E-Jurnal Politeknik LP3I Medan
Not a member yet
310 research outputs found
Sort by
VERSATILITY TRANSFER DALAM PELAKSANAAN MUTASI PERUSAHAAN BUMN DI KOTA MEDAN
Berbagai upaya banyak dilakukan oleh perusahaan dalam rangka memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan mutasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya perputaran karyawan yang diharapkan akan menghasilkan karyawan memiliki prestasi kerja yang lebih baik lagi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif dengan data kuantitatif yang telah diperoleh melalui data langsung dari perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen yang digunakan yaitu mutasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variable dependen yakni prestasi kerja, dari uji korelasi nilai R menunjukkan nilai 0,711 hal ini berarti memperlihatkan bahwa terjadi hubungan yang kuat antara variabel independen dengan variabel dependen prestasi kerja dan besarnya R² = 0,506 dimana 50,6% prestasi kerja pada salah satu BUMN di kota Medan pada bagian Marketing Operation Region dipengaruhi oleh variasi variabel mutasi dan 49,4% lagi dipengaruhi oleh variasi variabel lain yang tidak dibahas dalam model penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis uji t dengan nilai t hitung > t tabel maka diperoleh variabel versatility transfer (3,530 > 2,059), H0 ditolak artinya secara parsial ada pengaruh signifikan antara variabel Versatility Transfer terhadap prestasi kerja karyawan. Dalam hal ini jenis mutasi versatility transfer yang diterapkan oleh perusahaan harus lebih diperhatikan. Hal ini akan memberikan dampak yang positif bagi prestasi kerja karyawan jika dalam pelaksanaannya dilakukan secara maksimal.
Kata kunci : Mutasi, Versatility Transfer, Kota Medan
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) PADA PT. SURYAMAS LESTARI PRIMA
Metode Economic Order Quantity (EOQ) merupakan jumlah persediaan ideal yang harus dipesan pada suatu saat dengan tujuan dapat meminimalir biaya persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesanan bahan baku yang optimal dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) pada PT. Suryamas Lestari Prima, selanjutnya untuk mengetahui total biaya persediaan bahan baku berdasarkan metode EOQ pada PT. Suryamas Lestari Prima, untuk mengetahui waktu yang tepat dilakukan pemesanan kembali (Reorder Point) dan persediaan pengaman (Safety Stock) bahan baku untuk persediaan pada PT. Suryamas Lestari prima, selain itu untuk mengetahui berapa kali pesanan bahan baku yang harus dilakukan oleh PT. Suryamas Letari Prima dalam setahun, serta untuk mengetahui penerapan metode EOQ (Economic Order Quantity) dalam upaya mengoptimalkan biaya persediaan.
Kata Kunci : Bahan Baku, Economic Order Quantity
PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN FASILITAS KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN DAMPAKNYA KEPADA KINERJA PEGAWAI NON MEDIS PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA SUBULUSSALAM
Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Subulussalam tingkat kepuasan kerja pegawai Non Medis dinilai masih kurang. Tingkat Pujian, Reward, Ketepatan waktu kehadiran dan Fasilitas adalah salah satu masalah terjadi rumah sakit. Permasalahan dalam penelitian ini adalah menurunnya tingkat kinerja pegawai Non Medis pada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sulubussalam, untuk meningkatkan Kinerja Pegawai Non Medis Rumah Sakit, banyak faktor yang memperngaruhinya. Oleh Karen itu penelitan ini dilakukan untuk mengetahui besar pengaruh tidak langsung antara kepusan kerja terhadap Kinerja Pegawai Non Medis melalui Motivasi Kerja, pengaruh tidak langsung antara Fasilitas Kerja terhadap Kinerja Pegawai Non Medis melalui Motivasi Kerja dan pengaruh langsung antara Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Non Medis dan bagaimana pengaruh langsung antara Fasilitas Kerja terhadap Kinerja Pegawai Non Medis pada RSUD Kota Sulubussalam, dengan populasi dan sampel sebanyak 76 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan Kuesioner dengan menggunakan skala likert dan diolah dengan menggunakan Analisis Jalur (Path Analysis). Dari hasil penelitian pengaruh tidak langsung Antara Variabel Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Non Medis Melalui Motivasi Kerja menunjukkan t-hitung = 7,700 dan t-tabel 1,665 dengan tingkat probabilitas 0.001, dari hasil penelitian pengaruh tidak langsung antara Variabel Fasilitas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Non Medis Melalui Motivasi Kerja menunjukkan t-hitung = 5,859 dan t-tabel 1,665 dengan tingkat probabilitas 0,001 dan Hasil perhitungan nilai R Square 0,771 hal ini berarti berpengaruh 77,1 % Motivasi Kerja dapat dijelaskan oleh Variabel Kepuasan Kerja dan Fasilitas Kerja diatas, sisanya 22,9 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian pengaruh langsung antara Variabel Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Non Medis menunjukkan bahwa t-hitung = 3,174 dan t-tabel 1,665 dengan tingkat probabilitas 0,002, dari hasil penelitian pengaruh langsung antara Variabel Fasilitas Kerja terhadap Kinerja Pegawai Non Medis menunjukkan bahwa t-hitung = 3,164 dan t-tabel 1,665 dengan tingkat probabilitas 0,002, dan Hasil perhitungan nilai R Square 0,765 hal ini berarti berpengaruh 76,5 % Kinerja Pegawai dapat dijelaskan oleh Variabel Fasilitas Kerja dan Motivasi Kerja diatas, sisanya 23,5 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hal ini menjadi pertimbangan agar faktor-faktor tersebut mampu meningkatkan Kinerja Pegawai Non Medis di lingkungan RSUD Daerah Kota Subulussalam
HUBUNGAN PREFERENSI GAYA BELAJAR VISUAL, AUDITORI DAN KINESTETIK DENGAN PRESTASI MAHASISWA PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK LP3I MEDAN
Pendidikan dipandang sebagai sarana untuk melahirkan insan-insan yang cerdas, kreatif, terampil, bertanggung jawab, produktif dan berbudi pekerti luhur. Hal tersebut bisa tercapai bila pelajar dapat menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya dengan hasil belajar yang baik. Strategy Based Student’s Choice dengan Preferensi Sensori: Visual, Auditori dan Kinistetik adalah suatu pendekatan belajar dengan strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menentukan sendiri metode pembelajaran yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar yang mengakomodir gaya belajar mahasiswa dan disesuaikan dengan pilihan yang dikehendaki oleh mahasiswa. Dalam Strategy Based Student’s Choice dengan Preferensi Sensori: Visual, Auditori dan Kinistetik, dosen menjadi fasilitator dengan memberikan sejumlah alternatif metode pembelajaran yang sudah disesuaikan dengan pokok bahasan dan mengakomodir gaya belajar mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah Strategy Based Student’s Choice dengan Preferensi Sensori: Visual, Auditori dan Kinestetik dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar mahasiswa pada pembelajaran mata kuliah Dasar Manajemen
Kata Kunci : Preferensi Gaya Belajar, Visual, Auditori Dan Kinestetik
PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BUMN PADA PT. WASKITA KARYA (PERSERO) Tbk
Sebuah informasi tingkat kesehatan perusahaan merupakan hal yang sangat diperlukan dalam menjaga eksistensi perusahaan dalam bersaing dengan perusahaan yang lainnya khususnya yang bergerak di sektor yang sama. Hal ini pun terjadi pada perusahaan BUMN yang dibuktikan dengan keluarnya keputusan menteri BUMN No : KEP-100/MBU/2002. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kesehatan yang diperoleh oleh PT. Waskita Karya (Persero) pada tahun 2015 melalui perbandingan dengan laporan keuangan tahun 2014. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan delapan indikator yaitu ROE, ROI, Cash Ratio, Current Ratio, Collection Periods, Perputaran Persediaan, TATO dan Rasio Total Modal Sendiri Terhadap Total Assets. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka PT. Waskita Karya (Persero) memperoleh tingkat kesehatan yaitu A (Sehat) dengan total bobot sebesar 78,21% ini menunjukan telah terjadi peningkatan total bobot sebesar 1,07 % jika dibandingkan dengan tahun 2014 walaupun sama–sama menghasilkan predikat yang sama yaitu “SEHAT”.
Kata Kunci : Penilaian, Tingkat Kesehatan BUMN, Aspek Keuanga
PENGARUH PENEMPATAN KARYAWAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA PT. PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penempatan karyawan terhadap produktivitas kerja pada PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan metode pengumpulan data menggunakan pembagian kuesioner pada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) dengan menggunakan sampel sebanyak 30 responden dan diuji dengan metode analisis data secara komputerisasi. Hasil penelitian ini terbukti dengan pengujian hipotesis yaitu : analisis regresi sederhana, koefisien determinasi (R2) dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen yang digunakan yaitu Penempatan karyawan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen yakni Produktivitas, dari hasil R2 = 0,978 dimana 97,8% produktivitas kerja pada PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) dipengaruhi oleh variabel penempatan karyawan dan 2,2% lagi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis uji t dengan nilai t hitung > t tabel maka diperoleh variabel penempatan (35,462 > 1,701), H0 ditolak artinya secara parsial ada pengaruh signifikan antara variabel penempatan karyawan terhadap produktivitas kerja. Sehingga saran yang dapat diberikan adalah agar perusahaan lebih memperhatikan kriteria-kriteria dalam menempatkan karyawan seperti Pendidikan, Pengetahuan, Pengalaman Kerja, Keterampilan dalam bekerja, sehingga pada saat bekerja karyawan tersebut tidak bingung dengan tugas yang akan dikerjakannya dan karyawan tersebut juga dapat meningkatkan produktivitas kerja pada dirinya sehingga perusahaan pun lebih mudah dalam mencapai visi dan misi perusahaan tersebut.
Kata Kunci : Penempatan, Karyawan, Produktivitas Kerja
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT (PPKS) MEDAN
Budaya organisasi merupakan hal yang penting dalam perusahaan karena dapat membentuk perilaku dan tindakan karyawan dalam menjalankan aktivitasnya di dalam organisasi. Budaya organisasi berfungsi sebagai perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standart–standart yang tepat untuk apa yang harus dikatakan dan dilakukan oleh para karyawan. Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) merupakan satu–satunya Lembaga Penelitian milik pemerintah yang bergerak dalam penelitian semua aspek kelapa sawit. Jenis data yang digunakan ialah data primer dan sekunder, sumber data menggunakan data internal dan data eksternal. Metode pengumpulan data adalah observasi lapangan dan wawancara yang ditanyakan langsung kepada Kepala Urs. SDM/Hukum dan kepada beberapa karyawan dari bagian unit lain nya, dengan tujuan untuk dapat mengetahui budaya organisasi yang diterapkan pada Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian penulis menyimpulkan bahwa Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan telah menerapkan budaya organisasi namun masih ada beberapa karyawan yang belum disiplin menerapkan budaya organisasi pada perusahaan terutama pada indikator member identity.
Kata kunci : Budaya Organisasi, Kelapa Sawit, Pusat Penelitian
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN GAYAMAKMUR MOBIL MEDAN
Kompensasi merupakan hal yang sangat penting bagi karyawan karena besar atau kecilnya merupakan cerminan atau ukuran nilai dari pekerjaan karyawan itu sendiri. Kompensasi mampu mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Semakin besar kompensasi yang diterima maka kepuasan kerja yang dimiliki juga semakin baik. Hal tersebut dapat dilihat dari semangat kerja yang dimiliki karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya. Kompensasi adalah semua pendapatan yang berbentuk uang atau barang baik langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan. Kepuasan kerja merupakan salah satu aspek psikologis yang mencerminkan perasaan sesorang terhadap pekerjaannya. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sumber data yang digunakan adalah data internal dan eksternal. Populasi dan sampel yang diteliti adalah karyawan Gayamakmur Mobil Medan yang berjumlah 60 orang dengan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan datanya wawancara, kuesioner, dan observasi. Indikator yang digunakan dari variabel kompensasi adalah upah pokok, Tunjangan Hari Raya (THR), dan insentif sedangkan indikator variabel kepuasan kerja adalah pekerjaan itu sendiri, teman sekerja, dan gaji. Hipotesis dari penelitian ini bahwa adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara kompensasi dan kepuasan kerja karyawan. Metode analisis yang digunakan metode analisis deskriptif, statistik parametis, analisis regresi berganda. Hasil menunjukkan bahwa uji validitas pada setiap item pernyataan adalah valid, uji reabilitas pada pernyataan adalah reliabel, nilai korelasi gandanya sebesar 0,777 yang berarti adanya hubungan yang kuat, analisis koefisien determinasi sebesar 0,604,dan hasil uji-t menunjukkan adanya pengaruh kompensasi yaitu upah pokok dan insentif terhadap kepuasan kerja secara parsial sedangkan THR tidak berpengaruh secara parsial
TINJAUAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI PADA PT. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO) AREA MEDAN
Kinerja pegawai menjadi fokus utama yang dapat ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan struktural dan fungsional. Pendidikan dan pelatihan pegawai merupakan kebutuhan pokok bagi pengembangan Sumber Daya Manusia untuk menunjang kemajuan perusahaan. Pada penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan metode wawancara yang dilakukan langsung dengan kepala seksi bagian SDM dan pegawai yang sudah melaksanakan diklat. Dari hasil wawancara yang dilakukan akan memberikan gambaran tentang pelaksanaan pendidikan dan pelatihan pegawai pada PT. PLN (Persero) Area Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan dan pelatihan pegawai pada PT. PLN (Persero) Area Medan harus sesuai bagian dan keahlian masingmasing. Pendidikan dan Pelatihan pegawai yang diberikan oleh PT. PLN (Persero) Area Medan untuk seluruh pegawai adalah diklat seleksi pegawai baru, diklat profesi, diklat penjenjangan, diklat penunjangan dan diklat masa purna bakti. Program pendidikan dan pelatihan dilaksanakan sesuai dengan pendidikan dan pelatihan yang akan dilaksanakan pegawai. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan sangat penting bagi setiap pegawai yang sedang melaksanakan karena dapat meningkatkan prestasi kerja pegawai dan memngembangkan karier pegawai
PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT SWASTI TUNGGAL MANDIRI MEDAN
Komunikasi dalam dunia kerja adalah faktor yang sangat penting bagi perusahaan, karena didalam perusahaan komunikasi menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan pembagian kuesioner pada PT Swasti Tunggal Mandiri dengan menggunakan sampel sebanyak 30 responden dan diuji dengan metode analisis data secara komputerisasi. Hasil penelitian ini terbukti dengan pengujian hipotesis yaitu : analisis regresi sederhana, koefisien determinasi (R2), dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen (x) yang digunakan yaitu komunikasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen (y) yakni motivasi, dari hasil R² = 0,422 dimana 42,2% motivasi kerja pada PT Swasti Tunggal Mandiri dipengaruhi oleh variabel komunikasi dan 57,8% lagi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis uji t dengan nilai t hitung > t tabel maka diperoleh variabel komunikasi diagonal (4,519>2,056), H0 ditolak artinya secara parsial ada pengaruh signifikan antara variabel komunikasi terhadap motivasi kerja karyawan. Sehingga saran yang dapat diberikan adalah agar perusahaan meningkatkan kerjasama dengan karyawan. Perusahaan juga hendaknya memperhatikan hubungan yang terjalin antar karyawan dengan pimpinan, agar setiap karyawan dapat menjalin hubungan kerja yang baik, dan tercipta keselarasan dalam perusahaan, sehingga karyawan dapat bekerja dengan baik untuk mencapai sasaran dan tujuan perusahaan.
Kata kunci : Komunikasi, Motivasi Kerja, Karyawa