E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
781 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERBASIS POTENSI LOKAL UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan bahan ajar berupa modul berbasis potensi lokal, mendeskripsikan desain bahan ajar, dan menguji kevalidan.Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Bahan Ajar IPA ini divalidasi oleh ahli dari bidang IPA dan Bahasa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Bahan ajar IPA ini didesain sesuai dengan langkah-langkah pembuatan bahan ajar, yaitu menganalisis kurikulum, menentukan bahan ajar, menyusun peta bahan ajar, dan memahami komponen bahan ajar. Hasil akhir produk berupa bahan ajar IPA berbasis potensi lokal. Rata-rata hasil validasi yaitu 65,3 berkategori sangat baik yang menunjukkan bahwa bahan ajar IPA berbasis potensi lokal dengan model sains teknologi masyarakat valid dan layak digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa bahan ajar IPA berbasis potensi lokal valid dan layak digunakan
ANALISIS PERAN TENAGA PENDIDIK DALAM MENINGKATKAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER
Penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dan kepala sekolah dalam pendidikan karakter siswa. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam pendidikan karakter siswa di SD Muhammadiyah 01 Kudus yaitu; (a) sebagi pendidik yaitu, peran yang berkaitan dengan tugas memberikan bantuan dan dorongan terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat; (b) sebagai teladan yaitu, guru menjadikan dirinya sebagai panutan bagi siswa (c) motivator yaitu, dengan adanya kemampuan guru dalam membangkitkan spirit, etos kerja, dan potensi yang luar biasa dalam diri peserta didik; (d) sebagai pengajar dan pembimbing yaitu, setiap guru harus memberikan pengetahuan, keterampilan pada siswa. Selain itu, peran kepala sekolah dalam pendidikan karakter siswa yaitu sebagai berikut: (a) manajer yaitu, sebagai penentu kebijakan yang mampu mengakomodir seluruh kebutuhan siswa terkait pendidikan karakter; (b) pemimpin yaitu, memberikan petunjuk dan pengawasan, kemampuan mengambil keputusan, dan kemampuan berkomunikasi; (c) mendorong semua guru dan karyawan untuk menjadi model karakter yang baik bagi semua siswa
HUBUNGAN TINGKAT PEMAHAMAN DAN SIKAP TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT TERKAIT VAKSIN COVID-19
LatarBelakang : Menurut hasil survey dari Kemenkes RI pada Akhir Oktober 2020 bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) tentang respon masyarakat atas rencana melaksanakan vaksinasi Covid 19 hasilnya menunjukkan 64,8% masyarakat bersedia divaksinasi, 7,6% menolak dan 26,% masih ragu (Kemenkes RI, 2020)Tujuan : Hubungan Tingkat Pemahaman dan Sikap Terhadap Persepsi Masyarakat Terkait Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Bintoro Demak Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan cross sectional. Penelitian cross sectional merupakan jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi dari variabel independen dan dependen hanya satu kali pada satu waktu. Pada penelitian ini variabel independen dan dependen dinilai secara simultan pada satu waktu sehingga tidak ada tindak lanjut (Nursalam, 2013)Hasil : Berdasarkan tabel 4.7 uji statistik Spearman’s Rho yang dilakukan peneliti diperoleh hasil nilai p = 0,000 < α 0,05 dan nilai r sebesar 0,761 yang berada diantara rentang r = 0.60 – 0,799 yang artinya ada hubungan sikap terhadap persepsi masyarakat terkait vaksin covid-19 di kelurahan bintoro demak, dengan korelasi keeratan yang kuat.Kesimpulan : Hubungan Tingkat Pemahaman dan Sikap Terhadap Persepsi Masyarakat Terkait Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Bintoro Demak
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA
Latar Belakang: Terdapat banyak kendala yang muncul Saat proses megerjakan skripsi yang dihadapi mahasiswa, hal tersebutlah yang mengakibatkan mahasiswa mengalami gangguan kecemasan dikarenakan proses dalam penyusunan skripsi, Individu yang mengalami kecemasan memiliki tanda dan gejala diantaranya produktivitas menurun, selalu dan waspada, kontak mata buruk, Individu merasa gelisah dan menjadi insomnia (gangguan tidur), salah satu hal yang dapat membantu mahasiswa untuk menghadapi perasaan-perasaan negatif tersebut adalah dukungan sosial dari orang tua, dukungan orang tua memegang peranan yang penting untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi kesulitan-kesulitan dalam penyusunan tugas akhir atau skripsi. pada tanggal 20 0ktober 2021 di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan 10 mahasiswa prodi S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi diperoleh permasalahan yaitu 8 dari 10 mahasiswa merasa cemas hingga tidur kurang nyenyak karena ada perasaan cemas, mahasiswa mengatakan semenjak mengerjakan skripsi jam tidur mulai berkurang yang awalnya sebelum mengerjakan skripsi bisa tidur pada jam 10.00 WIB malam tapi sekarang baru bisa tidur pada jam 01.00 WIB pagi tetapi terkadang sering terbangun tiba-tiba mahasiswa mengatakan jumlah jam tidurnya hanya 4 sampai 5 jam saja. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan dukungan orang tua dengan kualitas tidur pada mahasiswa S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Kudus. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional, penelitian ini dimulai dari pengambilan sampel dari populasi di Universitas Muhammadiyah Kudus Program Studi S1 Keperawatan yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, kemudian ditentukan sampel dari populasi tersebut dengan tehnik pemilihan sampel menggunakan Random Sampling yakni dengan cara di acak dan didapatkan sampel yang diambil 36 responden, responden tersebut akan dikaji mengenai tingkat kecemasan dan dukungan orang tua dengan menghubungkan kualitas tidur pada mahasiswa S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi dengan cara menggunakan kuesioner, Kemudian data yang didapat akan diolah dengan bantuan komputerisasi dan diuji statistika menggunan Uji Spearman Rho. Hasil Penelitian: Sebagian besar tingkat kecemasan adalah kecemasan ringan sebanyak 16 orang (44.4%), Sebagian besar dukungan orang tua adalah mendukung sebanyak 21 orang (58.3%) dan sebagian besar kualitas tidur responden adalah baik sebanyak 21 orang (58.3%). Simpulan: Ada hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan nilai p = 0,000 < α 0,05, dan ada hubungan dukungan Orangtua dengan kualitas tidur pada mahasiswa S1 keperawatan tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan nilai p = 0,000 < α 0,0
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU MELALUI KEGIATAN PEMBERDAYAAN DALAM KELAS ANTE NATAL
Abstrak
Salah satu agenda utama SDGs adalah menurunkan angka kematian ibu dan kematian Balita. Perlu dilakukan optimalisasi penggunaan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Upaya pemanfaatan buku Kesehatan ibu dan anak (KIA) telah tersosialisasikan dalam kelas hamil yang telah diselenggarakan hampir di tiap desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu hamil dalam mengelola kehamilan. Metode pengabdian yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan di kelas ibu hamil desa Jepang Kabupaten Kudus dilanjutkan dengan tanya jawab. Populasi dalam pengabdian adalah ibu hamil dan kader sejumlah 20 orang pada bulan November 2022. Instrumen yang digunakan dalam pengabdian adalah matras yoga, lembar balik dan audio visual.Pemberdayaan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan ibu dalam mengelola kehamilannya. Kecakapan ibu dalam mengelola kehamilannya diharapkan dapat meningkatkan kesehatan diri baik secara fisik, mental, sosial dan spiritual yang kesemuanya memengaruhi kondisi kehamilan dan outcome dari kehamilan itu sendiri.
Kata kunci : Kesehatan ibu hamil, pemberdayaan, kelas antenata
CEGAH SENDIRI STUNTING SISWA PAUD JUNIOR SKB UNGARAN
Anak usia dini atau prasekolah berusia 3-6 tahun. Usia ini merupakan periode emas anak dalam pertumbuhan dan perkembangan sehingga perlu dilakukan penilaian status gizi secara rutin guna memantau pertumbuhannya. Masalah gizi kronis pada balita yang dapat terjadi yaitu stunting. Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan karena ketidakcukupan asupan zat gizi kronis atau penyakit infeksi kronis maupun berulang. Pada masa pandemi covid-19 kegiatan belajar dilakukan secara daring dari rumah, begitu pun pemantauan status gizi rutin di sekolah tidak dapat dilaksanakan. Peran orang tua sangat diharapkan dapat melakukan pemantauan tinggi badan anak secara mandiri. Sehingga perlu dilakukan kegiatan edukasi dan pelatihan pemantauan tinggi badan pada orang tua agar dapat diterapkan di rumah secara mandiri. Sasaran kegiatan ini yaitu orang tua siswa PAUD Junior SKB Ungaran. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2021 bertempat di Aula SKB Ungaran Kabupaten Semarang. Program yang ditawarkan antara lain edukasi stunting, pelatihan pengukuran tinggi badan beserta ploting status gizi, dan pembagian stiker pengukur tinggi badan dan grafik pertumbuhan. Hasil evaluasi kegiatan yaitu terdapat peningkatan pengetahuan orang tua tentang deteksi stunting dari sebelum dan sesudah edukasi, orang tua antusias dan aktif mengikuti pemaparan materi dan pelatihan pemantauan tinggi badan anak, orang tua dapat mempraktikan pemantauan tinggi badan anak di rumah masing-masing
PENTINGNYA EDUKASI GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA
Stunting adalah keadaan paling umum dari bentuk kekurangan gizi (PE/mikronutrien), yang mempengaruhi bayi sebelum lahir dan awal setelah lahir, terkait dengan ukuran ibu, gizi selama ibu hamil, dan pertumbuhan janin , stunting pada anak balita merupakan salah satu indikator status gizi kronis yang dapat memberikan gambaran gangguan keadaan sosial ekonomi secara keseluruhan di masa lampau dan pada 2 tahun awal kehidupan anak dapat memberikan dampak yang sulit diperbaiki. Salah satu faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi stunting yaitu status ekonomi orang tua dan ketahanan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Desa Ngembal Kulon pada kader kesehatan, ibu balita dan batita dengan memberikan pengarahan pentingnya gizi seimbang untuk pencegahan stunting manfaat gizi seimbang, macam – macam gizi seimbang. Hasil yang diharapkan pada pengabdian ini adalah para kader kesehatan, para ibu dan keluarga yang mempunyai balita dapat merubah perilaku dan pola pikir cara memberikan asupan makanan pada anak dengan melihat kebutuhan gizi yang seimbang untuk mencegah stunting sehingga pertumbuhan anak sesuai dengan usianya
PENGARUH KOMPRES AIR HANGAT DAN MINYAK KAYU PUTIH PADA LEHER TERHADAP PENURUNAN NYERI KEPALA PASIEN HIPERTENSI
Latar Belakang: Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah di dalam arteri dengan nilai sistolik sama dengan atau di atas 140 mmHg dan nilai diastolik sama dengan atau di atas 90 mmHg. Salah satu tanda gejala dari hipertensi adalah nyeri kepala. Nyeri kepala terjadi karena adanya aterosklerosis yang menyebabkan spasme pada pembuluh darah (arteri) dan penurunan O2 (oksigen) di otak. Nyeri tersebut dapat ditangani dengan penatalaksanaan nonfarmakologis, salah satunya yaitu dengan menggunakan kompres campuran air hangat dan minyak kayu putih.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kompres campuran air hangat dan minyak kayu putih pada leher terhadap penurunan nyeri kepala pasien hipertensi di Puskesmas Gribig Kudus.Metode: Jenis penelitian Quasi experiment design dengan rancangan non equivalent pretest-posttest control group design, menggunakan teknik sampling yang diambil secara Non Probability Sampling dengan metode Purposive Sampling, dengan jumlah sampel adalah 34 responden, 17 responden kelompok intervensi dan 17 responden kelompok kontrol. Pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi dan melakukan intervensi kompres campuran air hangat dan minyak kayu putih pada leher.Hasil Penelitian: Hasil penelitian dengan menggunakan uji Wilcoxon sign test didapatkan nilai p value 0,000 (p<0,05) dan uji Mann Whitney dengan p value 0,002 (p<0,05).Kesimpulan: Ada pengaruh kompres campuran air hangat dan minyak kayu putih pada leher terhadap penurunan nyeri kepala pasien hipertensi
PENGARUH PEMBERIAN KAPSUL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA
Anemia merupakan penyebab kematian secara tidak langsung yang terus mengintai ibu-ibu yang sedang menghadapi masa kehamilan. Anemia pada kehamilan berbahaya karena darah yang membawa oksigen yang akan disalurkan ke seluruh tubuh, apabila hemoglobin yang bertugas mengikat oksigen berkurang maka asupan oksigen ke jantung juga berkurang.Menurut World Health Organization WHO, kejadian anemia kehamilan berkisar antara 20 dan 89% dengan menetapkan Hb 11 g% (g/dl) sebagai dasarnya. Angka anemia kehamilan di Indonesia menunjukkan nilai yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kelor terhadap kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia.Penelitian dilakukanpada bulan 09 Maret s.d09 Juni 2021.Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan menggunakan rancangan pre dan post tes only desain. Analisa data menggunakan uji statistik paired t test T. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Kurai taji Kota Pariaman.Teknik pengambilan sampel yang digunakan Quasi Ekspremental adalah 25 orang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik accidental sampling yang didasari pada suatu pertimbangan tetentu, berdasarkan ciri atau sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Data di Pengujian hipotesis dengan bantuan SPSS versi 17 dengan menggunakan uji Independent Sample T Test. Tes ini juga digunakan untuk menguji pengaruh variable independent terhadap variable dependent. Hasil penelitian ini Terlihat nilai rata-rata perbedaan antara sebelum (pre test) dan sesudah (post test) adalah -1,180 dengan standar deviasi dan standar error 0,117. Hasil uji stastistik didapatkan nilai p-value adalah 0,000(p<α), maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara hemoglobin sebelum (pre test) dan hemoglobin sesudah (post test).Merujuk hasil penelitian disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat lebih mensosialisasikan faktor-faktor pencetus Anemia pada Ibu Hamil.KataKunci: Kapsul Daun Kelor,Hemoglobin,Kehamila
PENGARUH KOMPRES HANGAT DAN MASSAGE EFFLUERAGE TERHADAP RASA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
AbstrakPengalaman bersalin primipara merupakan suatu hal yang dapat tidak menyenangkan karena ibu belum memiliki pengetahuan terutama pada manajemen nyeri. Intervensi kompres hangat dan massage effleurage dapat meningkatkan rasa nyaman ibu sehingga nyeri persalinan dapat berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kompres hangat dan massage efleurage terhadap rasa nyeri persalinan fase aktif kala 1 Di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Semiyati,Am.Keb Muara Enim Tahun 2021Penelitian ini menggunakan desain pre experiment dengan pendekatan pre post test wihout control. Subjek penelitian adalah ibu bersalin primipara yang memenuhi kriteri inklusi dan eksklusi. Teknik sampling menggunakan quota sampling dengan besar sampel sabanyak 30 orang. Intervensi yang diberikan adalah massage efflurage dan kompres hangat. Instrumen yang digunakan adalan numeric rating scale. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nyeri persalinan pada kala I fase aktif sebelum penelitian adalah 6,97±1,06. Rata-rata skor nyeri persalinan pada kala I fase aktif adalah 4,73±1,28. Didapatkan p value 0,000 < 0,05 yang berarti ada Pengaruh kompres hangat dan massage efleurage terhadap rasa nyeri persalinan fase aktif kala 1 Di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Semiyati,Am.Keb Muara Enim Tahun 2021. Kata Kunci: kompres hangat, massage effleurage, nyeri persalinan fase aktif kala 1 AbstractPrimiparous birth experience is something that can be unpleasant because the mother does not have knowledge, especially on pain management. Interventions with warm compresses and effleurage massage can increase the mother's comfort so that labor pain can be reduced. This study aims to determine the effect of warm compresses and massage efleurage on labor pain in the active phase of the 1st stage at the Independent Midwife Practice (PMB) Semiyati, Am.Keb Muara Enim in 2021.This study uses a pre-experimental design with a pre-post-test approach with control. The research subjects were primiparous mothers who met the inclusion and exclusion criteria. The sampling technique used quota sampling with a sample size of 30 people. The interventions given are efflurage massage and warm compresses. The instrument used is a numerical rating scale. Data analysis used the Wilcoxon test.The results showed that the average labor pain in the first stage of the active phase before the study was 6.97±1.06. The average score of labor pain in the first stage of the active phase was 4.73±1.28. Obtained p value 0.000 <0.05, which means that there is an effect of warm compresses and massage efleurage on pain during active phase 1 labor in the Independent Midwife Practice (PMB) Semiyati, Am.Keb Muara Enim in 2021.Keywords; Warm compresses, massage effleurage, labor pain in active phase