Media Publikasi Ilmiah UNIKA (Universitas Katolik) Santo Thomas Medan
Not a member yet
3235 research outputs found
Sort by
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA TOKOH POLITIK INDONESIA DALAM BERKOMUNIKASI DI JEJARING SOSIAL DIGITAL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesantunan dan pelanggaran kesantunan berbahasa yang dilakukan oleh tokoh politik Indonesia di jejaring sosial digital, serta bagaimana penggunaan bahasa tersebut mencerminkan strategi pencitraan dan pembentukan identitas politik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari unggahan media sosial para politisi seperti Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan lainnya, melalui teknik simak bebas libat cakap dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah, alih kode, dan gaya bahasa tertentu menjadi strategi untuk membangun kedekatan dengan publik. Di sisi lain, ditemukan pula pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kesantunan berbahasa, khususnya dalam konteks debat politik, seperti pelanggaran maksim kebijaksanaan, kemurahan, kerendahan hati, dan kesetujuan. Fenomena ini menegaskan peran penting media sosial sebagai ruang komunikasi politik yang strategis sekaligus menantang dalam menjaga etika berbahasa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan komunikasi politik yang lebih etis dan berbudaya di era digital
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inquiry terhadap hasil belajar siswa di kelas IV. Pada Mata Pelajaran IPAS SD Negeri 117504 Perkebunan Aek Pamienke Tahun Pembelajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan instrumen tes sebanyak 25 soal dan angket 25 butir angket. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 siswa berdasarkan teknik sampling purposive. Untuk mengetahui kemampuan awal siswa, penelitian melakukan Pretest dengan nilai rata-rata 53,07 yang masuk dalam kategori kurang. Hasil dari Pretest tersebut memiliki peningkatan dari hasil Posttest yang diberikan sebelumnya dengan nilai rata-rata siswa mencapai 78,8 dengan kategori baik. Dapat dikatakan tingkat keberhasilan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry meningkat dan berpengaruh dengan kategori sangat kuat dibuktikan dengan hasil perhitungan uji koefisien korelasi diperoleh hasil dengan hasil 0,95 lebih besar sama dengan 0,361. Selanjutnya pengujian hipotesis yang membandingkan nilai . Diperoleh nilai = 16,099 sedangkan = 1,69913. Karena (16,099 lebih besar sama dengan 1,69913) maka diterima dan ditolak. Melalui uji-t tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara model pembelajaran Inquiry (X) terhadap hasil belajar siswa (Y)
IMPROVING STUDENT’S SPEAKING SKILL THROUGH GALLERY WALK AT SMK MIFTAHUL HASAN AL-UTSMANI
In English language learning, speaking skill is one of the important basic abilities but often becomes a challenge for students, especially due to limited vocabulary, lack of confidence, and fear of making mistakes. This study aims to determine whether there is an improvement in students' speaking skills through the application of the Gallery Walk method in class X-2 students of SMK Miftahul Hasan Al-Utsmani in the 2024/2025 school year. This study used a qualitative approach with the Classroom Action Research (CAR) method consisting of two cycles. Each cycle includes planning, action, observation, and reflection stages. The subjects in this study were 21 students of class X-2. Data collection techniques used observation, speaking tests, documentation, and assessment rubrics covering aspects of fluency, pronunciation, vocabulary, and content understanding. Based on the results of the cycle 1 test, the average student score of 61.1 shows that there are still many students who have not reached the minimum completion criteria (KKM). However, after improvements were made in cycle 2 in the form of simplifying topics, providing vocabulary lists, and re-explaining instructions, the average score increased to 75.1 and met the KKM. The observation results also showed an increase in students' active participation and confidence in speaking activities.
Thus, it can be concluded that the Gallery Walk method has a significant effect on improving students' speaking skills. This method is proven to create a collaborative, interactive learning atmosphere and support the development of speaking skills effectively.
 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KARAKTER SISWA SD MELALUI PEMBELAJARAN PKN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran DiscoveryLearning dalam meningkatkan karakter siswa sekolah dasar melalui pembelajaran PendidikanKewarganegaraan (PKn). Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pengembangankarakter sejak dini, khususnya melalui mata pelajaran PKn yang sarat dengan nilai-nilai moral dankebangsaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan duasiklus pada siswa kelas V SDN Beranti. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara,dan dokumentasi, sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dansiswa, serta angket karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learningmampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman siswaterhadap materi PKn yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dankerja sama. Peningkatan tersebut terlihat dari skor rata-rata karakter siswa yang meningkat dari 65,3pada pra-siklus menjadi 81,7 pada akhir siklus kedua. Dengan demikian, model pembelajaranDiscovery Learning efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk menumbuhkandan meningkatkan karakter siswa di sekolah dasar melalui pembelajaran PKn
Inovasi Susu Biji Nangka Dengan Sari Daun Kelor Sebagai Minuman Fungsional Untuk Kesehatan
Minuman berbasis bahan alami yang kaya gizi dan bioaktif dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Biji nangka mengandung karbohidrat, protein, dan serat, sedangkan daun kelor kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula minuman susu dengan pemanfaatan biji nangka dan penambahan sari daun kelor, serta mengevaluasi mutu produk tersebut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor: perbandingan sari biji nangka dan sari daun kelor (S1 = 100% : 0%, S2 = 90% : 10%, S3 = 80% : 20%, S4 = 70% : 30%) serta lama penyimpanan (K1 = 0 hari, K2 = 4 hari, K3 = 8 hari, K4 = 12 hari). Hasil menunjukkan bahwa perbandingan sari biji nangka dan sari daun kelor berpengaruh signifikan terhadap kadar protein, total soluble solid, kadar abu, dan uji kalsium. Mutu terbaik diperoleh pada kombinasi S1: K4
Studi Komparatif Kurikulum Matematika di Indonesia dan Malaysia Berdasarkan Framework TIMSS
This study aims to compare mathematics curricula in Indonesia and Malaysia based on the TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) framework. The main focus of the study is to identify differences in content and cognitive domains reflected in the two curricula, as well as to analyze the extent to which the curricula accommodate higher-order thinking skills (HOTS). Using qualitative methods, including curriculum document analysis and interviews with teachers in Indonesia, this study found that the Malaysian curriculum is more structured and emphasizes reasoning and applying skills in real-world contexts, by the TIMSS indicators. In contrast, the Indonesian curriculum, although starting to integrate HOTS elements through the Merdeka Curriculum, still faces challenges in implementation and gaps in teacher training. These differences reflect the readiness of each country to prepare students to face global challenges through relevant mathematics learning. The results of this study provide important insights for curriculum development in Indonesia and can serve as a reference for policymakers to align the curriculum with international standards. This study provides important insights for curriculum development in Indonesia, as well as recommendations for policymakers to further align the curriculum with international standards, strengthen teacher training, and integrate applied elements in mathematics learning to achieve more optimal results in international evaluations such as TIMSS
Perbedaan Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Divisons (STAD) Dengan Think Talk Write (TTW) Terhadap Kemampuan Menulis Teks Biografi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan TTW terhadap kemampuan menulis teks biografi. Penelitian ini dilakukan di SMA Swasta Santo Yoseph di kelas X. Penelitian ini menggunakan jenis penlitian ekspreimen dengan metode postest control group design. Jumlah populasi dalam penelitian adalah 137 siswa. Pengambilan sampel dilakukan teknik acak atau simple random sampling di mana diperoleh sampel penelitian sebanyak 66 siswa yaitu Kelas X-1 dan X-2. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes penugasan untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran STAD dengan TTW terhadap kemampuan menulis teks biografi. Berdasarkan pengolahan data dengan menggunakan model pembelajaran STAD yang sudah diterapkan dipeoleh nilai rata-rata 65.27 dengan kategori cukup. Pengolahan data menggunakan model pembelajaran TTW termasuk kedalam kategori baik dengan nilai rata-rata 81.48. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji "t". Pengujian hipotesisi menunjukkan t-hitung > t-tabel yakni 8.350 > 1.997 pada taraf signifikan a=0.05 atau 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dengan Ha diterima. Ini berarti bahwa penggunaan model STAD lebih efektif dari model TTW terhadap kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X SMA swasta Santo Yoseph Medan
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Kotak Cahaya Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD 091273 Karang Bangun
Tujuan penelitian ini ialah bagi mengetahui apakah penggunaan media pembelajaran light box berpengaruh terhadap hasil belajar IPA murid kelas V SD 091273 Karang Bangun. Dalam penelitian ini, X digunakan sebagai media pembelajaran kotak cahaya serta Y digunakan sebagai hasil belajar murid. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif serta sampel sebanyak 25 murid. Pengujian data menggunakan program SPSS 25, teknik analisis serta digunakan dalam pengujian ini terlebih dahulu dilakukan yaitu uji instrumen serta meliputi uji validitas serta reliabilitas, dilanjutkan serta uji tingkat kesukaran, uji daya pembeda serta terakhir uji hipotesis serta meliputi uji N-gain serta uji t. Uji N-gain menunjukkan angka 0,7-8 bagi nilai N-gain serta boleh digolongkan tinggi serta hasil presentase N-gain sebesar 7-8,9 % serta boleh digolongkan efektif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05 serta boleh diartikan bahwa media pembelajaran lightbox mempunyai pengaruh serta signifikan terhadap hasil belajar IPA murid
Pengaruh Media Animasi Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPAS Pada Kelas V SDN 091273 Karang Bangun Pamatang Simalungun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media animasi terhadap peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas V SDN 091273 Karang Bangun Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental jenis One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 28 orang, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda sebanyak 25 soal yang telah divalidasi dan dianalisis dari segi reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesulitan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas (Shapiro-Wilk), perhitungan skor N-Gain, dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata siswa dari 62,78 (pretest) dengan tingkat ketuntasan 10,71% menjadi 87,71 (posttest) dengan tingkat ketuntasan 100%. Skor N-Gain rata-rata sebesar 0,7155 yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang, dengan efektivitas pembelajaran sebesar 71,55%. Hasil uji t menunjukkan t_hitung > t_tabel (20,06 > 1,70), yang berarti media animasi memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V.
 
Perancangan Sistem Informasi Pengendalian Sarana dan Prasarana Fakultas Ilmu Komputer Universitas Katolik Santo Thomas Berbasis Web
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Katolik Santo Thomas memiliki berbagai sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan akademik dan operasional. Namun, pengelolaan dan pengendalian fasilitas tersebut masih dilakukan secara manual, sehingga rawan terjadi kesalahan pencatatan, kehilangan data, serta kesulitan dalam pelacakan dan pelaporan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan perancangan sistem informasi pengendalian sarana dan prasarana berbasis web. Sistem ini dirancang menggunakan metode waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Teknologi yang digunakan meliputi PHP, MySQL, dan framework Bootstrap untuk antarmuka pengguna. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah sistem informasi berbasis web yang mampu mengelola data inventaris, peminjaman, pengembalian, dan laporan sarana dan prasarana secara efektif dan efisien. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi, transparansi, dan kecepatan dalam proses pengelolaan fasilitas fakulta