Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    PENGARUH FISIOLOGIS SAPI PERAH PADA KONDISI LINGKUNGAN TERKONTROL

    Get PDF
    This research aims to determine the physiological responses of FH crossbred dairy cows kept in acontrolled microclimate barn in a tropical lowland area. Eight (8) FH crossbred cows were subjectedto two (2) treatments with 42 repetitions each, which were housed in a controlled microclimate barn.The FH crossbred cows were housed without any cooling equipment, such as sprinklers and fans (a),and then with cooling equipment, including sprinklers and fans (b), each for one (1) week. Theobserved parameters were barn temperature, body temperature, and respiratory rate in the morning(06.00), afternoon (13.00), and evening (17.00). The data were analyzed using a statistical sample Ttest with the help of SPSS. The results of the data analysis showed that the barn temperature intreatments (a) and (b) in the morning was 26±0.81 and 25.25±0.95oC, respectively, and there was nosignificant difference statistically (P>0.05). However, the barn temperature in the afternoon fortreatments (a) and (b) was (33.5±0.57 and 30.25±1.70oC), respectively, and there was a significantdifference statistically (P<0.05). Similarly, the barn temperature in the evening for treatments (a) and(b) was (32±0.81 and 29.25±1.5 oC), respectively, and there was a significant difference statistically(P<0.05). Regarding the physiological responses of FH crossbred cows, the body temperature in themorning for treatments (a) and (b) was (37.66±0.45 and 37.21±0.47oC), respectively. The bodytemperature in the afternoon was (38.15±0.50 and 37.39±0.73oC), respectively, and in the eveningwas (38.07±0.48 and 37.43±0.45oC), respectively. There was a significant difference statistically  (P<0.05) in all three time periods. As for the respiratory rate, in the morning, there was no significantdifference statistically (P>0.05) between treatments (a) and (b), with rates of (33.71±5.82 and33.28±7.78 breaths/minute), respectively. However, in the afternoon, the respiratory rate fortreatments (a) and (b) was (57.96±13.31 and 43.75±14.07 breaths/minute), respectively, and in theevening, it was (50.89±9.30 and 42.82±8.39), respectively. There was a significant differencestatistically (P<0.05) for both afternoon and evening periods. Based on the research results, it can beconcluded that the controlled microclimate barn conditions have an impact on the physiologicalresponses of FH crossbred cows in the tropical lowland area.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons fisiologis sapi peranakan FH yang dipelihara padakondisi kandang mikroklimat terkontrol di daerah dataran rendah tropis. Delapan (8) ekor sapiperanakan FH diberikan dua (2) perlakuan dan 42 kali ulangan, yaitu pada kandang mikroklimatterkontrol. Sapi peranakan FH dikandangkan tidak menggunakan alat pendingin kandang sprinklerdan kipas (a), selanjutnya menggunakan alat pendingin kandang sprinkler dan kipas (b), masingmasing selama satu (1) minggu. Parameter yang diamati yaitu suhu kandang, suhu badan danfrekuensi respirasi pada pagi (06.00), siang (13.00), dan sore (17.00). Data dianalisis menggunakanuji statistik sample T-test dengan bantuan SPSS. Hasil analisis data didapat suhu kandang (a) dan (b)pagi masing-masing 26±0,81 : 25,25±0,95o C secara statistik tidak berbeda nyata (P>0,05). Suhukandang siang pada kandang (a) dan (b) masing-masing (33,5±0,57 : 30,25±1,70o C) secara statistikberbeda nyata (P<0,05). Suhu kandang sore pada kandang (a) dan (b) masing-masing (32±0,81 :29,25±1,5) secara statistik berbeda nyata (P<0,05). Untuk respon fisiologis sapi peranakan FH, suhutubuh pagi pada kandang (a) dan (b) masing-masing (37,66±0,45 : 37,21±0,47o C) , siang (38,15±0,50: 37,39±0,73o C), dan sore (38,07±0,48 : 37,43±0,45o C) secara statistik berbeda nyata (P<0,05) .Frekuensi respirasi pagi pada kandang (a) dan (b) masing-masing (33,71±5,82 : 33,28±7,78kali/menit) secara statistik tidak berbeda nyata (P>0,05). Frekuensi respirasi siang pada kandang (a)dan (b) masing-masing (57,96±13,31: 43,75±14,07 kali/menit), dan sore (50,89±9,30 : 42,82±8,39)secara statistik berbeda nyata (P<0,05). Dari hasil penelitian maka kondisi kandang mikroklimatterkontrol berdampak terhadap respon fisiologis sapi peranakan FH di daerah dataran rendah tropis

    PENGEMBANGAN SOAL LITERASI MATEMATIKA BERBASIS PROFIL PELAJAR PANCASILA UNTUK SISWA SMP/MTS

    Get PDF
    Kemampuan literasi matematika siswa Indonesia masih rendah berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA). Salah satu penyebabnya adalah jarangnya siswa Indonesia diberikan soal-soal berbentuk literasi matematika seperti yang diujikan PISA. Penggunaan konten profil pelajar Pancasila yang menjadi ciri khas pembentukan karakter pada kurikulum merdeka dinilai dapat menarik minat siswa untuk mengerjakan soal literasi matematika sehingga perlahan diharapkan akan meningkatkan kemampuan literasi matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan soal literasi matematika berbasis profil pelajar Pancasila yang valid dan reliabel. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan Tessmer tipe formative research dengan 2 tahap yaitu preliminary dan formative evaluation. Subjek uji coba penelitian adalah 31 siswa kelas IX D SMP Negeri 6 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan angket respon siswa. Produk yang dikembangkan dinilai oleh 3 validator ahli diperoleh skor validitas logis sebesar 3,76 yang masuk dalam kategori valid. Sedangkan validitas empiris butir soal didapatkan 13 soal valid dan 17 soal tidak valid. Uji reliabilitas soal diperoleh skor 0,77 yang masuk dalam kategori reliabel. Penelitian ini menghasilkan 13 soal literasi matematika berbasis profil pelajar Pancasila yang valid dan reliabel

    PENGARUH HYDRILLA VERTICILLATA TERHADAP KUALITAS AIR DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) DI UPTD-PBAPL KECAMATAN KARANG INTAN, KABUPATEN BANJAR, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN: THE EFFECT OF HYDRILLA VERTICILLATA ON WATER QUALITY AND SURVIVAL OF GOURAMI FISH SEEDS (Osphronemus gouramy) IN UPTD-PBAPL KARANG INTAN DISTRICT, BANJAR REGENCY, SOUTH KALIMANTAN PROVINCE

    Get PDF
    Unit Pelaksanaan Teknis Budidaya Air Payau dan Laut Karang Intan merupakan instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang budidaya perikanan. Salah satu komoditas ikan yang dibudidayakan yaitu ikan gurami (Osphronemus gouramy). Kegiatan budidaya perikanan yang dilakukan erat kaitannya dengan kualitas air kolam untuk menunjang kelangsungan hidup ikan dan kegiatan tersebut tentunya tak lepas dari permasalahan kualitas air. Penggunaan hydrilla verticillata untuk memperbaiki kualitas air kolam dapat terlihat adanya peningkatan oksigen terlarut hingga 5,3 mg/l dan menghasilkan kelangsungan hidup tertinggi senilai 50% pada perlakuan bobot hydrilla verticillata 150gr selama 28 hari pemeliharaan. The Technical Implementation Unit for Brackish Water and Marine Aquaculture of Karang Intan is a government agency engaged in aquaculture. One of the fish commodities cultivated is gourami fish (Osphronemus gouramy). Aquaculture activities carried out are closely related to the quality of pond water to support fish survival and these activities certainly cannot be separated from water quality problems. The use of hydrilla verticillata to improve pond water quality can be seen an increase in dissolved oxygen up to 5.3 mg/l and produce the highest survival rate of 50% in the treatment of 150gr hydrilla verticillata weight for 28 days of maintenance

    DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PJOK DI SMPN 2 BANJARBARU

    Get PDF
    Pandemi covid-19 membuat kehidupan  berubah 180 derajat, karena sebelum adanya pandemi aktivitas diluar rumah ataupun disekolah tidak  ada batasan, Namun dengan kedatangan covid-19 yang umumnya melanda dunia terkhusus di Indonesia. Sektor pendidikan sangat merasakan dampak yang luarbiasa karena merubah pembelajaran yang awalnya tatap muka langsung turun ke sekolah kini berubah menjadi jarak jauh dengan menggunakan bantuan alat elektronik berupa handphone atau semacamnya.  Mengingat betapa pentingnya hasil belajar  siswa  pada mata  pelajaran pjok di masa pandemi covid-19 sekarang ini, maka perlu dilakukan penelitian dengan  data berupa nilai raport dan wawancara. Berpedoman pada hasil  penelitian ini bisa dapatkan kesimpulan bahwa dampak pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar peserta didik mata pelajaran PJOK di SMPN 2 Banjarbaru  melalui kajian nilai raport dan pendapat guru, menunjukkan adanya perbandingan ketuntasan hasil belajar siswa pada nilai kognitif (pengetahuan) yang lebih besar dibandingkan nilai psikomotorik (keterampilan). Ketuntasan individual siswa yang mencapai nilai pengetahuan (kognitif)  ≥76 sebanyak 192 siswa dari 196 jumlah siswa secara keseluruhan, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 98%. Sedangkan ketuntasan individual siswa yang mencapai nilai keterampilan (psikomotorik)  ≥76 hanya sebanyak 185 siswa dari 196 jumlah siswa secara keseluruhan, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 94%

    KUALITAS TEKNIS BAHAN AJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN YANG DIGUNAKAN GURU PJOK SEKOLAH DASAR DI KEBUPATEN HULU SUNGAI SELATAN

    Get PDF
    Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas materi bahan ajar yang digunakan oleh guru dala proses mengajar pada jenjang sekolah dasar dan untuk mengetahui kualitas tampilan bahan ajar yang digunakan oleh guru dalam proses mengajar pada jenjang sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan instrumen lembar observasi pengamatan untuk menilai bagaimana kualitas materi dan tampilan bahan ajar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Populasi pada penelitian ini adalah Sekolah Dasar Dikabupaten Hulu Sungai Selatan. Sebagai sampel penelitian ini adalah Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Hulu Sungai Selatan berakreditasi A yang diambil menggunakan teknik porposive sampling. Dari data hasil penelitian yang telah dianalisa menunjukan bahwa kualitas teknis bahan ajar yang digunakan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Dasar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Untuk kualitas materi bahan ajar dikategorikan “tinggi” dan “sesuai”. Sedangkan untuk kualitas tampilan bahan ajar dikategorikan “tinggi” dan “sesuai” untuk digunakan oleh guru di sekolah dasar yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Berdasarkan analisis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas teknis bahan ajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang digunakan guru sekolah dasar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan berada pada ketegori “tinggi” dan “sesuai”

    RESORT PANTAI BATAKAN BARU

    Get PDF
    Geographically, Indonesia is an agricultural country with a very wide area and many have abundant natural resources, one of which is the beach which is often used by the government as a tourism industry sector. When viewed from the flow of tourist visitor growth in South Kalimantan, it has surged every year. In order for the development of the tourism sector of Batakan Baru Beach to increase, facilities and accommodations are needed that can accommodate all tourist activities. The right choice of accommodation facilities is a resort with a coast to coast glamping resort concept with a biomorphic architecture analogy design method. The choice of this concept is able to solve design problems that are disaster responsive and environmentally friendly and able to shape the behavior of visitors to participate in protecting the environment.Secara geografis Indonesia merupakan negara agraris yang wilayahnya sangat luas dan banyak mempunyai kekayaan alam berlimpah salah satunya pantai yang sering dimanfaatkan oleh pemerintah menjadi sektor industri pariwisata. Jika dilihat dari arus pertumbuhan pengunjung wisata yang berada di Kalimantan Selatan mengalami lonjakan setiap tahunnya. Agar pengembangan sektor wisata Pantai Batakan Baru meningkat maka diperlukan fasilitas dan akomodasi yang dapat mewadahi segala kegiatan wisatawan. Pilihan sarana akomodasi yang tepat ialah resort dengan konsep coast to coast glamping resort dengan metode perancangan analogi arsitektur biomorfik. Pemilihan konsep ini mampu memecahkan permasalahan desain yang tanggap bencana dan ramah lingkungan serta mampu membentuk perilaku pengunjung untuk turut serta menjaga lingkungan

    PERPUSTAKAAN UMUM REKREATIF DI BANJARBARU

    Get PDF
    The design of a Recreative Public Library in Banjarbaru is motivated by the low interest in the reading culture of the community, especially in the millennial generation and the need for new places and facilities in the library that can accommodate various activities, especially in terms of sharing, discussing, relaxing, educating and recreational (Edutainment) and other activities aligned with the public library. Through the concept of Edutainment, the design of the Recreative Public Library can be a forum for developing and increasing interest in the reading culture of the community as well as being an additional facility for edutainment activities in accordance with the context of "the pleasure of reading" by using the symbiosis method and a recreational architectural approach which can highlight the function of the library as education but also as a place of recreation, besides that it can also reinterpret the user's view of library design in a more modern era.Perancangan Perpustakaan Umum yang Rekreatif di Banjarbaru dilatarbelakangi oleh rendahnya minat budaya baca masyarakat terutama pada generasi millenial serta kebutuhan akan tempat dan juga fasilitas baru dalam perpustakaan yang dapat menampung berbagai aktivitas terutama dalam hal sharing-sharing, diskusi, bersantai, edukatif dan rekreatif (Edutainment) dan kegiatan lainnya yang selaras dengan perpustakaan umum. Melalui konsep Edutainment, rancangan Perpustakaan Umum yang Rekreatif dapat menjadi wadah pengembangan dan peningkatan minat budaya baca masyarakat serta menjadi fasilitas tambahan untuk aktifitas-aktifitas edutainment sesuai dengan konteks “the pleasure of reading” dengan menggunakan metode simbiosis serta pendekatan arsitektur rekreatif yang mana dapat meng-highlight fungsi perpustakaan sebagai edukasi namun juga sebagai tempat rekreasi,selain itu juga dapat menginterpretasikan kembali pandangan pengguna terhadap desain perpustakaan di era yang lebih modern

    PUSAT KEBUDAYAAN DAYAK DI TABALONG

    Get PDF
    Indonesia is an archipelagic country rich in cultural diversity, ethnicity and traditions. Culture is a habitual way of life and activities that grows and develops in an environment that is passed down from generation to generation. The move of the national capital from Jakarta to Kalimantan has become a new euphoria for all residents in Indonesia. This became the trigger for the entry of new cultures into Kalimantan. The Dayak tribe, which is an indigenous tribe in Kalimantan, is a tribe that is very rich in culture. However, if it is not addressed immediately the culture of the Dayak tribe can be eroded and threatened by incoming foreign cultures. The Dayak Cultural Center in Tabalong will elevate and increase the attractiveness of Dayak culture, as well as accommodate Dayak cultural activities and activities through the Dayak architectural DNA method as the first face to be seen at IKN with a neo-vernacular architectural concept approach as a form of maintaining Dayak culture.Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan keragaman budaya, suku bangsa dan tradisi. Kebudayaan merupakan suatu kebiasaan cara hidup dan kegiatan yang tumbuh dan berkembang di dalam suatu lingkungan yang diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Perpindahan Ibu kota negara dari Jakarta menuju Kalimantan menjadi sebuah euforia baru bagi seluruh penduduk di Indonesia. Hal ini menjadi pemicu masuknya kebudayaan-kebudayaan baru ke Kalimantan. Suku Dayak yang merupakan suku asli di Kalimantan merupakan suku yang sangat kaya akan kebudayaannya. Namun, jika tidak diatasi dengan segera kebudayaan suku Dayak dapat tergerus dan terancam oleh budaya luar yang masuk. Pusat Kebudayaan Dayak di Tabalong akan mengangkat dan meningkatkan daya tarik kebudayaan Dayak, serta mewadahi aktivitas dan kegiatan kebudayaan Dayak melalui metode DNA arsitektur Suku Dayak sebagai wajah pertama yang akan di lihat di IKN dengan pendekatan konsep arsitektur neo-vernakular sebagai bentuk untuk mempertahankan kebudayaan suku Dayak di Kalimantan

    PRARANCANGAN PABRIK ASETALDEHID DARI ETANOL MENGGUNAKAN PROSES DEHIDROGENASI KAPASITAS 10.000 TON/TAHUN

    Get PDF
    Prarancangan pabrik asetaldehid dari etanol menggunakan proses dehidrogenasi dengan kapasitas 10.000 ton/tahun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, meningkatkan perekenomian Indonesia serta membuka lapangan pekerjaan. Asetaldehid digunakan sebagai senyawa intermediet dalam pembuatan asam asetat, n- butanol, 2-asetat anhidrida, etil asetat, piridin dan vinil asetat. Pabrik ini direncanakan akan berdiri pada tahun 2026 dengan kapasitas 10.000 ton/tahun di Karanganyar-Solo,   Jawa   Tengah   dengan  luas   tanah   30.000  m2.  Pabrik beroperasi selama 330 hari dalam setahun dengan jumlah tenaga kerja 147 orang. Proses pembuatan asetaldehid demgan  proses  dehidrogenasi  antara etanol dengan  katalis Cu-Cr. Proses reaksi terjadi dalam Fixed Bed Multitube Reactor, pada kondisi operasi suhu umpan 260°C dan tekanan sebesar 1,5 atm. Konversi yang dihasilkan adalah 70%. Hasil keluaran dari reaktor berupa gas asetaldehid dan gas hidrogen yang akan di embunkan menggunakan kondensor dan selanjutnya dialirkan ke separator drum untuk memisahkan asetaldehid cair dan gas hidrogen  yang akan dibuang ke flare gas system. Kemudian produk bawah separator drum berupa asetaldehid dialirkan menuju menara distiliasi-01 untuk memurnikan produk utama berupa asetaldehid   99,5%. Kemudian  produk  dialirkan  ke tangki   penyimpanan  produk asetaldehid. Sedangkan produk bawah menara distilasi-01 berupa etanol dialirkan menuju menara distilasi-02 untuk dilakukan pemisahan etanol dan air. Hasil atas  menara distilasi-02 berupa etanol dengan kemurnian 92% yang akan disimpan pada tangki penyimpanan produk etanol untuk dijual. Pemasaran asetaldehid diprioritaskan untuk konsumsi dalam negeri. Bentuk perusahaan adalah perseroan terbatas (PT) dan bentuk organisasinyaa dalah line dan staff. Hasil analisa ekonomi didapat modal investasi sebesar Rp. 454.759.917.650 dan diperoleh hasil penjualan yaitu  sebesar Rp. 797.063.319.487. Selain itu diperoleh juga Return  of Investment (ROI) sebelum  pajak sebesar 27,93% dan Return of  Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 18,31%. Pay Out Time (POT) sebelum  pajak 2,78 tahun dan  Pay  Out  Time (POT) sesudah pajak sebesar 3,82 tahun. Sehingga didapat Break Event  Point (BEP) sebesar 41,44% dan Shut Down  Point (SDP) sebesar 25,15%. Berdasarkan pertimbangan hasil  evaluasi  ekonomi  tersebut,  maka  pabrik  asetaldehid  dengan kapasitas 10.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan.  Kata kunci: Cu-Cr, asetaldehid, etanol, dehidrogenas

    PRARANCANGAN PABRIK HEKSAMINA DARI FORMALDEHIDA DAN AMONIA DENGAN PROSES CAIR-CAIR KAPASITAS 25.000 TON/TAHUN

    Get PDF
    Heksamina merupakan senyawa yang digunakan pada industri sebagai bahan baku utama maupun bahan baku indermediate. Heksamina banyak digunakan dalam berbagai bidang. Heksamin ini digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan peledak dan bahan baku pengawet. Selain itu, juga banyak digunakan dalam industri, misalnya resin sebagai pengeras, karet sebagai akselerator untuk membuat karet elastis, serat sebagai agen anti-susut, dan bakterisida makanan dan serat selulosa digunakan untuk meningkatkan elastisitas. Heksamina merupakan salah satu produk kimia yang melakukan proses pembuatan dengan mereaksikan amonia dan formaldehida dalam reaksi fasa cair yang seragam. Reaksi berlangsung dalam reaktor pengaduk (RATB) pada suhu 70°C dan tekanan 1 atmosfer, menggunakan jaket sebagai pendingin. Tingkat konversi reaksi adalah 98%. Produk yang diperoleh adalah hexaamine dengan grade 99,5%. Heksamina yang terbuat dari amonia dan formaldehida ini memiliki kapasitas produksi 25.000 ton/tahun, akan diproduksi dalam 330 hari kerja setahun, dan akan beroperasi mulai tahun 2027. Lokasi pabrik direncanakan berada di Kabupaten Bontang Kalimantan Timur. Terletak di kawasan Jl James Simanjuntak yang luasnya mencapai 28 hektar. Pabrik ini direncanakan dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) dan jumlah karyawan sebanyak 118 dengan dipimpin oleh seorang direktur utama. Berdasarkan perhitungan ekonomi, didapat nilai break event point sebesar 46,56% dan nilai shut down point sebesar 30,85%, sehingga dapat dikatakan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan.  Kata Kunci: heksamina, amonia, formaldehida, fase cai

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇