Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DI KELAS XI IPA SMA MUHAMMADIYAH 1 BANJARMASIN

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition pada materi larutan penyangga yang bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan aktivitas guru, (2) peningkatan aktivitas siswa, (3) motivasi belajar siswa, (4) peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan PTK dengan 2 siklus. Objek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah I Banjarmasin dengan jumlah 26 siswa. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, tes hasil belajar dan angket motivasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru meningkat dari 69,25% (baik) pada siklus I menjadi 84,17% (sangat baik) pada siklus II (2) aktivitas siswa meningkat dari 67,43% (cukup) pada siklus I menjadi 83,34%  (baik ) pada siklus II (3) motivasi siswa meningkat dari 68% (sedang) pada siklus I menjadi 77 (tinggi) pada siklus II (4) terjadi peningkatan aspek afektif siswa dari 68,17% (baik) pada siklus I menjadi 78,46% (baik) pada siklus II (5) terjadi peningkatan aspek psikomotorik siswa dari 66,92% (cukup) pada siklus I menjadi 78,08% (baik) pada siklus II dan persentase hasil belajar kognitif meningkat dari 64,10% pada siklus I menjadi 83,63% pada siklus II

    MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PROBLEM SOLVING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI HIDROLISIS GARAM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan: (1) aktivitas guru, (2) aktivitas siswa, (3) keterampilan proses sains siswa, (4) hasil belajar pengetahuan, keterampilan, dan sikap setelah diterapkan model pembelajaran problem solving dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Tamban yang berjumlah 22 orang. Instrumen penelitian berupa tes dan non tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik, (2) aktivitas siswa meningkat dari kategori aktif pada menjadi sangat aktif, (3) keterampilan proses sains siswa meningkat dari 69,01% menjadi 87,19%, hasil observasi keterampilan proses sains meningkat dari kategori cukup baik pada menjadi baik pada dan (4) hasil belajar pengetahuan siswa meningkat dari 67,74% menjadi 84,14%, hasil belajar sikap siswa meningkat dari 66,35% menjadi 76,66%, hasil belajar keterampilan siswa meningkat dari 64,99% menjadi 80,74%

    PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING BERVISI SETS TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR LARUTAN PENYANGGA SISWA KELAS XI PMIA SMAN 3 BANJARMASIN

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) perbedaan keterampilan proses sains antara kelas yang bervisi SETS dan tanpa visi SETS, (2) perbedaan hasil belajar antara kelas yang bervisi SETS dan tanpa visi SETS, dan (3) respon terhadap model pembelajaran inkuiri terbimbing bervisi SETS. Rancangan penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah XI PMIA 1 yang menerapkan visi SETS dan kelas XI PMIA 3 yang tidak menerapkan visi SETS. Pada penelitian ini, model inkuiri terbimbing bervisi SETS bertindak sebagai variabel bebas, sedangkan keterampilan proses sains dan hasil belajar bertindak sebagai variabel terikat. Pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji-t dan analisis N-gain. Berdasarkan penelitian didapatkan kesimpulan bahwa (1) keterampilan proses sains siswa berbeda secara signifikan antara kelas yang bervisi SETS dan tanpa visi SETS, (2) hasil belajar kognitif siswa berbeda secara signifikan antara kelas yang bervisi SETS dan tanpa visi SETS, dan (3) model pembelajaran inkuiri terbimbing bervisi SETS mendapat respon positif

    Kajian Neraca Massa Pada Industri Kelapa Sawit Studi Kasus di PT. Alam Tri Abadi Kec. Murung Pudak, Kab. Tabalong, Kalimantan Selatan: Yuyun Hadiyarti, Dr. Ir. Arief RM Akbar, Msi, Udiantoro, SP, M.Si

    No full text
    Pengolahan kelapa sawit adalah salah satu faktor menentukan keberhasilan usaha perkebunan kelapa sawit. Perusahaan pengolahan kelapa sawit harus melakukan efisiensi, dikatakan efisien apabila output yang dicapai lebih tinggi dibandingkan dengan input yang digunakan. Untuk mencapai hasil yang efisien dalam pengolahan CPO memerlukan perancangan proses neraca massa. Perhitungan neraca massa untuk mendapatkan kesetimbangan massa input dan output, agar tidak ada ketidakseimbangan dalam melaksanakan kegiatan proses produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis neraca massa pengolahan CPO di PT. Alam Tri Abadi Kec. Murung Pudak, Kab. Tabalong, Kalimantan Selatan. Metode penelitian menggunakan metode neraca massa dengan membangun kompartemen menurut stasiun proses pengolahan kelapa sawit. Kompartemen Pada neraca massa pengolahan CPO adalah stasiun penerimaan buah, perebusan, perontokan buah, pelumatan, pengempaan, dan pemurnian minyak (Sand trap tank, oil vibrating screen, crude oil tank, continous clarifier tank, vacum dryer). Persentase hasil minyak menurut Nasution et al., (2014) sebesar 22% dari jumlah TBS olah, sedangkan minyak yang dihasilkan di PT. Alam Tri Abadi sebesar 20%. Minyak yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan dengan persentase minyak yang ditentukan hal ini disebabkan karena bahan baku, tandan buah segar yang diolah masih banyak buah mentahnya dan ada sebagian buah yang terlalu matang sehingga CPO yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan dengan persentase yang sudah ditentukan

    Hazard Analysis And Critical Control Point (Haccp) Plan Pada Produksi Yoghurt Di PT. Kusumasatria Agrobio Taniperkasa, Kota Batu, Malang, Jawa Timur

    No full text
    Susu merupakan bahan pangan yang mudah rusak oleh mikoorganisme. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan pengolahan dan pengawetan, antara lain dengan fermentasi susu menjadi yoghurt menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Tuntutan jaminan keamanan pangan terus berkembang sesuai dengan persyaratan konsumen yang terus meningkat dan seirama dengan kenaikan kualitas hidup manusia. Sehingga diperlukan acuan dalam pengelolaan mutu yaitu dengan menggunakan prinsip-prinsip Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) yang bersifat sebagai sistem pengendalian mutu. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun HACCP Plan untuk proses proses produksi yoghurt di PT. Kusumasatria Agrobio Taniperkasa guna menjamin keamanan dan mutu produk yoghurt yang dihasilkan. Penerapan Pre-requisite Programmedi PT. Kusumasatria Agrobio Taniperkasa, berdasarkan hasil pemeriksaan sarana produksi pangan industri termasuk dalam kategori level IV (terendah) dengan frekuensi audit internal setiap hari. Sesuai dengan peraturan BPOM, level ini merupakan level terendah dari kriteria. Sesuai dengan jadwal frekuensi sistem audit yang ditetapkan oleh BPOM (2012), maka perlu dilakukan audit internal dengan frekuensi setiap hari untuk perbaikan proses produksi yoghurt di PT. Kusumasatria Agrobio Taniperkasa. Sedangkan untuk SSOP sudah menjalankan bebarapa program sanitasi namun belum ada dokumen tertulis sebagai kebijakan sanitasi. Pada pengamatan mutu diketahui bahwa sejauh ini di PT. Kusumasatria Agrobio Taniperkasa sudah dapat memproduksi yoghurt yang hampir sesuai dengan standar SNI 01-2981-1992. Pada penyusunan HACCP Plan di PT. Kusumastria Agrobio Taniperkasa terdapat 7 CCP, yaitu pada bahan baku susu segar , susu skim, starter BAL , sedangkan pada tahap proses yaitu pasteurisasi, inkubasi , shrink, dan pengemasan dan pengepresan tutup botol

    Makian Pada Kolom Komentar Berita di Instagram

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dari makian yang terdapat dalam kolom komentar berita di Instagram dan menjelaskan fungsi serta makna dari kata makian yang terdapat dalam kolom komentar berita di Instagram. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh komentar-komentar yang memakai kata makian pada kolom komentar berita di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah komentar yang dituliskan pengguna Instagram kepada pengunggah berita di Instagram. Hasil dari penelitian ini yang pertama menemukan tiga bentuk makian. Yaitu, berbentuk kata, frasa dan klausa. Yang kedua fungsi dan makna dari kata makian yang dilihat dari konteks. Kedua hasil penelitian ini didapat dari 20 data komentar yang diambil secara acak di Instagram

    PEMAHAMAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DALAM TEKS DESKRIPSI PADA PESERTA DIDIK KELAS IX-D MTSN 2 BANJARMASIN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta didik terhadap kosakata bahasa Indonesia pada teks deskripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah hasil jawaban peserta didik pada soal yang diberikan, soal terdiri dari pilihan ganda, mengisi teks rumpang dan asosiasi kata. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik kelas IX-D MTs Negeri 2 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa tes pilihan ganda, mengisi teks rumpang, dan membuat asosiasi kata. Teknik analisis data menggunakan teknik perhitungan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman kosakata bahasa Indonesia dalam teks deskripsi pada peserta didik kelas IX-D berada pada kategori baik dengan rata-rata nilai 70

    KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR OLEH PESERTA DIDIK KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 1 BANJARMASIN TAHUN AJARAN 2018-2019

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan mendeskripsikan hasilkemampuan menulis teks prosedur peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin. Jenis penelitian ini menggunakan dekriptif kuantitatif. ‘Dalam proses pembelajaran guru tidak sepenuhnya berpedoman pada RPP. Hasil penelitian menunjukkan peserta didik memperoleh nilai rata-rata 73,75 (56%) dalam menulis teks prosedur. Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan 11 orang (44%), sedangkan peserta didik yang telah mencapai ketuntasan 14 orang (56%) dari seluruh sampel yang berjumlah 25 peserta didik. Maka kemampuan menulis peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah 1Banjarmasin tidak tuntas secara penilaian klasikal

    Efektivitas Umpan Buatan untuk Mengendalikan Lalat Buah (Bactrocera spp.) pada Cabai Merah Besar (Capsicum annum) di Daerah Pondok Mangga Banjarbaru Utara

    Get PDF
    The intensity of fruit fly pest attacks in South Kalimantan in 2015 and 2016 showed an average intensity of attacks as muchas 66.7%, to determine the abundance of the population and interest in fruit flies in the Pondok Mangga area, NorthLoktabat Village, Banjarbaru Utara District, Banjarbaru against artificial bait ( foodlure) cucumber, watermelon, guava andstarfruit on large red chili plants so research needs to be done, using one factor RAL (six treatments and four replications).The highest number of fruit flies and the most effective in traps with the treatment of methyl eugenol anthrax as many as1463 tails. Then in the treatment of feeds made of watermelon and cucumber as many as 40 and 16 consecutive. Where thefruit fly species trapped yaittu Bactrocera dorsalis, B. carambolae, B. cucurbitae and B. umbrosa with a low diversityindex including 0.30254

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN HIBRID TIPE TRADITIONAL CLASSES – REAL WORKSHOP (TC-RW) BERBANTUAN CHEMSKETCH TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI BENTUK MOLEKUL KELAS X SMA NEGERI 2 BANJARMASIN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perbedaan motivasi belajar, hasil belajar (kognitif, afektif, psikomotor), dan respon siswa antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Hibrid tipe TC-RW dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran DI pada materi bentuk molekul. Penelitian ini menggunakan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Sampel penelitian sebanyak 64 siswa, yaitu kelas X MIA 4 sebanyak 31 orang dan X MIA 6 sebanyak 33 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar kognitif, observasi, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis inferensial (uji normalitas, uji homogenitas, uji-t dan anakova) dan analisis deskriptif (N-gain). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Hibrid tipe TC-RW lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan model pembelajaran DI pada materi bentuk molekul. Hasil belajar juga menunjukkan antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Hibrid tipe TC-RW dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran DI pada materi bentuk molekul. Siswa memberikan respon yang lebih positif terhadap model pembelajaran Hibrid tipe TC-RW pada materi bentuk molekul

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇