Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI QANDA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI KELAS X

    Get PDF
    Pembelajaran matematika biasanya lebih berfokus pada latihan mengerjakan soal dengan tujuan agar para siswa memperoleh pengalaman langsung dalam pemecahan suatu masalah matematika. Namun, ketika siswa menghadapi soal yang berbeda dari soal latihan sebelumnya, para siswa mengalami kesulitan ketika menyelesaikannya karena belum sepenuhnya menguasai kemampuan pemecahan masalah pada materi yang dipelajari. Qanda adalah aplikasi seluler yang memungkinkan siswa mendapatkan solusi secara cepat dan dapat memberikan pembelajaran privat dari guru dengan fitur yang tersedia. Kemudahan penggunaan aplikasi qanda sebagai sarana pembelajaran untuk memecahkan suatu masalah matematika dapat membantu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menganalisis solusi yang diperoleh melalui pemikiran analogis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi qanda terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas X.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain eksperimen semu dan bentuk nonequivalent control group design. Populasi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Banjarmasin dengan sampel penelitian adalah siswa kelas X-K dan kelas X-I. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Informasi yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari hasil observasi, tes, nontes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan inferensial. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini: (1) Hasil belajar matematika siswa SMAN 7 Banjarmasin dalam pembelajaran matematika berbantuan aplikasi qanda memiliki nilai rata – rata sebesar 84,06 yang berada pada kategori baik, (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata – rata hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol

    PENGEMBANGAN TES FORMATIF MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERBASIS ETNOMATEMATIKA PASAR TERAPUNG

    Get PDF
    Salah satu upaya untuk dapat mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran matematika siswa adalah dengan tes formatif. Materi sistem persamaan linear dua variabel dapat dikaitkan dengan etnomatematika pasar terapung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan proses dan menghasilkan tes formatif untuk siswa kelas VIII SMP yang valid dan reliabel. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Research and Development mengikuti alur ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Analisis data ditinjau dari kriteria valid, reliabel, indeks tingkat kesukaran, dan indeks daya pembeda. Tes formatif dievaluasi oleh dua validator diperoleh skor validitas logis sebesar 3,67 yang termasuk dalam kategori valid. Sedangkan, analisis validitas empiris butir soal didapatkan 10 butir soal valid dan 5 butir soal tidak valid. Hasil analisis reliabilitas memperoleh nilai koefisien 0,858 yang termasuk dalam kategori reliabilitas sangat tinggi. Tes formatif memiliki tingkat kesukaran sedang dengan rata-rata indeks kesukaran 0,68 dan daya pembeda baik dengan rata-rata indeks daya pembeda 0,47. Hasil akhir penelitian diperoleh 10 butir soal pilihan ganda yang valid dan reliabel

    ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI BERDASARKAN PARAMETER FISIKA DAN KIMIA DI PERAIRAN SUNGAI JINGAH, KABUPATEN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN: ANALYSIS OF RIVER WATER QUALITY BASED ON PHYSICAL AND CHEMICAL PARAMETERS IN JINGAH RIVER WATERS, TABALONG REGENCY, SOUTH KALIMANTAN

    Get PDF
    Sungai adalah saluran terbuka dan terbentuk secara alami di permukaan tanah. Selain menampung air, sungai juga mampu membawa air dari hulu ke hilir, yang berakhir mengalir ke muara sungai. Sungai Jingah yang terletak di Kabupaten Tabalong merupakan salah satu sungai yang mempunyai potensi terkena pencemaran dari aktivitas manusia seperti kegiatan pertambangan, perkebunan, dan pemukiman. Tujuan dari penelitian ini yakni mengetahui perbandingan kualitas air disetiap stasiun serta mengetahui kandungan pencemar pada perairan sungai Jingah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Indeks Pencemaran (IP) dan Indeks Kualitas Air (IKA). Hasil perbandingan hasil ukur menggunakan One Way ANOVA didapat hasil tidak ada perbedaan yang signifikan hasil ukur pada setiap stasiun. Hasil analisis IP, sungai Jingah masuk ke dalam kondisi cemar ringan serta ada beberapa yang termasuk cemar sedang dan untuk IKA, perairan sungai Jingah masuk kedalam kategori Sedang

    Ketertarikan Serangga Terhadap Berbagai Jenis Warna Dan Ketinggian Perangkap Pada Tanaman Cabai Besar

    Get PDF
    Color traps are one way to control insects around plants. This research aims to determine the type of color and height of the trap on insect attraction to chili plants in 2 generative phases and vegetative phase. This research took place in Bentok Darat Village, Bati-Bati District, Tanah Laut Regency, South Kalimantan Province. The method used was (RAL) with 2 factors and 3 repetitions. The first color factor is W1: Yellow, W2: Green, W3: Red and the second factor is the height of T1: 30 cm, T2: 60 cm and T3: 90 cm.  The results of this research were that yellow traps had the highest number of insect catches, namely 1,634 and at a height of 30 cm, yellow traps had the highest number of catches, 362. From this research, the total number of insect catches obtained was 3,676 individuals. In the vegetative phase there were 1,629 insects and in the generative phase there were 2,047 insects.Perangkap warna merupakan salah satu cara pengendalian untuk menangkap serangga yang ada disekitar tanaman. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengatahui jenis warna dan ketinggian perangkap terhadap ketertarikan serangga pada tanaman cabai dengan 2 fase generatif dan fase vegetatif. Penelitan ini bertempat di Desa Bentok Darat Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan mulai bulan Mei sampai bulan Juli 2022. Metode yang digunakan adalah (RAL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama warna W1: Warna Kuning, W2: Warna Hijau, W3: Warna Merah dan faktor ke dua Ketinggian T1: 30 cm, T2: 60 cm dan T3: 90 cm.  hasil dari penelitian ini perangkap warna kuning memiliki jumlah tangkapan serangga yang paling banyak yaitu 1.634 ekor dan pada ketinggian 30 cm perangkap warna kuning memiliki jumlah tangkapan paling banyak didapatkan 362 ekor. Dari penelitian ini jumlah total tangkapan serangga yang didapat sebanyak 3.676 ekor. Pada fase vegetatif didapatakan 1.629 ekor dan pada fase generatif sebanyak 2.047 ekor serangga

    Efektifitas Perangkap Feromon Kombinasi Warna Kuning Pada Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.)

    Get PDF
    The use of synthetic pesticides causes negative effects so research turns to natural control, one of which is the yellow trap. Yellow traps combined with the active ingredient methyl eugenol can reduce pesticide use by up to 75-95%. This study aims to evaluate the effectiveness of yellow combination pheromone traps on curly red chili plants (Capsicum annum L.). The method used was a Completely Randomized Design (CRD) with 24 traps and 3 treatments repeated 6 times. The results showed that trap installation was effective, with treatment T3 recording the highest insect intensity at 21.0% and T1 the lowest at 13.8%.Penggunaan pestisida sintetis menimbulkan efek negatif sehingga penelitian beralih ke pengendalian alami salah satunya dengan perangkap kuning. Perangkap kuning dipadukan dengan bahan aktif metil eugenol ( ) dapat mengurangi penggunaan pestisida hingga 75-95%. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas perangkap feromon kombinasi warna kuning pada tanaman cabai merah keriting (Capsicum annum L.). Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 24 perangkap dan 3 perlakuan yang diulang 6 kali. Hasil menunjukkan bahwa pemasangan perangkap efektif, dengan perlakuan T3 mencatat intensitas serangga tertinggi sebesar 21.0% dan T1 terendah sebesar 13.8%

    LITERATUR REVIEW : PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    Get PDF
    Abstrak. Perkembangan industri di dunia kerja telah mendorong peningkatan pentingnya keterampilan pemecahan masalah bagi setiap individu dalam sumber daya manusia. Hal ini mengubah paradigma masyarakat terhadap pendidikan di lingkungan sekolah, yang harus mampu menghasilkan peserta didik yang memenuhi kriteria keterampilan tersebut. Oleh karena itu, penelitian literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penerapan metode inquiry dalam proses pembelajaran terhadap kemampuan softskill berpikir kritis siswa. Penelitian literatur ini bertujuan untuk menilai dampak inquiry learning pada kemampuan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Hasil analisis literatur menunjukkan adanya pengaruh positif pada kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) setelah menerapkan metode pembelajaran inquiry. Selain itu, terdapat peningkatan hasil belajar siswa dan respon positif dari siswa terhadap pembelajaran berbasis inquiry. Dari analisis literatur ini, disimpulkan bahwa implementasi metode inquiry efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada proses pembelajaran di Sekolah Menengah Atas

    PENGEMBANGAN ASESMEN FORMATIF MATERI PECAHAN BERBASIS SELF-DIRECTED LEARNING ORIENTED ASSESSMENT (SLOA) DI KELAS IV SD/MI

    Get PDF
    Pembelajaran materi pecahan di kelas IV Sekolah Dasar memerlukan penerapan asesmen yang mendorong siswa mandiri dan aktif untuk memantau progres mereka. Guru dapat melakukannya dengan asesmen yang berorientasi pada proses belajar, yaitu asesmen formatif. Mendukung hal tersebut dirancanglah asesmen formatif berbasis self-directed learning oriented assessment (SLOA) yang terdiri dari lembar tes formatif dan lembar penilaian diri. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengembangkan asesmen formatif berbasis SLOA yang valid, praktis, dan efektif. Dengan menggunakan model pengembangan 4-D, subjek dalam penelitian ini adalah 24 siswa kelas IV SDN Basirih 11 Banjarmasin, guru wali kelas, dan dua orang validator. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket kepraktisan, dan lembar tes formatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) asesmen formatif berbasis SLOA memenuhi kriteria sangat valid dengan total skor sebesar 155 pada lembar tes formatif dan 129 pada lembar penilaian diri, (2) asesmen formatif berbasis SLOA memenuhi kriteria praktis dengan total perolehan skor angket kepraktisan dari guru sebesar 42, dan (3) asesmen formatif berbasis SLOA efektif untuk digunakan karena terdapat tren peningkatan rata-rata penilaian tes formatif. Dengan demikian, hasil pengembangan asesmen formatif materi pecahan berbasis SLOA di SDN Basirih 11 Banjarmasin ini valid, praktis, dan efektif

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN WORDWALL PADA MATERI PECAHAN DI KELAS V SD

    Get PDF
    Pada proses pembelajaran, beberapa peserta didik menghadapi tantangan dalam memahami materi yang diberikan, karena metode pengajaran yang digunakan masih didominasi ceramah, sehingga diperlukan inovasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran berbantuan Wordwall pada materi pecahan yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan ADDIE. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini adalah Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi, angket respons, dan tes evaluasi dari 21 peserta didik kelas V di SDN Kuin Cerucuk 3. Hasil uji kevalidan media pembelajaran berbantuan Wordwall yang dikembangkan dalam penelitian ini dinilai berdasarkan hasil validasi ahli oleh dua orang validator, yang menunjukkan bahwa materi dan media termasuk dalam kategori “valid”. Kepraktisan media pembelajaran dinilai berdasarkan tanggapan dari peserta didik dan guru, yang menunjukkan bahwa media tersebut “sangat praktis” untuk digunakan dalam pembelajaran. Kriteria keefektifan dilihat dari hasil tes evaluasi peserta didik setelah menggunakan media, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran ini “efektif” dalam membantu pemahaman materi pecahan

    Pengaruh Pemberian Jenis dan Takaran Mulsa Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit Varietas Hiyung Pada Lahan Rawa Lebak

    Get PDF
                Penelitian ini dilakukan dari Mei sampai dengan Agustus 2019, dilahan rawa lebak desa Hiyung, Kabupaten Tapin.  Penelitian mengenai pertumbuhan dan hasil cabai rawit Hiyung terhadap pemberian jenis dan takaran dalam masing-masing jenis mulsa organik.  Metode eksperimental dirancang berdasarkan desain tersarang dua faktor dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) diulang sebanyak tiga kali.  Faktor pertama  jenis mulsa organik dimana j1 = mulsa eceng gondok, j2 = mulsa jerami padi dan j3 = mulsa gulma insitu dan faktor yang kedua adalah takaran dalam masing-masing jenis mulsa organik (t), terdiri dari tiga taraf  yaitu 15, 30 dan 45 ton ha-1.  Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman; jumlah buah per tanaman; berat buah per tanaman dan hasil per hektar.  Data menunjukkan pemberian jenis mulsa organik berpengaruh sangat nyata pada berat buah pertanamandan hasil per hektar.  Jenis mulsa eceng gondok memiliki berat tertinggi yaitu pada berat buah per tanaman menghasilkan 225.92 g atau 1.81 ton ha-1.  Pada perlakuan takaran dalam masing-masing jenis mulsa organik menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata pada semua variabel pengamatan

    Respon Eksplan Buku Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) terhadap Konsentrasi BAP, Kinetin, dan Thidiazuron (TDZ)

    Get PDF
    Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) merupakan tanaman pemanis yang memiliki keunikan yaitu daunnya terasa manis karena kandungan steviosidanya. Perbanyakan stevia melalui stek batang hanya dapat menghasilkan jumlah tanaman yang sedikit. Selain itu, benih stevia yang digunakan sebagai bahan tanam masih sulit karena memiliki daya kecambah yang rendah. Oleh karena itu, diperlukan teknik perbanyakan yang dapat menghasilkan bibit dalam jumlah besar yaitu melalui perbanyakan secara kultur jaringan. Dalam kultur jaringan diperlukan ZPT sebagai pendukung untuk pertumbuhan eksplan tanaman. Jenis ZPT yang digunakan dalam penelitian ini adalah BAP, kinetin, dan TDZ yang merupakan golongan dari sitokinin. Sitokinin merupakan ZPT yang mendorong terjadinya pembentukan tunas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari jenis sitokinin terhadap inisiasi tunas stevia serta mencari jenis sitokinin yang terbaik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu konsentrasi dari jenis sitokinin yang berbeda (BAP 1 µM, BAP 10 µM, kinetin 1 µM, kinetin 10 µM, dan TDZ 1 µM). Variabel pengamatan dalam penelitian ini yaitu persentase eksplan hidup (%), persentase kontaminasi (%), waktu muncul tunas (hst), jumlah tunas (mst), waktu muncul akar (hst), dan jumlah akar (mst). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh jenis sitokinin terhadap inisiasi tunas tanaman stevia secara in vitro terdapat pada variabel jumlah tunas umur 4 mst. Sitokinin yang lebih baik terhadap inisiasi tunas tanaman secara in vitro terdapat pada perlakuan BAP 10 µM pada variabel jumlah tunas umur 4 mst yaitu sebesar 2,94 tunas

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇