E-Jurnal Politeknik LP3I Medan
Not a member yet
310 research outputs found
Sort by
ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PEMBUATAN JKN PADA BPJS KESEHATAN
Penelitian dilakukan di BPJS kesehatan (KLOK Aceh Tamiang) Jl.Ir.H.Juanda karang baru, aceh tamiang. Dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan pihak penyedia dan pemberi layanan harus selalu berupaya untuk mengacu kepada tujuan utama pelayanan, yaitu pencapaian kepuasan pelanggan. Salah satu upaya peningkatan mutu kualitas pelayanan adalah dengan mengukur tingkat kepuasan peserta. Dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling insidential, teknik penentuan sampel ini berdasarkan kebetulan. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, metode pengumpulan data lapangan dan kajian pustaka. Metode analisis data yang digunakan metode deskriftif dengan data kualitatif yang diperoleh langsung dari BPJS Kesehatan Aceh Tamiang. Hasil penelitian menunjukan yang paling dominan dalam kepuasan pelayanan BPJS Kesehatan Aceh Tamiang adalah indikator Assurance (jaminan) memperoleh nilai rata-rata 4.48 dengan rentang skala sangat baik.
Kata Kunci : kepuasan pelanggan, kualitas pelayanan, BPJS kesehatan (KLOK Aceh Tamiang
ANALISIS PERBANDINGAN METODE PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA CV. SATU ANGIN PERSADA
ABSTRAK
UKM telah terbukti mampu bertahan ditengah krisis perkonomian di Indonesia. Namun, banyak pemilik perusahaan UKM yang belum mampu memperoleh laba atas usaha secara maksimal karena tidak mengetahui cara perhitungan harga pokok produksi dengan tepat. Penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui harga pokok produksi menggunakan metode perhitungan full costing dan membandingkannya dengan metode perhitungan variabel costing. Penelitian ini dilakukan pada CV. Satu Angin Persada yang berdomisili di kota Medan Propinsi Sumatera Utara. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Analisis data penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik tidak memperhitungkan biaya penyusutan mesin, dan peralatan dalam harga pokok produksi sehingga harga pokok produksi menjadi lebih rendah tetapi tidak tepat. Hasil perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan variabel costing menghasilkan biaya produksi lebih tinggi dibandingkan dengan metode variable costing. Hal ini disebabkan dalam perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing memasukkan seluruh biaya baik yang bersifat variabel maupun biaya yang bersifat tetap. Sedangkan metode variable costing hanya memasukkan biaya yang bersifat variabel dalam perhitungan harga pokok produksi. sedangkan biaya tetap dibebankan pada laporan laba - rugi. Metode harga pokok produksi yang tepat pada CV. Satu Angin Persada adalah metode full costing karena memperhitungkan semua biaya, termasuk biaya penyusutan sehingga menghasilkan harga pokok produksi yang tepat.
Kata Kunci : harga pokok produksi, full costing, variabel costin
PENGARUH INFORMASI RELEVANSI PEKERJAAN, KEINGINAN SOSIAL DAN PARTISIPASI KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PERMODALAN NASIONAL MADANI DI BANDA ACEH
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Informasi Relevansi Pekerjaan, Keinginan Sosial dan Partisipasi Karyawan terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Permodalan Nasional Madani di Banda Aceh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Informasi Relevansi Pekerjaan, Keinginan Sosial dan Partisipasi Karyawan mempengaruhi Kinerja Karyawan Pada PT. Permodalan Nasional Madani di Banda Aceh.
Ukuran sampel penelitian ini sebanyak 43 karyawan. Data penelitian dikumpulkan melalui daftar pertanyaan/kuisioner dan studi dokumentasi. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda, uji F (serempak) dan uji t (parsial) dimaksud untuk mengetahui secara serempak dan secara parsial pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05).
Hasil penelitian menunjukan bahwa Secara uji serempak antara variabel Informasi Relevansi Pekerjaan, Keinginan Sosial dan Partisipasi Karyawan Pada PT. Permodalan Nasional Madani di Banda Aceh berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Permodalan Nasional Madani di Banda Aceh. Kemudian secara parsial yaitu variabel Informasi Relevansi Pekerjaan dan Partisipasi Karyawan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Permodalan Nasional Madani di Banda Aceh. Keinginan Sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Permodalan Nasional Madani di Banda Aceh. Variabel yang paling dominan mempengaruhi Kinerja Karyawan Pada PT. Permodalan Nasional Madani di Banda Aceh adalah variabel Partisipasi Karyawan.
Kata kunci: Informasi Relevansi Pekerjaan, Keinginan Sosial, Partisipasi Karyawan dan Kinerja Karyawa
TINJAUAN PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT. MEDAN SUGAR INDUSTRY MEDAN
Perencanaan mempunyai peranan sangat penting dalam melaksanakan pekerjaan terutama dalam hal perencanaan sumber daya Manusia. Saat ini semakin disadari bahwa aset yang termahal dan terpenting perusahaan adalah manusia, yaitu karyawannya maka wajarlah apabila perencanaan sumber daya manusia perusahaan mendapatkan pemikiran dan penanganan yang sungguh-sungguh. Perencanaan sumber daya manusia merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi permintaan-permintaan bisnis dan lingkungan pada organisasi di waktu yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhaan tenaga kerja yang ditimbulkan oleh kondisi-kondisi tertentu. Meramalkan secara sistematis kebutuhan dan persediaan karyawan dimasa yang akan datang bisa untuk jangka waktu pendek dan panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan analisis deskriftif. Metode pengumpulan datanya menggunakan penelitian wawancara. Secara umum, Perencanaan Sumber daya manusia pada PT. Medan Sugar Industry sudah terlaksana dengan baik, namun menemui beberapa hambatan, hal tersebut dapat dilihat dari kurangnya pemahaman kepala departemen membedakan level pada tiap jabatan, sehingga setiap analisis terhadap level jabatan cenderung subjektif. Subjektifitas user dalam menentukan jumlah dan level karyawan di unit kerjanya pada akhirnya sulit mencapai kesepakatan mengenai hasil akhir analisis (struktur organisasi) dan berujung pada ketidakpuasan terhadap struktur yang ada; kesesuaian hasil analisis jumlah dan level dengan proses bisnis yang ada.
Kata Kunci : Tinjauan, Perencanaan, Sumber Daya Manusia
PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PERBANKAN DI KOTA MEDAN
Bank harus memberikan pelayanan yang bermutu dan berkualitas. Pelayanan tersebut akan menciptakan produktivitas bagi Bank. Begitu juga halnya dengan bank bank yang ada di kota Medan.
Pengukuran produktivitas kerja karyawan digunakan sebagai sarana manajemen untuk menganalisis dan mendorong efisiensi, maka peningkatan produktivitas akan memberikan kemampuan yang lebih
besar bagi perusahaan untuk memperbaiki pengupahan karyawannya, yang kemudian akan mendorong kegairahan dan semangat kerja karyawan. Tingkat pendidikan, motivasi, keterampilan dan tingkat penghasilan karyawan merupakan sebagian faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan profesionalitas karyawan dalam pekerjaannya. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan di Bank kota Medan. Penelitian ini dilakukan dengan melalukan kuisioner ke responden karyawan bank di kota Medan untuk melihat variabel motivasi, pengetahuan, ketrampilan dan tingkat penghasilan terhadap fakto faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja. Dari hasil penelitian menunjukkan data penelitian ini sudah sangat handal yang ditunjukkan dengan nilai cronbach alha sebesar 0.83.
Hubungan variabel menunjukkan kategori 'sedang'. dari penelitian juga menunjukkan prosentase sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 27%. Tidak ada
pengaruh secara signifikan antara 4 variabel independen secara bersama-sama terhadap Produktivitas (dependen). Secara parsial tidak ada pengaruh signifikan antara variabel variabel independen terhadap Produktivitas (Dependen).
Kata Kunci : Produktivitas Kerja, Motivasi, Pengetahuan, Ketrampilan, Penghasilan
PENINGKATAN DAYA SAING PERUSAHAAN TERHADAP KOMPETITOR MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING
Perhitungan harga pokok produksi merupakan kegiatan yang penting untuk dilakukan pada siklus produksi. Perhitungan harga pokok produksi yang tidak akurat akan menimbulkan dampak yang negatif, sehingga dapat merugikan perusahaan. Harga pokok produksi ini mempengaruhi harga jual suatu produk. Apabila harga produksi terlalu rendah, maka hal ini jelas akan menimbulkan kerugian bagi pihak perusahaan. PT. Perkebunan Nusantara III Medan yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri dengan kegiatan mengolah kelapa sawit menjadi produk setengah jadi atau Crude Palm Oil (CPO) yang siap dipasarkan. Oleh karena itu, perhitungan biaya dalam kegiatan operasional dapat menyebabkan masalah pada perusahaan tersebut jika dilakukan tidak akurat. Penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan apakah sudah sesuai sehingga dapat menghasilkan laporan yang akurat melalui pengumpulan data, klasifikasi dan interpretasi untuk mencari gambaran yang jelas mengenai harga pokok produksi. Dari seluruh hasil penelitian yang diperoleh oleh peneliti, bahwa PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan dalam menentukan harga pokok produksinya menggunakan metode full costing, yaitu dengan menjumlahkan seluruh biaya – biaya tersebut dalam perhitungan harga pokok produksi. Dan harga pokok produksi tersebut juga didukung oleh laporan keuangan agar dapat dipertanggung jawabkan kepada pihak perusahaan selama periode bersangkutan dan juga menjadi acuan untuk menghitung harga pokok produksi pada periode berikutnya. PT. Perkebuna Nusantara III (PERSERO) Medan telah menentukan harga pokok produksi khususnya pada kelapa sawit dengan baik dan telah sesuai dengan metode yang digunakan dalam penentuan harga pokok produksi.
Kata Kunci : Harga Pokok Produksi, Metode Full Costing, Laporan Keuangan
THE OBSERVATION OF EXPORT GROWTH IN INDUSTRY SECTOR IN NORTH SUMATERA
This study highlights export and import industry in North Sumatera. Export is trading Indonesian goods abroad. Indonesia is really great country with marvelous territories moreover it has large number of export in it. There must be decreasing and increasing price such the presence of FOB that take a risk, yet reducing and rising are really reluctant in export and import. This study was conducted to highlight phenomenon happen in Badan Pusat Statistika (BPS) in north Sumatera especially in industry export sector. The researcher applied qualitative method of research to observe and describe industry export in BPS and it was found that; the development of export in industry sector in North Sumatera viewed from FOB value has significant decrease in 2012 – 2013 and in 2013 – 2014 has increased. There is increasing value in 2012-2013 and a little decreasing value from 2013-2014 in the development of export in industry sector in North Sumatera. The development of export in industry sector can be seen from international prices since international prices significantly influence market prices. International prices are more than domestic prices. The development of export in industry sector can be seen from the exchange rate that cause export in 2013 with the higher international prices and in 2014, the exchange rate is lower with lower international export price.
Keywords : Export, Industry Sector, FOB value, International price, Exchange rate
PENGARUH FASILITAS TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA BPJS KESEHATAN PADA RSU SITI HAJAR MEDAN
Penelitian pada RSU Siti Hajar Medan mengambil sampel dalam pasien pengguna BPJS Kesehatan yang berjumlah 75 orang. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS pada RSU Siti Hajar Medan. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya sehingga dapat digunakan untuk mengukur variabel-variabel penelitian tersebut. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan korelasi product moment dan korelasi ganda melalui program SPSS 19.0. Hasil pengujian hipotesis Pengaruh Fasilitas Terhadap Kepuasan Pasien yaitu rhitung = 0,597. Menunjukkan bahwa hubungan variabel fasilitas dengan variabel kepuasan pasien adalah positif dan agak rendah. t hitung > t tabel (6,364 > 2,000) yang artinya tolak Ho terima Ha. Menunjukkan bahwa, hipotesis yang menyatakan ada pengaruh variabel fasilitas terhadap variabel kepuasan pasien telah teruji. R Square (R2) = 0,357, menunjukkan bahwa persentase pengaruh variabel fasilitas terhadap variabel kepuasan pasien sebesar 35,70 %. Sedangkan sisanya 0,643 atau 64,30 % dipengaruhi oleh faktor lain. Persamaan regresi sederhana Y = 13,981 + 0,666 X1. Dapat diprediksi berapa besar pengaruh variabel fasilitas terhadap variabel kepuasan pasien. Apabila variabel fasilitas meningkat 1 satuan maka akan meningkatkan variabel kepuasan pasien sebesar 0,666 atau 66,60 %. F hitung > F tabel (40,502 > 4,000). Menunjukkan bahwa, model regresi linier sederhana pengaruh variabel fasilitas terhadap variabel kepuasan pasien signifikan dan memiliki kebermaknaan.
Kata Kunci : Fasilitas, Kepuasan, BPJS, RSU Siti Hajar
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAMEL PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA TBK.
Perkembangan di dunia perbankan yang sangat pesat serta tingkat kompleksitas yang tinggi dapat berpengaruh terhadap performa suatu bank. Kompleksitas usaha perbankan yang tinggi dapat meningkatkan resiko yang dihadapi oleh bank-bank yang ada di Indonesia. Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut ke masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesehatan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) periode 2011-2014 dengan menggunakan metode CAMEL yang meliputi faktor pemodalan (capital), kualitas aktiva (asset quality), manajemen (management), rentabilitas (earning), dan likuiditas (liquidity). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang meneliti data laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero). periode 2011-2014. Berdasarkan hasil analisis terhadap tingkat kesehatan Bank dengan menggunakan rasio CAMEL periode 2011-2014 keseluruhan dapat dikatakan bahwa secara umum kinerja dan kesehatan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) dalam kondisi sangat sehat. Kecuali NPM Bank BRI berada pada Peringkat Komponen (PK)-5 tidak sehat.
Kata Kunci : Kesehatan Bank, Metode CAMEL, Bank Rakyat Indonesia
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT TRAKTOR NUSANTARA CABANG MEDAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT. Traktor Nusantara Cabang Medan yang beralamat Jl. Raya Tanjung Morawa KM 9,5 Medan. Budaya Organisasi merupakan sistem nilai yang diyakini dan dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 32 responden dan pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan diuji dengan metode analisis data secara komputerisasi dengan menggunakan uji statistik SPSS versi 21.00. Bedasarkan analisis hasil uji t dengan thitung > ttabel maka diperoleh (5,836 > 1,697), Ha diterima artinya ada pengaruh signifikan antara variabel budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen (x) yang digunakan yaitu budaya organisasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen (y) yakni kinerja karyawan, dari uji koefisien determinasi diperoleh nilai R2 = 0,532 dimana 53,2% kinerja karyawan memberikan sumbangan pengaruh kepada budaya organisasi, sementara pada uji regresi sederhana diperoleh 0,675 dimana setiap satuan budaya organisasi akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,675. Dalam hal ini jenis budaya organisasi pada indikator traditions and rituals yang memberikan persentase paling tinggi yakni 25,35%. Kemudian pada indikator space/layout yang diterapkan oleh perusahaan harus lebih diperhatikan agar memberikan kenyamanan dalam bekerja bagi karyawan. Sehingga saran yang dapat diberikan adalah dengan memperhatikan bentuk layout maka karyawan dapat mempermudah proses kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Kata Kunci : Budaya Organisasi, Kinerja Karyawan