E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
781 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN PERIODE RAWAT INAP PASIEN COVID-19 YANG MENDAPAT TERAPI FAVIPIRAVIR
Background: Covid-19 is a disease caused by the SARS-CoV-2 (Server acute respiratory syndrome coronavirus 2) virus. The transmission of Covid-19 was so fast the on January 30, 2020 WHO declared Coronavirus as KKMD. The high number of cases of Covid-19 has resulted in a lack of capacity for health facilities, thus making inpatient medical services less than optimal and adequate. Objective: To determine the relationship between characteristics with the period of hospitalization of Covid-19 patients receiving favipiravir therapy at the Mitra Bangsa Hospital, Pati.Methods: this type of analytic observational study with a retrospective approach, was conducted in May-June 2021 at Mitra Bangsa Hospital, Pati. Purposive sampling, and data collection using Covid-19 patient medical record. The number of sampels obtained was 59 respondents, and data analysis was carried out statistically using bivariat analysis with Chi Square test.Results: the most gender was male 32 patients (54.2%), the most age 46-59 as many 29 patients (49.2%), then Covid-19 patients had the most comorbidities as many as 39 patients (67.8%) with the most common disiase was diabetes melitus with 19 patiens (32.2%). The result of the Chi Square test showed that there was a relationship between gender with lengts of stay p-value: 0.640, relationship between age with length of stay p-value: 0.806, and comorbid relationship with length of stay p-value: 0.301.Conclusion: There is relationship between characteristics with the period of hospitalization of Covid-19 patients receiving favipiravir therapy at the Mitra Bangsa hospital Pati.Keywords: Covid-19, Favipiravir, Hospitalizatio
AGAR-AGAR JERUK NIPIS TERHADAP OBESITAS SENTRAL IBU RUMAH TANGGA DUKUH TAPEN NGRANDU GEYER GROBOGAN
Abstrak Obesitas sentral merupakan penimbunan lemak pada bagian intraabdomen Obesitas sudah dianggap sebagai epidemi di seluruh dunia dan telah menjadi masalah terhadap kesehatan masyarakat di negara maju maupun berkembang. Agar-agar merupakan makanan yang terbuat dari rumput laut. Rumput laut memiliki kadar serat yang tinggi yaitu serat larut air yang meningkatkan rasa kenyang. Sehingga hal ini akan di-perhitungkan sebagai bahan makanan yang dapat menurunkan berat badan pada penderita obesitas. Adapun jeruk nipis kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk orang yang sedang menjalani diet. Segelas air dengan perasan jeruk nipis dipercaya mampu menurunkan sejumlah kalori. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh pengaruh kombinasi agar-agar dan jeruk nipis terhadap obesitas sentral ibu rumah tangga Dusun Tapen Desa Ngrandu Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan. Metode penelitian : jenis penelitian quasi experiment dengan desain pretest postest control grup design analisis data menggunakan uji wilcoxon signed rank test pemberian kombinasi agar-agar dan jeruk nipis menggunakan SOP. Populasi dalam penelitian adalan 152 ibu rumah tangga sample 32 ibu rumah tangga dengan tehnik sampling purposive sampling yang terdiri dari 16 responden intervensi dan 16 responden kontrol. Hasil : dengan uji wilcoxon signed rank test pada kelompok intervensi menunjukan bahwa rata-rata ukuran lingkar perut sebelum diberikan perlakuan menunjukkan adalah 95.62cm, sesudah perlakuan 87.50cm. Terlihat nilai mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah 8.12cm. Hasil uji statistik didapatkan nilai 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara obesitas sentral sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi
HUBUNGAN ANTARA POLA KONSUMSI MAKANAN SEBELUM TIDUR DAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA DENGAN KEJADIAN INSOMNIA DI DESA TEMULUS KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN KUDUS
ABSTRAKEstablished Populations For Epidemiologic Studies of the Elderly (EPESE) mendapatkan dari 9000 responden, sekitar 29% berusia diatas 60 tahun dengan keluhan insomnia. Di Indonesia setiap tahun diperkirakan sekitar 20%-50% orang dewasa melaporkan adanya keluhan susah tidur (Insomnia). Prevalensi gangguan tidur pada lansia cukup tinggi yaitu sekitar 67%. Sebagian besar lansia mengalami insomnia yang disebabkan oleh karena semakin rentannya kondisi fisik, juga perubahan fungsi sistem tubuh dan psikis (kecemasan) lansia. Mengetahui hubungan antara pola konsumsi makanan sebelum tidur dan tingkat kecemasan pada lansia dengan kejadian insomnia di Desa Temulus Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi 552 lansia (bulan Februari 2014),metode ramdom sampling, sampel 85 lansia. Uji statistik dengan Kendall-Tau. Pola konsumsi makanan sebelum tidur (p=0,000<0,05), correlation coeffisient 0,592 (kekuatan hubungan sedang pada rentang 0,40-0,599). Tingkat Kecemasan (p=0,000<0,05, correlation coeffisient 0,608 (kekuatan hubungan kuat pada rentang 0,60-0,799). Ada hubungan yang signifikan antara pola konsumsi makanan sebelum tidur lansia dengan kejadian insomnia, ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada lansia dengan kejadian insomnia.
FREKUENSI SENAM HAMIL DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINIUM DIKLINIK NORMA MEDIKA
Abstrak Ruptur Perineum merupakan sobekan yang terjadi saat bayi lahir baik secara spontan ataupun dengan alat atau tindakan. Ruptur perineum menjadi penyebab perdarahan ibu postpartum. Salah satu hal untuk mencegah terjadinya robekan perineum yaitu dengan menjaga keelastisitas perineum dapat dilakukan dengan senam hamil senam hamil adalah suatu bentuk latihan guna memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut ligament-ligamen, otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan. Metode penelitian: Penelitian yang digunakan adalah korelasi, Populasi yaitu sebanyak 40 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 40 responden (Total Sampling). Hasil: menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 (p<0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan senam hamil dengan rupture perineum. Nilai koefisien korelasi 0,739 yang berarti mempunyai hubungan kuat dan arah korelasi negatif atau berlawanan arah yang berarti semakin sering melakukan senam hamil akan menurunkan terjadinya rupture perineum
PENGARUH TERAPI BELAJAR MEMBACA BERBASIS APLIKASI ANDROID TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Abstrak Latar Belakang : Berdasarkan data dari INFODATIN tahun 2014 bahwa Indonesia selaku Negara berkembang memiliki penduduk difabel sebesar 2,45%, tercatat jumlah total anak usia SD kebawah di Indonesia 50 juta, dengan asumsi penderita kesulitan belajar membaca 10% maka prediksi anak yang mengidap gangguan kesulitan belajar membaca adalah 5 juta orang (Lestari, 2014). Hasil penelitian Andamari (2017) yang berjudul Implementasi Terapi Berbasis Aplikasi Android Dan Terapi Verbal Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pada Anak Dengan Gejala Disleksia Hasil analisis menunjukkan nilai yang signifikan yaitu p value 0,006 0,05. Kesimpulan : Terdapat pengaruh terapi belajar membaca menggunakan aplikasi android terhadap peningkatan kemampuan membaca pada responden di SLB Negeri Kaliwungu Kudus
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BERDASARKAN MOTIVASI IBU MENYUSUI
AbstrakMenyusui merupakan suatu proses alamiah, berjuta-juta ibu diseluruh dunia menyusui bayinya tanpa pernah membaca buku tentang ASI bahkan ibu yang buta huruf pun dapat menyusui anak-anaknya yang baik, walau demikian dalam lingkungan kebudayaan kita saat ini dilakukan hal yang alamiah tidaklah selalu mudah. Masalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi patut menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat, mengingat bahwa ASI sangat penting bagi bayi. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan. Metode yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan didesa Batealit Kabupaten Jepara. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 110 ibu. Sampel diambil dengan cara random sampling yaitu sebanyak 90 orang. Analisa yang digunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada Hubungan Antara Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan dengan nilai p value 0.000 < 0,05. Kesimpulan Ada Hubungan Antara Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Desa Batealit Kabupaten Jepara. Saran bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan kepada ibu-ibu yang baru melahirkan.
ANALISIS KEPATUHAN MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN MASKER DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19
ABSTRAKCovid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan dengan gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas, letih, dan lesu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan mahasiswa terhadap penggunaan Masker dalam pencegahan Penularan Covid-19. Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yaitu untuk membuat gambaran, meringkaskan berbagai kondisi, berbagai situasi, atau berbagai fenomena yang ada di masyarakat lalu mengungkapkan makna secara mendalam mengenai fenomena yang terjadi tersebut. Hasil penelitian dari wawancara informan didapatkan bahwa penggunaan masker sangat penting terlebih di tempat umum dan pelayanan seperti kampus. Menggunakan masker tidak hanya digunakan dengan menempatkan di area muka tetapi harus mengetahui juga pemakaian masker dengan baik dan benar serta pemilihan masker yang baik seperti masker medis. Kata Kunci: Covid-19, Kepatuhan, Masker ABSTRACTCovid-19 is a virus that attacks the respiratory system with symptoms of fever, cough, runny nose, sore throat, shortness of breath, fatigue and lethargy. The purpose of this study was to determine student compliance with the use of masks in the prevention of Covid-19 transmission. This research uses qualitative descriptive, namely to create a picture, summarize various conditions, various situations, or various phenomena that exist in society and then reveal the meaning in depth about the phenomenon that occurs. The results of the research from informant interviews found that the use of masks is very important, especially in public places and services such as campuses. Using a mask is not only used by placing it on the face area but you must also know how to use a mask properly and choose a good mask such as a medical mask. Keywords: Covid-19, Compliance, Mask
PENGARUH MEDIA EDUKASI PENCEGAHAN COVID 19 (PEPC) MELALUI MEDIA POSTER DAN WA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM MEMPERHATIKAN PROTOKOL KESEHATAN
AbstrakIndonesia saat ini sedang mengalami pandemi covid 19 dengan jumlah penderita yang sangat tinggi. Menurut data dari (Info covid 19) 2020 kasus terkonfirmasi positif covid 19 mengalami peningkatan setiap harinya di seluruh provinsi di Indonesia termasuk salah satunya adalah jawa tengah. Pandemi covid 19 yang berlangsung sudah hampir 2 tahun ini dan seperti tidak ada habisnya membuat masyarakat semakin enggan dan acuh terkait protokol kesehatan yang dinilai merepotkan. Sebagai salah satu terapi untuk mengatasi kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat.Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan edukasi terkait protokol kesehatan dengan media yang mudah dan sering digunakan oleh masyarakat yaitu menggunakan poster yang disampaikan melalui media WA untuk meningkatkan kembali kesadaran masyarakat. Jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest with control. Dengan penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nilai tingkat kesadaran masyarakat pada kelompok intervensi setelah dilakukan uji Wilcoxon signed ranks test didapatkan nilai p: 0,000 sedangkan pada kelompok kontrol setelah dilakukan uji Dependent t-test didapatkan nilai p: 0,099. Perbedaan nilai post test pada kelompok intervensi dan kelompok control setelah dilakukan uji independent t-test didapatkan p: 0,000. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh edukasi (PEPC) terhadap tingkat kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan. Kata Kunci: Edukasi, Tingkat kesadaran, Covid 19, Protokol kesehatan Abstract Indonesia is currently experiencing a COVID-19 pandemic with a very high number of sufferers. According to data from (Covid 19 Info) 2020, positive confirmed cases of COVID-19 are increasing every day in all provinces in Indonesia, including Central Java. The COVID-19 pandemic which has been going on for almost 2 years and seems to have no end has made people increasingly reluctant and indifferent to health protocols which are considered troublesome. As one of the therapies to overcome public awareness regarding health protocols is to provide education to the public.The purpose of this study is to provide education related to health protocols with media that is easy and often used by the public, namely using posters delivered through WA media to increase public awareness again. This type of research is quasi-experimental with a one group pretest and posttest with control design. By determining the sample using purposive sampling method. The results showed that there was a difference in the value of the level of public awareness in the intervention group after the Wilcoxon signed ranks test was carried out, the p value was obtained: 0.000, while in the control group, after the Dependent t-test was carried out, the p value was 0.099. The difference in the post-test scores in the intervention group and the control group after the independent t-test was carried out was p: 0.000. So it can be concluded that there is an effect of education (PEPC) on the level of public awareness regarding health protocols. Keywords: Education, Awareness level, Covid 19, Health protocol
PENGARUH SLOW DEEP BREATHING DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA PRAMBATAN LOR
Abstrak Latar Belakang : Hipertensi adalah permasalahan pada sirkulasi darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik diatas 130 mmHg dan tekanan diastolik di atas 80 mmHg. Jika pasien hipertensi tidak dapat mengontrol tekanan darah dalam batas normal, maka akan terjadi komplikasi seperti gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal. Oleh karena itu upaya untuk menurunkan tekanan darah tinggi harus dilakukan secara aman dan nyaman untuk pasien hipertensi.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh terapi Slow Deep Breathing terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Desa Prambatan Lor Kudus.Metode : Rancangan penelitian ini adalah eksperimen quasy experiment non equivalent control group design. Populasi adalah penderita hipertensi di Desa Prambatan Lor Kudus. Sampel sebanyak 32 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi secara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan sphygmomanometer . Hal ini dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxcon dengan tingkat signifikan α <0,05.Kesimpulan : Ada pengaruh yang bermakna dalam pemberian Slow Deep Breathing terhadap penurunan tekanan darah kelompok Intervensi sebesar p.0,002. Tidak ada pengaruh yang bermakna dalam komunikasi terapeutik terhadap penurunan tekanan darah kelompok kontrol sebesar 0.0,083.AbstractBackground: Hypertension is a result of blood circulation problem, which is characterized by an increase in systolic blood pressure above 130 mmHg and diastolic pressure above 80 mmHg. If the hypertensive patient cannot control blood pressure within normal limits complications such as heart failure, stroke, and kidney failure will occur. Therefore, efforts to reduce high blood pressure must be carried out safely and comfortably for hypertensive patients. Purpose: The purpose of the research is to analyze the influence slow deep breathing toward the change of blood pressure on hypertension’s patient at prambatan lor village kudus . Methods: The design of this research was quasy experiment non equivalent control group design. Population was the Primary hypertension’s patient at prambatan lor village kudus The samples were 32 respondents based on inclusion and exclusion criterion on purposive sampling. The data was collected using mercurial sphygmomanometer. It was analyzed using wilcoxcon test with significant level α < 0.05. Conclusion : The conclusion There are significant influence of slow deep breathing therapy toward the change of blood pressure of the Intervention group with p value = 0,002. There was no significant effect in therapeutic communication on the control group's blood pressure with p value = 0.083
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMK TENTANG PERNIKAHAN DINI DI MASA PANDEMI COVID 19
Abstrak Pernikahan usia dibawah normal menjadi salah satu isu yang tercantum dalam SDGs. Kementerian PPPA juga melaporkan adanya peningkatan angka perkawinan anak selama pandemi Covid-19. Kondisi kesejahteraan yang menurun telah memaksa orang tua membiarkan anaknya menikah. Penutupan sekolah ketika situasi ekonomi memburuk juga membuat banyak anak dianggap sebagai beban keluarga. Hal ini terbukti dari adanya 34.000 permohonan dispensasai kawin yang diajukan kementrian Agama pada Januari hingga Juni 2020. Perkawinan anak menambah risiko yang harus dihadapi anak selama pandemi, selain peningkatan kekerasan dan permasalahan mental pada anak. Hasil studi pendahuluan di salah satu SMK Kabupaten Semarang diketahui bahwa setiap tahun rata-rata 1-2 orang siswa mengundurkan diri dari sekolah dengan alasan untuk menikah.Jenis penelitian ini adalah Explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelajar di SMK Tarunatama Kabupaten Semarang. Sampel dan teknik sampling menggunakan probability sampling sebanyak 152 orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner, analisis data dilakukan secara univariat dan analisis bivariat uji Kendall Tau dengan bantuan SPSS 16.Kesimpulan dari penelitian ada hubungan antara peran orang tua dengan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dengan nilai signifikansi adalah 0,000 (<0,05). Saran yang diajukan diharapkan keluarga dapat menambah informasi mengenai peran penting sebagai keluarga dalam mendidik anak selama masa pandemi sehingga pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini bisa semakin meningkat