E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
781 research outputs found
Sort by
PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI BPM ISTRI UTAMI DAN TUTIK PURWANI KABUPATEN SLEMAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hypnobirthing terhadap intensitas nyeri pada persalinan kala I fase aktif. Jenis penelitian ini eksperimen dengan rancangan Randomized Controlled Trial (RCT). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan diri ke BPM Istri Utami dan BPM Tutik Purwani Kabupaten Sleman dengan teknik pengambilan sampel secara random dengan 22 sampel pada masing-masing kelompok perlakuan dan kontrol. Analisis data menggunakan chi square. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, rerata skor nyeri antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol terdapat perbedaan (p= 0,025). Hasil analisis multivariat model II didapatkan nilai OR dari variabel hypnobirthing adalah 4,50 yang berarti ibu yang tidak diberikan hypnobirthing berpeluang 4,50 kali untuk mengalami nyeri persalinan berat dibandingkan ibu bersalin yang diberikan perlakuan hypnobirthing. Hypnobirthing yang dilakukan sejak kehamilan trimester III (usia kehamilan 32 minggu) yang diberikan sebanyak 3 kali dalam 3 minggu berpengaruh terhadap intensitas nyeri saat persalinan kala I fase aktif
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TERAPI MUSIK RELIGI NASYID “DEMI MASA” DENGAN PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DENGAN REGIONAL ANESTESI SUB ARACHNOID BLOK DI RSU PKU MUHAMMADIYAH GUBUG
Kecemasan pasien yang harus mengalami proses pembedahan, salah satu cara mengatasinya dengan teknik distraksi/ pengalihan perhatian yang salah satunya dengan mendengarkan music. Peran asuhan keperawatan dalam menangani pasien yang mengalami kecemasan dari aspek sisi spiritualnya seringkali diabaikan, perawat hanyamenjalaskan prosedur proses operasi pada pasien dengan tujuan pasienlebih tenang ketika mengetahui proses apa yang dijalani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi musik religi nasyid “Demi masa” dengan penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasi dengan anestesi sub arachnoid blok di RSU PKU Muhammadiyah Gubug. Penelitian ini merupakan jenis penilitian Quasi Experiment dengan rancangan Nonequivalen control group design, pengukuran kecemasan pasien pra operasi dengan anestesi spinal melalui pengukuran sebelum dan setelah terapi music religi yang dilakukan pada 15 sampel untuk kelompok kontrol dan 15 sampel untuk kelompok intervensi. Hasil uji statistik analisis independent T-test didapatkan perbedaan kecemasan pada kelompok terapi musik religi nasyid dan kelompok tanpa terapi musik religi nasyid di RSU PKU Muhammadiyah tahun 2014 (p-value: 0.000).Penelitian ini merekomendasikan Perawat dapat menerapkan terapi musik religi nasyid untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi tanpa menggunakan upaya farmakologi
HUBUNGAN ANTARA UMUR, PARITAS, RIWAYATENYAKIT DAN STATUS GIZI DALAM KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BBLR DI RSI SULTAN HADLIRIN JEPARA
Latar Belakang: Hingga saat ini BBLR masih merupakan masalah di seluruh dunia karena merupakan penyebab kesakitan dan kematian pada masa bayi baru lahir. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya BBLR antara lain faktor internal meliputi umur ibu, paritas, jarak kelahiran, kesehatan ibu, kadar Hb, ukuran antropometri ibu hamil dan faktor eksternal meliputi kondisi lingkungan, masukan makanan ibu selama hamil, jenis perkerjaan, tingkat pendidikan ibu dan bapak (kepala keluarga) dan tingkat sosial ekonomi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara umur, paritas, riwayat penyakit dan status gizi dalam kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara Metode: Penelitian ini adalah korelasi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSI Sultan Hadlirin Jepara dalam 1 tahun sebanyak 69 bayi. Sampel 59 orang, analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian Tidak ada hubungan antara umur dengan kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara (p value = 0,775 dan RR = 0,037), Ada hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara (p value = 0,001 dan RR = 0,686), Tidak ada hubungan antara riwayat penyakit dengan kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara (p value = 0,57 dan RR = 0,240). Ada hubungan antara status gizi dalam kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSI Sultan Hadlirin Jepara (p value = 0,008 dan RR = 0,325)
GAMBARAN PELAKSANAAN INFORMED CONSENT BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM) DALAM PELAYANAN KEBIDANAN DI KOTA SEMARANG
Latar Belakang : Pada era sekarang ini muncul berbagai tuntutan hukum kepada dokter dan rumah sakit mengenai hak pasien dalam menerima pelayanan kesehatan yang menyeluruh. Menurut pasal 18 ayat (1) huruf b dan d Permenkes No.1464/MENKES/PER/X/2010 tentang ijin dan penyelenggaraan praktik bidan, menyatakan bahwa bidan dalam memberikan pelayanan harus memberikan informasi dan meminta persetujuan tindakan. Pelayanan kebidanan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir,dan keluarga berencana. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan ke BPM didapatkan beberapa BPM yang memiliki informed consent dan dalam pengisiannya tidak lengkap hanya berisikan identitas dan sedikit BPM memiliki informed consent dan dalam pengisiannya lengkap. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor antara lain terlalu banyaknya pasien, bahkan tidak adanya pasien yang datang ke BPM untuk periksa. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan informed consent pada Bidan Praktek Mandiri (BPM) dalam pelayanan kebidanan di Kota Semarang. Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah 40 BPM di Kota Semarang yang diambil secara propotional random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Uji statistik menggunakan analisis univariat. Hasil : Sebanyak 2,5% responden melakukan informed consent dengan baik, 7,5% responden melakukan informed consent dengan cukup, dan 90% responden melakukan informed consent dengan kurang. Simpulan : Sebagian besar BPM dalam pelaksanaan informed consent adalah kurang. Kata Kunci : Informed Consent, Pelayanan Kebidana
PERAN DAN KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN PERILAKU SEKSUAL ANAK JALANAN DI DEMAAN KUDUS
Latar Belakang: Perilaku seksual adalah perilaku yang muncul karena adanya dorongan seksual. Bentuk perilaku seksual bermacam-macam seperti bergandengan tangan, berpelukan, bersenggama, sampai berhubungan seks (BKKBN, 2008).Bentuk-bentuk perilaku seksual ini beraneka ragam, mulai dari perasaan tertarik hingga tingkah laku bercumbu, berkencan dan senggama. Objek seksualnya bisa berupa orang lain, orang dalam khayalan atau diri sendiri (Sarwono, 2010).Remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menjelang dewasa.Merupakan masa yang rawan kritis karena perkembangan emosi dan perilaku yang masih belum stabil (Soetjiningsih, 2005). Tujuan:Mengetahui hubungan antara komunikasi dan peran orangtua dengan perilaku seksual remaja anak jalanan di desa Demaan kabupaten Kudus Tahun 2016. Metode: Jenis penelitian korelasi analitik. Metode pendekatan Cross Sectional, sampel sebanyak 96 responden dari 125 remaja usia 14-19 tahun dengan tehnik stratified random sampling dengan alat ukur kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariate.Uji hubungan penelitian menggunakan Chi Square dan Kendall Tau. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara komunikasi dengan perilaku seksual pra nikah remaja anak jalanan di desa Demaan kecamatan Kota kabupaten Kudus Tahun 2016 dengan p value = 0,000 (α = 0,05). Dan ada hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku seksual pra nikah remaja anak jalanan di desa Demaan kecamatan Kota kabupaten Kudus Tahun 2016 dengan p value = 0,000 (α = 0,05). Kesimpulan:Ada hubungan yang signifikan antara komunikasi dengan perilaku seksual remaja anak jalanan di desa Demaan kecamatan Kota kabupaten Kudus Tahun 2016 (Ha diterima, Ho ditolak). Ada hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku seksual pra nikah remaja anak jalanan di desa Demaan kecamatan Kota kabupaten Kudus Tahun 2016 dengan (Ha diterima, Ho ditolak). KATA KUNCI: Komunikasi, Peran Orangtua, Remaja Jalanan, Perilaku Seksua
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BULLYING PADA ANAK SEKOLAH DI MTS YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YPI) KLAMBU KABUPATEN GROBOGAN
Para pelajar atau siswa, waktu sebagian besar digunakan di sekolah. Mereka berusaha menyesuaikan diri dengan teman sekelas. Yang paling mudah dengan penyesuaian diri mereka adalah dengan melakukan tindakan yang sesuai dan diterima oleh teman sekelas, sikap dan perilaku yang ditiru ada yang bersifat positif maupun negatif. Salah satu perilaku negatif adalah bullying. Bullying adalah perilaku atau tindakan menyakiti orang yang lebih lemah, baik secara fisik, verbal, maupun psikis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian bullying pada anak sekolah. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi ini dilakukan terhadap 110 responden anak sekolah yang berkunjung ke MTs YPI Klambu dari tanggal 2 pebruari sampai 3 pebruari 2014. Hasil dari penelitian ini adalah ada hubungan dengan kejadian bullying pada anak sekolah di MTs Yayasan Pendidkan Islam (YPI) Klambu dengan nilai p value masing – masing adalah 0.000 (faktor keluarga, faktor sekolah, faktor teman sebaya dengan kejadian bullying). Hendaknya pihak sekolah lebih melakukan pengawasan dan memberikan bimbingan terhadap siswa didiknya. Diharapkan tidak ada kekerasan antar teman di sekolah. Keluarga memberikan kasih sayang dan perhatian pada anaknya.Tidak terjadi kekerasan pada keluarga. Keluarga tidak menunjukkan percekcokan di depan anaknya
PENGARUH PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMILIHAN PRODUK ANTANGIN JRG® TABLET
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi mahasiswa tentang atribut produk, dalam mempengaruhi keputusan pemilihan produk Antangin JRG® tablet. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei di STIKES Muhammadiyah Kudus. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner secara langsung kepada mahasiswa. Pengambilan responden dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data kuesioner yang dianalisis diperoleh dari mahasiswa yang pernah menggunakan produk Antangin JRG® tablet. Analisis data dilakukan dengan sekala likert dan penghitungan regresi berganda menggunakan program SPSS For Windows Release 16.0. Pengujian hipotesis dengan uji F untuk mengetahui pengaruh atribut produk secara bersama-sama dan uji t untuk mengetahui pengaruh masing-masing atribut produk terhadap keputusan pemilihan mahasiswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan secara parsial atau sendiri-sendiri, kedua atribut produk yaitu variabel merek dan kualitas berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan mahasiswa pada produk Antangin JRG® tablet. Sedangkan secara simultan atau bersama-sama, keempat atribut produk yaitu variabel merek, label, kemasan, dan kualitas berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan mahasiswa pada produk Antangin JRG® tablet. Dalam penelitian ini juga diperoleh, bahwa variabel kualitas adalah atribut produk yang paling dominan mempengaruhi mahasiswa dalam keputusan pemilihan produk Antangin JRG® tablet
PENGARUH AFIRMASI POSITIFTERHADAP PENURUNAN NYERIPADA PASIEN POST OPERASI BPH
Latar Belakang: Masalah nyeri merupakan masalah yang sering dialami oleh pasien post operasi BPH. Salah satu penatalaksanaan non farmakologi adalah pemberian afirmasi positif yang bertujuan untuk mempengaruhi pikiran bawah sadar sehingga rangsangan nyeri teralihkan.Tujuan penelitian:Untuk mengetahui pengaruh afirmasi positif terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi BPH. Metode Penelitian:Jenispenelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan analisis data menggunakan uji time series, instrument nyeri menggunakan VAS dan instrument afirmasi positif menggunakan buku kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 pasien post operasi BPH yang terdiri dari 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol dengan tehnik total sampling.Hasil penelitian: Hasil uji time series nilai mean absolute persentage error (MAPE)padapenurunannyeri pre harike 1 sebelumafirmasi 5,582, post harike 1 sesudahafirmasi 10,867, post harike 2 sesudahafirmasi 15,461, post harike 3 sesudahafirmasi 20,461, post harike 4 sesudahafirmasi 30,384 mendekati 1 yang artinya nilai model peramalan terdapat penyesuaian yang besar untuk setiap kesalahan yang terjadi pada nilai model ramalan sebelumnya sehingga hasil perlakuan afirmasi positif mempengaruhi secara signifikan terhadap penurunan nyeri. Kesimpulan: Ada pengaruh afirmasi positif terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi BP
HUBUNGAN PARITAS DENGAN HARI KELUARNYA ASI PERTAMA KALI PADA IBU POST PARTUM DIRUANG ANNISA RSU PKU MUHAMMADIYAH GUBUG KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2014
ASI merupakan makanan alamiah yang baik untuk bayi, praktis, ekonomis, mudah dicerna untuk memiliki komposisi, zat gizi yang ideal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pencernaan bayi.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan hari keluarnya ASI pertama kali pada ibu post partum diruang Annisa RSU PKU Muhammadiyah Gubug Kabupaten Grobogan Tahun 2014.Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini dilakukan terhadap 30 responden yang dilakukan di RSU PKU Muhammadiyah Gubug pada bulan Januari 2014.Hasil penelitian meggunakan analitik univariat dan bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara paritas dengan hari keluarnya ASI pertama kali pada ibu post partum diruang Annisa RSU PKU Muhammadiyah Gubug Kabupaten Grobogan dengan p value 3,087,x2 0,861 dan signifikannya p 0,05. Penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan pendidikan kesehatan bahwa jumlah anak tidak berpengaruh terhadap keluarnya ASI pertama kali
HUBUNGAN ANTARA SIKAP TENAGA PENOLONG PERSALINAN,PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEBERHASILAN INISIASI MENYUSUI DINI ( IMD ) DI RSU
IMD adalah proses bayi menyusu segera setelah bayi dilahirkan,dimana bayi dibiarkan mencari putting susu ibunya sendiri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap tenaga penolong persalinan,pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi.Pengambilan data dilakukan pada bulan Januari 2014,dengan subjek penelitian sebanyak 30 responden di tentukan dengan total sampling.Hasil penelitian dengan menggunakan analisis bivariat menunjukkan sikap tenaga penolong persalinan berhubungan dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug dengan nilai p ( 0,008) < 0,05.Pengetahuan ibu berhubungan dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug dengan nilai p ( 0,000 ) < 0,05.Dukungan keluarga dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug dengan nilai p ( 0,020 ) < 0,05.Penelitian ini merokemendasikan agar tenaga penolong persalinan memberikan informasi tentang IMD kepada ibu di saat masa kehamilannya.Kata Kunci : Inisiasi Menyusui Dini,Sikap Tenaga Penolong Persalinan,Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarg