Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    Uji Penghambatan Konsentrasi Biji Jarak Pagar (Jatropha Curcas L.) Terhadap Pertumbuhan Cendawan Colletotrichum Capsici pada Buah Cabai

    Get PDF
    Antraknosa merupakan penyakit utama cabai yang disebabkan oleh cendawan C. capsici. Oleh karena itu digunakan pestisida nabati dari ekstrak biji jarak pagar untuk mengendalikannya.. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi biji jarak pagar dalam menghambat pertumbuhan cendawan C.capsici penyebab penyakit antraknosa pada buah cabai. Hasil penelitian menunjukkan pada uji in-vitro perlakuan konsentrasi 40% dapat menghambat pertumbuhan jamur sebesar 31,4% dan pada uji In-vivo yang diaplikasikan pada buah cabai konsentrasi 50% mampu menghambat masa inkubasi 5,4 hari, namun masing-masing konsentrasi tidak memberikan pengaruh pada kejadian penyakit antraknosa

    Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) Yang Diaplikasi Dengan Berbagai Pestisida Nabati

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian penggunaan campuran beberapa bahan tumbuhan terhadap larva Spodoptera litura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan beberapa pestisida nabati dalam mengendalikan hama ulat grayak dengan metode sandwich daun. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 perlakuan yang terdiri dari tiga larutan bahan uji yaitu dari daun mimba (Azadirachta indica A.Juss), dari daun bintaro (Carbera manghas) dan dari daun kepayang (Pangium edule Reinw), satu bahan pembanding yaitu air sebagai kontrol dengan 4 ulangan. Pengamatan dilakukan setiap 6 jam selama 72 jam. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi daun kepayang dengan bintaro memiliki persentase mortalitas tertinggi yaitu sebesar 58,75%, diikuti dengan kombinasi daun bintaro dengan mimba sebesar 53,75% dan kombinasi daun mimba dan kepayang sebesar 46,25%

    MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PjBL BERBASIS STEAM PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

    Get PDF
    Penelitian tentang meningkatkan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik menggunakan model PjBL berbasis STEAM materi elektrolit dan nonelektrolit di SMAN 7 Banjarmasin bertujuan untuk mengetahui 1) Tindakan yang tepat dalam upaya menangani masalah kelas 2) meningkatkan berpikir kreatif serta hasil belajar. Jenis Penelitian yang diterapkan adalah PTK Model John Elliot dengan tahap rencana, tindakan, pengamatan, dan refleksi, dilakukan di SMAN 7 Banjarmasin di kelas X MIPA 5 dengan objek 38 peserta didik. Aspek yang diteliti yaitu guru dan peserta didik. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa, dengan menggunakan model PjBL berbasis STEAM ditemukan tindakan yang tepat untuk peserta didik yaitu 1) bertukar pikiran dengan kelompok, 2) memberikan opsi/pilihan jawaban,3) memberikan arahan dalam pembuatan proyek mading 3 dimensi berbasis STEAM, 4) membimbing dalam mengajukan pertanyaan, sehingga keberhasilan tindakan disertai dengan peningkatan berpikir kreatif dan hasil belajar. Penggunaan Model PjBL berbasis STEAM, dapat meningkatkan berpikir kreatif serta hasil belajar. Pada siklus I yaitu 9,36 dikategorikan cukup kreatif dan siklus II yaitu 11,55 dikategorikan kreatif. sedangkan hasil belajar pada siklus I yaitu 63,15 dengan kategori rendah dan pada siklus II sebesar 92,10 dengan kategori Sangat tinggi

    MENINGKATKAN PENGETAHUAN PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE PADA MATERI REAKSI REDUKSI DAN OKSIDASI

    Get PDF
    Telah dilaksanakan penelitian tentang meningkatkan pengetahuan peserta didik pada materi reaksi reduksi dan oksidasi menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5 fase di kelas SMA Negeri 11 Banjarmasin tahun ajaran 2018/2019 dengan jumlah peserta didik sebanyak 35 orang yang terdiri dari 17 orang laki-laki dan 18 orang perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk  (1) meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik, dan (2) mengetahui respon peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 pertemuan untuk siklus 1 dan 1 pertemuan siklus 2. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi (1) peningkatan hasil belajar pengetahuan peserta didik, dan (2) respon positif peserta didik terhadap penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 5 fase

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PROBLEM POSING BERORIENTASI HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILL) PADA MATERI HIDROLISIS GARAM

    Get PDF
    Penelitian ini tentang penggunaan pendekatan pembelajaran problem posing berorientasi HOTS pada materi hidrolisis garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA PGRI 6 Banjarmasin dengan jumlah siswa 39 orang. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, tes kemampuan berpikir kritis, dan tes hasil belajar kognitif. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru meningkat dengan kategori cukup baik pada siklus I menjadi baik pada siklus II. (2) Aktivitas siswa meningkat dengan kategori cukup aktif pada siklus I menjadi aktif pada siklus II. (3) Kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dengan kategori cukup kritis pada siklus I dan kritis pada siklus II. (4) Hasil belajar kognitif siswa meningkat secara klasikal dengan kategori kurang baik pada siklus I menjadi cukup baik pada siklus II

    PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI KARBON AKTIF DARI SERBUK ARANG KAYU ULIN DENGAN AKTIVASI KOH DAN APLIKASINYA UNTUK MENURUNKAN KROM PADA LIMBAH CAIR SASIRANGAN

    Get PDF
    Krom merupakan salah satu jenis logam berat yang memiliki toksisitas tinggi dan melebihi ambang batas sehingga dapat menurunkan kualitas lingkungan di perairan. Salah satu cara mengurangi kadar krom dalam limbah cair sasirangan ialah dengan adsorpsi menggunakan arang aktif sebagai absorben. Serbuk gergaji kayu ulin adalah salah satu limbah yang banyak tidak dimanfaatkan dan dapat mengganggu estetika lingkungan. Sehingga memiliki potensi sebagai bahan baku dalam pembuatan karbon aktif. Dalam penelitian ini dilakukan adsorpsi terhadap logam berat Cr menggunakan karbon aktif serbuk kayu ulin berukuran 80-100 mesh sebagai karbon aktif. Penelitian bertujuan untuk menyelidiki pengaruh variasi waktu dan molaritas terbaik terhadap besarnya efesiensi absorpsi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu dan molaritas yang paling efektif adalah waktu perendaman 24 jam dengan molaritas terbaik adalah 3 M. Sedangkan untuk penurunan Cr pada limbah cair sasirangan menghasilkan efesiensi adsorpsi sebesar 65 %

    An Analysis On The Students’ Grammatical Errors In Writing Descriptive Texts And Narrative Texts

    Get PDF
    This research was carried out to analyze and to classify the types of errors ofstudent’s grammatical errors in writing descriptive and narrative texts. The errorscollected were classified based on Corder’s theory. Besides, this research aimedto find out the kind of errors and the most frequent errors found in the descriptivetexts and narrative texts written by English Department Students Batch 2017 ofFKIP Lambung Mangkurat University of Banjarmasin. The methods used in thisresearch were quantitative and descriptive methods. The subjects of this researchwere English Department students’ batch 2017 of FKIP Lambung MangkuratUniversity of Banjarmasin in the academic year of 2018/2019. The researchertook 60 students as the sample. The data were collected through tests. Thestudents were asked to write descriptive texts and narrative texts consist of 150words within 80 minutes. Based from the result, the researcher concluded thatthere were four types of errors in descriptive texts and narrative texts written bythe students: omission, addition, misformation and misordering. The first highestnumber of error was omission with six errors (66.67%). The second-highestnumber of errors was disordering with four errors or 100%, and then followed byaddition with two errors or 100%, and misformation was the lowest quantity oftotal occurrences with two errors or 100%. Considering of the research, theresearcher suggests to the students that they should learn more about grammar.The students can improve and increase their knowledge by writing practice andread more books that related to grammar

    Analysis on an English Textbook for the Eleventh Grade Students Entitled “Bahasa Inggris” Used in High School

    Get PDF
    The textbook is an essential component that supports the educational process. EFL tutors can find a suitable and appropriate textbook in the educational process by analyzing the textbook. This research is intended to discover whether the materials in the English textbook implemented in SMA Negeri 1 Banjarmasin fulfil the good textbook criterion based on rubric assessment from Cunningsworth. This research applied a mixed method. The object of this research was an 11th grade EFL pupils textbook entitled “Bahasa Inggris." The writer implemented herself, rubric assessment of textbook analysis that has adapted, and documentation as the instrument. In analyzing the data, the writer applied descriptive elucidation and interpreted it into a numerical percentage form. The result indicated that 70.58% of the materials and exercises in the 11th grade EFL pupils textbook entitled “Bahasa Inggris” fulfilled the rubric assessment of textbook analysis by Cunningsworth (1995) that has adapted. Based on the result, the writer categorized the "Bahasa Inggris” textbook as "fair" with an average score of 70.58%. The score did not reach up to 100% because the textbook was a lack of listening material. There were no materials or exercises in terms of listening skills for EFL pupils to practice. In conclusion, the textbook content was suitable to be implemented in the educational process. In terms of listening skills, EFL tutors should use another source to add additional elucidation to complement listening material or exercise in the textbook

    Factors of Students’ Anxiety in Speaking in Basic Speaking Class

    Get PDF
    This study was conducted to find out the factors that contribute to EFL students’ anxiety by implementing the descriptive-qualitative method. The subjects were three classes of Basic Speaking Course of English Language Education Study Program in the academic year 2018/2019. The data was collected through questionnaires, observation, and interviews. The result showed several factors that contribute to EFL students’ language anxiety in the three of Basic Speaking Class. They are frightened of making mistakes, frightened of negative evaluation, kinds of tasks, deficiency of confidence, deficiency of speaking practice, and self-perception. The anxiety occurred in forms of having quite many pauses, going blank, making unnecessary body movements, playing with objects, and avoiding eye contact

    Students’ Challenges In Performing Story Telling Extracurricular Activities

    Get PDF
    Storytelling is one scheme that can be implemented to reinforce EFL learners' speaking skills. Through storytelling, EFL learners can elevate their English. Unfortunately, EFL learners faced some challenges in demonstrating storytelling. Therefore, this study is conducted to describe the challenges that EFL learners faced in demonstrating storytelling extracurricular activities at SMPN 1 Kelumpang Hilir. In this study, the analyst analyzed the data by using a qualitative approach. The instruments implemented in collecting data were a questionnaire to get the data from respondents about what they feel, observation to observe the process of EFL learners’ storytelling demonstration, and interview to ask directly about EFL learners’ challenges in demonstrating storytelling. The results show that EFL learners have their own challenge in demonstrating storytelling. The data from the questionnaire show that every EFL learner answering the assertion by their experience in demonstrating storytelling. From the observation, it transpired that some EFL learners often feel anxious against the spectator. And from the interview it transpired that most of the EFL learners' challenges in demonstrating storytelling were nervous, forgetting components of the story, and expressing difficulty. Predicated on the result above it is suggested that: (1) it is crucial for the EFL learners to increase confidence so as to reinforce their demonstration in storytelling. EFL learners need to practice more to reinforce their speaking ability. (2) it is better for the instructor to build motivation for EFL learners so as to give encouragement for EFL pupils to learn English

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇