E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
781 research outputs found
Sort by
KADAR GLUKOSA DARAH SEBAGAI DETERMINAN TATALAKSANA PENDERITA TUBERKULOSIS DENGAN KOMORBID DIABETES MELLITUS TIPE -2
Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Jumlah kasus TBC di Indonesia berdasarkan data dari WHO Global TBC Report 2020 tahun 2019 diperkirakan sebesar 845.000 kasus dengan insidensi 312 per 100.000 penduduk. Terkait jumlah kasus tuberkulosis di dunia, Indonesia mendapatkan urutan kedua setelah India. Salah satu faktor risiko sakit tuberkulosis adalah penyakit diabetes mellitus (DM). Tuberkulosis dengan faktor komorbid DM menjadi beban penyakit terbesar ketiga di Indonesia. Tatalaksana TBC dengan komorbid DM dapat dipengaruhi oleh kadar glukosa darah yang tidak terkontrol.Tujuan dilalukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah melalui penilaian kadar HbA1c dengan keberhasilan pengobatan penderita TB yang memiliki komorbid DM Tipe 2. Metode penelitian menggunakan analitik observasional dengan desain cross-sectional melalui pendekatan retrospektif. Sample penelitian berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sebanyak 25 responden. Berdasakan hasil uji statistik menggunakan aplikasi IBM SPSS 25 menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai P = 0,012 dengan nilai Ratio Prevalence 3,958, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara nilai HbA1c terhadap keberhasilan pengobatan Penderita TB dengan komorbid DM tipe-2, tingkat risiko ketidakberhasilan antituberculosis pasien dalam kondisi HbA1c tidak normal 3 kali lebih besar dibandingkan pasien dalam kondisi HbA1c normal. Perlunya monitoring yang baik pada kadar gula darah sehingga terjadinya ketidakberhasilan antituberculosis pada pasien DM tipe-2 dengan TB paru menjadi rendah
PERLINDUNGAN HUKUM POJK NOMOR 14/POJK.05/2020 TERHADAP DEBITOR LEMBAGA PEMBIAYAAN (LEASING) TERDAMPAK PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN KEADILAN
Kendaraan sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat untuk menunjang mobilitas dalam kehidupan sehari-hari, selain menggunakan fasilitas umum masyarakat banyak yang memilih untuk memeiliki sendiri kendaraan karena dirasa lebih leluasa dalam beraktifitas. Untuk mendapatkan kendaraan dipermudah dengan layanan pembiayaan atau kredit kendaraan bermotor yang disediakan oleh Lembaga penyedia layanan keuangan (leasing). Banyaknya kemudahan yang diberikan oleh penyedia layanan keuangan dalam pemberian kredit membuat mayoritas masyarakat menggunakan fasilitas kredit dalam pemenuhan kebutuhan transportasi. Ketika terjadi pandemi covid19 terjadi semua sektor menjadi terganggu termasuk sektor ekonomi sehingga berdampak sangat signifikan terhadap kemampuan ekonomi masyarakat pada khususnya masyarakat yang mendapat fasilitas kredit kendaraan dari Lembaga pembiayaan (leasing). Debitor kesulitan untuk memenuhi kewajibanya terhadap kreditor karena kemampuan ekonomi keluarga turut berdampak. Dalam keadaan tidak biasa seperti ini pemerintah melalui regulator mengambil keputusan untuk memberlakukan relaksasi kredit untuk sebagai Langkah untuk menunjang keberlangsungan kegiatan perekonomian ditengah pandemic covid 19
PERAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN YANG MEMPENGARUHI WANITA DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SEVIKS
Deteksi dini kanker serviks di Indonesia menjadi masalah karena beberapa kendala yaitu meliputi luas wilayah demografi, kesinambungan, kekurangan sumber daya manusia sebagai pelaku skrining, sehingga harapan untuk menemukan kanker leher rahim setadium dini masih jauh. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran dukungan tenaga kesehatan dengan pengambilan keputusan wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain case control, sampel terdiri dari kelompok control dan kelompok kasus, masing-masing kelompok terdiri dari 43 responden, tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan pada semua wanita, baik yang sudah melakukan deteksi dini maupun yang belum melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode. Analisa data bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran dukungan tenaga kesehatan dengan pengambilan keputusan melakukan deteksi dini kanker serviks. Manfaat penelitian untuk mengetahui bahwa peran dukungan tenaga kesehatan dapat mempengaruhi wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks, maka dari itu disarankan pada petugas kesehatan untuk memperluas sasaran promosi kesehatan. Sehingga kanker serviks dapat terdeteksi sedini mungkin. Keyword : dukungan tenaga kesehatan, pengambilan keputusan, kanker serviks Abstract Early detection of cervical cancer in Indonesia is a problem because of several obstacles, including the demographic area, sustainability, lack of human resources as screening actors, so that the hope of finding cervical cancer at an early stage is still far away. The purpose of the study was to analyze the role of health workers' support in women's decision-making in early detection of cervical cancer. This type of research uses a quantitative case-control design, the sample consists of a control group and a case group, each group consists of 43 respondents, the sampling technique uses purposive sampling. The data collection technique used a questionnaire that was distributed to all women, both those who had done early detection and those who had not done early detection of cervical cancer using the method. Bivariate data analysis using chi-square test. The results showed that there was a significant relationship between the support role of health workers and decision-making for early detection of cervical cancer. The benefit of the research is to find out that the role of supporting health workers can influence women in carrying out early detection of cervical cancer, therefore it is recommended for health workers to expand health promotion targets. So that cervical cancer can be detected as early as possible.Keyword : support for health workers, decision making, cervical cance
SIKAP DAN PERILAKU JAVANESE TRADISIONAL HEALING MASA NIFAS PADA IBU MODERN ANTAR GENERASI
The healing system in Indonesia is experiencing pluralism. Where a variety of different ways of treatment exist side by side including humoral medicine and magical elements. Socio-cultural factors have an important role in understanding the attitudes and behavior of human life, one of which is in the postpartum period. The descriptions of Javanese culture in postpartum mothers obtained include pilis, parem, drinking herbal medicine, massage, stagenan, octopus, kempitan, walik dadah, sitting senden, abstinence from eating and sitting culture. This underlies the researcher to take the title of the study of Traditional Javanese Attitudes and Behaviors Healing the Postpartum Period in Modern Mothers at Harapan Bersama Polytechnic.This research is a descriptive non-experimental quantitative research, with the research design used is cross sectional. With the population of Harapan Bersama Polytechnic employees who are female and have postpartum experience as many as 55 people but who are willing to become respondents (sample) are only 44 respondents. With a measuring instrument using a questionnaire.TestAnalysisbivariate statistical test using chi square where there is no relationship between age and respondent's attitude towards Javanese Traditional Healing during the postpartum period with a significance level of 0.155 (P > 0.05), there is no relationship between age and respondents' behavior towards Javanese Traditional Healing during the postpartum period with a significance level of 0.155 (P > 0 0.05) and there is a relationship between attitudes and behavior of respondents towards Javanese Traditional Healing during the postpartum period where the results obtained a significance level of 0.000 (P < 0.05). It is hoped that the postnatal care of Javanese culture can be monitored and made more modern so that it is not harmful to health.Keywords: Attitude, behavior, postpartum complemente
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI MENSTRUASI MAHASISWA
AbstrakDisminorea terjadi pada masa menstruasi yang dapat merupakan masalah ginekologi yang ditandai dengan nyeri perut bagian bawah, jika nyeri tersebut tidak diatasi dan tidak tertahankan dapat menyebabkan terhambatnya aktivitas normal menjadi tanda adanya gangguan reproduksi. Terapi relaksasi kompres hangat merupakan intervensi keperawatan yang dapat menurunkan skala nyeri pada pasien disminorea. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri menstruasi (disminoreaa)pada mahasiswi semester 5 Prodi DIII Kebidanan Muara EnimPenelitian ini menggunakan desain pre experiment dengan pendekatan pre post test without control . Subjek penelitian ini adalah mahasiswi semester 5 Prodi DIII Kebidanan Muara Enim yang mengalami nyeri menstruasi. Penelitian ini mengambil dua kali pemeriksaan nyeri sebelum dan setelah. Sampel penelitian sebanyak 40 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrument nyeri menggunakan numeric rating scale. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil Penelitian didapatkan, rata-rata intensitas nyeri menstruasi sebelum penelitian adalah 5,30±1,82. Rata-rata intensitas nyeri menstruasi setelah penelitian adalah 2,73±1,51. Ada pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri menstruasi (disminoreaa) pada mahasiswi semester 5 prodi d iii kebidanan muara enim ( p value=0,000). Menerapkan kompres hangat sebagai terapi alternatif nonfarmakologis pada remaja putri yang mengalami nyeri disminorea primer.Kata Kunci: Kompres hangat, nyeri disminorea, mahasiswa AbstractDysmenorrhea occurs during menstruation which can be a gynecological problem characterized by lower abdominal pain, if the pain is not overcome and is unbearable it can cause inhibition of normal activities which is a sign of reproductive disorders. Warm compress relaxation therapy is a nursing intervention that can reduce the pain scale in dysmenorrheal patients. The purpose of this study was to analyze the effect of warm compresses on the intensity of menstrual pain (dysmenorrhea) in 5th semester female students of the DIII Midwifery Study Program Muara Enim.This study uses a pre experimental design with a pre post test without control approach. The subject of this study was a 5th semester student of the DIII Midwifery Study Program in Muara Enim who experienced menstrual pain. This study took two pain assessments before and after. The research sample was 40 people who met the inclusion and exclusion criteria. Pain instrument using a numeric rating scale. Data analysis using Wilcoxon test.The results showed that the average intensity of menstrual pain before the study was 5.30±1.82. The average intensity of menstrual pain after the study was 2.73±1.51. There is an effect of warm compresses on the intensity of menstrual pain (dysmenorrhea) in 5th semester female students of Midwifery Study Program d III Muara Enim (p value = 0.000). Applying warm compresses as a non-pharmacological alternative therapy in adolescent girls who experience primary dysmenorrhea pain.Keywords: warm compresses, dysmenorrhea pain, college student
PEMANFAATAN MOCAF UNTUK PENATALAKSANAAN DIET YANG RAMAH HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS
PEMANFAATAN MOCAF UNTUK PENATALAKSANAAN DIET YANG RAMAH HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS
Diana Tri Lestaria*, Noor Cholifahb, Jeki Purnomoc, Heni Risnawatid, Syahrial Aman, Widya Cholide
a,b,c,d,eUniversitas Muhammadiyah Kudus, Kudus, Indonesia. Email : [email protected]
Abstrak
Penyakit hipertensi dan diabetes mellitus masih menempati proporsi tertinggi dari seluruh penyakit tidak menular yang dilaporkan. Hipertensi dan DM tidak menunjukkan tanda dan gejala secara khusus sehingga perlu kewaspadaan dari masyarakat untuk melakukan skrining, pencegahan serta upaya untuk memperbaiki pola hidup terutama adalah pengaturan diet. Untuk itu perlu adanya bahan pangan pengganti yang ramah untuk penderita DM dan hipertensi, salah satunya adalah Modified Cassava Flour (MOCAF). Mocaf memiliki kadar kalori, lemak dan gula yang rendah sehingga baik untuk penderita DM dan Hipertensi. Pengabdian masyarakat ini adalah dilakukan dengan cara Pendidikan pada masyarakat, mencakup kegiatan pemberian penyuluhan dan demonstrasi pembuatan produk pangan dari tepung mocaf. Hasil dari pengabdian masyarakat ini pengetahuan masyarakat tentang bahan pangan substitusi untuk hipertensi dan DM meningkat. Dari aspek afektif, peserta menerima berbagai upaya kesehatan serta perkembangan untuk mengatasi masalah kesehatan seperti DM dan Hipertensi dan dari aspek psikomotor, peserta mampu untuk membuat makanan berbahan dasar tepung mocaf.
Kata kunci : Hipertensi, Diabetes Mellitus, Mocaf.
Abstract
Hypertension and diabetes mellitus still occupy the highest proportion of all reported non-communicable diseases. Hypertension and DM do not show any signs and symptoms specifically so it is necessary to be vigilant from the public to carry out screening, prevention and efforts to improve lifestyle, especially dietary arrangements. For this reason, it is necessary to have friendly substitute foodstuffs for people with DM and hypertension, one of which is Modified Cassava Flour (MOCAF). Mocaf has low calorie, fat and sugar levels so it is good for people with DM and Hypertension. This community service is carried out by means of education in the community, including counseling activities and demonstrations of making food products from mocaf flour. As a result of this community service, public knowledge about substitution foodstuffs for hypertension and DM increased. From the affective aspect, participants received various health efforts and developments to overcome health problems such as DM and Hypertension and from the psychomotor aspect, participants were able to make foods based on mocaf flour.
Keywords : Hypertension, Diabetes Mellitus, Mocaf
UPAYA KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN MULAI KEHAMILAN
Continuity of care is a continuous service activity starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn and family planning. These primigravida pregnant women do not yet have knowledge about exclusive breastfeeding so that lactation preparations are carried out when the mother does a pregnancy check. Primigravida by getting knowledge, support and motivation from the midwife as one of the success factors in exclusive breastfeeding. Midwives in providing care are carried out comprehensively. The care provided in pregnancy detects early pregnancy risks, provides education and information according to gestational age, discomfort in the first, second and third trimesters, preparation for lactation. Preparation for lactation is carried out to increase knowledge, provide support, involve husband and family as motivators in exclusive breastfeeding. Assistance to babysitters while the mother is working, namely how to serve expressed breast milk, how to give expressed breast milk to babies. Breastfeeding assistance is carried out not only for mothers but by involving husbands, families and baby caregivers. Expressing breast milk storage is carried out at work, from work to home, to home to refrigerators and freezers and how to serve and how to give
PENGARUH EDUKASI PEER GROUP BERBASIS MEDSOS TERHADAP STATUS PSIKOLOGIS ORANG TUA ANAK DOWN SYNDROME DI SLB NEGERI KALIWUNGU KUDUS
Latar Belakang: Prevalensi Down Syndrome semakin meningkat, angka kejadian penderita down syndrome di seluruh dunia diperkirakan mencapai 8 juta jiwa. Menurut laporan Indonesian Center for Biodiversity dan Biotechnology (ICBB) Bogor pada tahun 2016, di Indonesia terdapat lebih dari 300 ribu anak dengan kasus Down Syndrome. Jumlah kasus Down Syndrome Jawa Tengah tercatat 47 SDLB swasta dan negeri yang tersebar di tingkat kota dan kabupaten di Jawa Tengah sebanyak 3.224 anak. Sementara di Kabupaten Kudus terdapat 5 SDLB yaitu SDLB Sunan Kudus, SDLB Cendono Dawe, SDLB Sunan Muria, SDLB Purwosari dan SLB Kaliwungu dengan jumlah siswa dengan down syndrome sejumlah 120 anak. Tujuan : Mengetahui pengaruh edukasi peer group berbasis medsos terhadap status psikologis orang tua anak down syndrome di SLB Negeri Kaliwungu Kudus. Metode: Jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest group with control design. Besar sampel 44 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, kuesioner status psikologis orang tua dan standar operasional prosedur edukasi peer group berbasis medsos. Analisis data uji statistik non parametrik Wilcoxon Test dan Mann-Whitney Test. Hasil Penelitian : Mayoritas status psikologis orang tua sebelum diberikan edukasi peer group berbasis medsos pada kelompok intervensi adalah 11 orang (50%) memiliki status psikologis yang cukup dan setelah (post test) adalah 12 orang (50%) memiliki status psikologis baik. Simpulan : Ada pengaruh edukasi peer group berbasis medsos terhadap status psikologis orang tua anak down syndrome di SLB Negeri Kaliwungu Kudus dengan p value 0,000 < α 0,05
MOTIVASI LATIHAN FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS
Abstrak Latihan fisik atau olahraga merupakan salah satu pilar manajemen mandiri DM yang dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan pengambilan glukosa oleh otot, memperbaiki pemakaian insulin, memperbaiki sirkulasi darah dan juga tonus otot. Tujuan penelitian untuk mengetahui motivasi latihan fisik pada pederita diaetes mellitus. Design penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling melibatkan 5 partisipan. Data dianalisis dengan menggunakan metode thematic analysis. Hasil penelitian menunjukan motivasi penderita DM melakukan latihan fisik dipengaruhi oleh harapan untuk menstabilkan gula darahnya, pengalaman baik dari diri sendiri maupun orang lain serta sikap yang muncul karena dalam diri klien sudah terbekali suatu pengetahuan. Lingkungan yang bersih, sejuk dan nyaman, demikian pula adanya suatu dukungan dari keluarga dimana dukungan tersebut dapat berbentuk dana, perhatian dan informasi. Harapan, sikap dan pengetahuan merupakan faktor intrinsik sedangkan lingkungan dan dukungan merupakanfsktor ektrinsik diabetesi melakukan latihan fisik. Disarakan diabetesi dapat saling memotivasi untuk melakukan latihan fisi
INDIKATOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN POSBINDU LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGAWEN 1 KABUPATEN DEMAK
Latar Belakang Hipertensi merupakan faktor risiko primer penyakit jantung dan stroke, pada kelompok lansia penyakit atau gangguan yang menonjol sering terjadi pada gangguan pembuluh darah dari hipertensi sampai stroke, penyakit hipertensi sering menunjukan gejala seperti pusing, mata berkunang-kunang, dan lemas. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui indicator apa saja yang mempengaruhi keberhasalian posbindu pada lansia hipertensi di wilayah kerja puskesmas karangawen 1 kecamatan karangawen kabupaten Demak. Metode Penelitian ini adalah mengumpulkan data dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Hasil Kesimpulan penelitian ini adalah Cakupan kunjungan Posbindu lansia di wilayah kerja puskesmas karangawen 1 masih cukup rendah, yakni 44 %, Faktor yang berhubungan dengan kunjungan lansia ke posbindu lansia adalah pengetahuan, Faktor pendukung yang berhubungan dengan kunjungan lansia ke posbindu lansia yaitu dukungan keluarga dan dukungan kader kesehatan. Saran Puskesmas dapat melakukan upaya untuk meningkatkan penyuluhan mengenai berbagai macam informasi yang terkait dengan masalah kesehatan dalam pelayanan kesehatan bagi lansia di posbindu lansia sehingga pengetahuan lansia akan lebih baik untuk dapat lebih memanfaatkan posbindu lansia