E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
Not a member yet
    781 research outputs found

    ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA IBU HAMIL DI ERA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Abstrak Dalam situasi pandemik COVID-19, banyak pembatasan aktivitas ibu hamil terutama dalam layanan kesehatan. Agar ibu dan bayi tetap dapat selalu mendapatkan asuhan yang berkesinambungan selama masa pandemik, maka dilakukan asuhan kebidanan yang berkelanjutan pada ibu dan keluarga dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan. Bidan berupaya lebih inovatif dalam memberikan asuhan kebidanan seperti konseling via daring atau aplikasi m-health. Bidan memberikan asuhan kebidanan dimulai dengan pengambilan data ibu hamil, didapatkan ibu hamil primigravida umur 24 tahun usia kehamilan 12 minggu dengan hyperemesis gravidarum. Pada tiap trimesternya dilakukan pendampingan hingga persalinan dan masa nifas. Pada saat hamil, ibu mendapatkan konseling tentang ketidaknyaman selama kehamilan, tanda bahaya kehamilan dan tanda-tanda persalinan. Pada masa persalinan, dilakukan pendampingan IMD dan keberhasilan menyusui dini. Pada masa nifas, dilakukan kegiatan kunjungan ke rumah untuk memberikan edukasi mengenai ASI Ekslusif. Hasil akhir kegiatan, respon positif dirasakan ibu dan keluarga. Ibu maupun keluarga merasa senang karena mendapatkan pengetahuan yang baru seputar kehamilan maupun persalinannya serta pendampingan ASI Eksklusif guna mendukung keberhasilan ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi

    HUBUNGAN SISTEM PENGAWASAN DAN REWARD DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT

    Get PDF
    AbstrakPerawat adalah tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan dalam 24 jam kepada pasien. Salah satu keberhasilan pelayanan rumah sakit akan di tentukan oleh kinerja perawat yang merupakan faktor penentu keberhasilan akhir dari pelayanan yang di terima oleh pasien. RSU Mardi Lestari Sragen dari data sekunder menunjukkan penilaian kinerja baru berorientasi pada pelaksaan asuhan keperawatan sebagai indicator kinerja perawat menjelaskan bahwa pengkajian di lakukan hanya data keluhan saja, diagnosa keperawatan di buat di dasarkan atas analisa perawat dan intervensi serta evaluasi di lakukan di dasarkan atas advis dokter. Mengetahui hubungan system pengawasan dan reward dengan kinerja perawat di RSU Mardi Lestari Sragen. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik corelation. Jumlah sample sebanyak 75 perawat, tehnik sample menggunakan purposive sampling. Hasil analisis data bivariate dengan tabel 2x2 dijumpai nilai E > 5, maka uji yang digunakan adalah Contiunity correction. Total 52 (100%) responden dengan pengawasan tinggi, terdapat hasil analisis pengawasan tinggi dengan kinerja baik 51 (98.1%) dan pengawasan tinggi dengan kinerja buruk sebanyak 1 (1.9%). Sebanyak 23 (100%) responden dengan pengawasan rendah ,di dapatkan data pengawasan rendah dengan kinerja baik 5 (21.7%) dan pengawasan rendah dengan kinerja buruk 18 (78.3%). Nilai probabilitas (p = 0,000 r table (0,231), sehingga dapat di simpulkan bahwa penelitian nilai person correlation 0,869. Ada hubungan yang bermakna antara pengawasan dengan kinerja perawat, derajat hubungan kuat sempurna, mempunyai hubungan positif yang berarti semakin tinggi pengawasan maka semakin tinggi kinerja perawat

    EFEKTIFITAS PEMBERIAN JELLY TERHADAP KECEPATAN PEMASANGAN KATETER URIN

    Get PDF
    AbstrakRetensi urin merupakan suatu keadaan darurat sistem perkemihan yang sering ditemukan sehingga perlu penatalaksanaan yang baik salah satunya adalah kateterisasi. Tindakan memberikan cairan pelumas atau jelly pada prosedur kateter urin sangat penting untuk mencegah atau mengurangi resiko terjadinya trauma pada uretra dan sensasi nyeri yang dialami pasien. Ada dua teknik pemberian jelly yaitu dengan melumuri ujung kateter dengan jelly dan cara ke-2  memasukkan atau menyemprotkan langsung ke dalam urethra dengan spuit 10 ml yang dilepaskan jarumnya. Penelitian ini mengenai perbedaan kecepatan pemasangan dan keluhan nyeri yang dialami pria dewasa  usia 25-65 tahun yang pertama kali menjalani kateterisasi urin dengan cara pelumasan yang berbeda.   Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan jumlah sampel 10 orang untuk perlakuan dan 10 orang untuk kontrol. Kecepatan pemasangan diukur dengan stopwatch sedangkan intensitas nyeri diukur dengan Visual Analog  Numeric Rating Scale. Analisa data dengan mencari mean dari kecepatan pemasangan dan keluhan nyeri pada tiap kelompok dilanjutkan dengan Uji  Mann Whitney U Test terhadap mean tersebut untuk mengetahui signifikansi perbedaan keduanya dengan program SPSS pada œ =0,05.   Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan teknik pemberian jelly terhadap kecepatan pemasangan dengan P= 0,016 dan ada perbedaan teknik pemberian jelly terhadap keluhan nyeri pasien dengan p=0,010.  Kesimpulan terdapat perbedaan rata-rata kecepatan pemasangan dan intensitas nyeri lebih rendah pada teknik jelly yang disemprotkan (lubrikasi) daripada melumuri ujung kateter dengan jell

    ANALISIS STRATEGI PERSONAL SELLING DALAM PERKEMBANGAN JUMLAH FUNDING ANGGOTA

    Get PDF
    AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi personal selling dalam perkembangan jumlah funding anggota. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian field research, pendekatan kualitatif, sumber data primer dan sekunder serta menggunakan metode pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh dari informan terkait dengan permasalahan penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis induktif dengan instrument penelitian adalah penelitian sendiri. Penelitian ini menggunakan obyek penelitian di BMT Mubarakah Kudus. Dari hasil penelitian dihasilkan bahwa pertama, pelaksanaan personal selling di BMT Mubarakah Kudus dilakukan dengan cara persiapan sebelum menjalankan pemasaran produk tabungan yaitu melalui rapat dengan tim pemasaran, melakukan analisis data yang daerah memiliki potensi untuk dilakukan pemasaran produk tabungan, setelah itu pihak tim pemasaran melakukan gambaran tentang adanya potensi daerah yang nantinya digunakan untuk memasarkan produk tabungan agar jumlah anggota lebih bertambah atau banyak, setelah adanya pemasaran produk tabungan disitulah karyawan langsung memberikan pelayanan dengan ramah tamah dan sopan untuk menjalin kerjasama dengan calon anggota atau anggota. Kedua, strategi personal selling berpengaruh cukup baik terhadap perkembangan jumlah funding anggota di BMT Mubarakah Kudus. Ketiga, analisis strategi personal selling dalam perkembangan jumlah funding anggota di BMT Al Mubarakah Kudus adalah termasuk bauran pemasaran (marketing mix). Sebab di dalam bauran pemasaran (marketing mix) ada kombinasi dari tujuh variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yakni: produk, struktur harga, kegiatan promosi, sistem distribusi, karyawan, proses dan bukti fisik.   Kata Kunci: Personal Selling, Funding, Anggota

    PSIKOEDUKASI PADA KECEMASAN KEHAMILAN

    Get PDF
    Ketakutan pada persalinan dialami oleh banyak ibu hamil terutama nullipara di banyak negara di dunia. Angka kejadian ketakutan ibu hamil pada persalinan di negara Swedia, Kanada dan Inggris sekitar 10%, sedangkan penelitian di Australia,menyatakan 20% ibu hamil mengalami  rasa takut untuk melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meringkas bukti terbaru dan dapat diandalkan pada psikoedukasi pada kecemasan kehamilan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi tinjauan literatur (Narative review) yang mencoba menggali tentang Psikoedukasi pada kecemasan kehamilan. Sumber dalam melakukan tinjauan ini meliputi studi pencarian pada Pubmed dan Google Scholar dalam bentuk jurnal penelitian sejumlah 9 jurnal yang diteliti pada tahun 2010 hingga 2021 yang membahas tentang Psikoedukasi kecemasan kehamilan. Dari 9 jurnal yang ditelaah merupakan  jurnal internasional. Hasil penelitian antara lain: ketakutan menghadapi persalinan atau tokophobia atau Fear of Birth (FOB) dibedakan menjadi FOB primer dan FOB sekunder. FOB primer adalah ketakutan menghadapi persalinan yang muncul atau dialami oleh wanita yang baru hamil dan akan melahirkan pertama kali (primipara). FOB sekunder adalah ketakutan pada persalinan yang muncul karena trauma atau memiliki pengalaman menyedihkan pada persalinan sebelumnya. Penanganan untuk ketakutan pada persalinan bisa dilakukan secara medis maupun non medis. Penanganan non medis antara lain berupa psikoedukasi atau konseling yang dilakukan oleh Bidan baik secara tatap muka langsung maupun melalui media telepon atau internet. Manfaat psikoedukasi antara lain : meningkatkan keyakinan pada persalinan, menghindarkan dari konflik pengambilan keputusan, menurunkan gejala depresi , Menurunkan kejadian persalinan SC yang disebabkan rasa takut terhadap persalinan. Simpulan : Psikoedukasi yang dilakukan oleh Bidan mampu menurunkan ketakutan menghadapi persalinan yang dialami oleh ibu hamil . Perlu adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui model psikoedukasi oleh bidan yang paling efektif untuk menurunkan ketakutan terhadap persalinan yang dialami oleh ibu hami

    UJI COBA REGULATORY EMOTIONAL SELF-EFFICACY (RESE) UNTUK MENGUKUR EFIKASI DIRI DALAM MANAJEMEN MARAH PASIEN SKIZOFRENIA VERSI BAHASA INDONESIA

    Get PDF
    AbstrakSkizofrenia menjadi masalah kesehatan jiwa tertinggi di Indonesia. Jumlah kasus skizofrenia meningkat setiap tahun. Klien skizofrenia yang mengalami delusi seringkali marah dan mungkin dapat melakukan tindak kekerasan baik pada diri sendiri maupun orang lain. Efikasi diri yang baik sangat diperlukan oleh klien skizofrenia sehingga mampu mengontrol emosional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji coba kuesioner Regulatory Emotional Self-Efficacy (RESE) versih bahasa Indonesia sebagai instrumen penelitian untuk mengukur efikasi diri dalam manajemen marah pada klien skizofrenia. Kuesioner ini terdiri dari dua belas item pertanyaan dan telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Uji keterbacaan telah dilakukan sebelum proses uji validitas dan reliabilitas. Kuesioner ini telah dilakukan uji coba pada 20 klien skizofrenia dengan diagnosis keperawatan risiko perilaku kekerasan. Nilai validitas sebesar 0,757-0,935 (nilai r tabel = 0,444) dan nilai reliabilitas sebesar 0,965 (nilai r kritis = 0,600). Analisis data menggunakan korelasi product pearson’s dan tabel kontingensi dengan kebermaknaan pada p < 0,05. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa kuesioner ini valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk penelitian. Kuesioner ini dapat digunakan sebagai instrumen penelitian dalam mengkaji keyakinan diri klien skizofrenia dengan diagnosis keperawatan risiko perilaku kekerasan dalam manajemen mara

    HUBUNGAN PELATIHAN BEDAH DASAR I DENGAN IMPLEMENTASI SURGICAL PATIENT SAFETY PADA PERAWAT DI KAMAR BEDAH RSI SUNAN KUDUS

    Get PDF
    ABSTRAK Latar Belakang. Keselamatan Pasien merupakan isu global dan nasional bagi rumah sakit. Keselamatan pasien di ruang operasi ditingkatkan melalui pelaksanaan surgical safety Checklist. Implementasi surgical safety Checklist dipengaruhi pelatihan bedah dasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelatihan bedah dasar I dengan implementasi surgical patient safety pada perawat di kamar bedah RSI Sunan Kudus. Metode. Jenis penelitian ini adalah korelasional analitik dengan desain penelitian cros sectional, teknik pengambilan sampel total sampling. Populasinya adalah perawat di Kamar Bedah RSI Sunan Kudus yang berjumlah sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS menggunakan uji Chi Square. Hasil. Hasil uji nonparametrik Chi Square didapatkan nilai p 0.000. Simpulan. Terdapat hubungan antara pelatihan bedah dasar I dengan implementasi surgical patient safety pada perawat di kamar bedah RSI Sunan Kudus karena nilai p (0.000) > 0.05 pada taraf signifikansi 5%. Disarankan agar rumah sakit memberikan program peningkatan pengetahuan dan skill perawat bedah melalui pelatihan bedah dasar serta melengkapi standar operasional prosedur di kamar bedah. Kata kunci : Pelatihan Bedah Dasar, Surgical Safety Checklist.   ABSTRACT  Background. Patient Safety was a global and national issue for hospitals. Patient safety in the operating room was enhanced through the implementation of a surgical safety Checklist. Implementation of surgical safety Checklist was influenced by basic surgical training. The purpose of this research was to know the relationship of basic surgical training I with the implementation of surgical patient safety at nurses in surgery room RSI Sunan Kudus. Method. The research was correlational analytics with cross sectional design. The technique sampling used total sampling. The population was nurses in Surgery Room RSI Sunan Kudus. The total of them were 30 peoples. Data collecting used questionnaire. The data analysis was done with Chi Square test. Results. The result of nonparametric test of Chi Square got value p 0.000. Conclusion. There was a relationship between basic surgical training I and the implementation of surgical patient safety at nurses in surgery room RSI Sunan Kudus because p value (0.000) > 0.05 at 5% significance level. It was suggested that the hospital provide a program of knowledge enhancement and surgical nurse skills through basic surgical training as well as complementing standard operating procedures in the operating room. Keywords: Basic Surgery Training, Surgical Safety Checklist

    POLA ASUH ORANGTUA, KEHARMONISAN KELUARGA DAN JENIS KELAMIN, PENGARUHNYA TERHADAP SIBLING RIVALRY PADA ANAK

    Get PDF
    Hubungan saudara kandung memiliki efek yang substansial, hubungan baik mendorong keharmonisan keluarga, sementara hubungan rusak berdampak negatif pada keluarga. Masalah psikologis yang sering terjadi adalah Sibling Rivalry. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orangtua, keharmonisan keluarga dan jenis kelamin terhadap sibling rivalry.Jenis penelitian adalah Survey dengan sample survey design. Populasi penelitian adalah anak usia 10-12 tahun, dengan kriteria inklusi tertentu sejumlah 85 anak. Pengambilan sampel menggunakan teknik studi populasi. Instrumen yang digunakan meliputi : skala SR, skala Pola Asuh Orang Tua, Skala Perceived Family Harmony. Analisis data pengujian hipotesis mayor menggunakan Koefisien Determinasi, Uji F dan analisis Regresi Linier Berganda. Uji hipotesis minor dengan uji parsial atau Uji T.Hasil uji model koefisien deteminasi menunjukkan nilai sebesar 0.302. Hasil Uji F ada pengaruh variabel bebas terhadap sibling rivalry dengan nilai probabilitas signifikansi 0,000. Hasil analisis regresi berganda didapatkan pola asuh orang tua ß= -0,285, keharmonisan keluarga ß= -0,405. Hasil uji parsial pola asuh orangtua memiliki nilai t :-2,868, keharmonisan keluarga memiliki nilai t :-4,072 dengan nilai probabilitas signifikan sebesar 0,000 α (0,05). Hasil Uji Beda (Uji-T) antara sibling rivalry pada anak laki – laki dan anak perempuan diperoleh nilai thitung = 9,881 > ttabel = 1,990 dengan p = 0.000 (p<0.05), ada perbedaan sibling rivalry signifikan dengan Mean = 55,74 pada perempuan lebih tinggi dibandingkan Mean = 42,65 pada laki – laki.Orangtua harus mengambil langkah pencegahan terjadinya sibling rivalry dengan penerapan pola asuh yang sesuai, mencari informasi dan bantuan kesehatan tentang perkembangan psikologis anak sehingga sibling rivalry dapat teratas

    PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA PURWOSARI DAN DESA SUNGGINGAN WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI KUDUS

    Get PDF
    disebut juga dengan “silent killer” karena jarang menunjukkan tanda-tanda dan jika diderita dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi. Hipertensi membutuhkan penanganan yang tepat, baik dari segi farmakologis maupun non farmakologis. Terapi non farmakologis sudah banyak dikembangkan di luar negeri dan menjadi intervensi pendamping yang dapat digunakan sebagai pengganti pengobatan konvensional. BPOM menetapkan 9 tanaman obat unggulan yang telah diuji secara klinis yaitu sambiloto, jambu biji, jati belanda, cabe jawa, temulawak, jahe merah, kunyit, mengkudu dan salam. Daun salam mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mencegah terjadinya oksidasi sel tubuh. Kandungan flavonoid pada daun salam dapat digunakan untuk mencegah terjadinya hipertensi.Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Purwosari dan Desa Sunggingan Wilayah Puskesmas Purwosari Kudus.Metode: Jenis penelitian quasi experiment design dengan pendekatan non equivalent control group. Populasi penelitian ini adalah semua penderita hipertensi di Desa Purwosari dan Desa Sunggingan Wilayah Puskesmas Purwosari Kudus bulan April – Mei 2017 berjumlah 56 orang, dengan sampel penelitian 36 orang. Variabel independennya pemberian rebusan daun salam, dan variabel dependennya perubahan tekanan darah. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil Penelitian: Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p value = 0,001 pada tekanan darah sistole dan nilai p value = 0,005 pada tekanan darah diastole antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi sesudah diberikan perlakuan.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Purwosari dan Desa Sunggingan Wilayah Puskesmas Purwosari Kudus.Kata Kunci : Rebusan Daun Salam, Perubahan Tekanan Darah Abstract Background: Hypertension is often referred to as "silent killer" because it rarely shows signs and if suffered in the long term can cause various complications. Hypertension requires appropriate treatment, both in pharmacological and nonpharmacological terms. Non-pharmacological therapy has been widely developed abroad and became a companion intervention that can be used as a substitute for conventional medicine. BPOM assigned 9 leading medicinal plants that have been tested clinically namely sambiloto, guava, jati dutch, chilli java, temulawak, red ginger, turmeric, mengkudu and greetings. The bay leaves contain flavonoids that act as antioxidants that can prevent the occurrence of cell oxidation. The content of flavonoids in bay leaves can be used to prevent the occurrence of hypertension.Objective: Knowing the effect of bay leaf decoction on changes in blood pressure in hypertensive patients in Purwosari Village and Sunggingan Village Purwosari Kudus Puskesmas Area.Methods: Type of quasi experiment design with non-equivalent control group approach. The population of this study were all patients of hypertension in Purwosari Village and Sunggingan Village Purwosari Kudus District Health Center in April - May 2017 amounted to 56 people, with a sample of 36 people. Independent variables of bay leaves decoction, and the dependent variable of blood pressure changes. Data analysis using Wilcoxon test.Results: Wilcoxon test results obtained p value = 0.001 on blood pressure systole and p value =0.005 at diastole blood pressure between the control group and intervention group after treatment. Conclusion: There is influence of bay leaves decoction on changes in blood pressure in patients with hypertension in the village Purwosari and Sunggingan Village Purwosari Kudus Puskesmas.Keywords: Decoction of bay leaves, changes in blood pressure

    PENINGKATAN MOTIVASI SISWA UNTUK MELANJUTKAN KE PERGURUAN TINGGI

    Get PDF
    Melanjutkan pendidikan ke perguruan tiggi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan taraf hidup. Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Indonesia masih rendah, dengan angka pencapaian 34,58%. Angka tersebut masih tertinggal dengan negara tetangga Malaysia 50%, Singapura 78%, dan Korea Selatan 98%. Permasalahan yang ditemukan di MAN 2 Jepara adalah 80% siswa tidak tertarik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, minimnya akses untuk mendapatkan informasi tentang program beasiswa, manfaat dan tujuan melanjutkan ke perguruan tinggi, serta informasi sebelum, ketika dan setelah selesai melaksakan pendidikan di perguruan tinggi. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di MAN 2 Jepara dengan memberikan pelatihan motivasi untuk studi lanjut peguruan tinggi, serta pendampingan serta pendekatan yang intensif agar siswa tertarik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Hasil pengabdian pada masyarakat yang telah dilaksanakan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan siswa kelas XII tentang informasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, prioritas masalah berdasarkan hasil pendataan yaitu rendahnya minat siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, perlu adanya evaluasi dan tindak lanjut setelah dilakukan pengabdian masyarakat ini dan perlu adanya pendampingan yang intensif untuk memberikan motivasi ke siswa kelas XII untuk melanjutkan ke perguruan tinggi

    714

    full texts

    781

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E Journal Resource Universitas Muhammadiyah Kudus
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇