Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE DESA PAGATAN BESAR KECAMATAN TAKISUNG KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN: DIVERSITY OF GASTROPODS IN THE MANGROVE ECOTOURISM AREA OF PAGATAN BESAR VILLAGE, TAKISUNG DISTRICT, TANAH LAUT REGENCY, SOUTH KALIMANTAN

    Get PDF
    Kawasan Ekowisata Mangrove di Desa Pagatan Besar merupakan kawasan mangrove yang terletak di Desa Pagatan Besar. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menentukan jenis gastropoda dan substrat dasar serta nilai kelimpahan dan indeks ekologis gastropoda di lokasi Ekowisata Mangrove Desa Pagatan Besar. Kajian dilaksanakan di dalam kawasan Mangrove di Desa Pagatan Besar. Kajian dilakukan pada tanggal 22 Juni dan 29 Juni 2022 dengan dua sampling. Identifikasi dilakukan dengan bantuan buku identitas gastropoda kemudian fakta yang diperoleh dihitung kelimpahan jenis indeks ekologis. Substrat yang diterima di lokasi penelitian kemudian dianalisis di laboratorium tanah dan diukur salinitasnya menggunakan refraktometer. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat variasi jumlah spesies yang ditemukan di setiap stasiun. Hal ini terlihat dari nilai Kelimpahan, iIndeks iKeanekaragaman, iIndeks iKeseragaman idan iIndeks iDominasi iyang imemiliki inilai ispesifik iuntuk isetiap istasiun.itu didorong oleh berbagai faktor seperti salinitas dan substrat dasar

    Identifikasi Bakteri Patogen Pascapanen Jagung Pakan (Zea mays L.)

    Get PDF
    Postharvest plant pest organisms include bacteria. This research aims to determine the colony morphology characteristics and physiology of post-harvest pathogenic bacteria of feed corn (Zea mays L.), and to determine its genus. The method used was purposive sampling and samples were taken from the PT. Arutmin Indonesia Site Satui storage warehouse in Satui District, Tanah Bumbu Regency. Bacteria isolated from samples and positive for being pathogenic on corn seeds were identified by observing the colony's morphological characteristics and physiology. The results showed that the pathogenic bacteria identified were bacteria from the genus Dickeya and there were still bacteria of unknown genus, and no bacteria from the genus Pantoea were found. The first bacteria of the Dickeya genus are white with a grayish circular pattern in the middle, round to irregular shape, uneven edges, flat surface, and not shiny. These characteristics are the same as those of the Dickeya zeae bacteria. The second Dickeya genus of bacteria looks grayish white in the middle and bright white at the edges, round to irregular in shape, the edges look slightly blurry and slightly stringy, the surface is convex to flat, and shiny. These characteristics are the same as those of the Dickeya chrysanthemi bacteria. Based on their physiological characteristics, the bacteria obtained have similarities with the bacteria of the genus Dickeya, namely they are gram negative, can grow in aerobic and anaerobic conditions, can produce the catalase enzyme, are not yellow if grown on YDC media, can cause soft rot, and can produce the enzyme lecithinase.OPT pascapanen diantaranya adalah bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologi koloni dan fisiologi bakteri patogen pascapanen jagung pakan (Zea mays L.), serta dapat menentukan genusnya. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dan sampel diambil dari gudang penyimpanan PT. Arutmin Indonesia Site Satui di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. Bakteri yang diisolasi dari sampel dan positif bersifat patogen pada benih jagung, diidentifikasi dengan mengamati karakteristik morfologi koloni dan fisiologinya. Hasil menunjukkan bakteri patogen yang diidentifikasi adalah bakteri dari genus Dickeya dan masih ada bakteri yang tidak diketahui genusnya, serta tidak didapat bakteri genus Pantoea. Bakteri genus Dickeya yang pertama berwarna putih dengan pola lingkaran berwarna keabu-abuan pada bagian tengahnya, bentuk bulat hingga tidak beraturan, tepi yang tidak rata, permukaan rata, dan tidak mengkilap. Karakteristik tersebut sama dengan karakteristik bakteri Dickeya zeae. Bakteri genus Dickeya yang kedua terlihat berwarna putih keabu-abuan pada bagian tengah dan putih terang pada bagian tepinya, bentuk bulat hingga tidak beraturan, tepi yang terlihat sedikit buram dan berbenang-benang, permukaan cembung hingga rata, dan mengkilap. Karakteristik tersebut sama dengan karakteristik bakteri Dickeya chrysanthemi. Berdasarkan karakteristik fisiologinya, bakteri yang didapat memiliki kesamaan dengan bakteri genus Dickeya yaitu bersifat gram negatif, dapat tumbuh pada kondisi aerob dan anaerob, dapat menghasilkan enzim katalase, tidak berwarna kuning jika ditumbuhkan pada media YDC, dapat menimbulkan busuk lunak (soft rot), dan dapat menghasilkan enzim lesitinase

    Kemampuan Serbuk Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk) Dalam Menekan Serangan Nematoda Puru Akar (Meloidogyne Spp.) Pada Tanaman Seledri

    Get PDF
    Celery (Apium graveolens L.) is a leafy vegetable that plays a very important role and has significant export value. In terms of popularity and economic value, celery ranks second after lettuce among spice plants. In South Kalimantan, celery is widely cultivated, but there are serious obstacles faced by farmers, namely the attack of root knot nematodes (Melodogyne spp.) whose population is quite high. Celery plants infected with Meloidogyne spp. usually shows symptoms such as chlorosis on the leaves, stunted growth, wilted leaves, and a small number of roots. In severe conditions, the plant may die. Therefore, the search for environmentally friendly alternatives for pest control is very important. The aim of this research is to reduce dependence on chemical pesticides which can damage agricultural ecosystems. One alternative that can be considered in controlling pests is the use of vegetable pesticides derived from jackfruit leaves (Artocarpus heterophyllus Lamk). This research aims to test the effectiveness of jackfruit leaf powder in dealing with attacks by root knot nematodes (Meloidogyne spp.) on celery plants which is the main focus of this research. This research was carried out by applying the Completely Randomized Design (CRD) method, which aims to obtain accurate and reliable data regarding the impact of the attack which involves one factor, namely treatment using 500 Meloidogyne spp eggs. as a control and four other treatments with jackfruit leaf powder: 500 Meloidogyne spp. + 25 grams of jackfruit leaf powder (P1), 500 Meloidogyne spp eggs. + 50 grams of jackfruit leaf powder (P2), 500 Meloidogyne spp eggs. + 75 grams of jackfruit leaf powder (P3), as well as 500 Meloidogyne spp eggs. + 100 grams of jackfruit leaf powder (P4). The results of the research showed that treatment with 100 grams of jackfruit leaf powder (P4) was able to reduce the severity of the disease and the average number of root knot nematode populations. The highest disease severity was recorded in control plants (K0), namely 38.80%, while the lowest percentage was found in the treatment (P4) which only reached 12.50%. The highest root knot nematode population was observed in treatment (P1) with 427.25 individuals, while the lowest population was recorded in treatment (P4) with 199,875 individuals.Tanaman seledri (Apium graveolens L.) merupakan salah satu sayuran berdaun yang memiliki peranan sangat penting dan memiliki nilai ekspor yang signifikan. Dalam hal popularitas dan nilai ekonomi, seledri menduduki peringkat kedua setelah selada di antara tanaman rempah. Di Kalimantan Selatan, seledri banyak dibudidayakan, namun terdapat kendala serius yang dihadapi oleh para petani, yaitu serangan nematoda puru akar (Melodogyne spp.) yang populasinya cukup tinggi. Tanaman seledri yang terinfeksi Meloidogyne spp. biasanya menunjukkan gejala seperti klorosis pada daun, pertumbuhan yang terhambat, daun yang layu, serta jumlah akar yang sedikit. Dalam kondisi yang parah, tanaman dapat mati. Oleh karena itu, pencarian alternatif untuk pengendalian hama yang ramah lingkungan sangatlah penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia yang dapat merusak ekosistem pertanian. Salah satu alternatif yang bisa dipertimbangkan dalam pengendalian hama adalah penggunaan pestisida nabati yang berasal dari daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas serbuk daun nangka dalam mengatasi Serangan nematoda puru akar (Meloidogyne spp.) pada tanaman seledri menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang bertujuan untuk mendapatkan data yang akurat dan terpercaya mengenai dampak serangan tersebut yang melibatkan satu faktor yaitu perlakuan menggunakan 500 telur Meloidogyne spp. sebagai kontrol dan empat perlakuan lain dengan serbuk daun nangka: 500 telur Meloidogyne spp. + 25 gram serbuk daun nangka (P1), 500 telur Meloidogyne spp. + 50 gram serbuk daun nangka (P2), 500 telur Meloidogyne spp. + 75 gram serbuk daun nangka (P3), serta 500 telur Meloidogyne spp. + 100 gram serbuk daun nangka (P4). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan serbuk daun nangka sebanyak 100 gram (P4) mampu mengurangi keparahan penyakit serta jumlah rata-rata populasi nematoda puru akar. Keparahan penyakit tertinggi dicatat pada tanaman kontrol (K0), yaitu sebesar 38,80%, sementara persentase terendah ditemukan pada perlakuan (P4) yang hanya mencapai 12,50%. Populasi nematoda puru akar tertinggi teramati pada perlakuan (P1) dengan 427,25 ekor, sedangkan populasi terendah tercatat pada perlakuan (P4) dengan 199,875 ekor

    META ANALISIS: PENGARUH PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi dampak yang signifikan dari penerapan model PMR terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada jenjang kelas dan materi, khususnya siswa yang ada di jenjang Sekolah Dasar. Metode yang dipakai ialah systematic review dengan teknik meta analisis. Artikel didapat melalui penelusuran menggunakan Google Scholar dari tahun 2015 sampai dengan 2024. Didapat sebanyak 16 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Software Comprehensive Meta-Analysis (CMA) V3.0. dipakai sebagai alat bantu dalam melakukan analisis penelitian ini. Ukuran efek dihitung menggunakan persamaan Hedges dan ditentukan berdasarkan pada model estimasi efek acak. Analisis variasi dalam studi dilakukan dengan mempertimbangkan dua variabel moderator, yaitu tingkatan kelas dan materi yang diajarkan. Temuan dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa ukuran efek secara keseluruhan dari penerapan model PMR terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa Sekolah Dasar ialah sebesar 1,094, menempatkannya dalam kategori efek besar. Temuan dari analisis ini menegaskan bahwa penerapan model pembelajaran PMR memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan siswa Sekolah Dasar dalam pemahaman konsep matematika. Berdasarkan tingkatan kelas model pembelajaran PMR paling efektif diterapkan di kelas IV dan berdasarkan materi yang diajarkan model pembelajaran PMR paling efektif diterapkan pada materi Bangun Datar

    Pengaruh Pemberian Berbagai Kombinasi Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Dayak (Eleutherine Palmifolia (L) Merr.) Pada Tanah Gambut

    Get PDF
    Penelitian mengenai kombinasi pupuk anorganik ini bertujuan untuk menghasilkan pertumbuhan dan hasil bawang dayak terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kalimantan Selatan yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Juni 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktor tunggal. Pemberian kombinasi pupuk anoganik dengan 6 taraf perlakuan yaitu pemberian pupuk kandang ayam (p1) ; N + P + K (7 HST), N + K + Za (15 HST) dan K + Za (30 HST) (p2) ; N + P + K (7 HST), N + Za (15 HST) dan Za (30 HST) (p3) ; N + P + K (7 HST), N + Za (15 HST) (p4) ; N + P + K (7 HST), N (15 HST) (p5) ; N + P + K (7 HST) dan Za (15 HST) (p6). Pemberian kombinasi pupuk anorganik pada penelitian ini memebrikan pengaruh terhadap umur berbunga tanaman bawang dayak. Kombinasi pupuk anorganik terbaik terhadap umur berbunga terdapat pada tanaman bawang dayak yang mendapatkan pemberian kombinasi pupuk N + P + K pada 7 HST, N + K + Za pada 15 HST dan K + Za pada 30 HST dan tidak berbeda nyata dengan tanaman yang mendapatkan pemberian pupuk kandang ayam saja dan pemberian N + P + K pada 7 HST dan N pada 15 HST

    Pengaruh Amelioran terhadap Jerapan Isotermal Fosfat di Tanah Mineral Masam: Effect of Ameliorant on Isothermal Phosphate Sorption in Acid Mineral Soil

    Get PDF
    Ultisol is one type of land in Indonesia that has an area distribution of about 25% of Indonesia's total land area and the widest distribution is in Kalimantan (21.938.000 ha). The acidic pH of the soil causes low availability of P in Ultisol and the occurrence of P fixation by Al and Fe which are positively charged, making P difficult to be available to plants. In this study, ameliorant was added in the form of dolomite and chicken manure to see the effect on Ultisol soil by isothermal phosphate absorption analysis and processed using the Langmuir, Freundlich, and Brunauer-Emmett-Teller (BET) equations. The results of the study concluded that the application of P on Ultisol soil in Gunung Kupang Village, Cempaka District, Banjarbaru City, was in accordance with the Freundlich Equation. High or low P absorption indicates the level of P availability in the soil. In other words, fixation on acidic mineral soils can reduce the amount of P available to Plants.Ultisol merupakan salah satu jenis lahan di Indonesia yang mempunyai sebaran luas sekitar 25% dari total luas daratan Indonesia dan sebaran terluas berada di Kalimantan (21.938.000 ha). PH tanah yang asam menyebabkan rendahnya ketersediaan P pada Ultisol dan terjadinya fiksasi P oleh Al dan Fe yang bermuatan positif sehingga menyebabkan P sulit tersedia bagi tanaman. Pada penelitian ini dilakukan penambahan amelioran berupa dolomit dan kotoran ayam untuk melihat pengaruhnya terhadap tanah Ultisol dengan analisis serapan fosfat isotermal dan diolah menggunakan persamaan Langmuir, Freundlich, dan Brunauer-Emmett-Teller (BET). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan P pada tanah Ultisol di Desa Gunung Kupang Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru telah sesuai dengan Persamaan Freundlich. Tinggi rendahnya serapan P menunjukkan tingkat ketersediaan P dalam tanah. Dengan kata lain, fiksasi pada tanah mineral masam dapat menurunkan jumlah P tersedia bagi Tanaman

    PRARANCANGAN PABRIK SORBITOL KAPASITAS 25.000 TON/TAHUN MENGGUNAKAN PROSES HIDROGENASI INULIN

    Get PDF
    Seiring dengan meningkatnya kebutuhan bahan kimia untuk perkembangan teknologi yang pesat, maka pengembangan industri kimia perlu diprioritaskan. Salah satu bahan kimia yang paling banyak digunakan di industri kimia adalah sorbitol. Sorbitol yang digunakan di Indonesia masih dipenuhi dengan cara impor, banyak sorbitol yang diimpor pada tahun 2021 mencapai nilai 2.394,76 ton. Terdapat 2 proses produksi sorbitol dari fruktosa yaitu proses fermentasi dan proses hidrogenasi, proses yang terpilih adalah proses hidrogenasi fruktosa (C6H12O6) dengan bahan baku inulin (C6nH10n+2O5n+1). Pabrik ini dirancang dengan kapasitas produksi sebesar 25.000 ton/tahun. Pabrik beroperasi selama 330 hari/tahun, dan membutuhkan bahan baku inulin 5.919,63 ton/tahun serta hidrogen 64.379,85 ton/tahun. Produksi sorbitol terbagi menjadi 5 tahapan yaitu penyimpanan bahan baku, pencampuran bahan baku, hidrogenasi, permunian produk, serta kristalisasi dan storage. Pabrik akan didirikan dan beroperasi pada tahun 2025 di Kota Cilegon, Provinsi Banten. Bedasarkan evaluasi analisis ekonomi, dapat disimpulkan bahwa pabrik sorbitol dari bahan baku inulin berkapasitas produksi 25.000 ton/tahun layak didirikan dengan rincian Pay Out Time (POT) 3,54 tahun, Rate of Return (ROR) 33%, serta Break Even Point (BEP) sebesar 45%. Kata Kunci: Sorbitol, Inulin, Proses Hidrogenas

    KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH FPB DAN KPK

    Get PDF
    Kemampuan pemecahan masalah adalah bagian dari kompetensi inti dalam Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013, terutama dalam mata pelajaran seperti matematika dan IPA. Penelitian diperlukan untuk mengetahui sejauh mana siswa telah menguasai kompetensi ini. Hasil observasi di SMP Negeri 1 Wanaraya menunjukkan bahwa tidak semua siswa mampu memahami dan menyelesaikan masalah sesuai dengan langkah-langkah yang diajarkan, seperti menyusun rencana penyelesaian untuk mendapatkan jawaban yang benar. Penelitian ini secara khusus mengevaluasi kemampuan pemecahan masalah siswa SMP terkait dengan FPB dan KPK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII A SMPN 1 Wanaraya sebanyak 24 orang dan pengumpulan data dilakukan melalui soal-soal tes. Analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata dan persentase berdasarkan indikator pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMPN 1 Wanaraya termasuk dalam kategori sedang, dengan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII A sebesar 62,62 yang termasuk dalam kategori sedang

    Potential of Trace Elements in Volcanic Highlands: Geogenic Sources and Their Implications for Productivity

    Get PDF
    This study investigates the mineralogical composition and trace element potential of volcanic highland soils in Kejajar District, Wonosobo, Central Java, an area that has experienced long-term horticultural intensification. Volcanic Andisols in this region are known for high fertility but also carry risks of trace element accumulation due to complex mineralogy and intensive land use. Bulk powder X-ray diffraction identified feldspar, epidote, apatite, pyrite, and clay minerals, which may release essential (Zn, Cu, Fe, Mn) and toxic (Cd, Pb, As) elements through natural weathering and agricultural activities. Results show that horticultural soils on 9–15% slopes exhibited the highest HCl 25%-extractable P (224.70 mg/100 g). At the same time, shrubland soils also displayed high values (179.74 mg/100 g), indicating contributions from both fertilizer and geogenic sources. Although horticultural soils had higher chemical fertility, the shrubland maintained better physical (bulk density, 0.78 g/cm³) and biological quality (soil respiration, 36.48 mg C/kg/day). Productivity trends further highlight risks: cabbage yields declined by 41% (2020–2023), and potato production dropped by 11% (2017–2021). These findings demonstrate the dual role of geogenic and anthropogenic inputs in shaping soil quality and productivity. Sustainable management requires integrated strategies, including trace element monitoring, pH regulation, organic matter enhancement, and the use of low-contaminant fertilizers, to ensure long-term agroecosystem resilience in volcanic highlands

    PRARANCANGAN PABRIK γ-VALEROLACTONE (GVL) DARI LIMBAH PELEPAH PISANG KAPASITAS 45.000 TON PER TAHUN

    Get PDF
    Pabrik γ-Valerolactone (GVL) yang telah dirancang sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar terbarukan di Indonesia menggunakan limbah pelepah pisang sebagai bahan baku utama. GVL, senyawa turunan biomassa yang memiliki sifat stabil, toksisitas rendah, dan titik didih tinggi, memiliki potensi sebagai alternatif pengganti minyak bumi. Proses produksi meliputi pre-treatment, produksi asam levulinat, dan hidrogenasi dengan menggunakan katalis Ru\/C. Pabrik ini berkapasitas 45.000 ton/tahun. Pabrik ini direncanakan berlokasi di Lampung Timur, dekat dengan sumber bahan baku dan akses utilitas yang strategis. Selain memenuhi 1,3% kebutuhan GVL nasional pada tahun 2029, proyek ini juga memberikan kontribusi bagi perekonomian lokal melalui penciptaan lapangan kerja. Analisis ekonomi menunjukkan kelayakan proyek dengan keuntungan sebesar $9.014.996,35, ROR 54,61%, POT 1,75 tahun, dan BEP 45,20%, sehingga merupakan langkah strategis dalam mendukung transisi energi terbarukan di Indonesia

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇