EJurnal STAI Hasan Jufri Bawean
Not a member yet
    221 research outputs found

    Strategi Manajemen Pemasaran Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SD Negeri 1 Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh besar dalam menerapkan  Manajemen pemasaran pendidikan di SD Negeri 1 Pemulutan menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk keterbatasan akses informasi, persaingan dengan sekolah lain, kendala finansial, dan kurangnya keterlibatan komunitas, sehingga diperlukan strategi yang efektif untuk mempromosikan keunggulan sekolah, meningkatkan daya tarik bagi calon siswa, mengoptimalkan sumber daya, dan melibatkan berbagai stakeholder dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam strategi manajemen pemasaran pendidikan di SD Negeri 1 Pemulutan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis dengan pendekatan kualitatif, termasuk mentranskripsi, mengembangkan tema, dan menginterpretasi data. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi fenomena secara menyeluruh dan mendapatkan sudut pandang dari berbagai pihak yang terlibat hasil penelitian menunjukkan jika SD Negeri 1 Pemulutan telah menerapkan berbagai strategi pemasaran pendidikan, termasuk kegiatan terbuka, promosi melalui media sosial, dan kegiatan ekstrakurikuler, untuk meningkatkan daya tarik sekolah. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan persaingan dengan sekolah lain masih menjadi hambatan yang perlu diatasi dalam upaya memperkuat posisi sekolah di pasar pendidikan. Tantangan dalam implementasi manajemen pemasaran pendidikan ini meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya pemahaman konsep pemasaran, persaingan yang ketat antara sekolah, dan ketidakpastian lingkungan.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh besar dalam menerapkan  Manajemen pemasaran pendidikan di SD Negeri 1 Pemulutan menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk keterbatasan akses informasi, persaingan dengan sekolah lain, kendala finansial, dan kurangnya keterlibatan komunitas, sehingga diperlukan strategi yang efektif untuk mempromosikan keunggulan sekolah, meningkatkan daya tarik bagi calon siswa, mengoptimalkan sumber daya, dan melibatkan berbagai stakeholder dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam strategi manajemen pemasaran pendidikan di SD Negeri 1 Pemulutan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis dengan pendekatan kualitatif, termasuk mentranskripsi, mengembangkan tema, dan menginterpretasi data. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi fenomena secara menyeluruh dan mendapatkan sudut pandang dari berbagai pihak yang terlibat hasil penelitian menunjukkan jika SD Negeri 1 Pemulutan telah menerapkan berbagai strategi pemasaran pendidikan, termasuk kegiatan terbuka, promosi melalui media sosial, dan kegiatan ekstrakurikuler, untuk meningkatkan daya tarik sekolah. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan persaingan dengan sekolah lain masih menjadi hambatan yang perlu diatasi dalam upaya memperkuat posisi sekolah di pasar pendidikan. Tantangan dalam implementasi manajemen pemasaran pendidikan ini meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya pemahaman konsep pemasaran, persaingan yang ketat antara sekolah, dan ketidakpastian lingkungan

    Strategi Rekrutmen Tenaga Pendidik dalam Meningkatkan Kualitas Madrasah di Madrasah Aliyah Walisongo Gending Probolinggo

    No full text
    This study aims to explain and analyze the recruitment strategies for educators at Madrasah Aliyah Walisongo Gending Probolinggo. The research employs a qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation methods. The obtained data is analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The field research results indicate that the recruitment system for educators involves several stages determined by the madrasah, including program planning and analysis based on the needs of the educators, starting from administrative selection, interviews, teaching practice tests, and training. The selected candidates must meet the needs of the madrasah and possess adequate skills, thereby enhancing the quality of education at Madrasah Aliyah Walisongo Gending Probolinggo

    Pengaruh Metode Mind Mapping Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Aswaja Di Madrasah Tsanawiyah Al-Jihadul Chakim Mojokerto

    No full text
    This research aims to determine the use of the Mind mapping method in Aswaja subjects, student learning achievement in Aswaja subjects, and the influence of the Mind mapping method on Aswaja subjects, and the extent of the influence of the Mind mapping method on Aswaja subjects at MTs Al-Jihadul Chakim Gondang Mojokerto. This research includes quantitative research. The collected research data was analyzed using descriptive statistical analysis techniques and Product Moment statistical techniques. Testing the research hypothesis shows that: (1) The use of the Mind mapping method in the Aswaja subject at MTs Al-Jihadul Chakim can be categorized as Good with a score of 86% in the interval 76% - 100%. (2) Student learning achievement in the Aswaja subject at MTs Al-Jihadul Chakim with a score of 91.7% so it is in the Good category. (3) There is an influence of the Mind Mapping Method on student learning achievement in the Aswaja subject at MTs Al-Jihadul Chakim with an r value of 0.995, indicating it is greater at the 5% and 1% significance levels. (4) The level of influence of the Mind mapping method on student learning achievement in the Aswaja subject at MTs Al-Jihadul Chakim can be classified as very strong, this is proven by the value r = 0.995 which is interpreted in the Product Moment table which is in the interval 0.90 - 1.00

    Tinjauan Etika Bisnis Islam Terhadap Konsep Etos Kerja Pedagang Rantau Di Pasar Tambak

    No full text
    penelitian ini berjudul “Tinjauan Etika Bisnis Islam Terhadap Konsep Etos Kerja Pedagang Rantau di Pasar Tambak”. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji konsep etos kerja pedagang rantau di Pasar Tambak. Penelitian ini berupaya untuk memahami tentang nilai-nilai, sikap, dan tindakan yang mendasari cara kerja pedagang rantau tersebut. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep etos kerja pedagang rantau di Pasar Tambak ditinjau dalam Etika Bisnis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep etos kerja pedagang rantau di Pasar Tambak ditinjau dari Etika Bisnis Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, sedangkan tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan data menggunakan triangulasi, member check, dan cross-check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pedagang rantau merupakan individu yang berusaha dan bekerja keras dalam mencari nafkah serta memberikan manfaat bagi masyarakat, Etos kerja pedagang rantau di Pasar Tambak mencerminkan implementasi nilai-nilai (Etika Bisnis Islam) dalam dunia bisnis. Etos kerja tersebut didasarkan pada prinsip-prinsip moral yang melibatkan integritas, kejujuran, keadilan, saling menghormati, dan tanggung jawab

    Problematika Manajemen Pembiayaan Pendidikan Di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika dalam manajemen pembiayaan pendidikan di Indonesia, mengadopsi metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan studi pustaka sebagai pendekatan penelitian. Analisis dimulai dengan mengungkapkan ketidakmerataan alokasi dana pendidikan, yang mengindikasikan distribusi yang tidak merata antar daerah, berpotensi menciptakan ketidaksetaraan akses dan mutu pendidikan. Fokus selanjutnya melibatkan eksplorasi fluktuasi anggaran dan keterbatasan sumber daya keuangan sebagai kendala utama, dengan upaya mencari strategi inovatif dan berkelanjutan dalam pengelolaan keuangan pendidikan. Penelitian ini menggali dampak ketidaksetaraan gender dan disparitas sosial-ekonomi, mengusulkan perlunya program afirmatif dan kebijakan inklusif untuk mengatasi kesenjangan pendidikan. Permasalahan minimnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana pendidikan dibahas, dengan penekanan pada peningkatan kesadaran dan keterlibatan masyarakat sebagai solusi potensial. Analisis dampak kebijakan pembiayaan menyoroti kebutuhan akan evaluasi mendalam untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif, sementara penanganan ketidakpastian faktor ekonomi, termasuk inflasi, diajukan sebagai langkah penting dalam menciptakan sistem pembiayaan pendidikan yang adaptif. Dengan menggarisbawahi urgensi penyediaan infrastruktur pendidikan, penelitian ini merekomendasikan investasi yang lebih besar dalam pembangunan fisik dan teknologi pendidikan sebagai bagian integral dari solusi. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami, mengidentifikasi, dan merumuskan langkah-langkah konkret untuk perbaikan sistem pembiayaan pendidikan di Indonesia.Penelitian ini dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika dalam manajemen pembiayaan pendidikan di Indonesia, mengadopsi metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan studi pustaka sebagai pendekatan penelitian. Analisis dimulai dengan mengungkapkan ketidakmerataan alokasi dana pendidikan, yang mengindikasikan distribusi yang tidak merata antar daerah, berpotensi menciptakan ketidaksetaraan akses dan mutu pendidikan. Fokus selanjutnya melibatkan eksplorasi fluktuasi anggaran dan keterbatasan sumber daya keuangan sebagai kendala utama, dengan upaya mencari strategi inovatif dan berkelanjutan dalam pengelolaan keuangan pendidikan. Penelitian ini menggali dampak ketidaksetaraan gender dan disparitas sosial-ekonomi, mengusulkan perlunya program afirmatif dan kebijakan inklusif untuk mengatasi kesenjangan pendidikan. Permasalahan minimnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana pendidikan dibahas, dengan penekanan pada peningkatan kesadaran dan keterlibatan masyarakat sebagai solusi potensial. Analisis dampak kebijakan pembiayaan menyoroti kebutuhan akan evaluasi mendalam untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif, sementara penanganan ketidakpastian faktor ekonomi, termasuk inflasi, diajukan sebagai langkah penting dalam menciptakan sistem pembiayaan pendidikan yang adaptif. Dengan menggarisbawahi urgensi penyediaan infrastruktur pendidikan, penelitian ini merekomendasikan investasi yang lebih besar dalam pembangunan fisik dan teknologi pendidikan sebagai bagian integral dari solusi. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami, mengidentifikasi, dan merumuskan langkah-langkah konkret untuk perbaikan sistem pembiayaan pendidikan di Indonesia

    Leadership in Pesantren: Educational Management Approaches for Spiritual and Academic Development

    No full text
    Pesantren, as an integral part of the Indonesian education system, have adapted to the demands of the times while maintaining a deep approach to religious education. This research focuses on Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Pesantren, analyzing how this pesantren integrates spiritual and academic education in the face of modern social and educational dynamics. This study employs a qualitative approach, involving in-depth interviews, observations, and document analysis to explore aspects of leadership and educational management in the pesantren. The leadership of the kyai in Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Pesantren plays a central role in decision-making, combining spiritual and managerial authority. This pesantren has successfully implemented a unique educational management approach, blending traditional and modern methods. This includes the use of a structured management system for daily operations and a flexible approach to religious education. The pesantren also creates a balance between religious and general education, preparing students to actively contribute to modern society.Pesantren, as an integral part of the Indonesian education system, have adapted to the demands of the times while maintaining a deep approach to religious education. This research focuses on Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Pesantren, analyzing how this pesantren integrates spiritual and academic education in the face of modern social and educational dynamics. This study employs a qualitative approach, involving in-depth interviews, observations, and document analysis to explore aspects of leadership and educational management in the pesantren. The leadership of the kyai in Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Pesantren plays a central role in decision-making, combining spiritual and managerial authority. This pesantren has successfully implemented a unique educational management approach, blending traditional and modern methods. This includes the use of a structured management system for daily operations and a flexible approach to religious education. The pesantren also creates a balance between religious and general education, preparing students to actively contribute to modern society

    Perencanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Pai dalam Kajian Teori Belajar Kognitif

    No full text
    This research discusses learning planning for PAI subjects in the study of cognitive learning theory, using a literature review type of research, namely the researcher collects, evaluates and synthesizes information from various sources to gain an understanding of the research topic. The research results concluded that learning planning is a systematic process that aims to develop a structured and measurable plan to achieve learning outcomes, including objectives, materials, teaching methods and evaluation. Cognitive theory, pioneered by Piaget, Bruner, and Vygotsky, emphasizes the role of mental processes, with a focus on deep understanding, development of critical thinking skills, and evaluation. In Islamic Education learning, the learning planning process uses cognitive theory studies with goal setting steps, focusing on understanding concepts, and developing critical thinking skills, then the material is designed to facilitate in-depth understanding by linking religious concepts with life contexts using selected learning methods such as discussion and problem solving , encouraging active student participation. Learning evaluation is used to measure understanding of concepts and critical thinking abilities

    Analisa Kompetensi Soft Skill Mahasiswa Praktek Pengelolaan Zakat (Ppz) Febi IAIN Kediri (Studi Persepsi Pengurus Lazisnu Kediri)

    No full text
    This research aims to analyze the soft skills competencies of students in the Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics and Business (PPZ FEBI) of the State Islamic Institute (IAIN) Kediri based on the perceptions of the management of the Amil Zakat, Infaq and Shadaqah Nahdlatul Ulama Institute (LAZISNU) Kediri. Soft skill competencies are non-technical skills that are very important in the world of work, including communication skills, teamwork, leadership, time management, and problem-solving. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data was collected through in-depth interviews with LAZISNU Kediri administrators who have experience working with PPZ FEBI IAIN Kediri students. The research results show that LAZISNU Kediri administrators generally assess PPZ FEBI IAIN Kediri students as having good soft skill competencies, especially in communication and teamwork. However, several aspects still need to be improved, such as time management and problem-solving abilities. It is hoped that these findings can provide input for study programs in developing curricula and extracurricular activities that are more effective in improving students' soft skill competencies

    Implementasi Manajemen Kesiswaan Dalam Meningkatkan Mutu Peserta Didik Di SMA Negeri 26 Kota Bandung

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana manajemen kesiswaan di SMAN 26 Kota Bandung, bagaimana mutu peserta didik di SMAN 26 Kota Bandung, dan bagaimana implementasi manajemen kesiswaan dalam meningkatkan mutu peserta didik di SMAN 26 Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Melalui pendekatan ini akan terungkap gambaran mengenai aktualisasi, realitas sosial, dan persepsi sasaran penelitian, yakni tentang implementasi manajemen kesiswaan dalam meningkatkan mutu peserta didik di SMAN 26 Kota Bandung. Peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara. Bahwa dalam manajemen kesiswaan terdapat berbagai program kesiswaan yaitu membuat program sekolah, menerapkan sistem POAC, dan mutu peserta didik yang diukur dari jumlah siswa tahun ke tahun, dan prestasi yang diraih oleh peserta didik. Di dalam implementasi manajemen kesiswaan dalam meningkatkan mutu peserta didik terdapat indikator, yaitu : pertama, jumlah peserta didik yang cukup banyak, hal ini menunjukkan adanya antusias masyarakat terhadap lembaga pendidikan sangat tinggi. Kedua, memiliki berbagai prestasi akademik dan non akademik. Ketiga, memiliki standar sekolah yang telah ditentukan. Serta dapat terlibat dalam proses manajemen perubahan melalui prinsip manajemen mutu yang dapat menciptakan penghargaan di lembaga pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen kesiswaan berhubungan dengan kegiatan permasalahan peserta didik. Dengan tujuan untuk mengelola proses kesiswaan mulai dari perekrutan, mengikuti pembelajaran secara efektif dan efesien. Manajemen dalam peningkatan mutu yaitu seluruh usaha untuk mengatur sumber daya agar mencapai tujuan yang ditetapkan.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana manajemen kesiswaan di SMAN 26 Kota Bandung, bagaimana mutu peserta didik di SMAN 26 Kota Bandung, dan bagaimana implementasi manajemen kesiswaan dalam meningkatkan mutu peserta didik di SMAN 26 Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Melalui pendekatan ini akan terungkap gambaran mengenai aktualisasi, realitas sosial, dan persepsi sasaran penelitian, yakni tentang implementasi manajemen kesiswaan dalam meningkatkan mutu peserta didik di SMAN 26 Kota Bandung. Peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara. Bahwa dalam manajemen kesiswaan terdapat berbagai program kesiswaan yaitu membuat program sekolah, menerapkan sistem POAC, dan mutu peserta didik yang diukur dari jumlah siswa tahun ke tahun, dan prestasi yang diraih oleh peserta didik. Di dalam implementasi manajemen kesiswaan dalam meningkatkan mutu peserta didik terdapat indikator, yaitu : pertama, jumlah peserta didik yang cukup banyak, hal ini menunjukkan adanya antusias masyarakat terhadap lembaga pendidikan sangat tinggi. Kedua, memiliki berbagai prestasi akademik dan non akademik. Ketiga, memiliki standar sekolah yang telah ditentukan. Serta dapat terlibat dalam proses manajemen perubahan melalui prinsip manajemen mutu yang dapat menciptakan penghargaan di lembaga pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen kesiswaan berhubungan dengan kegiatan permasalahan peserta didik. Dengan tujuan untuk mengelola proses kesiswaan mulai dari perekrutan, mengikuti pembelajaran secara efektif dan efesien. Manajemen dalam peningkatan mutu yaitu seluruh usaha untuk mengatur sumber daya agar mencapai tujuan yang ditetapkan

    Sistem Informasi Manajemen dalam Mendukung Layanan Administrasi di Sekolah

    No full text
    Era now this, improvement institution education need exists technology that works for support school so own power competitive. Head school need use system information management because often faced on situation increasing education​ complicated. System the very required in education for manage service school like administration related to student, teacher and data means and infrastructure. Writing Writing article this aim for discuss in a way complete about how system information management can support service administration at school. Method in article this use studies references with method gather information from various relevant sources​ in accordance topic study. Method analysis fill used on stage data processing with method analyze meaning and content from a number of type library obtained.​ Results study already show that head school need apply system information management to make it easier in give enhancement activity in a way effective with do various function management. Field administration must prepare three officer in apply system the for service administration that is part collection, processing and data storage. Factors that become supporter in application matter the is Source Power Man management, facilities school and school programs. Whereas factors that become the barrier is Source Power Man users, servers and data synchronization.Era now this, improvement institution education need exists technology that works for support school so own power competitive. Head school need use system information management because often faced on situation increasing education​ complicated. System the very required in education for manage service school like administration related to student, teacher and data means and infrastructure. Writing Writing article this aim for discuss in a way complete about how system information management can support service administration at school. Method in article this use studies references with method gather information from various relevant sources​ in accordance topic study. Method analysis fill used on stage data processing with method analyze meaning and content from a number of type library obtained.​ Results study already show that head school need apply system information management to make it easier in give enhancement activity in a way effective with do various function management. Field administration must prepare three officer in apply system the for service administration that is part collection, processing and data storage. Factors that become supporter in application matter the is Source Power Man management, facilities school and school programs. Whereas factors that become the barrier is Source Power Man users, servers and data synchronization

    3

    full texts

    221

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EJurnal STAI Hasan Jufri Bawean
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇