Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    ZERO WASTE COLLABORATIVE SHOP DI BANJARBARU

    Get PDF
    Waste is a problem that has become a never-ending topic to get talked about all over the world. Indonesia alone has produced 67 tons of waste only in 2019 by the percentage of organic waste dominating more than half of the total waste. The issuance of a presidential regulation on waste management coupled with a law that regulates sustainable economic policies became the reason why the Zero Waste Collaborative Shop in Banjarbaru gets to design. So the problem that needs to be solved is how to design a Zero Waste Collaborative Shop that can accommodate the interactions between the environment, society, and economy so the three of them could integrate with the surrounding community? Zero Waste is a philosophy that is used as a lifestyle to encourage the cycle of resources so a product can be used sufficiently, and not excessively while the rest of the waste can be reprocessed. The design of the Zero Waste Collaborative Shop will have three problems, which are environmental, social, and economic issues. Therefore, the locality was chosen as the method to assist the Stacking the System concept which is expected to be the solution to these problems.  The results of this paper are formulating the concept of planning the commercial space by stacking the permaculture systems, circular economy, and community collaboration, with the outcomes in the form of 1) The implementation of the reuse principle in former office buildings that are not maintained so that it will have new functions 2) Analyzing the climate data surrounding the site so that it is following the needs of the site location 3) Utilizing the permaculture ethical principles, that respect natural resources such as land, water, sun and wind 4) Mapping the utility flow schemes as a model for commercial space 5) Providing space for surrounding communities in the application of Zero Waste to everyday life Di seluruh belahan dunia, sampah merupakan akar permasalahan yang tidak ada habisnya untuk dibicarakan. Indonesia menghasilkan 67 ton sampah hanya pada tahun 2019 dengan persentase sampah organik yang mendominasi lebih dari separuh jumlah sampah. Dikeluarkannya peraturan presiden tentang pengelolaan sampah ditambah dengan undang undang yang mengatur kebijakan ekonomi yang berkelanjutan, menjadi latar belakang dirancangnya Zero Waste Collaborative Shop di Banjarbaru. Permasalahan yang diajukan adalah bagaimana rancangan Zero Waste Collaborative Shop yang dapat mewadahi interaksi antara lingkungan, sosial dan ekonomi sehingga muncul integrasi dengan masyarakat di sekitarnya? Zero Waste adalah sebuah filosofi yang dijadikan sebagai gaya hidup untuk mendorong siklus hidup sumber daya sehingga sebuah produk bisa digunakan secukupnya, tidak berlebihan dan sisanya dapat diolah kembali. Zero Waste Collaborative Shop yang dirancang memiliki tiga elemen yang menjadi permasalahan utama, yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi. Metode lokalitas dipilih untuk membantu penerapan konsep Stacking the System yang diharapkan dapat menjadi solusi untuk ketiga permasalahan tersebut. Hasil penulisan ini merumuskan konsep penataan ruang komersial dengan menumpuk sistem permakultur, ekonomi sirkular dan kolaborasi komunitas, dengan hasil penerapan berupa 1) Penggunaan prinsip reuse pada bangunan bekas kantor yang sudah tidak terawat sehingga menjadi fungsi baru yang dapat bermanfaat, 2) Menganalisis data iklim sekitar tapak sehingga sesuai dengan kebutuhan pada lokasi tapak, 3) Penerapan prinsip etika permakultur yaitu rancangan yang menghormati sumber daya alam seperti tanah, air, matahari dan angin, 4) Pemetaan skema alur utilitas sebagai model untuk ruang komersial, 5) Penyediaan ruang bagi masyarakat sekitar dalam penerapan zero waste pada keseharian

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALLY DAN REPETITION (AIR) PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan produk berupa multimedia pembelajaran interaktif menggunakan articulate storyline dengan model pembelajaran Auditory, Intellectually dan Repetition (AIR) yang valid, praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan Research and development (R & D) dengan model pengembangan 4D yang dimodifikasi menjadi 3D. Subjek uji coba pada penelitian ini ialah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi, angket respon dan tes hasil belajar kognitif. Analisis data dilakukan melalui persentase uji validitas, rata-rata skor angket respon, dan uji N-gain pada hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan memenuhi kriteria: (1) Valid dengan persentase 95,0% yang berkategori sangat valid; (2) Praktis dengan skor rata-rata 3.23 yang berkategori baik pada uji perorangan, 3.47 yang berkategori sangat baik pada uji kelompok kecil; 3.45 yang berkategori sangat baik dari respon peserta didik, dan 3.60 yang berkategori sangat baik dari aktivitas mengajar guru (3) efektif dengan nilai N-gain sebesar 0,76 yang berkategori tinggi. Sehinggs dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif menggunakan articulate storyline dengan model pembelajaran AIR valid, praktis dan efektif, serta dapat digunakan pada proses pmebelajara

    EVALUASI DIMENSI SALURAN DRAINASE TERHADAP PERISTIWA GENANGAN DI RUAS JALAN AHMAD YANI KM. 24 BANJARBARU: EVALUATION OF DRAINAGE CHANNEL DIMENSION ON THE EVENT OF FLOOD AT AHMAD YANI ROAD KM. 24 BANJARBARU

    Get PDF
    Genangan dapat terjadi karena daya tampung saluran tidak mampu menampung air hujan. Jalan Ahmad Yani Km. 24 merupakan jalan nasional yang sering kali terjadi genangan dengan lama waktu genangan ± 4 jam dan ketinggian genangan ± 30-40 cm. Evaluasi saluran drainase diperlukan untuk mengetahui penyebab terjadinya genangan pada lokasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi kondisi topografi, tataguna lahan, jaringan drainase, dan curah hujan serta mengevaluasi kapasitas saluran drainase dan merekomendasikan dimensi saluran drainase berdasarkan debit rencana. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis hidrologi dan hidrolika saluran drainase menggunakan data curah hujan stasiun Banjarbaru (2010-2019). Hasil penelitian menunjukkan beberapa segmen pada saluran tidak lagi dapat menerima debit rencana maksimum sebesar 0,213 m3/det, sehingga perlu dilakukan perbaikan dimensi pada saluran drainase. Kondisi eksisting dan juga beberapa faktor eksternal turut mempengaruhi daya tampung saluran drainase. Rekomendasi perbaikan untuk segmen SKI 2, SKI 3, dan SKA 4 dengan kondisi eksisting dimensi yang sama yaitu b = 0,8 m H = 0,8 m dan terjadi sedimentasi. Dimensi disarankan menjadi b = 0,8 m H = 1 m

    The Use of Numbered Heads Together Technique in Teaching Reading Recount Texts at the Eighth Grade Students

    Get PDF
    This research aims to determine whether there is a significant difference in the eighth-grade students' achievement in reading recount text taught using Numbered Heads Together (NHT) and those who are taught by using Group Investigation (GI). The research used a quasi-experimental design. The test was used as an instrument in collecting data. The samples were students of VIII D as the experimental and VIII F as the control of SMPN 13 Banjarmasin academic year 2018/2019. The result showed a significant difference in students' reading achievement taught by using NHT and those who are taught by using GI. Based on the calculation, the average score of pre-test was 66,82 for experimental and 63,24 control class. After the treatment given, the average of post-test score for experimental was 88,55 and control was 69,51. The calculation of t-test showed t-value was greater than t-table (9,09>2,00) at the significance level of 5%. Furthermore, the use of NHT made a better result for students' achievement in reading. Based on the research result, the researcher recommends that the English teacher use NHT as an alternative teaching technique since it is suitable to begin practising cooperative learning

    STUDENTS' GRAMMATICAL PROBLEMS IN WRITING ESSAY IN ADVANCED WRITING CLASS in ENGLISH

    No full text
    In writing, especially in Advanced Writing Class, grammar is the most pivotal aspect to deal with. Therefore, the analyst attempted to discover grammatical problems the undergraduates faced in writing essays in Advanced Writing Class batch 2017 in English Language Education Study Program of Lambung Mangkurat University. The analyst implemented a qualitative descriptive design in the study. The data was gained from the students' writing assignments in Advanced Writing Class in English Language Education Study Program batch 2017 and then analyzed qualitatively by the analyst. As a result, the analyst discovered that 15 undergraduates made mistakes in prepositions, modals, possessive noun, verb tense, subject-verb agreement, article, passive voice, missing be and verb, word order, demonstrative pronoun, and comparative degree. This study hopefully can assist the teacher in which part to emphasize in teaching grammar and writing. Also, the learners will manage to upgrade themselves by minimizing their mistakes in writing an essay

    PHONOLOGICAL INTERFERENCE OF BANJAR HULU BANJARESE IN PRONOUNCING ENGLISH VOWELS AND CONSONANTS

    No full text
    This research aims to describe the phonological interference of Banjar Hulu Banjarese made by English Language Education Study Program FKIP ULM Batch 2019. It is a descriptive study that investigates interference phenomenon on phonology level. The subject of this research is the students of the English Language Education Study Program of FKIP Lambung Mangkurat University, who speak Banjar Hulu Banjarese as their mother tongue. The instruments used in this research are questionnaires and oral tests. In order to analyze the interference phenomenon, this research used a generative phonology approach. The study found out that Banjar Hulu Banjarese does interfere with English pronunciation. The interference occurs in English vowels those are: /i:/, /æ/, /ɒ/, /ɔː/, /uː/, /əː/, /ɑː/, /e/, /ə/, in diphthongs, those are; /oʊ/, /eɪ/, /aʊ/, /əʊ/, and in consonants, there are; /tʰ/, /pʰ/, /kʰ/, /f/, /v/, /b/, /d/, /g/, /θ/, /ð/, /z/, /ʃ/, /ʒ/. Based on the result of this research, the researcher suggests the students of English Language Education Study Program whose background is Banjar Hulu Banjarese need to practice how to pronounce the vowel and consonants in English correctly, especially for the phoneme that got interference. They also need to raise their awareness in English sounds so that they will not overgeneralize the sound of particular vowels or consonants in particular words. The researcher also suggests that lecturers who teach English consonants and vowel pronunciation do more drilling in teaching and learning progress

    KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION DI KELAS VIII SMP

    Get PDF
    Berdasarkan pengalaman peneliti selama Praktik Pengajaran di Sekolah yang dilasanakan di SMP Negeri 1 Banjarmasin, siswa sudah terbiasa mengerjakan soal-soal rutin, namun ketika soal tersebut dikonstruksi kedalam soal tidak rutin, siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan. Diperlukan upaya-upaya perbaikan untuk menangani masalah tersebut. Diantaranya dengan menciptakan suasana belajar yang kondusif agar siswa mengalami pembelajaran yang bermakna, diantaranya yaitu dengan mencoba berbagai model pembelajaran yang dianggap sesuai dengan keadaan dalam proses pembelajaraan. Salah satu model pembelajaran yang mendukung siswa dalam pemecahan masalah adalah model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran AIR di kelas VIII SMP Negeri 1 Banjarmasin. Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan dengan metode deskriptif sebanyak enam kali pertemuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Banjarmasin yang terdiri dari sembilan kelas, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VIII G. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata kemampuan pemecahan masalh matematis siswa secara keseluruhan di kclas VIII SMP Negeri 1 Banjarmasin adalah sebesar 75,42 berada dalam kategori baik

    IMPLEMENTASI MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOLABORATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP

    Get PDF
    Keterampilan Pembelajaran pada abad 21 disebut dengan istilah 4K yaitu kreatif, kritis, komunikatif, dan kolaboratif. Keterampilan sangat penting untuk dikembangkan, terutama keterampilan kolaboratif dan ilmu pendidikan sangat berperan penting untuk menumbuhkan dan mengembangkan keterampilan tersebut. Salah satunya bisa menggunakan model Student Team Achivement Division (STAD) untuk mengembangkan keterampilan kolaboratif tersebut. Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengembangkan keterampilan kolaboratif siswa dalam pembelajaran matematika dengan penerapan model STAD, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika dengan penerapan model STAD, dan (3) menguji hubungan antara keterampilan kolaboratif siswa dengan hasil belajar siswa. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode quasi eksperiment. Bentuk desain pada penelitian ini adalah Equivalent time series. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 24 Banjarmasin yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dan tes. Data keterampilan kolaboratif yang diperoleh diuji memakai uji normalitas. Untuk hubungan keterampilan kolaboratif siswa dengan hasil belajar siswa memakai uji korelasi dan uji regresi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) penerapan model STAD bisa mengembangkan keterampilan kolaboratif siswa pada pembelajaran  matematika, (2) penerapan model STAD bisa memperbaiki hasil belajar siswa pada pembelajaran  matematika, (3) ditemukan hubungan yang kuat antara keterampilan kolaboratif siswa dengan hasil belajar matematika siswa

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS GEOGEBRA PADA MATERI INTEGRAL

    Get PDF
    Salah satu penggunaan teknologi pada pembelajaran matematika yaitu media berbasis Geogebra pada materi integral mengenai luas daerah dan volume benda putar. Berdasarkan hasil wawancara, siswa mengalami kesulitan dalam menerapkan integral pada materi luas daerah dan volume benda putar serta menggambar kurva. Hasil analisis USBN  juga menyatakan jika materi tersebut memiliki tingkat kesukaran sedang bahkan tinggi sehingga dengan pengembangan media berbasis Geogebra diharapkan dapat mengurangi masalah yang ada. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk (1) mengetahui proses pengembangan media pembelajaran berbasis Geogebra pada materi integral yang valid dan (2) menghasilkan media pembelajaran berbasis Geogebra dengan pada materi integral yang valid. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Tahapan yang dilakukan untuk mengembangkan media pembelajaran ini terbatas pada tahap analysis, design, dan  development. Hasil uji kelayakan yang dilakukan oleh validator menyatakan hasil uji kelayakan materi pada media yang dikembangkan rata-rata 3,36 dengan kategori valid dan hasil uji kelayakan media yang dikembangkan dengan rata-rata 3,41 dengan kategori valid. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran matematika berbasis Geogebra pada materi integral merupakan media pembelajaran yang valid

    HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TERHADAP KEBUGARAN JASMANI RESIMEN MAHASISWA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT DI ERA PANDEMI COVID 19

    Get PDF
    Perilaku_hidp_bersih_dan seht_adalh prilaku seseorang dalam menjaga kesehatan, yang dilakukan secara sadar agar anggota keluarga juga dapat menjaga dirinya dan berperan aktif dalam kegiatan di masyarakat dalam keadaan sehat. Kesegaran jasmani adalah kemampuan untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti sehingga masih memiliki energi untuk melakukan aktivitas lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kebugaran jasmani resimen perut mahasiswa universitas mangkurat di era pandemi covid 19.Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dan menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah anggota resimen mahasiswa di universitas mangkurat. Pengambilan sampel menggunakan Quota sampling dengan jumlah sampel 35 anggota aktif dari 52 anggota. Pengujian data yang digunakan adalah uji korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa uji korelasi product moment Pearson menunjukkan hasil perhitungan nilai r hit (O,652) > r tab (O,334). Artinya ada hubungan yang signifikan antara perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kebugaran jasmani. Dari koefisien korelasi diperoleh nilai antara 0,40-0,70 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara perilaku hidup bersih dan sehat dengan kebugaran jasmani anggota aktif resimen mahasiswa Universitas Gastritis absen di era covid 19 pandemi. Hipotesis penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kebugaran jasmani resimen mahasiswa lambung mangkurat resimen mahasiswa lambung mangkurat di era pandemi covid 19

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇