E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
781 research outputs found
Sort by
ANALISIS HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI PADA ANAK BALITA DI POSYANDU WILAYAH PUSKESMAS COLOMADU I
Abstrak Gizi menjadi bagian yang sangat penting dalam pertumbuhan balita. Gizi di dalamnya memiliki keterkaitan yang sangat erat hubungannya dengan kesehatan, apabila terkena defisiensi gizi maka kemungkinan besar sekali anak akan mudah terkena infeksi (Siddiq, 2018). Masalah gizi pada balita cukup tinggi ditemukan pada semua indikator dengan pengukuran antropometri. Gizi buruk menyebabkan mudahnya terjadi infeksi karena daya tahan tubuh yang menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetaahui hubungan status gizi dengan kejadian penyakit infeksi pada anak balita di Posyandu Wilayah Puskesmas Colomadu I. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik. Populasi penelitian ini adalah adalah semua batita di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Colomadu I (Posyandu Desa Malangjiwan, Posyandu Trowangsan, Posyandu Perum GPI Klegen). Teknik pengampilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah “Purposive Sampling”. Analisis data menggunakan chi kuadrat (X2). Hasil penelitian diperoleh nilai chi kuadrat hitung (17.696) > chi kuadrat tabel (5.991) dengan probabilitas sebesar 0,000 chi squared table (5,991) with a probability of 0.000 <0.05, so it can be concluded that there is a relationship between nutritional status and the incidence of infectious diseases in children under five. Keywords: Nutritional status, infection, toddler
PREDIKSI STUNTING PADA BALITA DI RUMAH SAKIT KOTA SEMARANG MENGGUNAKAN NAIVE BAYES
Stunting is chronic malnutrition caused by insufficient nutritional intake over a long period of time due to the provision of food that is not in accordance with needs. This study focuses on malnutrition in toddlers. Stunting in toddlers is more common in toddlers aged 12-59 months than toddlers aged 0-24 months. Stunting can have short and long-term impacts. This study used toddler data for 2018 which was obtained from the Semarang City Health Center with toddlers aged 0-59 months. This research aims to value the classification results of stunting nutritional status in toddlers using the Naive Bayes Classifier algorithm. The Naive Bayes Classifier algorithm is one of the algorithms used for the classification process that can solve problems with large amounts of data so that it can produce a probability value for a hypothesis that is sought. It is proved by the results of testing with the Naive Bayes Classifier algorithm, which was carried out on all data in a dataset of 300 records, the accuracy achieved is 85.33%
PEWARNAAN GRAF PADA PETA WILAYAH KOTA SEMARANG DENGAN ALGORITMA GREEDY
The coloring of the sub-districts in the city of Semarang can be optimized using the Greedy algorithm. Districts are assumed to be points and lines to connect two adjacent areas. Greedy Algorithm is a form of algorithm that has been developed to solve the problem of graph coloring so that it produces minimal colors that must be used without any bordering areas using the same color. Greedy's algorithm uses a set of color candidates and initialization of the solution is made. Staining is done at the first point with the greatest degree. Furthermore, the appropriateness of the color is checked with the principle that no neighboring points have the same color. The resulting colors are members of the solution set. The coloring process is repeated so that all points are colored. Regional coloring in the city of Semarang with the Greedy algorithm resulted in 4 colors as the minimum color solution used to color all sub-districts in the city of Semaran
THE EFFECT OF ANDROID-BASED SDIDTK APPLICATIONS ON THE IMPLEMENTATION OF SDIDTK
AbstrakPertumbuhan dan perkembangan anak 0 – 5 tahun atau lebih asring disebut dengan periode emas dimana masa ini merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan anak yang tidak akan terulang. Di Usia balita anak sangat peka terhadap lingkungan karena pada masa ini berlangsung secara cepat. Terjadinya penyimpangan dari pertumbuhan dan perkembangan pada masa ini tidak bisa ditanggulangi bahkan akan sukar di perbaiki. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh aplikasi SDIDTK terhadap Pelaksanaan SDIDTK di wilaya kerja Puskesmas Kersanegara Kota Tasikmalaya 2020. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, dengan pendekatan potong lintang (cross sectional) yang bertujuan untuk mencari hubungan sebab akibat antar variabel. Semua variabel diukur dalam satu waktu bersamaan. Pengambilan sample dengan cara Accidental Sampling. Sebanyak 33 responden. Hasil penelitian didapatkan adanya pengaruh aplikasi SDIDTK terhadap pelaksanaan SDDITK. Aplikasi SDIDTK berpengaruh terhadap Pelaksanaan SDIDTK. Pelaksannaan SDIDTK harus terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya penyimpangan pada pertumbuhan dan perkembangan ana
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP INTENSITAS NYERI DISMINORHEA
AbstrakWanita seringkali mengalami rasa tidak nyaman di perut bagian bawah. Senam yoga merupakan salah satu teknik relaksasi yang menurunkan nyeri dengan dapat merangsang tubuh untuk melepaskan opoid endogen yaitu bagian dari hormon endorphin (senyawa yang berfungsi untuk menghambat nyeri) yang diproduksi oleh sistem syaraf pusat dan kelenjer hipofisis sehingga dapat menurunkan nyeri disminore.. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh intensitas disminorhoe pada mahasiswa jurusan kebidanan semster 1 prodi D III kebidanan Muara Enim.Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu bagian populasi atau objek yang diteliti dan dipilih dengan menggunakan teknik total sampling yaitu semua mahasiswi semester 1 di Prodi DIII Kebidanan Muara Enim yang memenuhi kriteria inklusi sampai jumlah sampel yang diperlukan terpenuhi dalam kurun waktu tertentu. Dengan demikian, jumlah sampel yang diteliti adalah 69 orang. Rancangan Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan lingkup penelitian termasuk jenis penelitian deskriptif dan berdasarkan tempat penelitian ini merupakan jenis penelitian pre Experimental, yaitu kelompok mahasiswi yang melakukan senam yoga dan yang tidak melakukan senam Penelitian ini dilaksanakan di tingkat 1 prodi DIII Kebidanan Muara Enim.Variabel penelitian ini ada dua, yaitu variabel independen adalah pengaruh senam yoga, variabel dependent adalah penurunan Intensitas Disminorhoe. Pada penelitian ini didapatkan bahwa intensitas nyeri diminore setelah intervensi senam yoga adalah 3,10±1,90 dengan skor minimum 0 dan skor maksimum 7. Berdasarkan data diatas nyeri disminore setelah dilakukan senam yoga menjadi dalam ringan. Pada skala ini subjek penelitian masih dapat menahan sehingga kegiatan aktivitas sehari-hari sebagai mahasiswa tidak terganggu. Senam yoga dapat menjadi alternative penurunan nyeri pada disminorheaKata kunci : Menstruasi, Remaja, Intensitas Nyeri, Senam Yoga AbstractWomen often experience discomfort in the lower abdomen. Yoga exercise is a relaxation technique that reduces pain by stimulating the body to release endogenous opioids, which are part of endorphins hormones (compounds that function to inhibit pain) produced by the central nervous system and pituitary gland so as to reduce dysmenorrhea pain. This study was to analyze the effect of dysminorhoe intensity on students majoring in midwifery semester 1 of the D III Midwifery Study Program, Muara Enim.The sample in this study is part of the population or object being studied and selected using a total sampling technique, namely all 1st semester students in the Muara Enim DIII Midwifery Study Program who meet the inclusion criteria until the required number of samples is met within a certain period of time. Thus, the number of samples studied was 69 people. The research design used in this study was based on the scope of the research, including descriptive research and based on the place of this research, it was a pre-experimental type of research, namely a group of female students who did yoga and did not do gymnastics.There are two variables in this study, namely the independent variable is the effect of yoga exercise, the dependent variable is a decrease in the intensity of dysminorhoe. In this study, it was found that the intensity of dysmenorrhea pain after yoga exercise intervention was 3.10 ± 1.90 with a minimum score of 0 and a maximum score of 7. Based on the data above, dysmenorrhea pain after yoga exercise became mild. On this scale, the research subjects can still withstand so that their daily activities as students are not disturbed. Yoga exercise can be an alternative to reduce pain in dysmenorrheaKeywords: Menstruation, Adolescents, Pain Intensity, Yoga Exercis
DAMPAK KURANGNYA NUTRISI PADA IBU HAMIL TERHADAP RISIKO STUNTING PADA BAYI YANG DILAHIRKAN
Asupan gizi ibu hamil menjadi faktor penting baik untuk pemenuhan nutrisi ibu hamil atau untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Kekurangan gizi selama hamil dapat terjadi jika diet ibu hamil mengandung nutrisi yang tidak mencukupi dan tidak memenuhi persyaratan tubuhnya. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi pada ibu hamil diantaranya adalah kelahiran bayi dengan berat lahir rendah dan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat kurang nutrisi pada ibu hamil terhadap risiko stunting bayi yang dilahirkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan literatur review yang terdiri dari 24 sumber baik berasal dari jurnal internasional, nasional dan riset kesehatan dasar. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan Asupan gizi pada ibu hamil berdampak pada kesehatan ibu dan pertumbuhan janin yang dikandungnya. Selama hamil kebutuhan gizi meningkat 2-3 kali dibandingkan pada wanita tidak hamil. Masalah gizi yang terjadi pada ibu hamil berpengaruh terhadap pertumbuhan janin didalam kandungan, bayi yang dilahirkan dapat terjadi kelahiran dengan BBLR dan gizi kurang yang dapat memicu terjadinya stunting pada anak. Adapun saran yang dapat diberikan diantaranya adalah Perlunya peningkatan pemenuhan kebutuhan gizi selama hamil untuk mencegah masalah kurang gizi pada ibu hamil dengan pemberian makakanan tambahan. Pemeriksaan/pemantauan kehamailan secara rutin dan berkualitas sehinggan dapat dilakukan penanganan secara dini terhadap ibu hamil yang bermasalah. Penanganan yang tepat pada BBLR dan gizi kurang pada bayi agar tidak jatuh pada keadaan stunting. Pemberian pendidikan kesehatan tentang gizi ibu hamil kepada ibu hamil. Pelaksanaan deteksi anemia pada remaja dan ibu hamil trimester pertam
PENGARUH KUALITAS PRODUK, WAKTU TUNGGU TERHADAP KEPUASAN NASABAH ELEKTRONIK PADA PENGGUNAAN FITUR BCA M-BANKING
AbstrakKemajuan Teknologi membuat Industri perbankan menghadirkan fitur-fitur perbankan yang akan memudahkan nasabah mereka, Bank BCA salah satunya menghadirkan produk fitur M-Banking, yang diharapkan bisa mengatasi waktu tunggu serta memuaskan nasabah lebih lanjut. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan kuisioner dengan Nasabah Bank BCA yang menjadi respondennya. Sebanyak 250 Kuisioner disebarkan dengan metode analisis data menggunakan metode SEMKata Kunci: Kualitas Produk, Waktu Tunggu, Kepuasan Konsumen Nasabah Elektronik, Bank BC
KREASI BUNGA TELANG SEBAGAI PEMBERDAYAAN UMKM (PUDING) DIKELURAHAN WERGU WETAN
ABSTRAK
Puding susu bunga telang merupakan produk olahan makanan yang sudah siap saji yang terbuat dari agar–agar yang kemudian dimodifikasi dengan adanya penambahan susu dan ekstrak bunga telang untuk menambah kesan menarik pada produk puding. Tanaman telang memiliki kandungan senyawa ternatin (antioksidan biru), senyawa tersebut dapat memberikan warna pigmen biru pada kelopak bunga. Pigmen biru yang terdapat dalam bunga telang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna makanan. Bunga telang juga telah dibuktikan memiliki berbagai efek farmakologi seperti antidepresan, antikonvulsan, antimikroba, antipiretik, antiinflamasi, analgesik, diuretik, anestesi lokal, dan antidiabetes. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara tatap muka atau luring di kelurahan wergu wetan untuk memberikan informasi tentang pengolahan Bunga Telang menjadi puding. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kelurahan wergu wetan untuk melakukan pengolahan Bunga Telang sebagai puding.
Kata Kunci : Bunga Telan
PENGARUH JUS PEPAYA DAN SUSU ALMOND TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI
Menyusui merupakan proses bounding antara ibu dengan bayi dimana ibu memberikan asupan makanan kepada bayi berupa air susu ibu (ASI). ASI merupakan makanan yang sempurna bagi bayi namun tidak semua ibu memberikan ASI ekslusif kepada bayinya. Sebanyak 69,62% bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapatkan ASI. Salah satu penyebabnya adalah pengeluaran ASI yang sedikit. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI dengan mengkonsumsi makanan yang dapat mempengaruhi produksi ASI yaitu pepaya dan almond. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian mixed juice pepaya dan susu almond untuk peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi-experimental dengan menggunakan Nonrandomized control Grup Pre test-Post test Design. Dilakukan pengukuran jumlah ASI pertama sebelum diberikan perlakuan dan observasi kedua dilakukan setelah diberikan perlakuan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu Ibu menyusui jumlah 30 orang (15 orang dilakukan intervensi dan 15 orang sebagai kontrol). Pengambilan sample secara purposive sampling. Pengumpulan data primer berupa pengukuran jumlah ASI pada kelompok intervensi dan kontrol. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat peningkatan jumlah ASI antara kelompok intervensi pemberian Jus almond dan pepaya sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan kelompok kontrol pemberian edukasi gizi seimbang menyusui sebelum dan sesudah dengan hasil P-value 0,000 < nilai alpha 0,05. Simpulan didapatkan bahwa kelompok intervensi dan kontrol sama-sama mengalami peningkatan jumlah ASI dengan hasil P-value 0,000 < nilai alpha 0,05. Saran peneliti lain untuk meneliti lebih lanjut mengenai cara lain untuk peningkatan jumlah ASI pada ibu menyusu
THE INFLUENCE OF THE “ ANAKKU” HEALTH MODULE AS AN EDUCATIONAL MEDIUM FOR MOTHERS WHO HAVE TODDLERS ON THE USE OF KIA BOOKS IN THE KARANGANYAR HEALTH CENTER WORK AREA IN TASIKMALAYA CITY
The low participation of the community and the lack of health facilities greatly affect the information and education function of kia books. in order for health information to be accepted by all residents in various regions, there needs to be a role for the community, especially mothers of babies and toddlers. this child health module helps midwives educate toddler mothers.The purpose of this study is to find out the influence of child health modules as an educational medium for mothers who have toddlers on the use of kia books. the study used a quasi-experimental method with the group's pre- and post-test approaches. the primary data type, population and sample of all mothers who have toddlers in the new coral health center of tasikmalaya city as many as 720 people. criteria for inclusion of mothers who have kia books, can communicate well, are willing to be respondents. the samples in this study used simple random sampling techniques. the data obtained is then processed reliability measurement reliability test using cronbach alpha. a variable is said to be reliable if it gives a cronbach alpha value of > 0.7. hypothesis analysis test using paired test. there is an influence of providing education using the child health module with the use of kia books by mothers who have toddlers p value 0,000. the results of this study are expected that health workers always provide education for toddler mothers when going to posyandu and conducting a comfort check with the guidance in the kia book