Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
    1509 research outputs found

    Kepemimpinan Perempuan dan Transformasi Mutu Pendidikan di MAK Hamzanwadi II NW Lombok Timur

    No full text
    Women’s leadership in Islamic education plays a crucial role in transforming educational quality. This study explores how women’s leadership at MA Keagamaan (MAK) Hamzanwadi II NW Lombok Timur enhances learning outcomes through a rigorous selection system, integrated curriculum, and strong character-building approach. The institution accepts only 44 male and 44 female students annually, ensuring high-quality learners. The curriculum combines religious and general sciences, emphasizing Quranic recitation, Hadith memorization, classical Islamic texts (kitab kuning), and proficiency in Arabic and English. Using a qualitative case study approach, data were collected through participant observation, in-depth interviews with school leaders, teachers, and students, as well as an analysis of institutional policies. Thematic analysis was applied to identify leadership patterns and their impact on educational excellence. Findings indicate that women’s leadership at MAK Hamzanwadi II NW Lombok Timur follows a transformational model, acting as facilitators, motivators, and innovators. Strategies include enhancing teacher competencies, integrating Islamic and modern knowledge, and reinforcing a disciplined academic culture. The school has achieved notable national and international academic successes, validating its commitment to excellence in education and student development. This study concludes that women’s leadership significantly contributes to shaping a competitive and character-driven learning environment, aligning with Islamization of Knowledge theory and ta’dib in Islamic education. Institutional support and gender-inclusive policies are essential to further strengthening women’s leadership in Islamic educational settings

    Literature Review: Efektivitas Model Small Group Discussion Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Rendahnya hasil belajar siswa sekolah dasar sering kali disebabkan oleh minimnya keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Model Small Group Discussion (SGD) menawarkan strategi partisipatif dan kolaboratif yang selaras dengan karakteristik perkembangan anak. Selain mendorong keterlibatan kognitif, SGD juga membentuk keterampilan sosial dan sikap positif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas SGD dalam meningkatkan hasil belajar melalui telaah sistematis terhadap teori dan temuan penelitian terdahulu. Dengan pendekatan kualitatif dan metode systematic literature review, peneliti menganalisis 5 artikel utama yang dipilih dari 35 artikel berdasarkan kriteria inklusi, seperti relevansi topik, jenjang pendidikan dasar, tahun terbit (2015–2025), dan akses terbuka. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa SGD efektif meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, motivasi, serta partisipasi aktif siswa. Selain itu, SGD juga memperkuat nilai-nilai sosial seperti tanggung jawab, empati, kolaborasi, dan komunikasi. Efektivitas ini semakin terlihat ketika SGD diterapkan dalam pembelajaran kolaboratif dan berbasis masalah. Dengan demikian, SGD terbukti sebagai pendekatan pedagogis yang adaptif dan relevan dalam mendukung pembelajaran aktif dan pengembangan kompetensi abad ke-21

    Inovasi dalam Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di MA Amanatul Ummah Surabaya melalui Integrasi Madrasah Akademik dan Sistem Daw Long

    No full text
    Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka di MA Amanatul Ummah Surabaya yang menghadapi problematik unik berupa dualisme kurikulum (Kurikulum Merdeka untuk kelas 10-11 dan K13 untuk kelas 12), kesenjangan epistemologis antara nilai pesantren dengan pembelajaran berbasis proyek, serta kontradiksi filosofis sistem daw long (latihan soal UTBK intensif) dengan prinsip merdeka belajar. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, penelitian mengungkap bahwa madrasah mengembangkan model hybrid sebagai solusi pragmatis. Temuan menunjukkan: (1) fragmentasi pembelajaran akibat dualisme kurikulum, (2) resistansi pedagogis mata pelajaran agama terhadap pendekatan proyek, dan (3) peningkatan 23% nilai UTBK melalui daw long meski mengurangi 70% waktu proyek kolaboratif. Studi ini menawarkan kerangka contextual curriculum hybridisation untuk madrasah berbasis pesantren, sekaligus merekomendasikan integrasi nilai pesantren melalui metode rekontekstualisasi dan pengembangan bridge curriculum transisi kelas 11-12. Abstract This study examines the implementation of the Merdeka Curriculum at MA Amanatul Ummah Surabaya, which faces unique problematic including curriculum dualism (Merdeka Curriculum for grades 10-11 and K13 for grade 12), epistemological gaps between pesantren values and project-based learning, and philosophical contradictions between the daw long system (intensive UTBK drills) and the principles of independent learning. Using descriptive qualitative methods through interviews, observations, and document analysis, the research reveals that the madrasa developed a hybrid model as a pragmatic solution. Key findings include: (1) learning fragmentation due to curriculum dualism, (2) pedagogical resistance of religious subjects to project-based approaches, and (3) a 23% increase in UTBK scores through daw long despite a 70% reduction in collaborative project time. The study proposes a contextual curriculum hybridisation framework for pesantren-based madrasas, recommending the integration of pesantren values through methodological recontextualisation and the development of a transitional bridge curriculum for grades 11-12

    Strategi Guru BK dalam Mengatasi Permasalahan Belajar Siswa di MA Al-Ijtihad Danger

    No full text
    This study aims to find out: (1) the factors that affect learning problems in students (2) the strategies of guidance and counseling teachers in overcoming students\u27 learning problems. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The analysis techniques used are (1) data reduction, (2) data presentation, (3) conclusion drawn. Based on the results of research at MA Al-Ijtihad Danger, it shows that: (1) factors that affect students\u27 learning problems consist of internal factors that include students\u27 health, interests, abilities and self-motivation in learning. (2) strategies carried out by guidance and counseling teachers in overcoming learning difficulties, namely identifying learning problems, providing guidance and counseling services and special services in the form of individual counseling. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahn belajar di MA Al-Ijtihad Danger. Teknik yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses observasi menggunakan panduan observasi agar fakta mengenai peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan pedoman wawancara yang berisikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan apa yang ingin diteliti. Wawancara dilakukan secara berstruktur dan mendalam agar data-data yang dikumpulkan jelas dan lengkap. Ketika proses wawancara berlangsung peneliti mencatat jawaban responden dan peneliti juga menggunakan alat bantu berupa Handphone untuk merekam agar mempermudah peneliti untuk menulis hasil penelitian. Peneliti juga menggunakan teknik dokumentasi untuk melengkapi data penelitian. Setelah dua minggu melakukan wawancara dengan responden, data-data yang dibutuhkan sudah lengkap, selanjutnya peneliti melaporkan kepada guru bimbingan konseling dan wakil bidang kurikulum bahwa sudah selesai dalam penelitian agar dikeluarkannya surat keterangan telah melaksanakan penelitian. Selanjutnya peneliti melanjutkan melakakukan bimbingan pada dosen pembimbing agar mendapatkan pengarahan lanjutan untuk hasil penelitian lapangan

    Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Aktivitas Menggambar Bebas pada Anak Kelompok B di PAUD Qolbul Qur’an Ranggagata Kabupaten Lombok Tengah TA. 2024/2025

    No full text
    This study aims to determine the increase of children\u27s creativity through free drawing activities in group B children in early childhood Qolbul Qur\u27an Rangnggagata Central Lombok Regency. The method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation, the results of the study show that: 1) the teacher\u27s free drawing planning is based on the potential of the child to be improved, and the child\u27s readiness. 2) In the implementation of free drawing, most of the children have drawn according to the theme determined by the teacher, the children are very enthusiastic, active and focused in drawing. 3) Free drawing activities have been proven to increase children\u27s creativity, characterized by the courage to express ideas and no longer imitate the work of their friends Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kreativitas anak melalui aktivitas menggambar bebas pada anak kelompok B di paud Qolbul Qur’an Ranggagata Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dekskriptif, dengan Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) perencanaan menggambar  bebas guru didasarkan pada potensi anak yang akan ditingkatkan, dan kesiapan anak. 2) dalam pelaksanaan menggambar bebas, sebagian besar anak telah menggambar sesuai dengan tema yang ditentukan oleh guru, anak-anak sangat antusias, aktif dan fokus dalam menggambar. 3) aktivitas menggambar bebas terbukti bias meningkatkan kreativitas anak, ditandai dengan keberanian mengungkapkan ide dan tidak lagi meniru karya temanny

    Pendekatan Task-Based Language Teaching (TBLT) dalam Pengajaran Bahasa Arab

    No full text
                    Pendekatan pengajaran bahasa berbasis tugas (TBLT) telah menjadi salah satu strategi yang semakin populer dalam pengajaran bahasa, termasuk dalam konteks pengajaran bahasa Arab. Dalam studi ini, Penelitian ini mengadopsi dengan jenis penelitian studi pustaka (library research) atau kajian literatur. Penelitian ini fokus pada analisis mendalam yang berkaitan dengan Pendekatan Task-Based Language Teaching dalam konteks pengajaran Bahasa Arab. Hasil menunjukkan bahwa TBLT terbukti efektif dalam meningkatkan kelancaran, akurasi, dan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa target, terutama di berbagai negara di mana bahasa Inggris diajarkan sebagai bahasa asing. Selain itu, efektivitas pendekatan ini membuktikan bahwa pendekatan ini sangat relevan dan adaptif untuk pembelajaran bahasa asing dan bahasa kedua, sambil menyoroti faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya, seperti harapan budaya, kebijakan institusi, dan pelatihan guru. Maka dari itu, studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana penerapan paradigma pedagogis yang menekankan makna, otentisitas, dan keterlibatan siswa, sambil menuntut penyesuaian konteks, kesiapan guru, dan pengembangan penelitian yang berkelanjuta

    Studi Tafsir Maudhu’i pada Surah Al-Alaq Ayat 1-5 dan Relevansinya pada Pendidikan Usia Dini

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan Surah al-‘Alaq ayat 1-5 dengan pendekatan tafsir maudhu’i (tematik) dan mengkaji relevansinya dengan prinsip-prinsip pendidikan anak usia dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengumpulkan dan menganalisis penafsiran para ulama terhadap kelima ayat tersebut, kemudian menghubungkannya dengan konsep pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surah al-‘Alaq ayat 1-5 menekankan fondasi pendidikan yang dimulai dengan literasi (membaca) sebagai kunci ilmu pengetahuan, pengenalan terhadap Sang Pencipta (Tauhid), dan proses pembelajaran yang berkesinambungan. Pesan-pesan utama dalam ayat ini, seperti perintah membaca (iqra\u27), pembelajaran berbasis penelitian (nama\u27 al-alaq), dan penghargaan terhadap potensi manusia, memiliki relevansi yang sangat kuat dengan pendidikan usia dini. Konsep "iqra" selaras dengan stimulasi literasi dini, sementara pengenalan Tuhan (rabb) sejalan dengan penanaman nilai-nilai spiritual dan akhlak sejak dini. Dengan demikian, ayat-ayat pertama yang diturunkan ini tidak hanya memiliki muatan teologis yang dalam, tetapi juga memberikan paradigma dan fondasi filosofis yang kokoh bagi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang holistik, integratif, dan berorientasi pada pengembangan seluruh potensi anak

    Analisis Penerapan Model Pembelajaran POE pada Pembelajaran Fisika Siswa Kelas VII MTs Al – Hidayah

    No full text
    Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Predict–Observe–Explain (POE) dalam meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII MTs Al Hidayah. PTK dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas VII pada tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa serta kenaikan nilai rata-rata dari prasiklus (59,5) menjadi 72,5 pada siklus I dan 85,9 pada siklus II. Persentase ketuntasan meningkat dari 45,45% (prasiklus) menjadi 59,09% (siklus I) dan 90,91% (siklus II). Kesimpulannya, penerapan model POE efektif meningkatkan hasil belajar fisika pada materi Gerak dan Gaya. Abstract This research is a Classroom Action Research (CAR) aimed at analyzing the implementation of the Predict– Observe–Explain (POE) learning model in improving physics learning outcomes of seventh-grade students at MTs Al Hidayah. The CAR was conducted in two cycles, consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 22 seventh-grade students in the 2025/2026 academic year. Data were collected using teacher and student activity observation sheets and learning achievement tests. The results showed an increase in teacher and student activities, as well as an improvement in the average score from the pre-cycle (59.5) to 72.5 in cycle I and 85.9 in cycle II. The percentage of learning mastery increased from 45.45% (pre-cycle) to 59.09% (cycle I) and 90.91% (cycle II). In conclusion, the implementation of the POE learning model is effective in improving physics learning outcomes on the topic of Motion and Force

    Meningkatkan Kemampuan Membuat Kerajinan Bunga melalui Media Audio Visual pada Siswa di Kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bonebolango

    No full text
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah melalui media audio visual dapat Meningkatkan kemampuan membuat kerajinan bunga melalui media audio visual pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango? Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan kemampuan membuat bunga melalui media audio visual pada siswa  kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kemampuan membuat kerajinan bunga melalui media audio visual pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Pada observasi awal dan wawancara yang dilakukan peneliti bersama wali kelas IV di SD Negeri 8 Suwawa terdapat 18 siswa dikelas IV penggunaan media audio visual dalam pembelajaran SBDP belum maksimal karena ditemukan beberapa siswa yang masih kurang mampu tentang pembuatan kerajinan bunga tercatat dari jumlah siswa 18 orang hanya 6 (33%) yang mampu akan pembuatan bunga dan 12 siswa (67%) yang belum mampu tentang pembuatan bunga. Pada pelaksanaan tindakan kelas terdiri dari 18 orang siswa pada siklus I hanya sebanyak 6 orang siswa yang mampu membuat bunga dari botol bekas dengan presentase 33% dan pada siklus II dari 18 orang siswa sudah sebanyak 14 orang yang mampu dengan presentase 89%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan membuat kerajinan bunga melalui media audio visual pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango meningkat

    PENGARUH ALAT PERMAINAN EDUKATIF KOTAK PERMAINAN TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF (PENGENALAN ANGKA) PADA ANAK USIA DINI USIA 4-5 TAHUN DI RA QILPI ABATA WONOREJO PASURUAN

    No full text
    Rendahnya kemampuan mengenal angka 1-10 pada anak kelompok A, karena pembelajaran kurang memanfaatkan alat permainan untuk dijadikan bahan untuk mengajar sehingga anak mudah bosan dan bermain sendiri. Tujuan penelitian mengetahui apakah ada pengaruh alat permainan edukatif kotak permainan terhadap kemampuan Kognitif dalam mengenal angka pada anak kelompok A di RA Qilpi Abata. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan yaitu pre-eksperimental dengan rancangan penelitian one-grup pretest- posttest design. Subyek penelitian ini anak kelompok A jumlah 12 anak, dengan analisis menggunakan SPSS 21.0 for Windows. Berdasarkan hasi Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -4.324 dan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0, karena nilai Asymp. Sig (2-tailed) tersebut kurang dari 0.01, maka hipotesis alternatif dapat diterima. Ini menunjukkan adanya pengaruh sangat signifikan dari penggunaan Alat Permainan Edukatif terhadap kemampuan kognitif anak kelompok A di RA Qilpi Abata Wonorejo

    0

    full texts

    1,509

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇