Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN DIAGRAM VEE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR MATERI LARUTAN PENYANGGA DI SMAN 4 BANJARMASIN

    Get PDF
    Model pembelajaran inkuiri terbimbing mampu memfasilitasi keterampilan proses sains peserta didik secara baik. Hasil ulangan tahun pelajaran 2016/2017 yang nilainya tidak mencapai SKBM sebesar 91,18%. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas dengan cara bersiklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru dan peserta didik, hasil belajar, keterampilan proses sains dan mengetahui respon peserta didik. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, tes, dan angket. Data analisis dengan teknik analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Instrumen penelitian berupa tes dan nontes. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA 3 SMAN 4 Banjarmasin berjumlah 32 orang. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II pada: (1) aktivitas guru dari kategori baik menjadi sangat baik, (2) aktivitas peserta didik dari kategori cukup aktif menjadi aktif, (3) hasil tes keterampilan proses sains dengan kategori terampil menjadi sangat terampi) dan hasil observasi dengan kategori cukup terampil menjadi terampil (4) ketuntasan hasil belajar peserta didik pada ranah pengetahuan dari 68,75% menjadi 81,25%, ranah sikap dengan kategori cukup baik menjadi baik, ranah keterampilan dengan kategori cukup terampil menjadi terampil, (5) respon peserta didik menunjukkan respon positif dengan kategori sangat baik

    IMPLEMENTASI METODE DRILL AND PRACTICE BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD PADA MATERI HIDROLISIS GARAM TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 8 BANJARMASIN

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui: (1) keterampilan proses sains siswa, (2) hasil belajar pada materi hidrolisis garam, (3) respon siswa terhadap penggunaan metode pembelajaran drill and practice berbantuan media question cardpada materi hidrolisis garam. Dengan menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment), sampel penelitian ini adalah kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen (n=36) dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol (n=36) di SMA Negeri 8 Banjarmasin. Analisis statistik menggunakan uji-t, sedangkan analisis hasil angket menggunakan teknik persentase.Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) pembelajaran menggunakan metode drill and practice berbantuan media question card dapat melatih keterampilan proses sains pada aspek mengamati, menafsirkan, mengkomunikasikan, dan menarik kesimpulan, (2) siswa kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran drill and practice berbantuan media question card 9,44% lebih tinggi dari siswa kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional pada materi hidrolisis garam di SMA Negeri 8 Banjarmasin, (3) pembelajaran menggunakan metode drill and practice berbantuan media question card pada materi hidrolisis garam memperoleh respon positif dari siswa

    ANALISA KEGIATAN USAHA & KELAYAKAN FINANSIAL JAMUR TIRAM STUDI KASUS DI KOTA BANJARBARU: Fidam Surya Ganda, Dr. Ir. Arif RM. Akbar, M.Si dan Udiantoro, SP, M.Si

    No full text
    Jamur tiram merupakan tumbuhan yang tidak memeliki klorofil dan mendapatkan bahan makanan dari sisa bahan organik. Jumlah petani pembudidaya jamur tiram di kota banjarbaru sangat sedikit. Sementara itu jumlah permintaan jamur segar di pasaran semakin tahun semakin meningkat, Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa teknis dari kegiatan usaha budidaya jamur tiram,dengan melakukan survey ke petani mencari data tentang proses produksi dan melakukan analisa kelayakan finansial  jamur tiram. Penelitian ini dimulai dengan survei lokasi budidaya jamur tiram yang ada di banjarbaru, menganalisa tehnik Budidaya petani  jamur tiram, melakukan Uji kelayakan usaha dengan metode perhitungan NPV, BC Ratio dan IRR. hasil penelitian ini Hasil penelitian menunjukan NPV dengan nilai positif sebesar Rp. 114.148.860,07, Internal Rate Return sebesar 79,8%, BC Ratio sebesar 4,16. Dari ketiga alat uji kelayakan financial menunjukan nilai yang positif dimana usaha ini layak untuk dilaksanakan

    Penanganan Pasca Panen Buah Pisang Mauli (Musa Paradisiaca Sapientum)Menggunakan Asap Cair Untuk Memperpanjang Umur Simpan Buah

    No full text
    Asap cair mengandung senyawa-senyawa antara lain metil alkohol, etil alkohol, asam asetat, formaldehida, asetaldehida, diasetil, fenol, tar dan air. Senyawa yang paling menentukan aroma asap adalah fenol dengan titik didih sedang seperti siringol. Guaiakol memberikan rasa asap, sementara siringol memberikan aroma asap, Senyawa karbonil (aldehid dan keton) mempunyai pengaruh utama pada warna yang pengaruhnya pada citarasa kurang menonjol. Senyawa-senyawa tersebut selain memberikan konstribusi pada pembentukan aroma dan citarasa juga berperan sebagai pengawet karena daya antimikrobia dan antioksidan dari senyawa asam, fenol, dan karbonil . Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAK (Rancangan Acak Kelompok) berupa percobaan faktorial dengan dua faktor, yaitu Perlakuan suhu simpan terdiri atas 3 perlakuan yaitu suhu kamar sebesar 20-24°C (T1), suhu ruangan berpendingin (AC) 16-19°C (T2), dan suhu mesin pendingin (refrigerator) 4-10°C (T3) dengan 3 kali pengulangan dan faktor penambahan disinfektan asap cair dan faktor suhu penyimpanan. Perlakuan penambahan asap cair terdiri atas 4 taraf, yaitu konsentrasi asap cair 0 % (P0), konsentrasi 5 % (P1), konsentrasi 10 % (P2) dan konsentrasi 15 %  (P3). Hasil penelitian menunjukkan tekstur yang paling baik adalah pada perlakuan P3T3 (konsentrasi asap cair 15% dan suhu freezer) dengan nilai 1,28, warna terbaik adalah P0T2 dengan nilai tertinggi sebesar 1,73, aroma terbaik adalah P0T2 sebesar 1,87 dan Rasa terbaik adalah P0T2 dengan nilai sebesar 1,73

    THE TEACHER TALKS IN TEACHING READING COMPREHENSION

    Get PDF
    Teacher talk is important, not only as the object of the course, but also as the medium to achieve the teaching objective. Concisely, the organization and the goal of teaching in classroom are achieved through teacher talk. Therefore, this study aims to find out the teacher talks in teaching reading comprehension. The method applied in this study was qualitative approach and descriptive method. The subject of this research was the ninth grade teacher at SMPN 9 Banjarmasin. The data were collected through observing the teacher talks in teaching reading comprehension. Supporting data were also added from interviewing the teacher. In addition, audio visual-materials were used in observing and interviewing process. The data was analyzed using The Foreign Language Interaction Analysis (FLINT) model in Brown (2001). The result showed that the entire teacher talks categories appeared in this study, they were dealing with feeling, praising and encouraging, using ideas of students, repeating students verbatim, asking questions, giving information, correcting without rejection, giving directions, criticizing student behavior and student response. Hence, the category of teacher talks that did not appear in this study was joking. It is suggested that the teacher should apply more the use of students’ idea category that are found meaningful to the students reading comprehension activities in classroom. Teacher also needs to make some jokes. Therefore, the teaching and learning situation will not too tense. Finally, it is suggested for other researchers to conduct similar research about teacher talks with different research framework and model in order to find deeper data

    PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWAPADA MATERI LARUTAN PENYANGGA

    Get PDF
    Penelitian tentang penerapan strategi pembelajaran POE (predict-observe-explain) pada materi larutan penyangga bertujuan untuk mengetahui peningkatan (1) aktivitas , (2) keterampilan berpikir kritis, dan (3)hasil belajar siswa. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri 2 siklus. Objek penelitian adalah 22 siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Tamban. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, tes hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwadengan penerapan stratgei POE terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yang meliputi (1) terjadi peningkatan skor aktivitas siswa dari 58,6% (cukup aktif) pada siklus I menjadi 77,3% (aktif) pada siklus II (2) terjadi peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari 70,5% (kritis) pada siklus I menjadi 86,4%  (sangat kritis) pada siklus II (3) hasil belajar aspek pengetahuan siswa meningkat dengan skor 73,9 (kurang) pada siklus I menjadi 84,05 (baik) pada siklus II (4) hasil belajar aspek sikap siswa meningkat dari 2,53 (baik) pada siklus I menjadi 3,05 (baik) pada siklus II (5) terjadi peningkatan hasil belajar aspek keterampilan siswa dari 78,40 (cukup) pada siklus I menjadi 88,63 (baik) pada siklus II

    STUDENTS’ SELF-ESTEEM LEVEL AND THEIR PERCEPTION ON THE FACTORS AFFECTING SELF-ESTEEM IN INTERMEDIATE SPEAKING CLASS

    Get PDF
    Self-esteem correlates positively with performance on oral production measure (Adelaide Heyde, Brown 2007: 142). No successful cognitive can be carried out without degree of self-esteem. This study was aimed to find out the students’ self-esteem level of 3rd semester students at English Department of Lambung Mangkurat University and to explore students' efforts in overcoming difficulties of speaking. This study used qualitative approaches with descriptive method. The subject of this study is 3rd semester students at English Department of Lambung Mangkurat University. The researcher took 41 students as the sample. Furthermore, the instruments used in this study were observation, questionnaire and interview. According to the test result, it showed that the students’ self-esteem level was mostly in average level. Most of students stated that speaking aspects affect their level of self-esteem. To overcome the problem such as grammar, the students tend to construct the sentences before performing, practice their pronunciation and enhance the vocabulary skill by watching or listening to music. The researcher expects the students have the reflection to them about what is affecting them the most and make some efforts to overcome it

    Students’ Perceptions on The Use of Tongue Twisters in Learning Pronunciation

    Get PDF
    This study aims to investigate and describe students' perceptions of the use of the Tongue Twister technique in learning pronunciation in the eighth grade of SMP Negeri 24 Banjarmasin. The subject of this research is 29 students of VIII B. The method of this study is a descriptive qualitative study. The data were collected by using questionnaire and interview. The researcher analyzed the data by organizing, categorizing, and interpreting the data. The result of this study showed that students perceived that Tongue Twisters are useful for their learning pronunciation to help the students to pronounce the sounds easily. Students feel enjoyment and confidence in learning pronunciation using Tongue Twisters. Furthermore, students perceived that Tongue Twisters could increase their motivation in learning pronunciation. However, some students perceived that Tongue Twisters do not help them to pronounce the words. They perceived that Tongue Twisters make them feel stressed, thus it cannot increase their motivation in learning pronunciation. They also perceived Tongue Twisters are annoying because the classroom condition becomes noisy which makes them less concentrated. In conclusion, students’ perceptions of the use of Tongue Twisters in learning English pronunciation are positive even though, in some aspects, they still perceived negatively

    Uji Preferensi Beberapa Warna lampu Perangkap terhadap Serangga Pada Lahan Rawa Pasang Surut

    Get PDF
    Upaya meningkatkan produktifitas tanaman sering kali menemui hambatan yang salah satunya disebabkan oleh hamaserangga yang mengakibatkan gagal panen. Semakin dominan suatu jenis hama maka semakin tinggi tingkat kerusakanyang diakibatkan pada tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga padi yang tertarikpada berbagai warna lampu. Untuk mengetahui kelimpahan populasi dan ketertarikan serangga terhadap warna cahayamaka digunakan lampu perangkap pijar berwarna merah, kuning, hijau, biru dan tidak berwarna pada tanaman padi lahanrawa pasang surut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei langsung dengan pemasangan lampuperangkap secara zig-zag dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan, serta 4 interval waktu pengambilan sampel dengan selangwaktu 1 minggu. Jumlah serangga yang paling banyak tertangkap adalah pada lampu berwarna pijar tidak berwarnasebanyak 2388 ekor dan yang paling sedikit memerangkap serangga adalah lampu pijar berwarna merah sebanyak 199ekor. Adapun famili serangga yang mendominasi adalah family Agromyzidae. Semua perlakuan yang dihitungmenggunakan indeks, keanekaragaman, dominansi spesies, dan kekayaan jenis termasuk kedalam kategori sedan

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUALIZATION, AUDIOTORY, KINESTETIK BERBASIS PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI LARUTAN ASAM BASA

    Get PDF
    Penelitian tindakan kelas tentang penerapan model pembelajaran Visualization, Audiotory, Kinesthetic berbasis praktikum pada materi larutan asam basa bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan proses sains, dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, tes hasil belajar, angket gaya belajar dan lembar kerja siswa. Teknis analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor aktivitas guru dari 84,22% pada siklus pertama menjadi 98,61% pada siklus kedua, skor aktivitas siswa dari 86,47% pada siklus pertama menjadi 95,31% pada siklus kedua, skor keterampilan proses sains dari 3,06% pada siklus pertama menjadi 3,07% pada siklus kedua, hasil belajar kognitif meningkat skor 52% pada siklus pertama menjadi 87% pada siklus kedua, hasil belajar afektif siswa dari 65,40% pada siklus pertama menjadi 89,46% pada siklus kedua, dan hasil belajar psikomotor siswa dari 63,10% pada siklus pertama menjadi 87,92% pada siklus kedua

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇