E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
781 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI FAKTOR PENENTU MANAJEMEN LABA
Penelitian ini bertujuan guna mengetahui apakah Asimetri Informasi, Good Corporate Governance yang diukur dengan variabel ukuran dewan komisaris (Udekom), jumlah rapat dewan komisaris (Rakom) dan komite audit independen (KAI) mampu mempengaruhi manajemen laba suatu perusahaan, juga untuk mengetahui apakah profitabilitas, likuiditas, dan leverage mampu pula mempengaruhi tingkat manajemen laba perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Index Saham Syariah Indonesia pada tahun 2018 – 2020. Total sampel yaitu 56 perusahaan dan ditentukan menggunakan metode purposive sampling, yang mana model analisisnya menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Dilihat berdasarkan hasil dalam penelitian ini ternyata semakin tinggi tingkat likuiditas perusahaan, mengakibatkan semakin kecil kualitas laba perusahaan tersebut, sehingga dengan terlalu besarnya tingkat likuditas perusahaan tersebut justru akan membuat ketidakmampuan perusahaan dalam mengelola aktiva lancarnya secara maksimal dan mengakibatkan kinerja keuangan menjadi kurang baik, kemungkinan adanya praktik manajemen laba menjadi semakin tinggi. Dan berdasarkan hasil dalam penelitian ini ditemukan bahwa variabel asimetri informasi, GCG, profitabilitas, dan leverage tidak mampu mempengaruhi manajemen lab
EVALUASI KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN REGULER TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK RAWAT JALAN RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA
AbstrakLatar Belakang: Standar pelayanan kefarmasian adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Sedangkan pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Tujuan: Mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di instalasi farmasi RSUD Dr. Moewardi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian jenis studi deskriptif tentang evaluasi pelayanan. Pendekatan pada penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Peneliti dalam penelitian ini tidak melakukan intervensi atau perlakuan terhadap subjek penelitian tetapi hanya memberikan kuesioner (self administered). Dalam hal ini pengumpulan data pasien dari pasien diperoleh dari pasien rawat jalan reguler RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada bulan februari 2021. Hasil: Menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di RSUD. Dr. Moewardi total adalah 84,5 %. Kesimpulan: Pasien rawat jalan reguler di RSUD Dr. Moewardi merasa sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian apotek rawat jalan reguler
Hubungan Kebiasaan Sarapan pagi dan Kebiasaan Konsumsi makanan cepat saji/fast food dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) Pada Siswi SMK Tarunatama Semarang
Abstrak Di Indonesia remaja dihadapkan pada tiga beban gizi yaitu gizi kurang, gizi lebih dan kekurangan zat gizi mikro. Status gizi remaja yang dapat diketahui melalui perhitungan Indeks Masa Tubuh (IMT), banyak faktor yang memiliki andil dalam menentukan atau membentuk status gizi remaja. Aktifitas fisik yang minim, perubahan pola makan, kebiasaan sarapan, asupan gizi, body image/citra diri memiliki andil di dalamnya. Semakin banyaknya jenis makanan siap saji dengan berbagai macam variasi semakin menambah daftar remaja putri yang memiliki status gizi yang belum optimal. Demikian halnya dengan sarapan, yang bagi masyarakat Indonesia masih belum menjadi kebiasaan. Dengan tidak sarapan memiliki dampak terhadap proses pembelajaan di sekolah, menurunkan aktifitas fisik menjadi gemuk dan meningkatkan kebiasaan jajan yang tidak sehat.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan observasional analitik menggunakan desain cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi putri di SMK Tarunatama Semarang. Sampel dan teknik sampling menggunakanteknik purposive sampling, dengan besar sampel 30 orang. Analisis data dengan menggunakan uji Spearman Rank dengan bantuan SPSS.Kesimpulandari penelitianini adalah ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan IMT dengan nilai signifikansi 0,025 pada remaja putri di SMK Tarunatama Semarang. Sedangkan pada kebiasaan mengkonsumi makanan cepat saji dengan IMT diketahui tidak ada hubungan yang signifikan dengan nilai signifikansi -0,193.KataKunci:Sarapan, makanan cepat saji, IMT Abstract In Indonesia, adolescents are faced with three nutritional burdens, namely undernutrition, overnutrition and micronutrient deficiencies. Adolescent nutritional status which can be known through the calculation of Body Mass Index (BMI), many factors have a role in determining or shaping the nutritional status of adolescents. Minimal physical activity, changes in diet, breakfast habits, nutritional intake, body image / self-image have a hand in it. The increasing number of types of ready-to-eat food with various variations further adds to the list of young women who have nutritional status that is not optimal. Likewise with breakfast, which for the people of Indonesia is still not a habit. Not having breakfast has an impact on the learning process at school, reducing physical activity to become fat and increasing unhealthy eating habits.This research is a type of quantitative research, with an analytical observational design using a cross sectional design. The population in this study were all female students at Tarunatama Vocational School Semarang. The sample and sampling technique used purposive sampling technique, with a sample size of 30 people. Data analysis using the Spearman Rank test with the help of SPSS.The conclusion of this study is that there is a relationship between breakfast habits and BMI with a significance value of 0.025 in young women at SMK Tarunatama Semarang. While the habit of consuming fast food with BMI is known to have no significant relationship with a significance value of -0.193Keywords: Breakfast, fast food, BM
STUDI FARMAKOEPIDEMIOLOGI VITAMIN PENAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMA BANYUDONO I BOYOLALI
AbstrakPenularan HIV kepada anak yang secara teori di kontribusikan dari proses penularan dari ibu ke anak. Penggunaan zidovudin dalam terapi HIV/AIDS cukup banyak digunakan. Menurut WHO, lini pertama penatalaksanaan HIV/AIDS adalah kombinasi satu macam Non-nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NNRTI) dan dua macam Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor (NRTI), satu diantaranya haruslah zidovudin.Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi, menggunakan pendekatan cross sectional, pada penelitian ini populasinya adalah bayi dengan ibu HIV pada tahun 2020 di Rumah Sakit Genteng sebanyak 28 pasien, dengan menggunakan teknik Accidental sampling, untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel dilakukan uji statistik Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian yang diperoleh hasil hubungan antara umur lahir bayi mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 11.667 > 3.841 Chi Square tabel. berat badan lahir bayi mendapatkan hasil nilai Chi Square hitung 2.263 5.991 Chi Square tabel dengan keberhasilan terapi Zidovudine pada bayi ibu HIV di RSUD Genteng. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara umur bayi dan kepatuhan minum obat Zidovudine dengan keberhasilan terapi Zidovudine, dan tidak terdapat hubungan berat badan lahir bayi dengan keberhasilan terapi Zidovudine. Sedangkan faktor yang peling berpengaruh adalah faktor kepatuhan dalam minum obat Zidovudine dengan hasil Chi Square hitung paling besar.Pada dasarnya penularan HIV dari ibu dapat dicegah dengan obat Zidovudine. Namun keberhasilan juga dipengaruhi oleh faktor lain diantaranya umur lahir bayi dengan kepatuhan minum obat Zidovudine
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KONDISI PSIKOLOGIS PADA PASIEN PASCA COVID-19 DI JATI KUDUS
Latar Belakang: Kondisi psikologis adalah suatu kondisi kejiwaan atau mental dan tingkah laku manusia. Meski dapat sembuh, pasien pasca Covid-19 masih merasakan dampak virus corona yang mempengaruhi kondisi psikologis. Ada banyak dampak pada kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19. Pasien pasca Covid-19 perlu koping yang baik untuk mengatasi kondisi psikologisnya akibat dampak dari virus corona.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisi hubungan antara mekanisme koping dengan kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19 di Desa jati Wetan Kudus.Metode: Penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pasca covid-19 di Desa Jati Wetan Kudus yang berjumlah 45 responden. Pemilihan sampel dengan menggunakan metode slovin sehingga dari seluruh jumlah pasien pasca Covid-19 yang ada, di dapatkan sebanyak 40 responden yang dijadikan sampel. Uji korelasi menggunakan uji spearman-rank.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara mekanisme koping dengan kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19 di Desa Jati Wetan Kudus, dengan p-value sebesar 0,007 < (α = 0,05).Kesimpulan: Ada hubungan mekanisme koping dengan kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19 di Desa Jati Wetan KudusKata Kunci: Mekanisme koping, Kondisi psikologis
USIA MENOPAUSE, RIWAYAT KONTRASEPSI, BERAT BADAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA PEREMPUAN MENOPAUSE DI DESA ANGKATANLOR TAMBAKROMO PATI
Abstrak Tekanan darah adalah bagian terpenting dari sirkulasi tubuh. Faktor yang mempengaruhi tekanan darah adalah faktor keturunan, usia, berat badan, jenis kelamin, stres, pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi alkohol, kafein, merokok, riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal, dan penyakit lainnya. Survei Indonesian Society of Hypertension (InaSH) yang dilakukan pada Mei 2017 menunjukkan kasus hipertensi cenderung meningkat pada wanita lanjut usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan usia menopause, riwayat kontrasepsi, berat badan, dengan perubahan tekanan darah pada wanita menopause di Desa Angkatanlor Tambakromo Pati. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis korelasional dan menggunakan pendekatan cross sectional dan retrospektif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 120 responden. Kemudian, data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan lembar kuesioner dengan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia menopause ( p = 0,001 ), riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal (p = 0,000 ), berat badan ( p = 0,003) dengan perubahan tekanan darah. Kesimpulan : Ha Diterima dan Ho ditola
HUBUNGAN ANTARA STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI RSUD Dr. RADEN SOEDJATI SOEMODIARJO PURWODADI
ABSTRAK Banyak faktor yang berperan untuk terjadinya hipertensi meliputi faktor resiko yang tidak dapat di kendalikan dan faktor resiko yang dapat di kendalikan. Faktor resiko yang tidak dapat dikendalikan seperti keturunan, jenis kelamin, ras dan usia. Sedangkan faktor resiko yang dapat dikendalikan yaitu obesitas, kurang olahraga atau aktivitas fisik, merokok, minum kopi, sensitivitas natrium, kadar kalium rendah, alkohol, stres, pekerjaan, pendidikan dan pola makan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres dan kebiasaan merokok dengan derajat hipertensi di RSUD dr. R Soedjati Soemodihardjo Purwodadi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi Design. Populasi penelitian ini adalah pasien dengan hipertensi yang dirawat RSUD dr R Soedjati Purwodadi periode Januari-Desember sejumlah 661 orang. Besar sampel yaitu 50 responden. Analisa data menggunakan uji chi square dengan taraf signifikasi α 0,05. Dari hasil penelitian terhadap 50 responden menunjukkan bahwa hubungan antara stres dengan derajat hipertensi dengan nilai p = 0,003 (p>0,05) yang berarti ada hubungan antara stres dengan derajat hipertensi. Kata kunci : Stres, Derajat Hipertens
POLA TIDUR MENINGKATKAN STATUS EMOSIONAL PADA LANSIA DI POSYANDU MAWAR MERAH DESA KRAMAT KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS
POLA TIDUR MENINGKATKAN STATUS EMOSIONAL PADA LANSIA DI POSYANDU MAWAR MERAH DESA KRAMAT KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS Dewi Hartinah1, Rita Dewi S21Mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Karya Husada2Dosen Universitas Karya Husada Semarang Latar Belakang :. Emosi pada lansia merupakan salah satu aspek dari perkembangan manusia,secara umum sering dialami perubahan mood. Emosi merupakan suatu reaksi bisa positif maupun negatif sebagai dampak dari rangsangan dari dalam diri maupun dari luar. Emosi negatif seperti depresi, cemas, stress dan emosi positif seperti bahagia. Status emosi disini akan memberi pengaruh pada sistem neurologi manusia yang dapat berpengaruh pada gangguan pola tidur seseorang.Tujuan :Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola tidur dengan status emosional pada lansia di posyandu lansia mawar merah desa kramat kecamatan kota kabupaten kudus.Metode :Jenis penelitian analitik korelatif dengan metode pendekatan cross sectional, menggunakan teknik random sampling dengan mengambil jumlah sampel sebanyak 62 lansia,alat ukur menggunakan kuesioner.uji hubungan penelitian menggunakan Uji Spearman Rank.Hasil :Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pola tidur dengan status emosional pada lansia di posyandu lansia mawar mera desa kramat kecamatan kota kabupaten kudus, dengan P Value sebesar 0,000 dengan α 5%, dan nilai r = 0,738.Kesimpulan : Ada hubungan pola tidur dengan status emosional pada lansia di posyandu lansia mawar merah desa kramat kecamatan kota kabupaten kudus.KATA KUNCI: Pola Tidur, Satus emoisional Lansia SLEEP PATTERNS INCREASE EMOTIONAL STATUS IN THE ELDERLY AT POSYANDU MAWAR MERAH, KRAMAT VILLAGE, KOTA KUDUS DISTRICT Dewi Hartinah1, Rita Dewi S2 Background :. Emotions in the elderly are one aspect of human development, in general, mood changes are often experienced. Emotions are a reaction can be positive or negative as a result of stimuli from within and from outside. Negative emotions such as depression, anxiety, stress and positive emotions such as happiness. Emotional status here will have an influence on the human neurological system that can affect the disruption of a person's sleep patterns.Purpose:The purpose of this study is to find out the relationship of sleep patterns with emotional status in the elderly in posyandu elderly red rose village kramat district of kudus district. Method :Type of correlative analytical research with cross sectional approach method, using random sampling technique by taking the number of samples as many as 62 elderly, measuring instruments using questionnaire.uji research relationship using Uji Spearman Rank. Results :The results showed that there is a relationship of sleep patterns with emotional status in the elderly posyandu rose mera village kramat district of kudus district, with P Value of 0.000 with a α of 5%, and a value of r = 0.738 .Conclusion: There is a relationship of sleep patterns with emotional status in the elderly in posyandu elderly red rose village kramat district of kudus district. KEYWORDS : Sleep Patterns, Elderly Emotional Satus
TERAPI YOGA TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI : LITERATUR REVIEW
Abstrak Latar belakang : terapi yoga merupakan multikomponen dari latihan yang terdiri dari postur, teknik pernafasan dan meditasi yang menunjukkan efek menguntungkan dalam berbagai kondisi medis. Salah satunya pada pasien hipertensi dengan cara mengurangi aktifitas saraf simpatis dan mengaktifkan sistem gamma amino-butyric acid (GABA) untuk menurunkan tekanan darah. Metode : menelusuri hasil-hasil publikasi ilmiah melalui data base yang digunakan berupa PubMed, GoogleScholar, Proquest, Science Direct. Hasil : dari hasil review jurnal yang didapatkan menunjukkan bahwa terapi yoga merupakan terapi gaya hidup untuk mengontrol, mencegah dan menurunakan tekanan darah. Yoga juga meningkatkan kualitas hidup, menurunkan indeks massa tubuh, mengurangi stress yang merupakan penyebab dari hipertensi. Kesimpulan : terapi yoga menurunkan tekanan darah, terbukti aman, efektif dan hemat biaya Kata kunci : Terapi yoga, HipertensiAbstract Background: Yoga therapy is a multicomponent exercise consisting of postures, breathing techniques and meditation which has shown beneficial effects in various medical conditions. One of them is in hypertensive patients by reducing sympathetic nerve activity and activating the gamma amino-butyric acid (GABA) system to lower blood pressure. Methods: tracing the results of scientific publications through the database used in the form of PubMed, GoogleScholar, Proquest, Science Direct. Results: The results of a journal review show that yoga therapy is a lifestyle therapy to control, prevent and lower blood pressure. Yoga also improves quality of life, lowers body mass index, reduces stress which is the cause of hypertension. Conclusion: yoga therapy lowers blood pressure, proven to be safe, effective and cost-effective Keywords: Yoga therapy, hypertensio
PENGEMBANGAN PRODUK DAUR ULANG LIMBAH ORGANIK “ECO ENZIM” MENJADI SABUN PADAT ANTISEPTIK
Mencuci tangan merupakan upaya memutus rantai penyebaran dan penularan virus Covid-19. Sabun cuci tangan yang mengandung antiseptic adalah komponen ampuh dalam menghambat dan mematikan berbagai mikroorganisme patogen diantaranya virus covid-19. Penggunaan sabun yang banyak beredar di pasaran dalam jangka waktu lama sering memberikan efek samping berupa kulit kering karena banyak mengandung zat kimia. Pembuatan sabun dengan menggunakan bahan-bahan alami akan lebih aman dan tentunya tidak memberikan efek kering di kulit. Eco enzim merupakan produk hasil olahan limbah rumah tangga dari hasil fermentasi sampah sayur maupun buah-buahan segar. Salah satu kandungan eco enzim adalah asam asetat (COOHCH₃) yang mampu membunuh mikroorganisme patogen. Pemilihan eco enzim sebagai bahan aktif pada pembuatan sabun padat selain manfaatnya sebagai antiseptic juga ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan menambah pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam pembuatan produk inovatif dengan memanfaatkan limbah organic eco enzim yang sudah dibuat oleh masyarakat. Metode pelatihan dilaksanakan dengan penyampaian materi, demonsrasi dan diskusi. Peserta pelatihan merupakan ibu-ibu desa Margorejo, kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini diikuti peserta dengan antusias dan diskusi berjalan interaktif. Pembuatan sabun berbahan aktif eco enzim ini masih memerlukan pengembangan lebih lanjut dari segi teknologi maupun pemasaran agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat