Media Publikasi Ilmiah UNIKA (Universitas Katolik) Santo Thomas Medan
Not a member yet
3235 research outputs found
Sort by
HAKIKAT PERKAWINAN KRISTIANI SEBAGAI PERSEKUTUAN PRIBADI-PRIBADI DI HADAPAN TANTANGAN PROGRAM BAYI TABUNG: Suatu Uraian Teologis Moral
Saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat. Perkembangan tersebut melahirkan berbagai macam teknologi yang sangat maju, salah satunya di antaranya yaitu teknologi reproduksi berbantu, secara khusus teknologi bayi tabung (IVF: In Vitro Fertilization). Bayi tabung merupakan produk bioteknologi modern yang dapat membantu manusia untuk mengatasi persoalan sistem reproduksi manusia. Oleh karena itu, bayi tabung menjadi sebuah program yang sangat menjanjikan saat ini. Namun demikian, bayi tabung bukanlah sebuah program yang tanpa persoalan. Jika ditelaah secara lebih mendalam, maka program bayi tabung akan bersentuhan dengan hal yang sangat mendasar, yaitu harkat dan martabat pribadi manusia yang sangat luhur. Sebagai pribadi, manusia bukanlah objek tertentu. Manusia adalah pribadi yang benilai sejak saat pembuahan atau pertemuan antara sel sperma dan sel ovum. Manusia sebagai pribadi dilahirkan dari generasi ke generasi lewat persekutuan pribadi-pribadi dalam ikatan perkawinan. Oleh karena ini, program bayi tabung juga bersentuhan dengan hakikat perkawinan yang merupakan persekutuan mesra, hidup dan cinta pribadi-pribadi. Dalam konteks ini, dari perspektif ajaran iman Katolik, program bayi tabung merupakan pelanggaran hakikat perkawinan kristiani. Teknologi bayi tabung memang dapat mengatasi persoalan reproduksi, tetapi pada saat yang sama program bayi tabung justeru menjadi program yang menghancurkan harkat dan martabat pribadi manusia yang sangat luhur dan menghancurkan persekutuan pribadi-pribadi dalam perkawina
PERANAN WANITA DALAM PENGEMBANGAN KOPERASI KREDIT
Banyak para ibu tidak mengerti tentang koperasi kredit, dimana bila butuh pinjaman uang mereka akhirnya datang ke rentenir, juga tidak hemat karena tidak ada wadah penyimpanan. Untuk mengatasi hal ini maka penyuluhan koperasi kredit sangat membantu untuk meningkatkan pengetahuan para wanita khususnya ibu-ibu agar dapat menerapkannya dalam kehidupan keluarga. Mengingat peran ibu dalam rumah tangga sangat besar untuk memajukan ekonomi keluarga maka bagi ibu rumah tangga mempunyai tanggung jawab besar memajukan ekonomi keluarganya. Menurut pengamatan penulis bahwa ibu rumah tangga di Gereja Katolik Stasi Santo Laurensius Simpang Selayang, Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang Bulan Medan perlu diadakan penyuluhan tentang koperasi kredit sehingga dapat membantu mereka memecahkan kesulitannya. Dengan diadakannya penyuluhan ini diharapkan pada hari-hari selanjutnya umat wanita Gereja Katolik Stasi Santo Laurensius Simpang Selayang, Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang Bulan Medan, khususnya ibu rumah tangga dapat mengembangkan koperasi kredit dan mengerti manfaat dari koperasi kredit tersebut. Para ibu yang telah mengikuti kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat mengubah perilaku keluarga dalam mengatur ekonomi rumahtangganya, karena bagaimanapun juga dengan mereka mengerti koperasi kredit, maka koperasi kredit akan dapat dikelola dengan baik. Ditinjau dari segi khalayak sasaran antara, penyuluhan ini sangat strategis diberikan kepada para ibu di Gereja Katolik Stasi Santo Laurensius Simpang Selayang, Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang Bulan Medan karena para ibulah yang mengatur ekonomi rumah tangganya, Para ibu sering arisan dan pesta keluarga maka dalam pertemuan seperti ini merupakan kesempatan yang dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan pengetahuan yang telah diperoleh dari penyuluhan ini. Bentuk kegiatan dalam pengabdian untuk masyarakat ini adalah ceramah disertai dengan pemberian makalah. Setelah ceramah akan dilakukan tanya jawab antara peserta dengan pemakalah. Penyuluhan telah dilaksanakan terhadap ibu-ibu di Gereja Katolik Stasi Santo Laurensius Simpang Selayang, Paroki Santo Fransiskus Asisi Padang Bulan Medan. Dari hasil penyuluhan ternyata peserta sangat antusias dan merasa puas, hal ini dapat dilihat dari kualitas dan jumlah pertanyaan setelah penyampaian materi ceramah. Khususnya Ibu-ibu yang hadir mengharapkan agar penyuluhan seperti ini dapat dilanjutkan pada masa yang akan datang dengan topik yang berbeda. Penyuluhan ini sangat diminati oleh peserta penyuluhan, karena materi ceramah tidak hanya menambah pengetahuan tapi juga memotivasi peserta untuk mendirikan koperasi dan mengembangkannya. Disarankan agar dilakukan penyuluhan lebih lanjut untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Prei (Allium Fistolusum L.) dengan Dosis Kascing yang Berbeda
Pengaruh Dua Susunan dan Kepadatan Lubang Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Hijau pada Budidaya Vertikultur
This research aims to determine the effect of two arrangements and density of planting holes on the growth and yield of the kumala mustard variety (Brassica juncea L) in verticulture cultivation. This research was carried out behind the screen house of the Faculty of Agriculture, Santo Thomas Catholic University, Jln. Setia Budi 479 F, Tanjung Sari Medan, North Sumatra Province with an altitude of ± 32 meters above sea level. Starting from May-June 2024. This research used a non-factorial Complete Randomized Block Design (RAKL) consisting of 6 treatments with 3 replications. The treatment factors are P1 = 4 x 12 holes/stem, L1 = 4 x 12 holes/stem, P2 = 4 x 9 holes/stem, L2 = 4 x 9 holes/stem, P3 = 4 x 7 holes/stem, L3 = 4 x 7 Holes/rod. The tools used in this research were pipes (4 inches), saws, machetes, paranets, tape measures, verses, pencils, drink bottles, drills, pottray cups, and wood. The materials used were mustard seeds (kumala variety), wire, soil (soil cleaned of rubbish), water, chicken and goat manure. The research data were analyzed using variance based on a linear model. The effect of the two arrangement treatments and the density of the number of planting holes had no significant influence on the number of leaves, leaf length and fresh weight of plant roots. However, it has a real influence on the height of the green mustard plant, the wet weight per plant and the wet weight of the plant per unit. The best treatment among the other treatments is the L2 treatment (horizontal arrangement with 9 holes
“UNDERSTANDING”: ESSENCE OF HERMENEUTIC
Understanding refers to an ability to reach someone's personality. The focus point of hermeneutic philosophy is “the art of understanding”. Hermeneutic philosophers pay special attention to the interpretation and application of texts. Various things explain the difference further, such as: understanding with the heart and knowing with the head, understanding the whole and knowing part, understanding the depth and knowing the surface. People who have just arrived at knowing have not yet understood. The word hermeneutics or in English - hermeneutics can be derived from the Greek word hermeneuein which means “to translate” or “to act as an interpreter”. In the activity of translating a foreign language text into our own language, we must first understand and then try to articulate our understanding to others through our choice of words and series of translations. If we talk about hermeneutics in philosophy, we must take into account the distinctive contribution of the humanists in the Renaissance, because it was through them that the activity of interpretation was extended beyond the discipline of biblical studies and entered non-religious areas
Pengaruh Konsentrasi AB Mix terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pakcoy (Brassica Rapa L.) Secara Hidroponik Sistem Rakit Apung
This research aims to determine the effect of AB MIX concentration on the growth and yield of Pakcoy mustard greens (Brassica rapa L.) using a hydroponic floating raft system. This research also aims to see the growth response of Pak Choy mustard greens to the AB Mix nutrient concentration given and find out which concentration is best for the growth and production of Pak Choy mustard greens using a hydroponic floating raft system. The pak choy plant (Brassica rapa L.) or what is also commonly called spoon mustard greens is a type of leaf vegetable that is classified as mustard greens. Pakcoy is currently one of the favorite vegetables in Indonesia besides mustard greens and lettuce. This plant is used by the community, especially traders, for various kinds of food preparations and also as decoration. Pakcoy plants have thick leaf bones so they are crunchy when consumed. This research used a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 1 factor studied, namely the nutritional effect of AB Mix, which consisted of 4 treatment levels, namely A0 = without AB Mix, A1 = 35 ml AB Mix/9 liters of water, A2 = 40 ml AB Mix/9 liters of water and K3 = 45 ml AB Mix/9 liters of water. The parameters observed in this study consisted of plant height, number of leaves, root length, wet weight per plant (sample), plant wet weight per plot, root wet weight, root dry weight (oven)
Monitoring Udara Berbasis Internet Of Things Dengan Metode Proportional Integral Derivative ( PID) Untuk Kendali Tekanan Pada Ruang Operasi Di Rumah Sakit
Pengendalian suhu, kelembaban, dan tekanan udara pada ruang operasi rumah sakit merupakan aspek penting untuk menjaga sterilitas, mencegah penyebaran infeksi, serta memberikan kenyamanan bagi tenaga medis dan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring udara berbasis Internet of Things (IoT) dengan metode Proportional Integral Derivative (PID) sebagai kendali tekanan udara di Ruang Operasi Rumah Sakit Pandan Arang Kabupaten Boyolali. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat pengolahan data, sensor SHT-10 untuk pengukuran suhu dan kelembaban, sensor LWLP5000-5XD untuk tekanan udara, serta aktuator sebagai pengatur kestabilan tekanan. Data hasil pemantauan ditampilkan melalui web-based application sehingga dapat diakses secara real-time tanpa keterbatasan perangkat dan lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pemantauan suhu, kelembaban, dan tekanan udara secara akurat sesuai standar Permenkes No. 7 Tahun 2019, dengan pengendalian tekanan udara yang lebih stabil melalui penerapan algoritma PID. Dengan demikian, rancangan ini diharapkan dapat membantu pihak rumah sakit dalam menjaga kualitas udara ruang operasi secara efisien, mencegah infeksi silang, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan tenaga medis maupun pasien
Comparison Analysis of MQTT and HTTP Communication Protocol IOT Based on Website Node.Js
Abstract—The Internet of Things is one of the technologies that is widely used in monitoring systems to get maximum results. Within the IoT infrastructure, there are devices and servers, both of which must be listed. These two devices must be connected via a communication protocol such as ZigBee, MQTT, HTTP, and so on. The selection of an appropriate and effective communication protocol is one of the most important things. According to the results of the 2018 edition of the IoT developer survey by the Eclipse Foundation, it was found that the communication protocols that are widely used in IoT systems are the MQTT protocol, which uses a publish/subscribe architecture, and the HTTP protocol, which uses a request/response architecture. This study conducted a comparative analysis of the MQTT and HTTP communication protocols on the internet of things system based on the Node.js website on the Google Cloud platform for monitoring systems for plants as a research object. Data retrieval was carried out in the morning and at night using wireshark software. It was found that the MQTT protocol had better throughput and delay values compared to the HTTP protocol, with an average MQTT throughput value of 1730 in the morning and 1899 at night. The average MQTT delay value was 0.93485406 in the morning and 0.855531576 at night. While the HTTP protocol has better packet loss and jitter values compared to the MQTT protocol, with HTTP packet loss values of 0.028% in the morning and 0.018% at night, the average value of HTTP jitter is 0.044957 in the morning and 0.014849 at nigh
Aplikasi Image Captioning Menggunakan Convolutional Neural Network dan Long Short Term Memory
Image captioning merupakan teknologi yang menghasilkan deskripsi otomatis dari gambar dengan menggabungkan computer vision dan pemrosesan bahasa alami. Penelitian ini bertujuan membangun aplikasi image captioning berbahasa Indonesia dengan menerapkan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) dan Long Short-Term Memory (LSTM). Proses dimulai dengan ekstraksi fitur visual menggunakan model VGG16, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan model captioning berbasis LSTM. Dataset yang digunakan adalah Flickr8k yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Evaluasi performa dilakukan menggunakan metrik BLEU, METEOR, CIDEr, dan ROUGE. Hasil menunjukkan bahwa model mampu menghasilkan deskripsi gambar dengan nilai BLEU-1 sebesar 0,6216, yang menandakan tingkat kesesuaian cukup baik antara caption hasil prediksi dan referensi. Selain itu, sistem telah diimplementasikan ke dalam aplikasi web berbasis Streamlit agar dapat diakses secara praktis. Model yang dirancang menunjukkan kemampuan menghasilkan caption yang informatif dan sesuai konteks visual gambar dalam bahasa Indonesi
Studi Komparatif Algoritma Klasifikasi Data Mining pada Prediksi Prestasi Siswa Berbasis Data Sosiodemografis
Perkembangan teknologi informasi mendorong pemanfaatan data akademik secara optimal melalui pendekatan data-driven decision making di bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi komparatif algoritma klasifikasi data mining dalam memprediksi prestasi akademik siswa berbasis data sosiodemografis, latar belakang keluarga, kebiasaan belajar, dan keterlibatan sekolah. Dataset yang digunakan bersumber dari Kaggle Student_Performance dan telah melalui tahap pra-pemrosesan meliputi pembersihan data, transformasi variabel, normalisasi, serta seleksi atribut. Metode klasifikasi yang diterapkan meliputi Decision Tree, K-Nearest Neighbor (KNN), dan Random Forest dengan skema evaluasi 10-fold cross validation menggunakan aplikasi Orange Data Mining. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest menghasilkan performa terbaik dengan nilai akurasi 76%, AUC 89,3%, serta keseimbangan yang baik antara precision dan recall dibandingkan algoritma lainnya. Analisis feature importance mengindikasikan bahwa variabel study_hours merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi prestasi akademik, diikuti oleh attendance_percentage, study_method, dan parent_education. Temuan ini menegaskan keunggulan pendekatan ensemble dalam menangani kompleksitas data pendidikan serta pentingnya kebiasaan belajar dalam meningkatkan prestasi akademik sisw