Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
    1509 research outputs found

    Peran Guru dalam Mewujudkan Pembelajaran Berdiferensiasi di MAS Nurul Ilmi Ranggagata

    No full text
    Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang memungkinkan peserta didik belajar sesuai dengan kesiapan, minat, dan profil mereka. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam mengimplementasikan strategi tersebut, akan tetapi masih menemukan berbagai tantangan dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran guru dalam mewujudkan pembelajaran berdiferensiasi serta kendala yang dihadapi di MA Nurul Ilmi Ranggagata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan datanya dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, perancang strategi, dan evaluator dalam pembelajaran berdiferensiasi. Sebagai fasilitator, guru menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan memberikan dukungan kepada siswa sesuai dengan kebutuhannya. Sebagai perancang strategi, guru menyusun pembelajaran yang mempertimbangkan diferensiasi konten, proses, dan produk agar sesuai dengan karakteristik peserta didik. Sebagai evaluator, guru menerapkan asesmen formatif dan sumatif untuk menilai efektivitas pembelajaran dan perkembangan siswa.Tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan pembelajaran diferensiasi yaitu keterbatasan pemahaman guru, dan minimnya sumber daya. Oleh karena itu, dalam mewujudkan pembelajaran berdiferensiasiyang optimal diperlukan dukungan dalam bentuk pelatihan guru serta pengadaan sumber daya yang memadai sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di MA Nurul Ilmi Ranggagata. Abstract  Differentiated learning is an approach that allows students to learn according to their readiness, interests and profile. Teachers have a very important role in implementing this strategy, but still find various challenges in its implementation. This research aims to analyze the role of teachers in realizing differentiated learning and the obstacles faced at MA Nurul Ilmi Ranggagata. This research uses a qualitative approach with descriptive methods, data collection uses observation, interviews and documentation methods. The research results show that teachers act as facilitators, strategy designers and evaluators in differentiated learning. As a facilitator, teachers create an inclusive learning environment and provide support to students according to their needs. As a strategy designer, teachers organize learning that considers differentiation of content, processes and products to suit the characteristics of students. As evaluators, teachers apply formative and summative assessments to assess the effectiveness of student learning and development. The challenges faced in realizing differentiated learning are limited teacher understanding and a lack of resources. Therefore, in realizing optimal differentiated learning, support is needed in the form of teacher training and the provision of adequate resources so that it can have a positive impact on the quality of education at MA Nurul Ilmi Ranggagata. &nbsp

    Pengaruh Media Augmented Reality Tata Surya Berbasis Assemblr Edu Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sanggar Bimbingan Kampung Baru Malaysia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Augmented Reality berbasis Assemblr Edu Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sanggar Bimbingan Kampung Baru Malaysia, penelitian ini menggunakan penelitian design jenis quasi eksperimen dengan rancangan One-Group pretest - posttest Design, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI sanggar bimbingan kampung Baru Malaysia, teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik sampling jenuh terdiri dari 13 siswa. Dengan diberikannya perlakuan menggunakan media augmented reality berbasis Assemblr Edu dalam pembelajaran tentang tata surya, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah penggunaan media augmented reality Tata Surya berbasis Assemblr edu terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Dengan nilai sig (2 tailed) 0.001 < 0,05 dimana media augmented reality berbasis Assemblr Edu dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa

    Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Santri (Studi Kasus di Yayasan Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat Tahun 2024)

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam organisasi, terutama di Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin, yang memiliki SDM memadai dan membutuhkan pengelolaan yang baik untuk mencapai tujuan serta meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen SDM dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta menganalisis proses rekrutmen di Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berlangsung selama empat bulan, dari Juli hingga Oktober 2024, dengan teknik purposive sampling untuk menentukan informan penelitian. Informan terdiri dari Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin, Ketua Pengurus Pondok Pesantren, serta Ketua Pembina Putra dan Putri. Wawancara dilakukan dengan metode semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Pondok Pesantren Modern Al Muwahidin mencakup: (1) Perencanaan, yang meliputi penarikan SDM serta perencanaan program seperti pelatihan, kajian bagi pembina, pemberian motivasi, dan evaluasi; (2) Pelaksanaan, yang mencakup pelaksanaan pelatihan, pemberian motivasi, dan evaluasi. Adapun proses rekrutmen dilakukan melalui dua sumber, yaitu: (a) Sumber internal, berupa kaderisasi dari santri dan alumni; serta (b) Sumber eksternal, yaitu perekrutan dari luar lembaga, khususnya kaderisasi maha santri Ma’had Aly Nurul Hakim Kediri

    Tinjauan Maqasid Syariah terhadap Fatwa MUI dan Al-Lajnah Al-Daimah tentang Pernikahan Dini

    No full text
    The objectives of this research were to find out and analyze early marriage in fatwas issued by the Indonesian Ulama (MUI) and al-Lajnah al-Daimah in Saudi Arabia. This research was a literature study research with a qualitative approach. The data collection technique was carried out by documentation study. The research process was conducted by collecting fatwa documents from the Indonesian Council of Ulama and al-Lajnah al-Daimah in Saudi Arabia. The findings of this reserach were that 1) The status of early marriage is considered legal if the prerequisite and pillar in contract have been fulfilled according to the view of (MUI) and al-Lajnah al-Daimah 2) There are differences in the fatwas studied in the substance and recommendations, al-Lajnah al-Daimah encourages young people to marry even though they have not reached the age of majority, while MUI require brides and grooms to meet the age stipulated in the Law and 3) Viewed through the maqasid sharia perspective shows that the fatwa of Indonesian Ulama Council is more suitable with the value of maqasid sharia than the fatwa of al-Lajnah al-Daimah, these found through a study of four aspects in these fatwas, namely: theoretical basis, influence on family resilience, consideration of the maslahat and mafsadat in early marriage, and Fatwa recommendations. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pernikahan dini dalam fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia dan al-Lajnah al-Daimah Arab Saudi. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Proses penelitian dilakukan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen fatwa dari Majelis Ulama Indonesia dan al-Lajnah al-Daimah Arab Saudi.Temuan dalam penelitian ini adalah 1) Status pernikahan dini yang dihukumi sah apabila dalam akadnya telah terpenuhi syarat dan rukunnya dalam pandangan MUI dan al-Lajnah al-Daimah 2) Terdapat perbedaan dalam fatwa-fatwa yang dikaji dalam substansi dan rekomendasinya, al-Lajnah al-Daimah mendorong anak muda untuk menikah walaupun belum mencapai usia dewasa, sedangkan MUI mengharuskan pengantin untuk memenuhi usia yang ditetapkan dalam Undang-Undang dan 3) Ditinjau melalui perspektif maqasid syariah dalam pernikahan menunjukkan bahwa fatwa MUI lebih sesuai dengan nilai maqasid syariah, hasil ini ditemukan melalui kajian terhadap empat aspek dalam fatwa-fatwa tersebut, yaitu: landasan teori, pengaruh terhadap ketahanan keluarga, pertimbangan maslahat dan mafsadat pernikahan dini, dan rekomendasi fatwa.

    Implementasi Project Based Learning untuk Mengembangkan Literasi Numerasi Siswa Kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Tebo  Jambi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan literasi numerasi siswa melalui implementasi model Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Tebo Jambi yang berjumlah 23 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata literasi numerasi siswa mencapai 69,3 dengan ketuntasan klasikal 52,2% (12 siswa tuntas). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 82,6 dengan ketuntasan klasikal 82,6% (19 siswa tuntas). Hasil ini membuktikan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa melalui pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual, kolaboratif, dan bermakna. Dengan demikian, Project Based Learning dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan literasi numerasi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Tebo

    Konsep Pendidikan Islam pada Sikap Gotong Royong Masyarakat Penggerak UMKM di Desa Talunombo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep pendidikan Islam dalam penguatan sikap gotong royong pada masyarakat penggerak UMKM di Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program PPK Ormawa 2024 yang berfokus pada manajemen usaha menggunakan pendekatan POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Permasalahan utama yang ditemukan di lapangan Adalah memudarnya semangat gotong royong akibat pengaruh modernisasi dan meningkatnya individualisme ekonomi. Pelatihan manajemen usaha diberikan kepada masyarakat penggerak UMKM tas anyaman dan batik dengan tujuan meningkatkan kapasitas manajerial sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai Islam seperti ta’awun (tolong-menolong), ukhuwah (persaudaraan), syura (musyawarah), dan amal jama’i (kerja kolektif). Hasil pendampingan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan teknis masyarakat penggerak UMKM, memperkuat semangat kerja kolektif, serta mendorong praktik ekonomi yang berlandaskan etika Islam. Selain itu, kolaborasi antar penggerak UMKM semakin meningkat, terlihat dari praktik saling berbagi fasilitas produksi dan kerja sama dalam memenuhi pesanan besar. Penelitian ini menyimpukan bahwa integrasi konsep pendidikan Islam dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat terbukti efektif dalam memperkuat nilai gotong royong serta mendukung keberlanjutan UMKM desa secara sosial, spiritual, dan ekonomis. Abstract This study aims to examine the implementation of Islamic education values in strengthening the spirit of mutual cooperation (gotong royong) among MSME actors in Talunombo Village, Sapuran District, Wonosobo Regency. The program was conducted through the 2024 PPK Ormawa initiative, which focused on entrepreneurship management training using the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) approach. The main issue identified was the declining culture of mutual cooperation due to modernization and rising economic individualism. The training targeted woven-bag and batik MSME groups, aiming to enhance managerial skills while internalizing Islamic values such as ta’awun (mutual assistance), ukhuwah (brotherhood), syura (consultation), and amal jama’i (collective work). Findings indicate that the program successfully improved technical abilities, strengthened collective work ethics, and promoted economic practices rooted in Islamic morality. Collaboration among MSME actors increased significantly, demonstrated by shared production resources and cooperative efforts in fulfilling large orders. The study concludes that integrating Islamic educational concepts into community empowerment programs is effective in reinforcing mutual cooperation and supporting sustainable MSME development socially, spiritually, and economically

    Konsep Musyawarah dalam UMKM Masyarakat Mandiri Berwirausaha Berbasis Islam di Desa Talunombo

    No full text
    Musyawarah merupakan salah satu prinsip utama dalam Islam yang menjadi pedoman bagi umat dalam mengambil keputusan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep musyawarah dalam praktik wirausaha masyarakat Desa Talunombo yang memiliki potensi besar di bidang batik dan tas anyaman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan perspektif penulis berdasarkan pengamatan lapangan, dan telaah literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan musyawarah dalam UMKM di Desa Talunombo tidak hanya menjadi wadah penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah (persaudaraan) dan menumbuhkan nilai keadilan serta kejujuran dalam berwirausaha. Musyawarah yang dilakukan secara islami mampu menciptakan pola kerja yang harmonis dan mengarahkan pelaku usaha untuk berkompetisi secara sehat serta berorientasi pada keberkahan, bukan semata keuntungan materi. Abstract Deliberation is one of the main principles in Islam that serves as a guideline for the community in making collective decisions. This study aims to examine the concept of deliberation in the entrepreneurial practices of the people of Talunombo Village, which has significant potential in the batik and woven bag industries. The approach used is descriptive qualitative, with the author\u27s perspective based on field observations and a literature review. The results show that the implementation of deliberation in MSMEs in Talunombo Village not only serves as a forum for problem solving and decision-making, but also serves as a means of strengthening ukhuwah (brotherhood) and fostering values ??of justice and honesty in entrepreneurship. Deliberation conducted in an Islamic manner can create harmonious work patterns and direct business actors to compete healthily and be oriented towards blessings, not just material gain.            

    Pencegahan Perilaku Perundungan Melalui Edukasi Perlindungan di RA Al Ghozali Porong Sidoarjo

    No full text
    Penelitian ini mengkaji efektivitas pelatihan edukasi perlindungan dan pembentukan duta anti-perundungan dalam mencegah perilaku perundungan anak di RAAl Ghozali Porong Sidoarjo. Fenomena perundungan di lingkungan sekolah menjadi masalah serius yang memengaruhi kesejahteraan psikologis dan prestasi akademik anak. Intervensi yang terpadu dan berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods) dengan desain sequential explanatory, penelitian ini menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan edukasi perlindungan secara signifikan meningkatkan pemahaman anak mengenai jenis-jenis perundungan, dampak negatifnya, dan cara melaporkannya. Pembentukan duta anti-perundungan terbukti efektif sebagai agen perubahan positif yang membantu mengidentifikasi dan merespons kasus perundungan, serta mempromosikan budaya saling menghargai di antara teman sebaya. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa kombinasi psikoedukasi dan pemberdayaan anak melalui duta anti-perundungan merupakan strategi yang holistik dan efektif dalam memitigasi perilaku perundungan serta menciptakan iklim sekolah yang lebih aman di RA Al Ghozali Porong Sidoarjo

    Pengaruh Penggunaan Loose Parts Terhadap Kreativitas Anak Kelompok B di TK Putra Bhakti Salen Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan loose parts terhadap kreativitas anak kelompok B di TK Putra Bhakti Salen Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Sampel penelitian adalah anak kelompok B di TK Putra Bhakti Salen Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto yang berjumlah 31 anak, dengan 15 anak pada kelompok eksperimen dan 16 anak pada kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui signifikansi perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan loose parts terhadap kreativitas anak kelompok B di TK Putra Bhakti Salen Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto, dengan nilai Z sebesar -4.730 yang menunjukkan bahwa perbedaan tersebut cukup kuat

    Pengaruh Media Youtube terhadap Etika Belajar Bahasa Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media YouTube terhadap etika belajar Bahasa Indonesia pada siswa. YouTube sebagai media pembelajaran digital yang semakin populer memberikan kemudahan akses materi pembelajaran yang menarik dan interaktif, namun juga menimbulkan tantangan terkait penerapan etika belajar, seperti sikap disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab siswa selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan uji kualitas data dan uji hipotesis. Hasil penelitian yang dilakukan di SMK IT Rahmatutthoyibah Al-Iflahah Tangerang kelas XI sebanyak 85 siswa menunjukkan bahwa penggunaan media YouTube memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap etika belajar Bahasa Indonesia siswa dengan peningkatan kesadaran dan penerapan nilai-nilai etika dalam proses pembelajaran. Selain itu, peran guru sangat vital dalam mengintegrasikan media ini secara efektif dan membimbing siswa agar memanfaatkan YouTube secara etis dan bertanggung jawab. Temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya yang menegaskan efektivitas YouTube dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta pentingnya pengawasan dalam penggunaan media digital agar dampak negatif dapat diminimalisir. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi pembelajaran yang menggabungkan media YouTube dengan pendekatan etika pendidikan secara seimbang untuk meningkatkan kualitas belajar siswa

    0

    full texts

    1,509

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇