E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
781 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BLACK GARLIC PADA IBU PKK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT HIPERTENSI
Abstrak
Hipertensi adalah istilah medis dari penyakit tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat mengakibatkan
berbagai komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa sekaligus meningkatkan risiko terjadinya
penyakit jantung, stroke, bahkan kematian. Black Garlic telah dievaluasi penggunaannya dapat digunakan
untuk pengobatan penyakit tekanan darah tinggi. Data dari Puskesmas Mayong 1 pada tahun 2020 jumlah
penderita Hipertensim desa Pelang kecamatan Mayong kabupaten Jepara berjumlah 157. Sehingga perlu
edukasi konsumsi Black Garlic mengingat khasiatnya yang besar dalam mencegah dan mengobati
hipertensi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi pembuatan Black Garlic secara
mandiri untuk kemudian dikonsumsi untuk pencegahan hipertensi. Uji laboratorium menunjukkan hasil
Black Garlic memiliki prosentase antioksidan dan phenol yang lebih tinggi daripada bawang putih.Praktek
langsung pembuatan Black Garlic oleh ibu PKK desa Pelang didapatkan hasil proses pembuatan selama
kurun waktu 14 hari berupa olahan bawang putih yang telah terfermentasi menjadi bawang hitam (Black
Garlic). Rasa Black Garlic yang manis dan asam dengan tekstur yang kenyal seperti Jenang atau dodol yang
bisa dikonsumsi sehari-hari untuk memperlancar peredaran darah sehingga dapat mencegah penyakit
hipertensi.
Kata Kunci: Black Garlic, Hipertensi, Ibu PKK Pelang
Abstract
Hypertension is the medical term for high blood pressure. This condition can lead to various health
complications that are life-threatening while increasing the risk of heart disease, stroke, and even death.
Black Garlic has been evaluated its use can be used for the treatment of high blood pressure. Data from the
Mayong 1 Health Center in 2020 the number of hypertension sufferers in Pelang village, Mayong district,
Jepara district, amounted to 157. So it is necessary to educate on the consumption of Black Garlic
considering its great efficacy in preventing and treating hypertension. The purpose of this community
service is to provide education on making Black Garlic independently and then consumed for the prevention
of hypertension. Laboratory tests showed that Black Garlic had a higher percentage of antioxidants and
phenols than garlic. The direct practice of making Black Garlic by PKK Pelang village resulted in the
production process for a period of 14 days in the form of processed garlic that has been fermented into
black garlic (Black Garlic). ). The sweet and sour taste of Black Garlic with a chewy texture like Jenang or
lunkhead that can be consumed daily to improve blood circulation so as to prevent hypertension.
Kata Kunci : Black Garlic, Hypertension, Mother of PKK Pelan
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU DAN BAYI MELALUI PENDEKATAN DAN EDUKASI GIZI
Abstrak
Masa postpartum merupakan masa yang dimulai sejak plasenta lahir sampai semua organ reproduksi kembali seperti semula dimana selama masa tersebut diperlukan pemantauan terhadap ibu. Penanganan yang kurang baik selama masa postpartum dapat menimbulkan berbagai masalah. Status gizi yang baik dan seimbang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kesehatan ibu post partum dimana membantu proses metabolisme, pemeliharaan dan berperan dalam pembentukan jaringan baru serta memengaruhi kualitas ASI (Air Susu Ibu). Menilai pentingnya nutrisi pada masa postpartum bagi ibu dan bayi maka edukasi tentang gizi perlu disampaikan kepada ibu nifas sebagai salah satu bagian dari asuhan komprehensif. Dalam memberikan asuhan, Bidan hendaknya mampu memberikan asuhan secara komprehensif, antara lain melalui layanan kebidanan dengan pendekatan continuity of care. Konsep ini sangat penting diterapkan untuk mengatasi masalah kesehatan pada masa reproduksi, masa kehamilan, persalinan dan masa nifas (pascapersalinan). Edukasi gizi sebagai bagian dari asuhan komprehensif masa nifas dan menyusui merupakan upaya promotif sekaligus preventif sehingga ibu dapat menerapkan pemenuhan kebutuhan nutrisi sesuai kebutuhannya
Kata Kunci: Kesehatan Ibu dan Bayi, Edukasi, Gizi
Abstract
Postpartum period is the period that starts from the birth of the placenta until all reproductive organs return to normal, during which time monitoring of the mother is required. Poor handling during the postpartum period can cause various problems. A good and balanced nutritional status is needed to accelerate the recovery of post partum maternal health which helps the metabolic process, maintenance and plays a role in the formation of new tissues and affects the quality of breast milk (Mother's Milk). Assessing the importance of nutrition in the postpartum period for mothers and babies, education about nutrition needs to be conveyed to postpartum mothers as part of comprehensive care. In providing care, midwives should be able to provide comprehensive care, including through midwifery services with a continuity of care approach. This concept is very important to be applied to overcome health problems during the reproductive period, during pregnancy, childbirth and the puerperium (post-partum). Nutrition education as part of comprehensive care during the puerperium and breastfeeding is a promotive as well as preventive effort so that mothers can implement the fulfillment of nutritional needs according to their needs.
Keywords: Maternal and Infant Health, Education, Nutritio
EFEKTIVITAS MENGGENDONG DENGAN METODE M SAVE DAN J SAVE TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 2-6 BULAN
Kegiatan menggendong bayi dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi terutama tulang panggul dan tulang belakang. Kegiatan menggendong bayi terlihat sepele, namun alangkah baiknya orang tua mengetahui posisi menggendong bayi yang mana yang benar dan aman, Dengan mengetahui posisi menggendong yangbaik sangat bermanfaat bagi ibu dan pertumbuhan perkembangan bayi. Teknim M save masih jarang digunakan oleh para ibu di Indonesia padahalmetode ini merupakan metode yang aman dan nyaman untuk menggendong bayi serta dapat memperbaiki kualitas tidur bayi. Sedangkan teknik menggendong dengan metode J save sudah sering digunakan oleh para ibu. Tujuanpenelitian ini mengetahui efektifitas menggendong dengan metode M save dan J save pada bayi usia 2-6 bulan terada kualitas tidur nya. Metode penelitian quasi esperimen. Penelitian ini sesuai dengan road map prodi dan dosen serta sesuai dengankeunggulan prodi D3 kebidanan Tasikmalaya. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purpossive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 36 bayi. Instrument dengan menggunakan wawancara dan kuesioner kualitas tidur. Analisis menggunakan uji paired t test. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai kualitas tidur bayi usia 2-6 bulan sebelum dan setelah perlakuan dengan digendong menggunakan metode M shape dan J shape diperoleh bahwa kedua kelompok memiliki perbedaan, hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik t dimana pada M shape memiliki tingkat signifikansi ρvalue sebesar 0,000, dan pada kelompok J shape memiliki tingkat signifikansi ρvalue sebesar 0,043. Dengan demikian kedua variabel tersebut sebelum dan setelah perlakuan memiliki perbedaan yang berarti karena masing-masing memiliki ρvalue lebih kecil dari α (0,05).
REKONTRUKSI PERJANJIAN THERAPIUTIK DOKTER DAN PASIEN
Hubungan dokter dan pasien merupakan hubungan fidusier. Artinya hubungan didasari oleh rasa percaya pasien terhadap dokter bahwa dokter dianggap secara professional mempunyai kemampuan tinggi untuk merawat dan mengobati mengobati penyakit yang diderita oleh pasien. Pasien yang sehat mentalnya dan tidak dalam kondisi yang sangat kritis berhak untuk mengambil keputusan untuk perawatan yang akan dijalaninya nanti mengenai dirinya dan nasib badannya.Informed consent sangat berperan penting sebagai dasar perjanjian terapeutik karena dalam informed consent menjelaskan informasi mengenai penyakit yang diderita oleh pasien. Tanggungjawab hukum perdata dan pidana antara dokter dengan pasien dalam perjanjian terapeutik yaitu apabila dokter dalam menjalankan tugasnya melakukan kesalahan atau kelalaian dan ingkar janji (wanprestasi) terhadap kesepakatan yang telah ditentukan bersama.Melakukan wanprestasi maka tanggung jawabnya berupa ganti rugi bisa saja berupa uang, dan apabila dokter melakukan kesalahan atau kelalaian sehingga menimbulkan sesuatu yang merugikan pasien maka tanggungjawabnya berupa hukuman pidana sesuai dengan seberapa berat kesalahan yang diperbuatnya.Tuntutan secara hukum pidana apabila dokter yang bersangkutan telah terbukti memenuhi unsur-unsur tindak pidana, misalnya memenuhi unsur-unsur malpraktek sehingga menyebabkan pasien cacat atau meninggal dunia. Sangsi pidana dan administrasi tidak hanya dapat dikenakan kepada dokter tetapi juga pada korporas
KEBERHASILAN MENYUSUI DAN LAMA PERAWATAN PADA PERSALINAN DENGAN METODE ENHANCED RECOVERY AFTER CAESAREAN SECTION
Latar Belakang :Enhanced Recovery After Caesarean Section (ERACS) merupakan program pemulihan pasca operasi caesar yang dinilai dapat memberikan hasil pemulihan fungsional yang lebih cepat, serta manfaat lainnya seperti meminimalisir terjadinya komplikasi, dan pengurangan waktu rawat inap. Penerapan program ERACS juga dinilai dapat memberikan keuntungan lainnya seperti meningkatkan kualitas perawatan dan menurunkan paparan dan kecanduan opioid. ERACS bertujuan untuk memberikan rasa nyaman pasien dengan pengalaman service excellent serta mempercepat perawatan dan proses pemulihan pasien dengan mengutamakan keselamatan pasienTujuan :Untuk mengetahui keberhasilan menyusui dan lama perawatan pada ibu bersalin dengan metode ERACS.Metode. :Penetian ini merupakan deskriptif analitik korelasi dengan metode pendekatan Cross Sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 41 responden dengan teknik pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling dan analisa data dengan Chi-Square.Hasil Penelitian : Terdapat korelasi antara keberhasilan menyusui dengan metode persalinan ERACS dengan nilai p Value = 0.002 dan terdapat korelasi lama perawatan dengan metode persalinan ERACS dengan nilai p Value = 0.000Kesimpulan : Terdapat korelasi antara keberhasilan menyusui dan lama perawatan dengan metode persalinan ERACS Kata Kunci: ERACS, Keberhasilan menyusui, Lama Perawata
EFEKTIVITAS PIJAT BAYI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 BULAN DI CEKULAH CIKGU BABY & MOM CARE KUDUS
AbstrakStudi pendahuluan dilaksanakan pada bulan Mei 2022 dengan mengunjungi Cekulah Cikgu Baby & Mom Care dan diperoleh 10 bayi, dengan rincian sebanyak 8 bayi yang mengalami keterlambatan pada perkembangan motorik kasar seperti belum bisa duduk, belum bisa mengangkat dada saat tengkurep, dan juga belum bisa merangkak dan 2 bayi normal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada bayi usia 6 bulan di Cekulah Cikgu Baby & Mom Care Desa Gribig Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Jenis Penelitian yang digunakan adalah metode Quasy Eksperiment dengan rancangan penelitian yaitu Non equivalent pre-post group design. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 bayi. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing, coding, tabulating dan uji statistik Paired Sample T test dengan bantuan SPSS Versi 25. Hasil uji statistik Paired Samples Test didapatkan pertumbuhan dan perkembangan diketahui nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,000 <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan efektif diberikan kepada bayi
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ETNOSAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD
Rendahnya hasil belajar siswa dikarenakan penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi bahkan hanya menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran serta tidak memanfaatkan budaya lokal atau kearifan lokal yang ada di lingkungan sekitar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengalisis kefektivan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis ernosains terhadap hasil belajar IPA kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan bentuk quasi experimental design dengan pretest-posttest control group design. Sampel yang diambil adalah 26 siswa kelas VA dan 25 siswa kelas VB. Dimana kelas VA sebagai kelas kontrol dan kelas VB sebagai kelas eksperimen. Analisis data yang digunakan yaitu uji hipotesis. Berdasarkan uji hipotesis melalui analisis thitung sebesar 2,646 sedangkan ttabel 49 dengan taraf signifikan 5% sebesar 2,021. Berdasarkan data tersebut dapat diartikan adanya keefektivan model pembelajaran PBL berbasis etnosains terhadap hasil belajar IPA kelas V SD. Model pembelajaran Model pembelajaran PBL berbasis etnosains dapat diaplikasikan dalam pembelajaran IPA. Berdasarkan uji t dua pihak diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hal ini dikarenakan adanya pengaruh positif dari kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model PBL berbasis etnosains terhadap kelas eksperimen
ANALISIS MANAJEMEN KETEPATAN WAKTU(JIT), KUALITAS LAYANAN ELEKTRONIK, TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN ELEKTRONIK DI PADA E-COMMERCE BLIBLI
AbstrakDengan kemajuan dan kecanggihan internet, membuat hal seperti jual belibarang, beralih menggunakan internet dengan aplikasi e-commerce. Sehingga antara pelanggan dan penjual tidak perlu bertatap muka langsung untuk melakukan pembelian dan penjualan barang. Blibli merupakan salah satu situs jual beli e-commerce terbesar di Indonesia yang menjadi wadah untuk menyediakan kegiatan jual beli secara elektronik. Alasan lebih lanjut peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah selama ini Blibli dapat mengelelola Kualitas manajemen ketepatan waktu (JIT), Kualitas Pelayanan Elektronik, yang nantinya akan berpengaruh terhadap Kepuasan Pelayanan para penggunanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner sebagai sumber data. Subyek penelitian yang akan diteliti adalah masyarakat, pelajar dan lainnya yang ada di seluruh Indonesia yang familiar atau pernah bertransaksi menggunakan Blibli. Sebanyak 50 Kuesioner Online telah disebar saat ini untuk uji validitas dan uji reliabilitas dan sebanyak 150 Kuesioner Online disebar kepada responden di seluruh Indonesia. Alat analisis data yang digunakan adalah menggunakan Structural Equation Model (SEM) AMOS.Kata Kunci: Blibli, Manajemen Ketepatan Waktu (JIT), Kualitas layanan elektronik, Kepuasan konsumen elektronik
ANALISIS SISTEM ANTREAN PELAYANAN PENDAFTARAN PASIEN DENGAN PENDEKATAN MODEL M/M/S (STUDI KASUS DI PUSKESMAS UNDAAN KUDUS)
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dengan menggunakan pendekatan model M/M/S untuk mengetahui besarnya tingkat utilitas petugas loket pendaftaran guna menentukan solusi terbaik penyelesaian permasalahan antrean di puskesmas Undaan Kudus. Permasalahan pelayanan loket pendaftaran puskesmas Undaan adalah sering terjadi antrean panjang yang menyebabkan pasien atau pengguna fasilitas pelayanan pendaftaran kurang nyaman dan tidak puas dengan pelayanannya. Loket pelayanan pendaftaran puskesmas Undaan dilayani oleh 2 orang petugas loket, sehingga probabilitas tingkat kedatangannya melebihi potensi maksimum pelayanan dan antrean tidak berada dalam kondisi tetap. Penelitian dilakukan dengan cara pengambilan data kunjungan pasien dari simpus (sistem manajemen puskesmas) dan pengamatan setiap hari kerja selama 1 bulan. Hasil pengolahan data dengan Software POM/QM for windows v5 menunjukkan tingkat utilitas petugas pendaftaran sebesar 79% yang artinya 79% dari total waktunya digunakan untuk melayani pengguna fasilitas pelayanan pendaftaran. Sehingga solusinya adalah dengan menambah 1 orang petugas loket atau 1 orang petugas yang membantu mengambilkan dan mengantarkan rekam medik untuk mempercepat waktu pelayanan dan mengurangi waktu tunggu antrean.Kata Kunci: Antrean, Model M/M/S, Software POM/QM for windows v
ANALISA PERAMALAN PENJUALAN TAS KERAJINAN EKSPOR DENGAN METODE MOVING AVERAGE DI CV.SINDOCRAFT
AbstrakDalam bisnis sebagai produsen CV.Sindocraft telah mampu mengekspor tas kerajinan hingga ke Jepang. Dalam penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan tersebut dalam peramalan penjualan sehingga mampu menganalisa kebutuhan material yang akan dibutuhkan. Analisa peramalan dengan metode moving average menggunakan periode 1 yakni 3 minggu dan periode 2 yakni 6 minggu. Hasil peramalan dalam periode 1 didapatkan jumlah penjualan sebesar 500 tas dengan tingkat nilai eror kesalahan MAD sebesar 77,4, MSE sebesar 9137,8 dan MAPE sebesar 0,17. Sedangkan dalam periode 2 hasil peramalan sebesar 520 tas dengan tingkat nilai eror kesalahan MAD sebesar 51,4 , MSE sebesar 7256 dan MAPE sebesar 0,14. Berdasarkan nilai MAD, MSE dan MAPE yang paling mendekati nol dari kedua periode tersebut dipilih peramalan menggunakan periode 2. Sehingga dalam penjualan produk ekspor dapat meramalkan kebutuhan material kualitas ekspor untuk minggu bulan April 2022 selanjutnya sebesar Rp. 11,745.000Kata Kunci: tas kerajinan ekspor, metode moving average, kebutuhan material, peramala