Open Journal published by Universitas Persada Indonesia YAI (Yayasan Administrasi Indonesia)
Not a member yet
2735 research outputs found
Sort by
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Membuat Hijab Instan Bagi Siswi SMP Madinatul Ilmi Muara Gembong Kabupaten Bekasi
Pengabdian Kepada Masyarakat di Madinatul Ilmi Muara Gembong Kabupaten Bekasi dilaksanakan dengan memperhatikan permintaan akan pengetahuan danketerampilan siswi-siswi MTs dan keterkaitannya dengan mata pelajaran prakarya. Program pelatihan pembuatan hijab instan melalui kegiatan PKM-UNJ tahun 2024 merupakan pelatihan untuk dapat mengembangkan kemampuan kreativitas peserta didik dalam hal ini siswi-siswi. Pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan peluang berwirausaha dengan berbekal pengetahuan dan keterampilan membuat jilbab instan secara mandiri. Pelatihan pembuatan jilbab instan mengenai materi-materi pembuatan desain jilbab, membuat pola dan cara menjahit hijab instan. Metode kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan cooperative learning. Hasil dari pelatihan ini adalah siswi-siswi mampu meningkatkan keterampilan dalam pembuatan hijab instan. Evaluasi kegiatan yang digunakan adalah aspek pengetahuan dan keterampilan
Daur Ulang Limbah Menjadi Kerajinan Tangan Untuk Menambah Pendapatan Masyarakat Sekitar Kampus
Limbah plastik menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar yang dihadapi dunia saat ini. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan tersebut dengan mengubah limbah plastik menjadi produk kerajinan tangan bernilai ekonomis. Melalui program ini, civitas akademika Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya di latih untuk mengelola limbah plastik menjadi berbagai produk kreatif seperti tas, dompet, dan aksesoris lainya. Selain mengurangi dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan, program ini juga bertujuan menciptakan wirausaha baru di kalangan civitas akademika. Hasil program ini menunjukan bahwa peserta berhasil menghasilkan produk kerajinan tangan berkualitas yang memiliki potensi pasar yang menjanjikan. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkonstribusi terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga pada pengembangan ekonomi lokal melalui penciptaan wirausaha baru
Edukasi Pembayaran Digital Sebagai Solusi Pembayaran Pada UMKM Di Tangerang
Kegiatan ini merupakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan upaya untuk meningkatkan literasi informasi para UMKM dan kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan sistem pembayaran digital yaitu QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Kegiatan ini dilaksanakan di daerah Pondok Cabe, Tangerang Selatan dengan jumlah peserta sebanyak 5 orang yang merupakan pemilik UMKM yang belum memiliki pembayaran digital. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan yang terdiri dari penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan sesi diskusi, serta tahap evaluasi, untuk mengidentifikasi kekurangan dari kegiatan ini sebagai referensi pengembangan di masa yang akan datang. Hasil dari PKM ini terlihat bahwa para UMKM sangat antusias untuk segera mengadopsi penggunaan QRIS sebagai salah satu alternatif pembayaran digital dalam usaha mereka. Pelaku UMKM juga memiliki pengetahuan tentang berbagai jenis pembayaran barang baik secara tunai maupun lewat transaksi digital seperti e-wallet dan QR Code. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu para UMKM untuk dapat memahami mekanisme pembayaran digital dan memudahkan proses penerapannya, terkhusus QRIS
Analisis Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Muslim pada Bulan Ramadhan Menurut Perspektif Ekonomi Syariah
Penelitian ini menganalisis perubahan pola konsumsi masyarakat Muslim di Desa Mabbiring, Kecamatan Sibulue, selama bulan Ramadhan dalam perspektif ekonomi syariah. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsumsi makanan, minuman, pakaian, dan kebutuhan rumah tangga, terutama menjelang berbuka dan Idul Fitri. Faktor internal seperti religiusitas dan emosi, serta faktor eksternal seperti budaya dan promosi, memengaruhi perubahan ini. Dari perspektif ekonomi syariah, pola konsumsi berlebihan bertentangan dengan prinsip maqashid syariah, yang menekankan keseimbangan dan kebermanfaatan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi untuk mendorong konsumsi yang lebih bijak sesuai ajaran Isla
Pengaruh Labelisasi Halal dan Online Consumer Review Terhadap Keputusan Pembelian Kosmetik Serta Dampaknya Pada Kepuasan ( Studi Pada Mahasiswa Gen Z di Kota Watampone)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh labelisasi halal dan online consumer review terhadap keputusan pembelian kosmetik pada generasi Z di Watampone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Responden penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone yang tergolong dalam generasi Z dan pernah membeli produk kosmetik secara online.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 200 orang. Analisis data dilakukan menggunakan Smart PLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa labelisasi halal berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, yang mencerminkan pentingnya kepercayaan konsumen terhadap kehalalan produk. Selain itu, online consumer review juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, yang menandakan bahwa ulasan konsumen menjadi salah satu sumber informasi utama dalam proses pengambilan keputusan. Temuan ini menyarankan bahwa pelaku usaha perlu memperhatikan label halal dan ulasan konsumen dalam memasarkan produk kosmetik, khususnya kepada generasi Z yang memiliki preferensi terhadap produk yang sesuai dengan nilai-nilai keislaman dan berbasis digital
PENDAMPINGAN EKONOMI KREATIF PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN KANTONG DAN KERTAS BEKAS
Keadaan umumnya Perempuan, sangat bergantung ekonominya pada suami, hal ini tidak memberi peluang kreativitas berfikir perempuan, segala daya kreatif dan potensi perempuan, seakan terpendam dalam kesibukan mengurus rumah tangga keseharian. Adanya Hibah PKM berupa Pelatihan keterampilan diharapkan dapat memancing potensi kreatif berkarya yang meningkatkan nilai ekonomis dengan memanfaatkan limbah disekeliling mereka.Permasalahan prioritas yang dihadapi Perempuan/ibu rumah tangga adalah belum mampunya memanfaatkan pengeleloaan sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis untuk menambah income keluarga.Tujuan: Untuk memberdayakan masyarakat agar memiliki kemampuan melakukan pengelolaan sampah secara mandiri dengan kreatifitas sederhana menjadi barang yang bernilai ekonomiMetode: Menggunakan pendekatan metode pelatihan, diskusi dan bimbingan serta pendampingan pengelolaan sampah dan pengembangan kreativitas sederhana.Hasil: Hasil pelaksanaan PkM hibah ini adalah, Perempuan/ibu rumah tangga mampu mengelola sampah dan memiliki ketrampilan membuat berbagai wadah dari kertas bekas serta kantong plastic bekas dibuat menjadi berbagai barang yang bernilai ekonomi yang diharapkan dapat menambah income keluarga
E-commerce untuk Lansia: Solusi Digital dalam Pengadaan Peralatan Sipil dan Perawatan Bangunan
Kemajuan teknologi digital mendorong berbagai aktivitas dilakukan secara daring,termasuk pengadaan peralatan teknik sipil dan jasa perawatan bangunan. Namun,kelompok lanjut usia (lansia) sering mengalami kendala dalam mengakses layanan ecommercekarena keterbatasan literasi digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat(PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital lansia melaluipelatihan penggunaan aplikasi e-commerce yang aman dan sesuai kebutuhan. Metodepelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, sesi praktiklangsung, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah lansia dilingkungan perumahan yang memiliki kebutuhan terhadap pemeliharaan infrastrukturrumah tinggal. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata pre-test sebesar 48,5%, yangmencerminkan rendahnya pemahaman awal terhadap konsep transaksi digital. Setelahpelatihan, skor post-test meningkat menjadi 84,2%, menunjukkan peningkatan signifikandalam literasi digital, khususnya dalam hal navigasi aplikasi, keamanan transaksi, danproses pemesanan. Selain itu, peserta menyatakan lebih percaya diri dan termotivasi untukmenggunakan e-commerce secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatanedukatif-partisipatif dapat secara efektif meningkatkan kapasitas digital lansia dalamkonteks teknik sipil. Program ini juga berkontribusi dalam menciptakan masyarakatinklusif digital dan membuka akses yang lebih luas terhadap layanan infrastruktur berbasisteknologi
Penanaman Nilai-Nilai Perilaku Ekonomi Islam Melalui Game Edukatif di SMP Islam Ramah Anak Kota Depok
Literasi ekonomi Islam yang rendah di kalangan masyarakat Indonesia, terutama pada generasi usia dini, menjadi tantangan besar dalam membentuk perilaku ekonomi yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Berdasarkan survei Bank Indonesia, hanya 16,3% masyarakat yang tergolong well literate dalam ekonomi dan keuangan syariah. Rendahnya tingkat literasi ini berdampak pada lemahnya internalisasi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial yang merupakan inti dari perilaku ekonomi Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai dasar perilaku ekonomi Islam kepada siswa usia 13-15 tahun di SMP Islam Ramah Anak Kota Depok melalui pendekatan game edukatif berbasis aktivitas keseharian. Pendekatan ini selaras dengan peta jalan literasi syariah dari KNKS yang merekomendasikan pembentukan karakter ekonomi pada fase tersebut melalui pembelajaran pengetahuan dasar ekonomi Islam yang diringi dengan praktik. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap observasi, persiapan materi, pelaksanaan kegiatan edukatif, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadinya peningkatan pemahaman nilai-nilai perilaku ekonomi Islam secara aplikatif pada siswa/i melalui aktifitas keseharian
Administrasi Perkantoran Pada Peningkatkan Kinerja Pegawai Direktorat Jenderal Perhubungan Udara
ABSTRAKAdministrasi perkantoran memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui sistem kerja yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana administrasi perkantoran dapat meningkatkan produktivitas pegawai di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi langsung selama program magang di instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi yang baik meningkatkan efisiensi kerja pegawai, mempercepat alur komunikasi, serta memperbaiki koordinasi antar unit kerja. Dengan penerapan administrasi yang efektif, karyawan dapat bekerja lebih optimal dan organisasi dapat mencapai tujuannya dengan lebih efisien.
AbstractOffice administration plays an important role in improving employee performance through an effective and efficient work system. This study aims to analyze how office administration can improve employee productivity at the Directorate General of Civil Aviation. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach through direct observation during an internship program at the relevant agency. The results of the study indicate that good administration improves employee work efficiency, accelerates communication flows, and improves coordination between work units. With the implementation of effective administration, employees can work more optimally and the organization can achieve its goals more efficientl
Strategi Orientasi Karyawan Baru Dalam peningkatan Produktifitas Karyawan di Samasta Jimbaran Bali by Summarecon Agung Tbk
Abstrak. Orentasi karyawan merupakan porses untuk memperkenalkan atau penyesuaian karyawan baru ke perusahaan sehingga membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tugas yang diembannya. Orientasi yang efektif tidak hanya memperkenalkan karyawan pada budaya organisasi, tetapi juga membantu mereka memahami tugas dan peran mereka, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi tingkat turnover.Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi strategi orientasi yang diterapkan di Samasta Jimbaran melalui wawancara dengan enam responden yang terlibat langsung dalam proses orientasi. Adapun jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Samasta Jimbaran menggunakan beberapa metode dalam orientasi, seperti pelatihan langsung, mentoring, dan penggunaan teknologi. Meskipun demikian, tantangan dalam hal komunikasi antar departemen dan pemanfaatan teknologi masih menjadi perhatian dalam hal peningkatan keselarasan strategi dengan teknologi, optimalisasi pemanfaatan teknologi serta Peningkatan Efisiensi Komunikasi Antar Departemen. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk meningkatkan proses orientasi karyawan baru di masa depan.
Abstract. Employee orientation is a process that introduces and helps new employees adjust to the company, enabling them to adapt to the work environment and the tasks assigned to them. Effective orientation not only introduces employees to the organizational culture but also helps them understand their roles and responsibilities, which can ultimately enhance productivity and reduce turnover rates. The purpose of this study is to identify the orientation strategies implemented at Samasta Jimbaran through interviews with six respondents involved directly in the orientation process. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. The data collection techniques used are interviews and observations. The collected data is then analyzed using the interactive model developed by Miles and Huberman. The results show that Samasta Jimbaran employs various methods in its orientation process, such as hands-on training, mentoring, and the use of technology. However, challenges in communication between departments and the optimization of technology utilization remain a concern for improving strategy alignment, optimizing technology use, and enhancing inter-departmental communication efficiency. This study also provides recommendations for improving the employee orientation process in the future