E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
    781 research outputs found

    THE USE OF WHATSAPP APLICATION AS E-LEARNING IN ENGLISH ONLINE CLASS

    No full text
    Due to the Covid-19 outbreak, learning activities had to be changed from face-to-face activities in class to distance learning. The e-learning platform has been essential to use since the covid-19 outbreak. However, online learning has several obstacles, such as the lack of facilities owned by students. Some parents and students face a problem during distance learning because they do not have a computer or android device. This study aims to analyze the bold learning platform used by EFL teachers during the covid-19 outbreak and analyze the use during distance learning. This research uses a descriptive qualitative approach. Observations and interviews were used as methods in this study. The subject of this research is an EFL teacher. This study indicates that EFL teachers entirely use WhatsApp as an e-learning platform to carry out teaching activities during distance learning using several steps. First, the teacher sends a greeting, reviewing the previous material and information on today's material. Second, the teacher provides additional material in e-modules and learning videos. Third, the teacher gives some assignments to students. Fourth, the teacher collects the collection of assignments. This research can be used as a reflection on how the implementation of classroom language used by the EFL teacher during distance learning

    KEMAMPUAN KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI MAHASISWA DALAM MENGATASI MASALAH LAKTASI PADA IBU POST PARTUM

    Get PDF
    Ibu post partum setelah melahirkan focus utama adalah menyusui bayi. Permasalahan laktasi sebagai salah satu factor dari motivasi ibu untuk menyusui. Dukungan sosial untuk pemberian ASI eksklusif sangat diperlukan oleh ibu yaitu dukungan informasional, dukungan emosional, dukungan penghargaan dan dukungan instrumental. Mahasiswa sebagai educator sangat penting dalam memberikan KIE pada ibu post partum yang mengalami masalah laktasiTujuan : mengetahui kemampuan komunikasi informasi dan edukasi mahasiswa dalam mengatasi masalah laktasi pada ibu post partumMetode : Metode observasional dengan case study. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi kebidanan berjumlah 20 orang. Tahapan pengkajian, pemeriksaan fisik, Analisa data, intervensi, implementasi dan evaluasi terhadap permasalahan laktasi pada ibu post partumHasil : permasalahan laktasi yang dihadapi oleh ibu post partum yaitu payudara bengkak, ASI belum keluar dan kelainan putting susu. Tindakan yang diberikan oleh mahasiswa yaitu KIE cara menyusui yang benar, cara perawatan payudara, perawatan putting susu yang dilakukan dengan demonstrasi dan melibatkan keluarga ibu post partum.Kesimpulan : Komunikasi Informasi dan Edukasi yang dilakukan oleh mahasiswa dengan menggunakan media dan demonstrasi langsung kepada ibu post partum tentang cara menyusui yang benar, cara perawatan payudara dan cara mengatasi kelainan putting pada ibu post partum efektif dapat mengatasi permsalahan laktasi pada ibu post partum

    ANALISIS PELAKSANAAN GOOD COOPERATIVE GOVERNANCE MELALUI SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM XYZ KUDUS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Good Cooperative Governance melalui sistem pengendalian internal pada Koperasi XZY yang ada di Kabupaten Kudus. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan penentuan sample menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi XZY telah melaksanakan Good Cooperative Governance melalui sistem pengendalian internal dengan baik. Sistem pengendalian internal yang ada di Koperasi XYZ telah dijalankan sesuai dengan tujuan koperas

    THE RELATIONSHIP OF SELF EFFICACY AND NURSE'S WORK STRESS IN THE ICU

    Get PDF
    AbstrakThe highest prevalence of work stress in health workers is experienced by nurses. So that stress can be eliminated properly, this is called self-efficacy . This study aims to determine the relationship between self -efficacy and work stress of nurses in the Inpatient Room. This type of research is a quantitative research with an analytical descriptive research design and uses a cross sectional approach . Samples were taken with a total sampling technique of 48 nurses. Analysis using chi square . The results showed that of the 29 nurses who had high self-efficacy there were 21 respondents (72.4%) who did not experience work stress and 8 respondents who had high self-efficacy experienced work stress. Meanwhile, from 19 nurses who had low self-efficacy , there were 12 respondents (63.2%) who experienced work stress and 7 respondents who had low self-efficacy did not have work stress. There is a relationship between self-efficacy and work stress of nurses. Obtained p Value = 0.032 ( p Value < 0.05).  it is expected for hospitals to increase self-efficacy by conducting training on positive thinking and forming guidance groups with modeling techniques. And to prevent work stress through exercise, personal refreshing, relaxation techniques and outbound . As well as an evaluation by the hospital management in every nursing action given by the patient.

    HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN MOTIVASI SEMBUH PASIEN COVID-19 KASUS KONFIRMASI TANPA GEJALA DI PATI

    Get PDF
    Background: The results preliminary studies through observation and interviews, where 7 out of 10 Covid-19 sufferers who undergo quarantine said that the motivation to recover is very lacking because they feel embarrassed and afraid if they come home after recovering later. This shows that the patient feels that he or she does not maintain socializing so that the patient is exposed to Covid-19. The patient also said that the urge to recover was reduced due to the staff who did not provide counseling and the lack of invitation from health workers to carry out healing therapies such as sunbathing and taking vitamins. People think that this disease is contagious and kills so that sufferers of Covid-19 do not dare to go home, are afraid and ashamed in people's lives because they must be isolated. As many as 3 sufferers of Covid-19 stated that they would live better lives by maintaining health and distance from other people. Covid-19 sufferers say they always get support from their families via cellphones by communicating every day. Objective: To determine the relationship between self-acceptance with motivation to heal covid-19 patients case without symptoms confirmation at Hotel Kencana Pati. Method: This type of research is the analytical method of correlation with the cross sectional approach. The number of samples used was 49 respondents who were selected by consecutive sampling. To analyze the data using the Spearman rank test. Results: The results of the Spearman rank analysis test obtained a value of r count 0.765 (strong) and a value of ρ value of 0.000 less than 0.05, it can be concluded that there is a strong relationship between self-acceptance with motivation to heal covid-19 patients case without symptoms confirmation at Hotel Kencana Pati

    PEMERIKSAAN KESEHATAN MELALUI DETEKSI DINI BERBASIS HOLISTIK UNTUK MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN REMAJA

    Get PDF
    AbstrakMenjaga kesehatan pada remaja merupakan salah satu upaya untuk mendeteksi dini kesehatan.  Sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga dan mendeteksi dini kondisi kesehatan sebaiknya dilakukan pemeriksaan rutin dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara berkala. Salah satu metode holistik dalam melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya preventif salah satunya dengan pemeriksaan telapak tangan, iridology dan pemeriksaan lidah. Tujuan kegiatan: melakukan pemeriksaan melalui deteksi dini berbasis holistik untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja prodi DIII Kebidanan di Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang. Metode: kegiatan ini dilakukan pada bulan September 2021 dengan 15 responden remaja yang merupakan mahasiswa DIII Kebidanan di Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang. Pengambilan data identitas diri, anamnesa, keluhan dan riwayat penyakit responden dikumpulkan menggunakan kuisioner google form secara online. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan memeriksa tanda vital, telapak tangan, lidah, iris dan sklera mata. Setelahnya dilakukan pemberian informasi hasil pemeriksaan dan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit. Hasil: didapatkan hasil pemeriksaan paling banyak peserta mengalami gejala anemia, ditandai dengan telapak tangan dan lidah tampak pucat. Pemberian edukasi kesehatan dilakukan pada peserta untuk dapat mencegah dan mengatasi gejala yang ada. Setelah diberikan edukasi, terdapat peningkatan pengetahuan peserta mengenai cara deteksi dini dan menjaga kesehatannya. Kesimpulan: Pemeriksaan melalui deteksi dini berbasis holistik serta edukasi kesehatan, dapat meningkatkan derajat kesehatan remaja

    HUBUNGAN JUMLAH ANGGOTA KELUARGA, PENDIDIKAN IBU, PENGAMBIL KEPUTUSAN DENGAN PELAKSANAAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN RI NOMOR 39 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM IKS DI DESA MANGUNANLOR

    Get PDF
    AbstrakPermenkes Nomor: 39 tahun 2016 dilaksanakan dengan 3 (tiga) pilar utama, yaitu: penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penerapan paradigma sehat dilakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan upaya promotif dan preventif, serta pemberdayaan masyarakat. Penguatan pelayanan kesehatan dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada tercapainya keluarga - keluarga sehat yang terbagi menjadi 12 indikator keluarga sehat.Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan jumlah anggota keluarga, pendidikan ibu, pengambil keputusan dalam keluarga dengan  kesehatan keluarga di desa Mangunan LorMetode Penelitian: penelitian analitik korelasi mencari hubungan antara dua variable dengan pendekatan cross sectional waktu pengukuran atau observasi data variable independent dan dependent hanya satu kali dengan jumlah populasi 569 KK dengan saple 85 KK menggunakan uji Spearman Rho dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05Hasil: Keluarga kecil 45 (53%), Keluarga sedang 20 (23,5%) dan besar 20 (23,5%). Pendidikan ibu: Dasar 50 (58,8%), Menengah 27 (31,8%), Tinggi 8 (9,4%). Pengambil Keputusan Keluarga Suami 35 (41,2%), istri 5 (5,9%), suami dan istri dominan suami 20 (23,5%), suami dan istri dominan istri 7 (8,2%), suami dan istri seimbang 18 (21,2%). Indeks Keluarga Sehat 5 (5,9%), Pra Sehat 60 (70,6%), Indeks Keluarga Tidak Sehat 20 (23,5%). Terdapat hubungan yang signifikan jumlah anggota keluarga dengan Kesehatan Keluarga nilai p=0,000, nilai (r=0,711). Terdapat hubungan yang signifikan pendidikan ibu dengan Kesehatan Keluarga, nilai p=0,000 dan nilai (r=0,434). Terdapat hubungan signifikan pengambil keputusan dalam keluarga dengan Kesehatan Keluarga nilai p=0,000 dan (r=0,459)

    PENGARUH KEGEL EXERCISE DAN TEKNIK BIRTH BALL TERHADAP ROBEKAN JALAN LAHIR PADA IBU BERSALIN

    Get PDF
    AbstrakRobekan jalan lahir setelah persalinan dapat meningkatkan risiko infeksi postpartum dan meningkatkan morbiditas ibu. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan kegel exercise dan metode birthball namun belum banyak bukti penelitian membahasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegel exercise dan teknik birth ball terhadap robekan jalan lahir pada ibu bersalin di PMB Wilayah Puskesmas Muara Enim. Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment with control group. Subjek dalam penelitian adalah ibu bersalin normal dengan fase aktif di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Muara Enim yang memenuhi kriteria inklusi serta bersedia menjadi resonden dengan menandatangani lembar persetujuan setelah diberikan informed concent. Sampel pada penelitian ini sebanyak 90 orang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu 30 orang kelompok kegel exercise, 30 orang kelompok birthball dan 30 orang kelompok control. Penelitian ini menggunakan uji kruskallwallis dilanjutkan uji Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan kelompok control mengalami robekan perineum derajat dua (50,0%), kelompok senam kegel tidak mengalami robekan  (80%), kelompok latihan birth ball tidak mengalami robekan (80%). Ada pengaruh kegel exercise dan teknik birth ball terhadap robekan jalan lahir pada ibu bersalin (p value=0,000). Ada perbedaan signifikan kelompok control terhadap kelompok Kegel Exercise dan birth ball (p value=0,000). Tidak ada perbedaan kelompok kegel exercise dengan kelompok birthball pada robekan jalan lahir pada ibu bersalin p value=0,949. Baik kegel exercise maupun metode birth ball dapat digunakan sebagai intervensi yang untuk mencegah robekan perineum.Kata Kunci: kegel exercise, metode birth ball, robekan jalan lahir AbstractPerineum tearing after delivery can increase the risk of postpartum infection and increase maternal morbidity. Efforts that can be made are with kegel exercises and the birthball method, but there is not much research evidence discussing them. This study aims to determine the effect of Kegel exercise and birth ball techniques on Perineum tearing in women giving birth at PMB Muara Enim Health Center Area. This study uses a quasi-experimental design with a control group. The subjects in the study were normal delivery mothers with an active phase in the PMB of the Muara Enim Health Center who met the inclusion criteria and were willing to become respondents by signing the consent form after being given the informed consent. The sample in this study were 90 people divided into three groups, namely 30 people in the kegel exercise group, 30 people in the birthball group and 30 people in the control group. This study used the Kruskallwallis test followed by the Mann Whitney test. The results showed that the control group had a second-degree perineal tear (50.0%), the Kegel exercise group did not experience a tear (80%), the birth ball exercise group did not experience a tear (80%). There is an effect of kegel exercise and birth ball technique on birth canal tears in women giving birth (p value = 0.000). There was a significant difference between the control group and the Kegel Exercise and birth ball groups (p value = 0.000). There was no difference between the kegel exercise group and the birthball group in the tearing of the birth canal in women giving birth, p value = 0.949. Both kegel exercise and birth ball methods can be used as interventions to prevent perineal tears. Keywords: kegel exercise, birth ball method, perineum tea

    PENTINGNYA EDUKASI GIZI SEIMBANG BAGI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

    Get PDF
    Masa remaja merupakan masa yang penting diperhatikan karena merupakan masa transisi antara masa anak-anak dan dewasa. Gizi seimbang pada masa ini sangat menentukan kematangan mereka di masa depan. Seperti halnya pada remaja perempuan harus memperhatikan asupan makanan karena akan menjadi calon ibu yang akan melahirkan generasi penerus yang lebih baik. Kebutuhan anak laki-laki dan perempuan berbeda. Anak laki-laki banyak melakukan aktivitas fisik sehingga membutuhkan energi. Sedangkan, perempuan mengalami haid sehingga banyak memerlukan protein dan zat gizi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Jekulo Kudus pada remaja putra dan putri kelas XII dengan memberikan pengarahan pentingnya gizi seimbang pada remaja, manfaat gizi seimbang, macam – macam gizi seimbang bagi kesehatan reproduksi remaja. Hasil yang diharapkan pada pengabdian ini adalah remaja dapat merubah perilaku dan pola pikir cara mengkonsumsi makanan dengan melihat kebutuhan gizi yang seimbang untuk persiapan kematangan kesehatan reproduksi, serta menghasilkan luaran modul tentang pentingnya edukasi gizi seimbang bagi remaja

    UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU DAN BAYI MELALUI PENDEKATAN DAN EDUKASI GIZI

    Get PDF
    Masa postpartum merupakan masa yang dimulai sejak plasenta lahir sampai semua organ reproduksi kembali seperti semula dimana selama masa tersebut diperlukan pemantauan terhadap ibu. Penanganan yang kurang baik selama masa postpartum dapat menimbulkan berbagai masalah. Status gizi yang baik dan seimbang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kesehatan ibu post partum dimana membantu proses metabolisme, pemeliharaan dan berperan dalam pembentukan jaringan baru serta memengaruhi kualitas ASI (Air Susu Ibu). Menilai pentingnya nutrisi pada masa postpartum bagi ibu dan bayi maka edukasi tentang gizi perlu disampaikan kepada ibu nifas sebagai salah satu bagian dari asuhan komprehensif. Dalam memberikan asuhan, Bidan hendaknya mampu memberikan asuhan secara komprehensif, antara lain melalui layanan kebidanan dengan pendekatan continuity of care. Konsep ini sangat penting diterapkan untuk mengatasi masalah kesehatan pada masa reproduksi, masa kehamilan, persalinan dan masa nifas (pascapersalinan). Edukasi gizi sebagai bagian dari asuhan komprehensif masa nifas dan menyusui merupakan upaya promotif sekaligus preventif sehingga ibu dapat menerapkan pemenuhan kebutuhan nutrisi sesuai kebutuhanny

    714

    full texts

    781

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇