E-Journal Universitas Muhammadiyah Buton
Not a member yet
2741 research outputs found
Sort by
Efektivitas Penggunaan Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar IPA Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran berdiferensiasi dibandingkan strategi pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen design dengan siswa kelas VA berjumlah 15 siswa dan VB berjumlah 14 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Data hasil belajar dikumpulkan dari pretest dan posttest, selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi lebih efektif dibandingkan strategi pembelajaran konvensional. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji independent sample t-test pada Equal variances assumed menunjukkan nilai sig sebesar 0.016 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima artinya Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan strategi pembelajaran berdiferensiasi dan kelompok kontrol yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional. Jadi pembelajaran IPA dengan menggunakan strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran efektif untuk siswa
Sosialisasi Cyberbullying Untuk Membangun Generasi Bijak Bermedia Sosial Di PKBM Al-Khawarizmi
Abstrak
Bullying adalah salah satu perilaku tidak terpuji yang dapat merugikan orang lain. Terdapat beberapa kategori bullying yaitu kontak fisik langsung, kontak verbal langsung, perilaku nonverbal langsung. Perilaku nonverbal tidak langsung, cyber bullying dan pelecehan seksual. Saat ini tindakan bullying kerap terjadi dikalangan anak-anak dan remaja. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan sosial, kelompok bermain, tayangan televisi, media sosial dan lainnya. Beberapa kasus mengenai perundungan sangat mencemaskan masyarakat, terlebih lagi pada anak-anak yang putus sekolah, dimana mereka sangat kurang mendapat peluang untuk belajar secara formal sehingga keterbatasan pengetahuan dan pengalaman berpeliku dan tata krama yang baik. Seperti yang dialami oleh peserta didik atau warga belajar di PKBM Al-Khawarizmi yang merupakan sebuah lembaga pendidikan nonformal untuk anak-anak yang tidak mendapatkan kesempatan belajar di sekolah formal karena latar belakang ekonomi keluarga kurang mampu (miskin). Untuk itu sangat penting melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi Anti Bullying untuk memberi pemahaman dan pengetahuan mengenai bullying kepada warga belajar di PKBM Al-Khawarizmi terkait bullying, pencegahan dan penanganannya. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan secara mandiri dan kolaborasi oleh Dosen Universitas Esa Unggul Jakarta dan Dosen IAIN Lhokseumawe di PKBM Al-Khawarizmi Paloh Lada Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi ini melalui tahapan survey, sosialisasi dan edukasi serta evaluasi. Tujuan kegiatan sosialisasi untuk memberi edukasi tentang bullying, meningkatkan kesadaran peserta tentang permasalahan bullying yang terjadi di lingkungan masyarakat serta mampu melakukan pencegahan dan penanganan.Hasil dari pelaksanaan kegiatan PKM ini dapat menambah pengetahuan peserta mengenai bulliying dan cyberbullying dan jenis-jenisnya. Kemudian juga menambah pemahaman peserta mengenai pencegahan dan penanganan cyberbullying serta meningkatkan kesadaran peserta untuk mencegah cyberbullying demi menciptakan generasi bijak dalam bermedia sosial. Selain itumelalui kegiatan tim PKM mengajak peserta dan pihak terkait mendukung anti bullying dan mencegah serta mengatasi kasus cyberbullying dikalangan masyarakat.
Kata Kunci: Cyberbullying, Media Sosial, PKBM Al-Khawarizm
Analisis Kedisiplinan Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di Kelas IV SD Negeri 1 Lakambau
Penelitian bertujuan untuk menganalisis bagaimana kedisiplinan belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa di kelas IV SD Negeri 1 Lakambau. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu 5 siswa dengan tingkat kedisiplinan belajar yang berbeda-beda. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Milles and Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukan bahwa siswa dengan tingkat kedisiplinan belajar tinggi tentunya memiliki sikap kedisiplinan belajar yang tinggi. Siswa yang tidak memiliki kedisiplinan belajar tentunya dipengaruhi oleh faktor instrinsik dan faktor ekstrinsik yang membuat mereka memiliki prestasi belajar yang rendah karena kurang adanya minat untuk terus belajar yang menyebabkan mereka cenderung bersikap acuh pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung. Ada beberapa upaya guru dalam menanamkan kedisiplinan belajar kepada siswa, antara lain: (1) memberi keteladanan kepada siswa, (2) melaksanakan peraturan kelas, (3) memberi nasehat dan peringatan kepada siswa yang melanggar, dan (4) memberi hukuman atau sanksi kepada siswa yang melanggar
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Terhadap Hasil Belajar Siswa di SD Negeri 17 Buton
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa SD Negeri 17 Buton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 siswa dari total populasi 16 siswa kelas V dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data utama menggunakan angket yang disebar ke 16 siswa sebagai responden. Hasil penelitian menyebutkan bahwa kompetensi pedagogik guru memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 17 Buton. Berdasarkan hasil pengujian arah hubungan antara variabel kompetensi pedagogik guru dengan variabel hasil belajar siswa diperoleh hasil koefisien regresi sebesar 2,306 menunjukkan nilai koefesien regresi bernilai positif, berarti arah pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa adalah positif. Kemudian berdasarkan hasil uji parsial (uji-t) diketahui bahwa nilai Sig. 0.000 < 0.05 dengan kriteria pengujian dan jika Sig. < 0.05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 17 Buton. Adapun besaran pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa dengan uji determinasi, didapat nilai determinasi (R Square) sebesar 0.816 (81,6%) yang berarti bahwa pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa sebesar 81,6%
Manajemen Risiko K3 Pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Jantung di Kota Kendari
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam proyek konstruksi, terutama pada pembangunan rumah sakit yang memiliki kompleksitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi risiko K3 serta distribusi tingkat risikonya pada proyek pembangunan Rumah Sakit Jantung di Kota Kendari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis Impact Matrix, berdasarkan persepsi 17 responden kunci yang terdiri dari petugas K3, mandor, dan pekerja lapangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi lapangan, lalu diolah untuk menentukan skor probabilitas dan dampak dari setiap variabel risiko. Hasil menunjukkan bahwa dari 42 variabel risiko yang teridentifikasi, pekerjaan pembesian mendominasi dengan 17 risiko, diikuti bekisting (11), pengecoran (8), dan pekerjaan dinding serta keramik (6). Analisis tingkat risiko menghasilkan 2 risiko sangat tinggi, 4 tinggi, 15 sedang, dan 21 rendah. Temuan ini menegaskan perlunya penerapan SOP ketat, penggunaan APD, pelatihan K3 berkala, serta pengawasan intensif, khususnya pada aktivitas berisiko tinggi. Studi ini memberikan dasar pengambilan keputusan mitigasi risiko yang tepat untuk mendukung keberhasilan
Penilaian Potensi Wisata dan Pemetaan Lokasi Strategis untuk Pengembangan Desa Wisata di Desa Anggoro
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pengembangan Desa Anggoro sebagai desa wisata berbasis alam dan budaya di Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan spasial, dengan sistem skoring berbasis enam kriteria utama: keindahan alam, keunikan sumber daya, kegiatan wisata, kebersihan, kenyamanan, dan keamanan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan dokumentasi, serta dianalisis secara kuantitatif dan divisualisasikan dalam bentuk peta tematik menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Anggoro memiliki skor total 954, yang dikategorikan sebagai “sangat potensial” untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Aspek kebersihan, kenyamanan, dan keamanan memperoleh skor tertinggi, mencerminkan kondisi lingkungan dan sosial yang terjaga. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat integrasi antara metode analisis kuantitatif dan spasial dalam evaluasi wilayah berbasis potensi lokal. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan penyusunan kebijakan zonasi wisata, penguatan infrastruktur ekowisata dan edukasi, serta pelibatan aktif masyarakat lokal dalam tata kelola desa wisata. Model ini dapat direplikasi pada wilayah perdesaan lain, khususnya di Indonesia Timur yang masih minim kajian akademik tentang pengembangan pariwisata berbasis komunitas
Efektivitas Influencer Marketing terhadap Keputusan Pembelian Generasi Z pada Produk Azarine melalui Brand Trust
Generasi Z menjadi bagian integral dalam kehidupan mereka, termasuk dalam memengaruhi preferensi pembelian. Generasi Z merupakan bagian penting dari kehidupan modern, termasuk dalam hal memengaruhi keputusan pembelian. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kredibilitas influencer marketing terhadap keputusan pembelian produk skincare Azarine, dengan brand trust sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran angket pada 96 responden dari Generasi Z yang telah membeli produk Azarine berdasarkan rekomendasi influencer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas influencer marketing, yang terdiri dari dimensi trustworthiness, expertise, dan attractiveness, memberi dampak signifikan pada brand trust. Brand trust, yang diukur melalui dimensi reliability dan intentionality, terbukti berperan sebagai mediasi yang memperkuat hubungan antara influencer marketing dan keputusan pembelian. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa influencer marketing secara langsung memengaruhi keputusan pembelian sebesar 34,8%, sedangkan pengaruh tidak langsung melalui brand trust mencapai 48,4%. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pemasaran digital dan memberi manfaat praktis bagi industri skincare. Perusahaan disarankan memilih influencer yang sesuai dengan merek dan audiens untuk membangun kepercayaan konsumen dan mendorong pembelian
Perception of Tax Center Services as a Determinant of Satisfaction
Tax revenue is the main source of state revenue and to achieve its growth, effective service is needed to increase taxpayer satisfaction. This study aims to provide the impact of Tax Center services on taxpayer satisfaction in the context of the Open University. Using a quantitative descriptive method, data were collected from 115 respondents consisting of lecturers and education staff through a structured questionnaire. The questionnaire measured five dimensions of service, namely physical evidence, transmission, responsiveness, assurance, and empathy, and overall with satisfaction analyzed using the SmartPLS 4.0 application. The results of the study indicate that although empathy has a significant effect on taxpayer satisfaction, other dimensions, namely physical evidence, income, responsiveness, and assurance, do not show a significant effect. Empathy, which includes attention to taxpayer needs, problem solving, and ease of service, is identified as the strongest determinant of satisfaction. This study underlines the importance of empathetic involvement by Tax Center officers in assisting taxpayers, especially in reporting SPT, which increases overall satisfaction. Conversely, other dimensions of impact that are not significant indicate the need for improvement in service delivery. This study concludes with recommendations to strengthen service quality in all dimensions to improve taxpayer satisfaction and compliance
The Effect Of Access To Digital-Based Market Information On Sustainable Agriculture Decisions
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akses informasi pasar berbasis digital terhadap keputusan pertanian berkelanjutan pada petani di wilayah Surabaya Barat. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik analisis regresi linier berganda terhadap tiga variabel independen: frekuensi akses informasi digital (X₁), jenis platform digital yang digunakan (X₂), dan tingkat pemahaman informasi digital (X₃), serta satu variabel dependen yaitu keputusan pertanian berkelanjutan (Y). Hasil uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pertanian berkelanjutan (F = 120,330; sig. = 0,000). Sementara itu, hasil uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabel X₁ (sig. = 0,025), X₂ (sig. = 0,001), dan X₃ (sig. = 0,003) berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap variabel dependen. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,933 menunjukkan bahwa 93,3% variasi keputusan pertanian berkelanjutan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akses dan pemahaman terhadap informasi digital memainkan peran penting dalam mendorong praktik pertanian berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan pentingnya penguatan literasi digital dan perluasan infrastruktur informasi digital di wilayah urban-agricultural sebagai bagian dari strategi pembangunan pertanian berkelanjutan
Efektifitas Model Pembelajaran Mind Maping Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Pada Peserta Didik
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat untuk menganalisis keterangan mengenai apa yang akan diteliti. Penelitian ini menggunakan model praeksperimen dengan desain One Group Pretest-postest untuk mengetahui hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah diberikan perlakuan (treatment). Subjek penelitian ini yaitu kelas X A yang berjumlah 24 orang. Teknik yang digunakan dalam memperoleh data yaitu tes awal (pretest), penerapan model pembelajaran, dan tes akhir (post test), tes menggunakan soal pilihan ganda terdiri dari 25 butir soal yang telah divalidasi, data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan jika penerapan model pembelajaran Mind Mapping mengalami peningkatan sesudah pemberian perlakuan (treatment). Hasil tes awal sebelum penerapan (pretest) dapat diketahui nilai rata-rata peserta didik yaitu 82,17 sedangkan nilai rata- rata tes akhir setelah penerapan media Mind mapping (posttest) yaitu 91,25