E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
781 research outputs found
Sort by
KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT PASIEN DALAM MEMANFAATKAN KEMBALI JASA PELAYANAN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT DI MASA PANDEMI COVID 19: LITERATURE REVIEW
The COVID 19 pandemic currently occurring has affected hospital operations and occupancy rates. The COVID-19 pandemic affects dimensions in the quality of services provided in hospitals. Researchers are interested in conducting literature research with the title: "Assessment of service quality on patient interest in reusing Hospital outpatient services during the COVID 19 pandemic (literature review)". This study uses a literature review design with the type of narrative review. Based on the search results of research articles on journal publisher websites such as Google Scholar, Sinta Jurnal, Science Direct, DOAJ, and PubMed using keywords: "Quality of service", "Interests" "Outpatient" "Hospital" and "Covid-19 ". Of the 18 journals, only 7 research journals were included in the review. Based on the results of the literature review that researchers have done, it can be concluded that the services provided by the hospital during the COVID 19 pandemic still pay attention to the dimensions of service quality by continuing to apply the COVID 19 protocol. towards interest, considering that the reviewed journals emphasize more on aspects of patient care.Keywords: Quality of service, Interest, Outpatient, Hospital, Covid-1
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSU ISLAM KLATEN TAHUN 2020
AbstrakSectio caesarea tindakan pembedahan yang bertujuan melahirkan bayi dengan membuka dinding perut dan rahim ibu. Wanita yang melakukan bedah sesar memiliki resiko infeksi lebih besar 5-20 kali lipat dibandingkan persalinan normal. Salah satu masalah dari tindakan persalinan section caesarea adalah infeksi pada luka operasi (ILO). Penanganan untuk mencegah terjadinya infeksi luka operasi yaitu dengan cara pemberian antibiotik profilaksis. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien operasi section caesarea di RSU Islam Klaten. Penelitian ini merupakan observasional yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data sekunder dengan penelusuran data rekam medik pada pasien bedah sesar di RSU Islam Klaten periode bulan Juli - Desember 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 82 pasien. Data yang telah terkumpul diolah dengan menghitung persentase pola penggunaan antibiotik dan parameter-parameter yang meliputi jenis antibiotik yang digunakan, dosis, rute pemberian dan waktu pemberian antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian penggunaan jenis antibiotik profilaksis bedah sesar yaitu cefazolin sebesar 100%, kesesuaian dosis yang digunakan sebanyak 2 gram sebesar 0%, kesesuaian rute pemberian antibiotik profilaksis yaitu melalui intra vena kesesuaian sebesar 100%, kesesuaian waktu pemberian antibiotik ≤30 menit sebelum insisi kulit sebesar 11%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa evaluasi peggunaan antibiotik profilaksis bedah sesar belum sesuai pedoman Permenkes RI tahun 2011
CEGAH SENDIRI STUNTING SISWA PAUD JUNIOR SKB UNGARAN
Anak usia dini atau prasekolah berusia 3-6 tahun. Usia ini merupakan periode emas anak dalam pertumbuhan dan perkembangan sehingga perlu dilakukan penilaian status gizi secara rutin guna memantau pertumbuhannya. Masalah gizi kronis pada balita yang dapat terjadi yaitu stunting. Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan karena ketidakcukupan asupan zat gizi kronis atau penyakit infeksi kronis maupun berulang. Pada masa pandemi covid-19 kegiatan belajar dilakukan secara daring dari rumah, begitu pun pemantauan status gizi rutin di sekolah tidak dapat dilaksanakan. Peran orang tua sangat diharapkan dapat melakukan pemantauan tinggi badan anak secara mandiri. Sehingga perlu dilakukan kegiatan edukasi dan pelatihan pemantauan tinggi badan pada orang tua agar dapat diterapkan di rumah secara mandiri. Sasaran kegiatan ini yaitu orang tua siswa PAUD Junior SKB Ungaran. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2021 bertempat di Aula SKB Ungaran Kabupaten Semarang. Program yang ditawarkan antara lain edukasi stunting, pelatihan pengukuran tinggi badan beserta ploting status gizi, dan pembagian stiker pengukur tinggi badan dan grafik pertumbuhan. Hasil evaluasi kegiatan yaitu terdapat peningkatan pengetahuan orang tua tentang deteksi stunting dari sebelum dan sesudah edukasi, orang tua antusias dan aktif mengikuti pemaparan materi dan pelatihan pemantauan tinggi badan anak, orang tua dapat mempraktikan pemantauan tinggi badan anak di rumah masing-masing
PENDIDIKAN KESEHATAN MAKANAN SEHAT DAN GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PIJI KABUPATEN KUDUS PROVINSI JAWA TENGAH
Stunting menjadi salah satu manifestasi malnutrisi yang paling umum pada anak-anak, terutama di negara miskin dan berkembang. Indonesia menempati peringkat ketiga dengan kasus stunting tertinggi mencapai 36,4% di Asia Tenggara. Di Kudus sebanyak 2.871 balita ditemukan menderita stunting dimana salah satu desa yang mengalami kejadian stunting tertinggi adalah desa Piji di kecamatan Ndawe. Salah satu faktor yang paling menyebabkan terjadinya stunting adalah rendahnya pengetahuan ibu terkait gizi anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu terkait pemberian makanan sehat dan gizi seimbang untuk mencegah terjadinya stunting pada 1000 hari kehidupan pertama anak. Melalui pemberian edukasi makanan sehat dan gizi seimbang pada Ibu dapat memberikan pemahaman, peningkatan motivasi dan mengubah pola pikir tentang makanan sehat dan gizi seimbang pada 1000 hari pertama kehidupan anak. Berdasarkan hasil evaluasi banyak peserta yang antusias untuk bertanya dan mengalami peningkatan pengetahuan terkait makanan sehat dan gizi seimbang
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN CAKUPAN KUNJUNGAN K4 SELAMA PANDEMI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUKUN
AbstrakLatar Belakang : Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang mengakibatkan perubahan pada pelayanan kesehatan dalam bidang kesehatan yaitu pada pelayanan dalam bidang maternitas. Perubahan tersebut antara lain adanya pembatasan sosisal serta larangan berkumpul dan berkelompok yang mengakibatkan keramaian. Adapun beberapa faktor yang berhubungan dengan cakupan kunjungan K4 selama pandemi yaitu pengetahuan ibu, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan. Pengetahuan ibu adalah faktor yang dapat mempengaruhi ibu hamil dalam melakukan kunjungan K4, kurangnya pengetahuan ibu tentang K4 selama pandemi akan mempengaruhi ibu untuk melakukan kunjungan K4 secara teratur. Dukungan keluarga adalah dukungan yang mengacu pada dukungan yang dipandang oleh anggota keluarga sebagai sesuatu yang dapat diakses atau diadakan untuk keluarga. Peran tenaga kesehatan adalah salah satu peran yang membentuk kelas ibu hamil yang dapat meningkatkan pelayanan dan pengetahuan kesehatan bagi ibu hamil dan keluarga yang berdampak pada sikap dan perilaku ibu hamil.Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan cakupan kujungan K4 selama pandemi di Wilayah Kerja Puskesmas Dukun.Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat anlitik dengan pendekaan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 52 responden. Teknik pengambilan data dengan cara Purposive sampling. Alat ukur untuk mengukur pengetahuan ibu, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis Kendal tau dengan nilai p <0.05. Uji Multivariat dengan menggunakan uji regresi logistic.Kesimpulan pada penelitian ini : (1) ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan cakupan kunjungan K4 selama pandemi dengan p = 0.000 (p<0.05), (2) tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan cakupan kunjungan K4 selama pandemi dengan p=0.611 (p.0.05), (3) ada hubungan antara peran tenaga kesehatan dengan cakupan kunjungan K4 selama pandemi dengan p=0.000 (p<0.05), (4) hasil uji multivariat yang dilakukan bermakna jika menggunakan tingkat kesalahan 10% dengan p value 0.075 dan di dapatkan nilai exponen B sebesar 1,710 kali dimana peran tenaga kesehatan memberikan kontribusi hampir 2 kali untuk memdapatkan cakupan kunjungan K4 yang memenuhi standar.Kata kunci : pengetahuan, dukungan keluarga, peran tenaga kesehatan, cakupan kunjungan K4 selama pandemi. AbstractBackground: The Covid-19 pandemic has had an impact that has resulted in changes to health services in the health sector, namely services in the maternity sector. These changes include social restrictions and prohibitions on gatherings and groups that result in crowds. There are several factors related to the coverage of K4 visits during the pandemic, namely maternal knowledge, family support, and the role of health workers. Mother's knowledge is a factor that can affect pregnant women in conducting K4 visits, the lack of knowledge of mothers about K4 during the pandemic will affect mothers to make regular K4 visits. Family support is support that refers to support that is seen by family members as something that can be accessed or provided for the family. The role of health workers is one of the roles that form a class of pregnant women who can improve health services and knowledge for pregnant women and their families which have an impact on the attitudes and behavior of pregnant women.Aim: To find out the factors related to the coverage of K4 visits during the pandemic in the Dukun Health Center Work Area.Research Methods: This research is analytic with a cross sectional approach. The sample in this study amounted to 52 respondents. The data collection technique was purposive sampling. Measuring tools to measure mother's knowledge, family support and the role of health workers using a questionnaire. The collected data were analyzed by Kendal tau analysis with p value <0.05. Multivariate test using logistic regression test.Conclusions in this study: (1) there is a relationship between mother's knowledge and coverage of K4 visits during the pandemic with p = 0.000 (p <0.05), (2) there is no relationship between family support and coverage of K4 visits during the pandemic with p = 0.611 (p 0.05), (3) there is a relationship between the role of health workers and the coverage of K4 visits during the pandemic with p = 0.000 (p <0.05), (4) the results of the multivariate test carried out are significant if using an error rate of 10% with a p value of 0.075 and at get exponent B value of 1,710 times where the role of health workers contributes almost 2 times to get coverage of K4 visits that meet the standards.Keywords: knowledge, family support, the role of health workers, coverage of K4 visits during the pandemi
PENGARUH REBUSAN DAUN SIRIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA PASURUHAN KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS
AbstrakLatar Belakang: Lansia (lanjut usia) merupakan adalah kelompok orang yang mengalami suatu proses perubahan yang bertahap dalam jangka waktu tertentu dan beresiko mengalami berbagai masalah kesehatan. Masalah yang sering dialami lanjut usia adalah malnutrisi, gangguan keseimbangan, dan sistem kardiovaskuler, yaitu hipertensi. Tujuan: Mengetahui pengaruh rebusan daun sirih terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di desa Pasuruhan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment menggunakan two group pre post test with control group desain. Jumlah sampel berjumlah 36 untuk kelompok intervensi dan 36 untuk kelompok kontrol. Analisis uji hipotesa menggunakan analisis uji wilcoxon. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan pengaruh rebusan daun sirih terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di desa Pasuruhan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. nilai p-value = 0,000 (< 0,05), dengan rerata pre test 167/115 mmHg dan post test adalah 157/105 mmHg pada kelompok intervensi. Kelompok kontrol rata-rata tekanan darah sebelum perlakuan adalah 169/119 mmHg dan setelah perlakuan adalah 162/113 mmHg. Kesimpulan: Terdapat pengaruh rebusan daun sirih terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di desa Pasuruhan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Saran: Rebusan daun sirih dapat diberikan sebagai terapi pendukung pada penderita hipertensi
STIMULASI PIJAT DAPAT MENINGKATAN BERAT BADAN BAYI TAHUN 2020
Latar Belakang: Masa tumbuh kembang bayi merupakan masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan seseorang yaitu pada usia 0-12 bulan. Dikatakan masa kritis karena pada masa ini bayi sangat peka terhadap lingkungan dan membutuhkan asupan gizi dan stimulasi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan adalah stimulasi. Beberapa pedoman untuk stimulasi bayi di antaranya stimulasi penglihatan, stimulasi pendengaran, stimulasi taktil atau perabaan, serta koordinasi visual dan gerak. Tujuan: Mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap penigkatan berat badan bayi DiKlinik Norma Medika Mayong Tahun 2019 Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment dengan menggunakan pendekatan non equivalent control-group before-after design. Populasi dan sampel sebanyak 33 bayi di Klinik Norma Medika Mayong yang diambil dengan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan observasi dan perlakuan secara langsung. Analisa data dilakukan secara univariant dan bivariant uji T Test berpasangan.Hasil Penelitian: Penelitian tentang peningkatan berat badan dengan pijat di Klinik Norma Medika Mayong Tahun 2019 didapatkan hasil (p value 0,000 < 0,05) penelitian yang diperoleh ada perbedaan peningkatan berat badan sebelum dan sesudah antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan: : Ada pengaruh antara pijat dengan peningkatan berat badan bayi Di Klinik Norma Medika Mayong Tahun 2019
PERILAKU KONSUMSI JAJANAN SEKOLAH DENGAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA TUMPANGKRASAK KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS
Pemenuhan gizi anak sekolah sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Usia anak adalah periode emas karena pada usia anak merupakan awal dari pertumbuhan dan perkembangan yang aktif sehingga membutuhkan gizi yang seimbang. Pada usia anak sekolah, anak tidak hanya berada dirumah melainkan harus kesekolah, saat disekolah anak tidak terpantau oleh orang tua dalam hal memilih dan mengkonsumsi jajanan. Perilaku anak dalam mengkonsumsi jajanan disekolah dipengaruhi oleh beberapa faktor. Asupan makanan baik berupa jajanan maupun makanan dapat mempengaruhi status gizi anak sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku konsumsi jajanan sekolah dengan status gizi anak sekolah dasar. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Desa Tumpangkrasak Kabupaten Kudus Tahun 2019 dengan subjek penelitian 69 anak. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa perilaku anak sekolah sebagian besar memiliki perilaku konsumsi jajanan positif (63,8%) dan sebagian besar memiliki status gizi baik (78,3%). Hasil uji analisis menggunakan lamda menunjukkan hasil ada hubungan yang signifikan antara perilaku konsumsi jajanan disekolah dengan status gizi anak sekolah yaitu p value 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan antara perilaku konsumsi jajanan pada siswa SD dengan status gizi. Perilaku konsumsi jajanan sekolah berhubungan dengan staus gizi anak sekolah. Oleh sebab itu perlu sekali kerjasama antara guru, pengelola kantin sekolah dan orang tua dalam menyeleksi jajanan yang ada disekolah sehingga anak mampu memilih jajanan yang sehat untuk dikonsumsi. Selain itu pemantauan status gizi juga perlu dilakukan melalui usaha kesehatan sekolah oleh pihak puskesmas wilayah setempat. Kata Kunci : Perilaku konsumsi jajanan, Status gizi, Anak sekolah Dasar
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN JAHE DAN DAUN PANDAN TERHADAP FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I
Emesis Gravidarum atau mual muntah merupakan gejala yang umumnya terjadi pada awal kehamilan. Mual muntah yang berkelanjutan dapat mengakibatkan hiperemesis gravidarum dan dapat berakibat buruk bagi kesehatan ibu dan bayinya.Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman jahe dan daun pandan terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Abai Kabupaten Solok Selatan Tahun2019.Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan pendekatan One-Group Pre-Post-Test. Penelitian dilakukan pada bulan Maret s/d Juni 2019 dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Abai Kabupaten Solok Selatan Tahun 2019. Populasi adalah ibu hamil trimester I yang berjumlah 10 sampel dengan tekhnik Purposive sampling. Analisa data deskriptif dengan menampilkan nilai mean, standart devasi, minimum dan maksimum analisa bivariat denganuji-Wilcoxon.Hasil penelitian sesudah diberikan minuman jahe dan daun pandan satu kali sehari selama 4 hari diperoleh penurunan rata -rata derajat mual muntah ibu hamil yaitu dari 7,7 menjadi 3,87 dan terbukti terdapat pengaruh pemberian minuman jahe dan daun pandan terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Abai Kabupaten Solok Selatan Tahun 2019 dengan P=0,005<0,05.Saran bagi institusi pendidikan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai tambahan referensi untuk penelitian selanjutnya mengenai tumbuhan alami yang bermanfaat untuk penurunan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I
HUBUNGAN PENDIDIKAN ORANG TUA DAN STATUS GIZI ANAK DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK DI SD 02 PURWOSARI KUDUS
ABSTRACT Background: Achievment is the result of an activity that has been done,created,which is pleasing to the heart,that has been gotten with work hard way,either as an individually or as group in certain fields of activityGoals: The goals of the reseach is to knowing the relation of parentaleducation and children nutritional status in SD 02 Purwosari KudusMethods: The type of this research is analytic correlation with retrospective approach. The population is all the student class of grade 5 and 6. This research using random sampling with 49 students as the sample. The reseach intruments using questioner and antropometri with data analysis spearman Rho test.Result: The result of this reseach indicates that there is a relation of father-mother parental education with chold study achievement obtained p value equel to 0,000<α 0,005. While for the relation of nutritional status with child study achievement in SD 02 Purwosari is obtained p value equel to 0,188< α 0,005.Conclusion: There is a relation of parental education with child achievement in SD 02 Purwosari Kudus there is a relation of children nutritional status with child study achievement in SD 02 Purwosari Kudus. Keyword: Parental education,children nutritional status,study achievement. ABSTRAK Latar Belakang : Prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, yang menyenangkan hati, yang diperoleh dengan jalan keuletan kerja, baik secara individual maupun secara kelompok dalam bidang kegiatan tertentuTujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendidikan orang tua dan status gizianak di SD 02 Purwosari KudusMetode : Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan retrospective. Populasinya adalah seluruh siswa kelas 5 dan 6. Penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan sampel berjumlah 49 siswa. Instrument penelitian menggunakan angket dan antropometri dengan analisa data menggunakan Uji Spearman Rho.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pendidikan orang tua ayah dan ibu dengan prestasi belajar anak diperoleh p Value sebesar 0,000 < α 0,05 . Sedangkan untuk status gizinya diperoleh p Value sebesar 0,188 < α 0,05 dengan prestasi belajar anak di SD 02 Purwosari Kudus Kesimpulan : Ada hubungan pendidikan orangtua anak dengan prestasi belajar anak di SD 02 Purwosari Kabupaten Kudus. Ada hubungan status gizi anak dengan prestasi belajar anak di SD 02 Purwosari Kabupaten Kudus Kata kunci : pendidikan orang tua,status gizi anak,prestasi belaja