Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
    1509 research outputs found

    Penggunaan At-Tartil dalam Pembelajaran Al-Qur’an

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode latihan yang diterapkan sebagai upaya penanaman karakter siswa melalui budaya positif di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data. Metode drill adalah suatu metode yang pembelajarannya melibatkan pelaksanaan kegiatan latihan secara berulang-ulang dan terus menerus dengan tujuan membentuk kebiasaan siswa agar mempunyai karakter yang positif. Temuan menunjukkan bahwa hampir seluruh siswa menunjukkan karakter positif dalam kurun waktu tiga bulan melalui penerapan metode drill sebagai upaya penanaman karakter melalui budaya positif berupa kesepakatan kelas. Upaya penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar dapat dilaksanakan dengan melibatkan siswa secara langsung dalam menulis dan mendiskusikan kesepakatan kelas. Hal ini akan menciptakan keinginan pada siswa untuk bertanggung jawab atas perjanjian yang telah dibuat. Terbukti para siswa SD Darul Hikmah Kediri antusias dan terlibat aktif dalam membuat kesepakatan kelas berulang kali setiap harinya sehingga terciptanya perjanjian kelas menyadarkan siswa secara penuh bahwa dirinya bertanggung jawab untuk menaati perjanjian yang telah dibuat dan melahirkan karakter yang baik dalam diri siswa antara lain disiplin, tanggung jawab, toleransi, hormat dan sopan santun

    Analisis Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membina Akhlak Siswa di SMA

    No full text
    The purpose of this study is to describe the analysis of Islamic religious education learning. The research method used is qualitative research. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The three steps of data analysis used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study indicate that in Islamic Religious Education learning there are 3 steps that must be carried out, namely learning planning, learning implementation and learning evaluation, in fostering student morals, the right strategy is carried out in Islamic Religious Education learning, namely the Cooperative Learning strategy. The form of student moral development activities carried out by the school is student moral development through intracurricular activities and student moral development through extracurricular activities. Student moral development through intracurricular activities includes habituation activities, and exemplary activities. Student moral development through extracurricular activities includes congregational Dhuha prayer activities, congregational Dhuhur prayer activities and congregational Friday prayer activities

    The Development of Pop Up Book Learning Media for Grade III Learners in Elementary School

    No full text
    This study aims to analyse Pop Up Book Learning Media for Grade III Learners in Elementary Schools. This Pop Up Book learning media was developed with the ADDIE Model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). The subjects of this development research are third grade students of SDN Ketegan 3 Taman Sidoarjo. The research instruments used to collect data in this development research include (1) questionnaires, which consist of validation questionnaires for material experts, media experts, design experts, practicality test questionnaires for small group tests and small group tests, (2) practicality test questionnaires for small group tests and field tests, and (3) student response questionnaires for field tests and large group tests. The results of learning media research on the quality of Pop Up Book media, determined by material expert validators with a total score of 49 with an average media validation result of 4.08 so that it has reached the ‘Very Valid’ category. reached the ‘Very Valid’ category. In the media expert validator, the number of scores is 57 with an average media validation result of 3.8. The average acquisition of the number of scores has reached the ‘Very Feasible’ category and the design expert validator has a total score of 59 with an average media validation result of 4.53. The average acquisition of the number of scores has reached the category ‘Very Feasible’

    Peran Manajemen Strategis dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Lembaga Pendidikan Dasar

    No full text
    Manajemen strategis memainkan peran penting dalam mengelola dan mengembangkan lembaga pendidikan, khususnya di tingkat pendidikan dasar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan manajemen strategis dapat meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan dasar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi strategi-strategi yang diterapkan oleh kepala sekolah, guru, dan pengambil kebijakan dalam merumuskan, melaksanakan, dan mengevaluasi kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang terarah, pelaksanaan yang konsisten, serta evaluasi yang berkala dan tepat menjadi kunci dalam keberhasilan manajemen strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Artikel ini diakhiri dengan beberapa rekomendasi bagi lembaga pendidikan dalam mengimplementasikan manajemen strategis yang lebih efektif

    Strategi Mengatasi Konflik Antar Pimpinan, Pemimpin Otoriter dan Pemimpin yang Menghambat Karir Bawahan di Perguruan Tinggi Agama Islam

    No full text
    Konflik merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan organisasi. Konflik sendiri dapat menjadi permasalahan yang serius pada setiap organisasi, apapun bentuk dan tingkat kompleksitas organisasinya, terutama konflik yang terjadi pada institusi pendidikan tinggi. Konflik juga dapat menjadi kekuatan positif bagi kemajuan Lembaga Pendidikan Islam. Penelitian ini mengkaji sumber-sumber konflik dan urgensi penyelesaian konflik di Perguruan Tinggi Islam. Strategi mengatasi konflik antar pimpinan di Perguruan Tinggi Islam dilakukan dengan melakukan beberapa komponen: Tabayun, Tafahum, Ta’awun, Ittifaq, Ishlah, dan Taka’tuf. Dalam menyikapi pemimpin yang otoriter, langkah strategis diambil dengan melibatkan tiga pihak yaitu atasan langsung, pemimpin sendiri, dan bawahan langsung. Dari ketiga bagian vertikal tersebut, kepemimpinan otoriter diharapkan bisa terkontrol. Sedangkan dalam menyikapi pemimpin yang menghambat karir bawahannya dilakukan dengan melakukan pergantian pemimpin. Konflik harus dirangsang karena konflik dapat menjadi pendorong perubahan dalam suatu organisasi. Konflik dapat menjadi kekuatan pendorong perubahan dalam suatu organisasi. Konflik dapat mengubah perilaku dan menyadarkan berbagai pihak yang berkonflik akan kesalahannya sehingga kedepannya mampu meningkatkan produktivitas lembaganya

    The Urgency of Parental Parenting Patterns in Shaping the Morality of Middle School Students

    No full text
    It is interesting to study students at Kepung Islamic Middle School in the moral aspects of habblum minallah, habblum minannas and habblum minal alam. Of all the students who have carried out good morals, 1 out of 5 people. This is closely related to the upbringing of parents for their children. Every form of authoritarian, democratic or parmissive parenting used by parents will determine the morals of a child. This is what is interesting for the authors to conduct research on students at Kepung Islamic Middle School. The author observes that the students of this school come from different geographic areas, some come from the mountains, come from 3 different districts and they are asked to help their parents with their work. In this study used a type of qualitative research, with a descriptive approach. The results of the study are: 1) The role of parenting is carried out by a father and mother, both of whom complement each other and work together in providing parenting to their children. 2) The parenting style used by parents uses authoritarian, democratic and permissive forms, each of which has its own advantages and disadvantages to the child\u27s morals. 3) The results of parenting parents, according to the school, some children have been able to apply good morals to Allah SWT, teachers, parents, friends and their environment

    Pola Pembelajaran Kreatif Komunikatif untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Siswa Kelas III MTs Nurussabah Batunyala

    No full text
    This research is based on the low Arabic speaking skills of students due to unengaging and uncommunicative teaching methods. The aim of this study is to improve the Arabic speaking skills of third-grade students at MTs Nurussabah Batunyala for the 2024/2025 academic year through creative and communicative learning patterns. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data collection techniques include observation, interviews, and speaking skill tests. The collected data were analyzed descriptively, both qualitatively and quantitatively. The results of the study indicate that creative and communicative learning patterns are effective in improving students\u27 Arabic speaking skills. In the first cycle, there was a 15% increase in the average speaking skills score compared to before the action. In the second cycle, a further increase of 20% was achieved, demonstrating that the implemented method significantly improved the students\u27 speaking skills. The conclusion of this study is that the application of creative and communicative learning patterns can enhance the Arabic speaking skills of third-grade students at MTs Nurussabah Batunyala

    Analisis Keterampilan Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis Digital pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Analysis of Teachers\u27 Skills in Developing Digital-Based Learning Media of the Merdeka Curriculum at Elementary Schools

    No full text
    Dalam kurikulum merdeka di era revolusi 5.0 guru harus memiliki keterampilan di bidang digital dan berpikir kreatif dalam mengajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi bagaimana keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital, seperti permainan edukatif, video pembelajaran dan e-modul. Selain itu, penelitian ini juga menjelaskan hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam mengembangkan media, serta strategi yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan dalam mengembangkan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitiannya menggunakan studi kasus. Subyek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, dan guru di SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru sudah mampu mengembangkan media pembelajaran berbasis digital interaktif games edukatif, video pembelajaran, dan e-modul. Hambatan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yaitu manajemen waktu. Strategi yang dilakukan guru SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo yaitu dengan memanage waktu dengan baik. Sementara itu strategi kepala sekolah dalam meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital yaitu dengan mengikutkan guru dalam kegiatan pelatihan-pelatihan dan webinar. Abstract  In the kurikulum merdeka during the 5.0 revolution, teachers must possess skills in the digital field and think creatively when teaching in the classroom. This study aims to analyze and identify how teachers develop digital-based learning media, such as educational games, learning videos and e-modules. Additionally, this study also explains the obstacles faced by teachers in developing thes media and the strategies they use to overcome the challenges in the development process. This research uses a qualitative approach, with a case study design. The subjects of this study are school principals and teachers at SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Data collection techniques used include interviews and documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that teachers already capable in   developing interactive digital-based learning media, including educational games, learning videos, and e-modules. A key obstacle for teachers in the process of developing learning media is time management. The strategy faced by the teachers in the process of developing learning media is time management. The strategy employed by teachers at SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo is to manage their time effectively. Meanwhile, the principal\u27s strategy to enhance teachers\u27 skills in developing digital-based learning media is by involving them in training activities and webinars

    Psikologi Agama sebagai Alat Intervensi dalam Mengatasi Emosional pada Peserta Didik

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran psikologi agama sebagai alat intervensi dalam mengatasi emosional pada peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan library research atau studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melibatkan berbagai sumber literatur yang relevan dan kredibel, termasuk buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan teori kecerdasan emosi yang dikembangkan oleh Daniel Goleman. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat 5 komponen dasar kecerdasan emosional menurut Daniel Goleman, diantaranya pengaturan diri, motivasi, empati dan kecerdasan social. Kemudian terdapat beberapa pendekatan psikologi agama yang dapat digunakan sebagai alat intervensi dalam mengatasi masalah emosional pada peserta didik, meliputi dukungan sosial, penerapan nilai-nilai agama, pemahaman diri, perkembangan emosional, dan relisiensi. Kesimpulan dari penelitian ini Psikologi Agama berfungsi sebagai alat intervensi dalam memahami dan mengatasi masalah kejiwaan yang berkaitan dengan keyakinan religious pada peserta didik. Selain itu dukungan sosial keagamaan dapat diperoleh dari kelompok atau teman sebaya. This research aims to determine the role of religious psychology as an intervention tool in dealing with emotions in students. The method used in this research is a qualitative method with a library research or literature study approach. Data collection techniques in this research involve various relevant and credible literature sources, including books, scientific journals, articles and other documents related to the theory of emotional intelligence developed by Daniel Goleman. The results of this research are that there are 5 basic components of emotional intelligence according to Daniel Goleman, including self-regulation, motivation, empathy and social intelligence. Then there are several religious psychology approaches that can be used as intervention tools in overcoming emotional problems in students, including social support, application of religious values, self-understanding, emotional development, and resilience. The conclusion from this research is that Religious Psychology functions as an intervention tool in understanding and overcoming psychological problems related to religious beliefs in students. Apart from that, religious social support can be obtained from groups or peers

    The Qur\u27anic Perspective on Wealth and Its Management System

    No full text
    Artikel ini membahas perspektif Al-Qur\u27an tentang harta kekayaan dan sistem pengelolaannya. Dalam Islam, harta dipandang sebagai anugerah sekaligus amanah dari Allah yang memiliki nilai materi dan spiritual. Artikel ini mengupas tujuan harta, cara memperolehnya secara halal, serta prinsip-prinsip pengelolaan yang adil, bijak, dan bertanggung jawab. Metode distribusi harta seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf juga diulas sebagai instrumen untuk menciptakan keseimbangan ekonomi dan keadilan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan menelaah ayat-ayat Al-Qur\u27an, tafsir, serta literatur terkait ekonomi Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa pengelolaan harta menurut Al-Qur\u27an bertujuan memenuhi kebutuhan hidup, meningkatkan kesejahteraan, dan mendekatkan diri kepada Allah. Distribusi harta yang tepat dapat membantu mengurangi ketimpangan ekonomi, menjaga solidaritas sosial, dan membawa keberkahan bagi individu dan masyarakat. Artikel ini memberikan panduan praktis bagi umat Islam dalam mengelola kekayaan sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur\u27an. Abstract  This article explores the perspective of the Qur\u27an on wealth and its management system. In Islam, wealth is regarded as both a blessing and a trust from Allah, possessing both material and spiritual value. The article examines the purpose of wealth, lawful means of acquisition, and principles for fair, wise, and responsible management. Methods of wealth distribution such as zakat, infaq, sadaqah, and waqf are discussed as instruments to achieve economic balance and social justice. This study employs a qualitative descriptive approach based on library research, analyzing Qur\u27anic verses, tafsir (exegesis), and relevant literature on Islamic economics. The findings reveal that wealth management according to the Qur\u27an aims to meet life\u27s needs, enhance well-being, and draw closer to Allah. Proper distribution of wealth can help reduce economic disparities, maintain social solidarity, and bring blessings to individuals and society. This article provides practical guidance for Muslims on managing wealth in accordance with Qur\u27anic values

    0

    full texts

    1,509

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇