikir kreatif. Hasil analisis validitas dari validator menunjukkan e-modul yang dikembangkan berkategori sangat valid. Kepraktisan e-modul yang diuji coba kelompok kecil, uji coba kelompok besar, dan uji coba terbatas menunjukkan kategori sangat praktis. Keefektifan pada uji coba terbatas menunjukkan e-modul yang dikembangkan efektif dengan N-gain berkategori tinggi. Dengan demikian, disimpulkan e-modul praktikum biokimia layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran
PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA MODEL PISA LEVEL 6 MENGGUNAKAN KONTEKS LAHAN BASAH
Pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen soal matematika model PISA level 6 dengan konteks lahan basah yang valid serta mengukur tingkat keterbacaan dan kepraktisan instrumen tersebut. Peneliti mengambil sampel siswa Kelas IX G di SMPN 1 Banjarmasin dalam penelitian ini. Peneliti menggunakan metode riset pengembangan atau development research tipe formative evaluation sebagai metode penelitian. Tahapan dalam riset ini diantaranya tahap preliminary terdiri dari persiapan serta tahap formative evaluation yang terdiri dari evaluasi pribadi, uji pakar ahli, one-to-one dan small group. Penelitian ini belum dilakukan sampai tahap field test yaitu pengujian terhadap kemampuan siswa. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan merevisi berdasarkan catatan validator serta saran dan komentar dari siswa. Sarana yang digunakan untuk mendapatkan data pada penelitian ini berupa lembar validasi dan lembar angket siswa. Hasil Penelitian ini menghasilkan tingkat kevalidan dengan kategori valid adalah sebesar 3,4948. Hasil analisis tingkat kepraktisan soal sangat praktis dengan skor 3,52
PENGEMBANGAN SOAL KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA/MA
Matematika merupakan salah satu ilmu yang penting dalam kehidupan bahkan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun masih ada siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami soal matematika. Hal tersebut karena soal yang diajukan terkesan membosankan dan terfokus pada masalah yang sulit dibayangkan oleh siswa. Oleh sebab itu, hendaknya siswa diberikan soal yang berhubungan dengan kehidupan secara nyata atau kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan soal kontekstual berbasis kearifan lokal pada pembelajaran matematika SMA/MA yang valid dan praktis. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Tessmer tipe formative research mencakup tahap preliminary dan tahap formative evaluation yang terdiri dari self evaluation, expert reviews, one-to-one, small group, dan field test. Namun, pada penelitian ini hanya sampai pada small group. Pada penelitian ini pengumpulan data menggunakan istrumen validasi ahli dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil analisis uji validitas yang diisi oleh tiga orang validator menghasilkan rata-rata skor 3,62 yang berada pada kategori valid. Kemudian, berdasarkan hasil analisis uji angket respon siswa menghasilkan rata-rata skor 3,32 yang menunjukkan bahwa soal berada pada kategori praktis. Dengan demikian, soal kontekstual berbasis kearifan lokal pada pembelajaran matematika SMA/MA memenuhi kriteria valid dan praktis
PEMANFAATAN TUMBUHAN AIR PURUN TIKUS (Eleocharis dulcis) DAN KAYU APU (Pistia stratiotes) DALAM MEREDUKSI LOGAM BERAT MANGAN (Mn) DENGAN METODE FITOREMEDIASI DI PT SEBUKU IRON LATERITIC ORES (SILO) KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN: UTILIZATION OF WATER PLANT PURUN TIKUS (Eleocharis dulcis) AND APU WOOD (Pistia stratiotes) IN REDUCE THE HEAVY METAL Manganese (Mn) USING THE PHYTOREMEDIATION METHOD AT PT SEBUKU IRON LATERITIC ORES (SILO) KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN
PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) adalah suatu perusahaan pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan. PT SILO merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang bergerak dalam eksplorasi sumberdaya mineral seperti bijih besi, namun pada kegiatannya juga ditemukan sumberdaya alam lainnya seperti logam berat yaitu mangan (Mn). Keadaan logam berat seperti mangan yang meningkat diperlukan suatu penanganan agar dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian yang dilakukan yaitu menggunakan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga pengulangan dan tiga perlakuan yaitu kontrol, tumbuhan air Purun Tikus (Eleocharis dulcis), tumbuhan air Kayu Apu (Pistia stratiotes) dan dilaksanakan selama 6 minggu. Hasil yang didapatkan yaitu tumbuhan air Purun Tikus (Eleocharis dulcis) memiliki efektivitas penyerapan tertinggi sebesar 73,07% dan tumbuhan air Kayu Apu (Pistia stratiotes) memiliki efektivitas penyerapan tertinggi sebesar 66,67%
The “Danau Bangkau” swamp is one of the large peat swamp ecosystems and contains a variety of potential resources, such as flora, fauna, aquatic organisms and microorganisms such as plankton, algae and periphyton. Periphyton is a collection of microorganisms or micro-organisms in the form of animals and plants that live attached to a substrate submerged in the air. Periphyton had an important role in the life of air biota. Based on the calculations, the periphyton community structure in the “Danau Bangkau” swamp was about 6,715 – 11,640. Phylum Cyanobacteria (9 species) and Chlorophyta (10 species) were the most common phylum that was found. The presence of several periphyton groups can be a bioindicator. The results of the calculation of the periphyton diversity index showed that the swamp waters of "Danau Bangkau" are included in the category of moderate community stability. Optimal water quality can support periphyton life. Meanwhile, the DO content in the swamp waters of “Danau Bangkau” is relatively low. Therefore, the diversity index value was correlated with quality (temperature, pH, DO and brightness) to determine the relationship of each of these key parameters to periphyton diversity in the “Danau Bangkau” swamp
ANALISIS PANJANG DAN BERAT UNTUK PENILAIAN PERTUMBUHAN IKAN BANDENG (Chanos chanos Forsskal) YANG DI BUDIDAYAKAN DI KECAMATAN KERSIK PUTIH, KABUPATEN TANAH BUMBU: LENGTH AND WEIGHT ANALYSIS FOR GROWTH ASSESSMENT OF MILKFISH (chanos chanos FORSSKAL) WHICH IS CULTIVATED IN THE DISTRICT OF KERSIK PUTIH, TANAH BUMBU REGENCY
Ringkasan penelitian ini menganalisis panjang-berat terhadap pertumbuhan Bandeng yang dibudidayakan di Kecamatan Kersik Putih, Kabupaten Tanah Bumbu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola pertumbuhan berdasarkan panjang dan berat tubuh ikan budidaya. Ikan yang dilakukan uji yaitu ikan bandeng (Chanos chanos Forsskal). Analisis dilakukan dengan mengukur panjang dan berat tubuh ikan bandeng. Pengambilan data dilakukan di tiga lokasi tambak yang berbeda dengan jumlah sampel sebanyak 50 ekor/ tambak. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola prtumbuhan ikan bandeng pada masing masing tambak menunjukkan pola allometrik negatif
This research summary analyzes the length and weight of the growth of milkfish cultivated in the District of Kersik Putih, Tanah Bumbu Regency. The purpose of this study was to analyze growth patterns based on the length annd bpdy weight of cultured fish. The fish that was tested was milkfish (Chanos chanos Forsskal). The analysis was carried out by measuring the length and weight of milkfish. Data were collected at three different pond locations with a total sample of 50 tfish / pond. The results of the analysis showed that the growth pattern of milkfish in each pond showed a negative allometric
Emisi Dinitrogen Oksida (N2O) pada Beberapa Metode Pengelolaan Limbah Sawah di Kecamatan Anjir
Wetlands have unique biodiversity and natural phenomena. The climate has recently changed rapidly due to greenhouse gas emissions, especially nitrous oxide from human activities such as paddy rice farming. The purpose of this study is to determine the effect of rice field waste management on the population of nitrogen-fixing bacteria and N2O emissions, and as to determine the shape and closeness of the relationship between the population of nitrogen-fixing bacteria and N2O emissions with different waste management methods. The research method used is a one-factor RGD. Close chamber technique is used for N2O emmisions analysis. The factor tested was the method of managing paddy waste before rice planting with five treatments, namely: A = Rice field waste was slashed and then lifted into the mound after a few days of being returned to the field; B = Rice field waste is carried out management slashed, rolled up, reversed and stretched; C = Rice field waste is slashed, planted with traces and then slashed again after the trace is transferred to land outside the research plot; D = Rice field waste sprayed with herbicide 2 times; E = Rice field waste sprayed with herbicide 1 time and then soil in the tractor. Each treatment was repeated four times so that 20 units of the experiment were obtained. The results showed that the method of rice field waste management carried out had no real effect on N2O emissions and nitrogen-fixing bacteria. N2O emissions not correlate with the activity of nitrogen-fixing bacteria from several methods of rice field waste management carried outWetlands have unique biodiversity and natural phenomena. The climate has recently changed rapidly due to greenhouse gas emissions, especially nitrous oxide from human activities such as paddy rice farming. The purpose of this study is to determine the effect of rice field waste management on the population of nitrogen-fixing bacteria and N2O emissions, and as to determine the shape and closeness of the relationship between the population of nitrogen-fixing bacteria and N2O emissions with different waste management methods. The research method used is a one-factor RGD. Close chamber technique is used for N2O emmisions analysis. The factor tested was the method of managing paddy waste before rice planting with five treatments, namely: A = Rice field waste was slashed and then lifted into the mound after a few days of being returned to the field; B = Rice field waste is carried out management slashed, rolled up, reversed and stretched; C = Rice field waste is slashed, planted with traces and then slashed again after the trace is transferred to land outside the research plot; D = Rice field waste sprayed with herbicide 2 times; E = Rice field waste sprayed with herbicide 1 time and then soil in the tractor. Each treatment was repeated four times so that 20 units of the experiment were obtained. The results showed that the method of rice field waste management carried out had no real effect on N2O emissions and nitrogen-fixing bacteria. N2O emissions not correlate with the activity of nitrogen-fixing bacteria from several methods of rice field waste management carried ou
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PESERTA EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA SMPN 1 KERTAK HANYAR DITINJAU DARI AKTIVITAS FISIK YANG DIBERIKAN GURU PJOK DIMASA PANDEMI COVID-19
Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan “Untuk Mengetahui Tingkat Kebugaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler Olahraga SMPN 1 kertak Hanyar Ditinjau Dari Aktivitas Fisik Yang Diberikan Guru PJOK Dimasa Pandemi Covid-19”.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara guru dan teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket dan tes kebgaran jasmani indonesia (TKJI). Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler olahraga SMPN 1 Kertak Hanyar. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta eksrakulikuler olahraga di SMPN 1 Kertak Hanyar dengan jumlah 50 orang orang peserta eksrakurikuler. Dengan teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling.Dari data hasil penelitian yang dianalisis dapat disimpulkan diketahui bahwa Tingkat Kebugaran Peserta ekstrakulikuler Olahraga SMPN 1 Kertak Hanyar Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar 0% berada pada kategori Baik Sekali, 8% berada pada kategori baik, 78% berada pada Kategori sedang, 14% berada pada kategori kurang dan 0% berada pada kategori kurang sekali
KETERSEDIAN SARANA PRASARANA DALAM MENDUKUNG OLAHRAGA PRESTASI MADRASAH ALIYAH NEGERI SE- KABUPATEN TAPIN
Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana ketersedian sarana prasarana dalam mendukung prestasi olahraga prestasi MAN di Kabupaten Tapin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, tentang keadaan sarana dan prasarana dalam mendukung olahraga prestasi di MAN di Kabupaten Tapin menggunakan survei, kualitas, kuantitas, dan Kepemilikan. Tentang sarana dan prasarana olahraga prestasi dapat. Hasil dari penelitian ini MAN 2 Tapin untuk sarana prasarana mendapatkan 3 kategori baik dan olahraga prestasi kategori sedang. Untuk MAN 1 Tapin sarana prasarana mendapatkan 2 kategori sedang, 1 kategori kurang, dan olahraga prestasi kategori baik. Sedangkan untuk MAN 3 Tapin sarana prasarana mendapatkan 1 katagori, kurang 2 kategori sedang, dan olahraga prestasi kategori kurang. Simpulan penelitian ini bahwa ketersedian sarana dan prasarana dalam mendukung olahraga prestasi di MAN se-Kabupaten Tapin berada pada kategori sedang. Sehubungan dengan diketahuinya jumlah keadaan kondisi dan status kepemilikan dari sarana dan prasarana olahraga prestasi dapat dijadikan pertimbangan untuk langkah selanjutnya mengatasi yang sesuai dengan pembinaan ekstakurikuler di madrasah terlaksana dengan baik dan berjalan sesuai yang tercapai tujuan dari olahraga prestasi
EVALUASI PEMBELAJARAN PJOK PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR
Penelitian yang penulis lakukan disini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dalam metode ex post facto. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Kecamatan Banjarmasin Timur dan informan dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Penulis menggunakan pembagian kuesioner atau angket dan dokumen autentik dari guru yang digunakan saat penilaian. Di dalam pembahasannya digunakan deskriptif kuantitatif yaitu menemukan pengetahuan yang menggunakan data beruapa angka sebagai alat menganalisis. Dari hasil penelitian yang dilakukan penilaian secara daring pada mata pelajaran PJOK di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kecamatan Banjarmasin Timur sudah cukup baik, namun belum sepenuhnya memenuhi kaidah penilaian sesuai buku panduan penilaian revisi 2018
ANALISIS KEBUGARAN JASMANI PESERTA DIDIK DI TINJAU DARI AKTIVITAS FISIK DI LUAR JAM SEKOLAH DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik peserta didik di kabupaten Hulu Sungai Utara melalui analisis aktivitas fisik di luar waktu sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang dilakukan melalui tes dan kuisioner.Hasil penelitian dapat diketahui indeks massa tubuh peserta didik SDN Sungai Kuini 2 dalam kategori gizi kurang. Tingkat kebugaran jsmani peserta didik dalam kategori baik. Dari analisis aktivitas peserta didik diluar jam sekolah peserta didik SDN Sungai Kuini 2 melakukan aktivitas fisik berat diperoleh selama 1 jam per hari.Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui indeks massa tubuh peserta didik SMPN 4 Amuntai Selatan dalam kategori gizi baik. Tingkat kebugaran jasmani peserta didik dalam kategori baik. Dari analisis aktivitas peserta didik di luar jam sekolah melakukan aktivitas fisik kategori berat selama setiap hari dalam seminggu dengan rentan waktu 2 jam per hari. peserta didik senang berolahraga olahraga balap sepeda dan bulu tangkis dan terdapat peserta didik yang mengikuti klub olahraga diluar jam sekolah