Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
1492 research outputs found
Sort by
INTRUMEN PENILAIAN HARIAN ASPEK PSIKOMOTOR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui instrumen penilaian harian aspek psikomotor yang digunakan oleh pendidik mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yang berlokasi di kota Banjarbaru. Insrumen peilaian harian aspek psikomotor yang digunakan pendidik seharusnya dibuat pendidik berdasarkan kurikulum 2013.Sampel atau subjek yang diteliti pada penelitian ini adalah sekolah dasar negeri yang bermitra dengan universitas lambung mangkurat di kota Banjarbaru yang berjumlah 7 sekolah. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa dokumentasi dari lembar kerja peserta didik dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat oleh pendidik.
Pada penelitian ini didapatkan data instrumen penilaian harian aspek psikomotor yang dibuat oleh pendidik mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di kota Banjarbaru berada pada kategori kuat sebanyak 72%, 28% berada pada kategori kurang sekali berdasarkan tingkat kesesuaian dengan pedoman penilaian sekolah dasar, adapun pendidik mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yang masih membuat perangkat pembelajran yang berbasih KTSP padalah hal itu tidak sesuai dengan Permendikbud RI No 23 Tentang Standar Penilaian Pendidikan Bab VII Tentang instrumen Penilaian, dan bahkan ada pendidik yang tidak membuat perangkat pembelajaran namun hanya menjalankan pembelajaran dengan hasil diskusi dari forum kelompok kerja guru (KKG)
PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR (IPA) BANJAR BAKULA WILAYAH BARAT
Perencanaan instalasi pengeolahan air minum untuk kawasan strategis provinsi dikenal dengan nama Banjar Bakula. Dengan total cakupan wilayah Banjar Bakula sendiri memiliki wilayah 340.446Ha (9,07% luas wilayah Provinsi Kalimantan Selatan). Banjar Bakula membawahi langsung untuk lima kabupaten diantaranya Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Barito Kuala, Kota Banjarmasin serta Kota Banjarbaru. Pembagian Banjar Bakula ada wilayah barat dan timur. Pengadaan SPAM Banjar Bakula ini untuk mengatasi pengadaan sumber air dengan kualitas dan kuantitas yang memadai bagi wilayah Kalimantan Selatan. Perencanaan ini bertujuan untuk menentukan debit perencanaan bangunan yang nantinya akan digunakan sebagai dasar dari perencanaan instalasi pengolahan air Banjar Bakula. Penentuan debit langkah awal membuat perencanaan agar bisa direncanakan setiap unit pengolahan berdasarkan data debit awal yang di dapat. Jumlah penduduk diproyeksikan sampai 20 tahun akan datang maka didapatkan debit 282 l/detik. Sumber air baku dari waduk riam kanan, sungai tabuk dan sungai pinang dengan hasil parameter untuk kekeruhan, besi dan mangan yang masih tinggi. Dilihat dari hasil parameter air baku yang digunakan maka perencanaan bangunan instalsi yang digunakan adalah prasedimentasi, koagulasi dengan hidrolis terjunan, flokulasi horizontal baffle channel, sedimentasi dengan plate settler, filtrasi saringan pasir cepat, desinfeksi dengan garam halus, dan reservoir
KONDISI KUALITAS PERAIRAN PADA LEVEL YANG BERBEDA DAN STATUS KESUBURAN PERAIRAN WADUK RIAM KANAN KECAMATAN ARANIO KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Waduk Riam Kanan merupakan danau buatan yang dibentuk dari pembendungan air sungai. Waduk Riam Kanan memiliki fungsi sebagai pemasuk kebutuhan air untuk keperluan domestik dan industri, sebagai pengendali banjir dan kekeringan, keperluan irigasi untuk kegiatan pertanian dan perikanan darat, dan yang terpenting adalah sebagai sumber pembangkit listrik tenaga air. Aktivitas manusia seperti kegiatan yang ada pada hulu Sungai Kalaan dan Sungai Tuyup yang bisa mempengaruhi waduk karena sungai tersebut merupakan inlet waduk, kemudian Keramba Jaring Apung (KJA), pemukiman, pariwisata, pertanian dan perkebunan apat mempengaruhi kualitas air waduk jika beban pencemar yang masuk dalam perairan melebihi kapasitas daya tampung waduk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui kondisi kualitas perairan waduk pada level yang berbeda dan kualitas perairan pada sampel yang dikompositkan dilihat dari parameter DO, pH, suhu, kecerahan, fosfat dan nitrat serta status kesuburan waduk pada sampel yang dikompositkan berdasarkan kada total P dan total N. Analisis data yang digunakan dalam penelitian menggunakan model Environmental Quality Index (EQI) dan status trofik menurut Permen LH nomer 28 tahun 2009. Pengambilan sampel dilakukan pada 5 statsiun secara purposive.
Kondisi kualitas perairan Waduk Riam Kanan pada level yang berbeda berdasarka model EQI tergolong dalam kelas III dimana kisaran nilai KA 0,41 – 0,60 yaitutergolong sedang, berbeda dengan hasil sampel yang dikompositkan yang tergolong dalam kelas IV dimana kisaran nilai KA 0,61 – 0,80 yaitu tergolong baik. Status kesuburan perairan Waduk Riam Kanan adalah Oligotrofik.
Riam Kanan reservoir in an artificial lake formed drom damming river water. Riam Kanan reservoir has a function as a supplier or water needs for domestic and industrial purpose, as flood control and drought, irrigation needs for agricultural and aquaculture activities, and most importantly as a source of hydroelectric power. Human activities such as activities in the upper waters of the Kalaan and Tuyup rivers that can affect the reservoirs because the river is a reservoir inlet, then floating net cages, settlement, tourim, agriculturure and plantation can affect water quality if the reservoir if pollutant loads water exceeds the capacity of reservoirs.
This research was aimed to find out the water wuality condition of Riam Kanan reservoir at different level based and the quality of the waters in the compiled samples seen from the parameter of DO, pH, temperature, brightness, phosphate and nitrate and the trophical status of reservoirs in the compiled based on total P and total N. Data analyss used in this research is Environmental Quality Index (EQI) and trophic status accprding to regulation of environment minister number 28 year 2009. Sampling is done 5 stasions purposively.
The water quality condition of Riam Kanan reservoir at different level based on EQI model belong to class III where the range value of water quality 0,41 – 0,60 id moderate, in contrast with result of composite sample which classified in clas IV where range of value water quality 0,61 – 0,80 is considered good. Trophical status Riam Kanan reservoir is Oligotrophic
PEMBELAJARAN TEKS EKSPOSISI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 5 BANJARMASIN
Penelitian ini bertujuan membahas pembelajaran teks eksposisi peserta didik kelas VIII SMPN 5 Banjarmasin. Ditinjau dari pembelajaran yang dilaksanakan pendidik dan peserta didik di kelas yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini silabus dan RPP serta perencanaan, pelaksanaan, dan penialaian dalam pembelajaran. Sumber data penelitian ini kegiatan pembelajaran yang dilakukan pendidik dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik melakukan pembelajaran teks eksposisi meliputi, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian. Dari nilai 6 kelompok tersebut masih ada yang belum mencapai KKM yaitu 70 seperti kelompok 3 hanya mendapat nilai 60 karena masih belum memahami tentang kaidah kebahasaan teks eksposisi
GALERI METHACRAFT KANDANGAN
Kandangan Methacraft Gallery is a place used by craftsmen to carry out their craft activities from the processing, marketing, and selling handicrafts of Hulu Sungai Selatan Regency. The purpose of this design is an area that can increase people's interest to come and become a place for those who want to work and develop their potential. This gallery uses a storyboard as a method and sequence of movement as concept programmatic that will provide a space experience to get to know in crafts more deeply. Storyboarding methods will be applied by borrowing the comic system, not the comic form but how a comic works so that it can tell stories. Galeri Methacraft Kandangan adalah tempat yang digunakan perajin kerajinan melakukan aktivitasnya yang dimulai dari pengolahan, pemasaran dan penjualan hasil kerajinan dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Tujuan dalam perancangan ini adalah sebuah kawasan yang dapat meningkatkan minat masyarakat untuk datang berkunjung dan menjadi wadah bagi yang ingin berkarya serta mengembangkan potensi. Galeri ini menggunakan metode perancangan storyboard dan konsep programatik sequence of movement yang akan memberi pengalaman ruang untuk mengenaI kerajinan secara lebih mendalam. Metode storyboard akan diterapkan dengan cara meminjam sistem komik, bukan bentuk komik melainkan bagaimana sebuah komik bekerja sehingga mampu bertutur cerita. 
GALLERI ARSITEKTUR BANJAR
Banjar Architecture Gallery is one of the solutions to increase the interest of the people of Banjarmasin city for the benefit of developing their own city. The essence needed about building construction can be a creative and educative socialization agent to make visitors understand Banjarmasin city architecture. In the end, the Architectural Gallery Design can be realized as a single mass building by presenting a Banjar house holographic collection presented from the house, the history of the house's hierarchy, and the initial process of making a house. On the 1st floor tells the history and process of making banjarise house. The second floor is where we proceed with hologram technology.Galeri Arsitektur Banjar merupakan salah satu dari solusi untuk menambah minat masyarakat kota Banjarmasin untuk mempelajari perkembangan kotanya sendiri. Inti yang dibutuhkan bagaimana rancangan bangunan dapat menjadi agen sosialisasi yang rekreatif dan edukatif agar membuat pengunjung memahami Arsitektur kota Banjarmasin. Pada akhirnya, Desain Galeri Arsitektur dapat terwujud sebagai bangunan bermassa tunggal dengan penyajian koleksi hologram rumah Banjar yang disajikan dari fungsi rumah , sejarah hirarki rumah, serta proses awal pembuatan rumah. Di lantai 1 menceritakan sejarah dan proses pembuatan rumah banjar. Lantai 2 iyalah tempak kita melakukan prose perakitan dengan teknologi hologram
INSTAGRAMABLE TOWN
Instagramable Town is designed to meet the needs of tourist attractions in Banjarbaru that can accommodate a variety of photo spot facilities which are again favored by millennials. The solution to the problem taken on Instagramable design takes a photogenic concept in architecture by applying natural settings, signage, lighting, murals, tiles & textures. the photogenic concept in architecture is expected to provide a place that can accommodate a variety of photo spot facilities which are again favored by the millennial generation. Instagramable Town dirancang untuk memenuhi kebutuhan tempat wisata di Banjarbaru yang dapat mewadahi dari berbagai fasilitas spot foto yang lagi digemari oleh generasi milenial. Penyelesaian masalah yang diambil pada rancangan Instagramable ini mengambil konsep fotogenik dalam arsitektur dengan penerapan dari pengaturan alam, signage, lighting, mural, tiles & texture. dengan konsep fotogenik dalam arsitektur diharapkan dapat Memberikan sebuah tempat yang dapat mewadahi dari berbagai fasilitas spot foto yang lagi digemari oleh generasi milenial. 
PRARANCANGAN PABRIK ACRYLAMIDE DARI ACRYLONITRILE DAN ASAM SULFAT DENGAN PROSES HIDRASI KAPASITAS 20.000 TON/TAHUN
Kebutuhan impor produk maupun bahan baku kimia di Indonesia masih begitu tinggi. Sehingga sektor industri kimia di Indonesia baik industri yang menghasilkan produk jadi maupun setengah jadi perlu lebih dikembangkan lagi. Prarancangan pabrik Acrylamide direncanakan didirikan dengan kapsitas sebesar 20.000 ton/tahun dan rencana didirikan pada tahun 2024. di Gresik, Jawa Timur dengan luas tanah 8.690 m2. Direncanakan pabrik ini beroperasi selama 330 hari/tahun dengan jumlah karyawan 135 orang.
Proses yang digunakan untuk pembuatan acrylamide adalah metode hidrasi dengan asam sulfat pada suhu 90oC dan tekanan 1,5 atm dimana reaktor yang digunakan adalah Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB). Produk yang keluar dari reaktor selanjutnya dialirkan menuju netralizer. Selanjutnya produk keluaran netralizer dipisahkan dengan rotary drum vacum filter (RDVF). Hasil pemisahan berupa CaSO4 dikirim ke unit limbah sedangkan larutan acrylamide dipompa ke dalam evaporator untuk dipekatkan dan kemudian dipisahkan mother liquar di centrifuges. Acrylamide dikristalkan dalam crystalizer. Untuk menyeragamkan ukuran produk, acrylamide disaring menggunakan screener selanjutnya disimpan sementara dalam gudang sebelum proses pengepakan. Sedangkan acrylamide liquid dan sisa air di teruskan ke limbah. Unit utilitas sebagai unit pendukung dalam proses produksi pada pabrik ini meliputi air, steam, listrik, bahan bakar dan pengolahan limbah. Kebutuhan air sebesar 47656.6389 kg/jam diperoleh dari sungai yang terdapat di wilayah sekitar pabrik, sedangkan kebutuhan listrik yang diperlukan sebesar 153,06 kW disuplai dari PLN setempat dan memiliki cadangan energi dari generator.
Hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa pabrik ini membutuhkan modal investasi sebesar Rp 3.519.506.250.432,- dengan keuntungan rata-rata selama 10 tahun sebelum pajak sebesar Rp 616.546.986.933,- dan keuntungan sesudah pajak sebesar Rp 400.755.541.506,-. Berdasarkan analisis tersebut didapatkan nilai Percent Return On Invesment (ROI) sebelum pajak sebesar 23% dan ROI setelah pajak sebesar 15%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak selama 3,20 tahun dan sesudah pajak selama 4,32 tahun. Nilai Break Even Point (BEP) sebesar 46% Dan Shut Down Point (SDP) sebesar 20%. Dari hasil analisis ekonomi tersebut menunjukkan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan.
Kata kunci: Acrylamide, Acrylonitrile, Asam Sulfat, Hidrasi
PRARANCANGAN PABRIK HEXAMETHYLENETETRAMINE DARI AMONIA DAN FORMALDEHIDA DENGAN PROSES ALEXANDER F MACLEAN KAPASITAS 20.000 TON/TAHUN
Hexamethylenetetramine banyak digunakan pada berbagai industri seperti pada industri pupuk, indsutri resin, industri karet, industri tekstil dan industri pertanian serta kedokteran. Memenuhi kebutuhan dalam negeri dan adanya peluang untuk ekspor yang masih terbuka, maka dirancang pabrik hexamethylenetetramine berkapasitas 20.000 ton/tahun. Dengan memperhatikan beberapa aspek meliputi aspek penyediaan bahan baku, transportasi, tenaga kerja, pemasaran serta utilitas maka dipilihkan lokasi untuk pabrik yang startegis di daerah Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Tepatnya dikawasan PT Intan Wijaya International di jalan Trisakti, Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat dengan luasiarea 12,5 Ha yang berjarak sekitar 7 Km dari Kota Banjarmasin. Adapun pabrik ini direncanakan dalam menejemen Perseroan Terbatas (PT) dengan jumlah karyawan sebanyak 118 karyawan dengan dipimpin oleh seorang direktur utama.
Proses produksi hexamethylenetetramine terbagi menjadi 3 tahap. Bahan baku yang digunakan adalah amonia 20% sebanyak 149887,4640 kg/hari dan formaldehida 37% sebanyak 214260.5304 kg/hari. Tahap pertama adalah persiapan bahan baku yaitu amonia dan formaldehida. Tahap kedua adalah reaksi pembentukkan hexamethylenetetramine dengan metode Alexander F Maclean dilakukan dengan mereaksikan amonia dan formaldehida dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) yang dilengkapi dengan koilipendingin pada kondisi operasi tekanan dan temperatur sebesar 1 atm dan 36 °C. Tahap ketiga adalah pemurnian dan penyimpanan produk. Memurnikan produk dengan menggunakan rotary dryer yang menghasilkan kemurnian produk mencapai 99,9%. Produk dikemas di dalam karung 25 kg dan disimpan di dalam gudang penyimpanan sebelum didistribusikan. Utilitas membutuhkan air sebanyak 18147,0757 kg/jam, steam dibutuhkan sebesar 12841,6055 kg/jam, kebutuhan bahan bakar sebesar 591.8256 liter/jam dan listrik total yang dibutuhkan sebesar 1337,2786 kWatt yang di suplai oleh generator.
Hasil analisa ekonomi memberikan hasil Total CapitaliInvestment (TCI) adalah sebesar Rp 584.392.680.275,- dan diperoleh hasil penjualan yaitu sebesar Rp 1.001.742.700.000,- per Tahun. Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 31% dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 20%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 2,42 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar 3,29 tahun. Sehingga diperoleh Breaki vent Point (BEP) sebesar 45,70% dan Shut down point (SDP) sebesar 26,38%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik Hexamethylenetetramine dengan kapasitas 20.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan.
Kata kunci: Amonia, Formaldehida, Hexamethylenetetramine, BreakoEventoPoint dan Shut Down Point
PRARANCANGAN PABRIK ASAM TEREPHTALAT DENGAN PROSES OKSIDASI PARAXYLENE KAPASITAS 300.000 TON/TAHUN
Asam Terephtalat,C8H6O4 juga diketahui sebagai 1,4 asam benzendikarboksil, asam p-phthalic dan asam p-benzendikarboksil terdiri dari cincin benzena dengan gugus karboksil pada karbon 1 dan 4. Lebih dari 90% produksi asam terephtalat di seluruh dunia digunakan untuk membuat PET terutama untuk pembuatan serat polyester. Sehingga kebutuhan asam terephtalat selalu meningkat setiap tahunnya, maka perlu direncanakan perancangan pabrik asam terephtalat di Indonesia agar mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pabrik asam terephtalat direncanakan beroperasi selama 330 hari/tahun dengan kapasitas produk 300.000 ton/tahun dan direncanakan didirikan pada tahun 2024
Pabrik akan didirikan di Beluk Lor, Sroyo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Asam terephtalat diproduksi dengan proses oksidasi paraxylene, asam asetat sebagai pelarut dan katalis Co(CH3COO)2, Mn(CH3COO)2 dan HBr. Proses oksidasi berlangsung pada suhu 200°C dengan tekanan 14,8 atm dalam reaktor alir tangki berpengaduk, reaksi terjadi secara eksotermis. P-Xylene terkonversi 98%. Proses pembuatan asam terephtalat berlangsung melalui 3 tahap yaitu tahap oksidasi, tahap pemisahan dan tahap recovery. Tahap oksidasi merupakan pembuatan asam terephtalat dengan mereaksikan paraxylene dengan oksigen. Tahap pemisahan merupakan pemisahan slurry asam terephtalat dengan asam asetat dan katalis. Tahap recovery merupakan tahap recycle katalis dan asam asetat. Produk yang dihasilkan adalah asam terephtalat dalam bentuk Kristal dengan kemurnian 99,8%.
Asam terephtalat lebih diutamakan untuk dipasarkan dalam negeri dan juga di luar negeri. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line and shift. Sistem kerja dilakukan pembagian berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari shift and non shift dengan tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 150 orang. Adapun hasil hasil analisa ekonomi memberikan hasil Total Capital Investment (TCI) adalah sebesar Rp. 986.062.060.330,- dan diperoleh hasil penjualan yaitu sebesar Rp. 19.269.297.739.748,-. Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI) sebelum pajak 30% dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 22%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 2,2 tahun dan Pay Out Time sesudah pajak 2,9 tahun. Sehingga diperoleh Break Event Point (BEP) sebesar 50% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 36%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik asam terephtalat dengan kapasitas 300.000 ton/tahun ini layak didirikan.
Katapkunci : Asam Terepthalat, paraxylene, asam asetat, oksidasi, kobalt asetat, mangan asetat, continuous stirred tank reacto