Jurnal Universitas Almuslim
Not a member yet
    1886 research outputs found

    UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI ASMAUL HUSNA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DI KELAS IV UPTD UPTD SD NEGERI 9 PEUSANGAN SELATAN

    Get PDF
    Penelitian ini di latar belakangi karena ketidakpahaman siswa terhadap penjelasan guru pada materi Asmaul Husna, siswa kurang dilatih dalam memahami contoh-contoh berhubungan dengan materi pelajaran sehingga peneliti menggunakan model pembelajaran Group Investigation. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: peningkatkan pemahaman siswa, aktivitas guru dan siswa serta respon siswa kelas IV UPTD UPTD SD Negeri 9 Peusangan Selatan pada materi Asmaul Husna dengan model Pembelajaran Group Investigation. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IV UPTD UPTD SD Negeri 9 Peusangan Selatan berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data adalah tes, lembar observasi dan angket. Teknik analisis data adalah tes hasil belajar, tes aktivitas guru dan siswa dan tes respon siswa. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa: (1) Peningkatan pemahaman siswa terjadi peningkatan, pada siklus I persentase ketuntasan sebesar 61,91% dan sedangkan pada siklus II persentase ketuntasan sebesar 85,71%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan model Group Investigation pada pokok bahasan memahami asmaul husna dapat meningkatkan pemahaman siswa. (2) Peningkatan aktivitas belajar mengajar antara guru dan siswa telah berlangsung dengan baik. Ini terlihat dari hasil observasi siklus I dan II mengalami peningkatan dari pihak guru pada siklus I persentase sebesar 71,98% pada siklus II naik menjadi 92,26%. Sedangkan dari pihak siswa pada siklus I 71,50% juga mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 91,43%. (3) Hasil respon siswa dilaksanakan guru menggunakan Group Investigation diperoleh bahwa pada kriteria jawaban “ya” diperoleh sebesar 79,76% dan pada kriteria jawaban “tidak” diperoleh sebesar 20,24%

    KEMAMPUAN SISWA KELAS X1 SMA NEGERI 2 BIREUEN DALAM MENEMUKAN KALIMAT PERSUASIF PADA TEKS NEGOSIASI

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini dilakukan karena didasari pada permasalahan yang terjadi pada Kelas X1 SMA Negeri 2 Bireuen yaitu rendahnya kemampuan menemukan kalimat persuasif dalam teks negosiasi siswa Kelas X1 SMA Negeri 2 Bireuen. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menemukan kalimat persuasif dalam teks negosiasi siswa Kelas X1 SMA Negeri 2 Bireuen. Penelitian ini merupakan penelitian kependidikan. Subyek penelitian adalah siswa Kelas X1 SMA Negeri 2 Bireuen berjumlah 31 orang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kuantitatif sebagai suatu pendekatan dalam penelitian karena bergantung pada hasil pengamatan di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu data dianalisis untuk menjawab persentase dari permasalahan. Teknik pengumpulan data kuantitatif penelitian ini adalah menggunakan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mengikuti tes sebanyak 31 orang nilai yang dicapai terendah 60 dan nilai tertinggi 90. Nilai kemampuan siswa dengan melihat persentase pada pengelompokkan siswa yang tuntas dan tidak tuntas menyatakan bahwa yang tuntas sebanyak 29 orang dengan nilai rata-rata 93,54% dengan jumlah 31 siswa sampel, sedangkan yang tidak tuntas sebanyak 2 orang dengan nilai rata-rata 6,45% dengan jumlah siswa sampel 31 orang. Menentukan kalimat persuasif dalam teks negosiasi siswa Kelas X1 SMA Negeri 2 Bireuen dikategorikan baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan menentukan kalimat persuasif dalam teks negosiasi siswa Kelas X1 SMA Negeri 2 Bireuen tergolong baik serta mendapatkan respon yang baik dari siswa. Kata Kunci: Kalimat Persuasif, Kemampuan dan Teks Negosias

    KEEFEKTIFAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL TERHADAP HASIL BELAJAR TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS VII SMPN 2 JEUNIB

    Get PDF
    Permasalahan mendasar di SMPN 2 Jeunib adalah rendahnya prestasi belajar siswa dalam memahami teks proses dan kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui efektivitas media pembelajaran digital dalam mengembangkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengaplikasikan teks prosedur. 2. Mengidentifikasi perubahan hasil belajar siswa dalam proses penyusunan setelah menggunakan media pembelajaran digital. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan desain pra-eksperimen. Responden penelitian ini adalah 19 siswa kelas VII/I SMPN 2 Jeunib. Pengumpulan data pretest dan posttest, dan analisis data menggunakan Uji Normalitas dan Paired-Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pembelajaran komik digital meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks prosedur. Setelah intervensi, hanya 68.15% siswa mencapai ketuntasan pada pretest; namun, setelah intervensi, persentase ketuntasan meningkat menjadi 85.52% pada posttest. Nilai p untuk pretest adalah 0,453, dan nilai p untuk posttest adalah 0,062. Uji paired-sample t menghasilkan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0.000, menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat secara signifikan setelah menggunakan komik digital. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa komik digital membantu siswa belajar lebih banyak tentang materi teks prosedur. Kata kunci: Komik Digital, Teks Prosedu

    Penerapan Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Etnomatematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan  aktivitas serta respon belajar siswa ketika diterapkannya model CTL berbasis etnomatematika. Jenis dan desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian yang digunakan berbentuk Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 23 Singkawang pada semester genap tahun 2022/2023. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 23 Singkawang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VA dan VB yang dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji N-gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-dua sampel, persentase aktivitas, dan persentase respon siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep setelah diterapkannya model CTL berbasis etnomatematika dan yang menggunakan model pembelajaran langsung pada materi bangun ruang. Perbedaan peningkatan tersebut ditandai dengan nilai yaitu 0,1429 < 2,005. Aktivitas siswa tergolong sangat tinggi setelah diterapkannya model CTL berbasis etnomatematika, diperoleh persentase 80,36% dengan kategori sangat tinggi dan persentase respon siswa mencapai 89% dengan kategori sangat baik terhadap model CTL berbasis etnomatematika, Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis menggunakan model CTL berbasis etnomatematika di SD Negeri 23 Singkawang

    Evaluasi Perbandingan Harga Satuan Anggaran Biaya Pelaksanaan Dengan Harga Subkontraktor Pada Proyek Konstruksi Jalan

    No full text
    Sebelum dilaksanakan sebuah proyek konstruksi diawali dengan proses pelelangan atau tender untuk diketahui perusahaan mana yang memenangkan hasil pelelangan atau tender. Selanjutnya perusahaan pemenang membuat perhitungan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) untuk melaksanakan proyek tersebut di lapangan, anggaran biaya pelaksanaan dibuat untuk memperoleh keuntungan dengan catatan biaya pajak, keuntungan dan overhead dikeluarkan dari biaya kontrak. Anggaran biaya pelaksanaan dibuat harus berdasarkan dan memenuhi standar mutu agar kualitas proyek terjamin, anggaran biaya pelaksanaan biasanya dibuat oleh main kontraktor ataupun sub-kontraktor. Tujuan penelitian ini untuk menghitung anggaran biaya pelaksanaan menggunakan metode AHSP 2016 dan membandingkannya dengan biaya Sub- Kontraktor. Data yang diperoleh dari penelitian ini data biaya upah, material atau bahan dan peralatan yang penulis survey sendiri dilapangan dan data dari sub-kontraktor, data tersebut kemudian diolah dan di analisis dengan metode AHSP. hasil dari penelitian ini dengan harga total anggaran pelaksanaan pada seluruh pekerjaan yang penulis tinjau memiliki jumlah sebesar Rp.5.534.777.301,17. Sedangkan harga dari sub kontraktor berjumlah Rp.5.489.810.085,77. Dengan selisih total sebesar Rp.44.967.215,40 (rupiah) dan 0,8 dalam persen (%).Sebelum dilaksanakan sebuah proyek konstruksi diawali dengan proses pelelangan atau tender untuk diketahui perusahaan mana yang memenangkan hasil pelelangan atau tender. Selanjutnya perusahaan pemenang membuat perhitungan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) untuk melaksanakan proyek tersebut di lapangan, anggaran biaya pelaksanaan dibuat untuk memperoleh keuntungan dengan catatan biaya pajak, keuntungan dan overhead dikeluarkan dari biaya kontrak. Anggaran biaya pelaksanaan dibuat harus berdasarkan dan memenuhi standar mutu agar kualitas proyek terjamin, anggaran biaya pelaksanaan biasanya dibuat oleh main kontraktor ataupun sub-kontraktor. Tujuan penelitian ini untuk menghitung anggaran biaya pelaksanaan menggunakan metode AHSP 2016 dan membandingkannya dengan biaya Sub- Kontraktor. Data yang diperoleh dari penelitian ini data biaya upah, material atau bahan dan peralatan yang penulis survey sendiri dilapangan dan data dari sub-kontraktor, data tersebut kemudian diolah dan di analisis dengan metode AHSP. hasil dari penelitian ini dengan harga total anggaran pelaksanaan pada seluruh pekerjaan yang penulis tinjau memiliki jumlah sebesar Rp.5.534.777.301,17. Sedangkan harga dari sub kontraktor berjumlah Rp.5.489.810.085,77. Dengan selisih total sebesar Rp.44.967.215,40 (rupiah) dan 0,8 dalam persen (%)

    Effectiveness of aquatic plants as phytoremediation in palm oil processing factory wastewater

    Get PDF
    The research aims to see the effect of using kale (Ipomoea Aquatica), water hyacinth (Eichhornia crassipes) and apu-apu (Pistia statiotes) in the phytoremediation process on water quality in palm oil mill waste. The design used in this research is an experimental design using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD). The treatments in the study used 4 treatments and three replications, namely P1: 20 liters of palm oil waste + 600 grams of water spinach, P2: 20 liters of palm oil waste + 600 grams of water hyacinth, P3: 20 liters of palm oil waste + 600 grams of apu-apu, P4: 20 liters of palm oil waste. The observation parameters in this study include pH, DO, Temperature, Nitrate and Phosphate. The results showed that the best aquatic plants in phytoremediation of palm oil wastewater were in treatment B (water hyacinth) and the lowest in treatment D (control). From the results obtained, it can be concluded that water hyacinth is suitable for use as a plant in phytoremediation and is able to improve the quality of palm oil wastewater

    Penyebaran, Keragaman genetik dan Kualitas Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) di Provinsi Aceh, Indonesia

    No full text
    Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan buah tropis eksotis yang memiliki banyak manfaat seperti untuk penyegaran dan stimulan. Tanaman ini diyakini asli Sumatera. Meskipun itu penting bagi perekonomian lokal, namun, keberadaan manggis di Provinsi Aceh jarang dilaporkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengakses manggis di Aceh ketentuan distribusi, produksi, variabilitas genetik, dan kesesuaian lahan terhadap produksi manggis. Penelitian dilakukan di tiga pusat produksi utama, yaitu, Aceh Utara, Aceh Timur dan Kabupaten Pidie Jaya dari Agustus-November 2016. karakter Manggis, metode budidaya dan kualitas dievaluasi dari lapangan kunjungan dan wawancara dengan petani dan merchands. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manggis didistribusikan secara luas di Aceh. Sebagian besar pohon yang populasi liar dengan usia berkisar antara 40 hingga 70 tahun, dibudidayakan di hutan disebut sebagai \u27hutan manggis\u27 serta di kebun pekarangan. manggis diperliahatkan sangat  variasi morfologi pohon, daun, dan buah-buahan. Waktu berbunga bervariasi antara daerah. Keadaan  hidrologi di Aceh dan agroekologi kesesuaian untuk menghasilkan manggis sangat baik

    Produksi Kale Dan Pakcoy Secara Hidroponik Dengan Aplikasi Insektisida Berbeda

    Get PDF
    Hidroponik merupakan sistem budidaya yang dilakukan dengan memanfaatkan air sebagai media tanam dan larutan nutrisi sebagai nutrisi bagi pertumbuhan tanaman. Tingginya peminat akan sayuran kale dan pakcoy setiap tahunnya menjadikan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) sebagai sistem budidaya yang dapat digunakan dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas kale dan pakcoy. Tujuan penelitian untuk membandingkan hasil produksi kale dan pakcoy pada sistem hidroponik NFT dengan aplikasi insektisida berbeda. Penelitian dilaksanakan di Agribusiness and Technology Park (ATP) IPB, Bogor Jawa Barat pada bulan Juni hingga Agustus 2023. Sistem NFT yang digunakan berbentuk bed sistem dan berada di dalam green house. Hasil produksi pakcoy dan kale secara hidroponik NFT sebesar 25,5 kg dan 17,9 kg. Pada parameter panjang akar menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada tanaman kale, sedangkan tinggi tanaman dan jumlah daun lebih tinggi pada tanaman pakcoy. Pencegahan hama dan penyakit tanaman pada sistem hidroponik NFT efektif menggunakan pengendalian secara kimia. &nbsp

    METODE EMPIRIS UNTUK MENGANALISIS ALIRAN LIMPASAN PERMUKAAN DALAM PERANCANGAN SUMBERDAYA AIR

    Get PDF
    Aliran limpasan merupakan bagian dalam siklus hidrologi khususnya pada siklus limpasan. siklus limpasan adalah siklus hidrologi yang terjadi pada fase lahan. Aliran limpasan merupakan bagian dari curah hujan yang mengalir di atas permukaan tanah menuju ke sungai, danau dan lautan. Pada perancangan sumberdaya air, aliran limpasan diprediksi untuk mendapatkan nilai besarnya debit puncak dan waktu tercapainya debit puncak, volume dan penyebaran air larian. Untuk memperkirakan aliran limpasan yang berdasarkan curah hujan lebat atau maksimum, dapat diklasifikasikan dalam tiga cara yaitu (1) empiris, (2) statistik atau kemungkinan, dan (3) unit hidrograf. Ada dua metode empiris yang mudah digunakan yaitu metode rasional dan metode dan Soil Conservation Service (SCS).  Metoda rasional merupakan metode yang digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan puncak (peak runoff) dalam ukuran debit (volume/waktu), sedangkan SCS digunakan untuk menghitung besarnya aliran limpasan permukaan (surface runoff) dalam satu daerah aliran sungai. Hasil perhitungan metoda rasional digunakan untuk memperkirakan besarnya suatu konstruksi dalam menahan laju puncak aliran limpasan. Sedangkan hasil pehitungan SCS untuk memprediksi luasnya suatu kontruksi dalam menampung volume aliran limpasan permukaa

    Pengaruh Implementasi Platform Merdeka Mengajar dan Disiplin Kerja Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa MTS Dayah Misbahul Ulum Paloh Kota Lhokseumawe

    No full text
    This research aims to analyze the effect of implementing the teaching independence platform and teacher work discipline on student learning outcomes. The research object took a sample of 35 MTS Misbahul Ulum Paloh teachers, Lhokseumawe city as a driving school that had implemented an independent curriculum. Using quantitative research with an infrential statistical approach, namely multiple regression analysis. The research results show several findings, namely: a). There is a convincing influence from the implementation of the independent teaching platform and teacher work discipline, both partially and simultaneously, on student learning outcomes. The influence of teacher work discipline is greater and simultaneously the contribution of these two factors is quite high, namely 64.8% of changes in student learning outcome

    1,626

    full texts

    1,886

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Almuslim
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇