Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
    2089 research outputs found

    KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMPN 1 Telukjambe Timur pada mata pelajaran relasi dan fungsi. Penelitian kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa, yaitu 1 siswa kategori tinggi, 1 siswa kategori sedang, dan 1 siswa kategori rendah. Teknik pengumpulan data diperoleh dari soal uraian yang digunakan sebagai instrumen tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kategori tinggi mampu memenuhi 5 indikator berpikir kritis, namun masih terdapat kekurangan pada indikator memberikan penjelasan sederhana dan membuat penjelasan lebih lanjut. Siswa kategori sedang mampu memenuhi 4 indikator berpikir kritis kecuali mengelola strategi dan taktik. Siswa kategori rendah hanya mampu memenuhi 1 indikator berpikir kritis yaitu memberikan penjelasan sederhana. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa menunjukkan bahwa beberapa indikator yang telah diujikan pada siswa belum terpenuhi

    STRUKTUR INTRINSIK NOVEL LEMBATA KARYA F. RAHARDI

    Get PDF
    Karya sastra merupakan karya universal interpretatif. Karya yang tidak membahasakan dan menyajikan sesuatu realitas secara matematis, tetapi justru memberikan ruang dan peluang yang bebas bagi para pembacanya untuk memahami dan menafsirkan apa yang tersurat pada karya sastra tersebut. Artikel ini membahas tentang potret lokalitas unsur intrinsik dalam novel Lembata, Sebuah Novel karya F. Rahardi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik baca dan catat. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa novel Lembata, Sebuah Novel (a) bertemakan kemiskinan; (b) memiliki plot kausalis dan naratologi; (c) diperani oleh tokoh-tokoh cerita antara lain, Romo Pedro, Ola, Uskup, Romo Deken, Romo Alex, dan Ayah Ola; (d) memiliki setting semua daerah di Flores, pada area Keuskupan Larantuka, terutama Dekenat Lembata. Juga Jakarta dan beberapa tempat di Eropa dan Amerika; (e) memiliki amanat atau pesan kepada Gereja, LSM, dan pemerintah untuk berpihak kepada rakyat secara maksimal: merencanakan dan memulai pada apa yang sudah dipunyai rakyat; (f) sudut pandang menggunakan persona ketiga, yakni Dia dan Aku; dan (g) memiliki gaya bahasa hiperbola, retorik retisense, dan paradoks.Kata kunci: novel, Lembata, lokalitas, struktur, karya sastra Literary works are interpretive universal works. Works that do not discuss and present a mathematical reality, but instead provide free space and opportunities for the readers to understand and interpret what is written in the literary work. This article discusses the portrait of the locality of the intrinsic elements in the novel Lembata, A Novel by F. Rahardi. The research approach used is a qualitative descriptive approach. Data collection was obtained by reading and note-taking techniques. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the novel Lembata, A Novel (a) has the theme of poverty; (b) has a causal and narratological plot; (c) the characters of the story, among others, Father Pedro, Ola, Bishop, Father Deken, Father Alex, and Ayah Ola; (d) has the setting of all areas in Flores, in the area of the Diocese of Larantuka, especially the Dean of Lembata. Also Jakarta and some places in Europe and America; (e) has a mandate or message to the Church, NGOs, and the government to side with the people to the fullest: planning and starting on what the people already have; (f) point of view using the third person, namely He and I; and (g) have hyperbole, retaliatory rhetoric, and paradoxes.Keywords: novel, Lembata, locality, structure, literary works.Â

    ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM INTERAKSI JUAL BELI DI PASAR TRADISIONAL MANTINGAN KABUPATEN NGAWI JAWA TIMUR

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Jual Beli di Pasar Tradisional Mantingan Kabupaten Ngawi Jawa Timurâ€. Masyarakat dalam proses komunikasi dan interaksi menimbulkan berbagai gejala pada penggunaan bahasanya. Salah satunya yaitu peristiwa alih kode dan campur kode yang terjadi pada saat komunikasi berlangsung baik formal maupun informal. Alih kode adalah peralihan bahasa dari bahasa yang satu ke Bahasa yang lainnya dikarenakan kondisi tertentu dan campur kode yaitu masuknya unsur bahasa lain kedalam bahasa yang digunakan. Latar belakang penelitian ini yaitu dalam penggunaan bahasa di masyarakat sering ditemukannya peralihan bahasa dan pencampuran bahasa, hal ini karena adanya kontak antara bahasa yang satu dengan bahasa yang lainnya. Terjadinya alih kode dan campur kode karena masyarakat mampu menggunakan dua bahasa atau lebih yang disebut bilingualitas. Penelitian ini bertjuan untuk mendeskripsikan karakteristik alih kode dan campur kode yang ditemukan dalam tuturan penjual dan pembeli di Pasar Tradisional Mantingan Kabupaten Ngawi Jawa Timur dalam proses interaksi jual beli serta faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif artinya data yang dianalisis dan hasil penelitian hanya menggambarkan dan menjelaskan tidak berbentuk angka-angka.Kata kunci : alih kode, campur kod

    KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 7 MUARO JAMBI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, subjek ini guru dan siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Muaro Jambi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data yang dikumpulkan melalui teknik simak, rekam, dan catat. Hasil penelitian ini menujukan bentuk dari kesantunan berbahasa guru dan siswa yang muncul pada pertuturan guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar kelas VII di SMP Negeri 7 Muaro Jambi, yaitu maksim kearifan/kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian/penghargaan, maksim kerendahan hati/kesederhanaan, maksim pemufakatan/kesepakatan, dan maksim kesimpatian.Kata kunci: kesantunan berbahasa, sekolah menengah pertama, pembelajaran bahasa Indonesia This study aims to describe the politeness of teachers and students in learning Indonesian of seventh grade at SMP Negeri 7 Muaro Jambi. This research approach is descriptive qualitative, the subject is a teacher and student of seventh grade at SMP Negeri 7 Muaro Jambi. The data collection are through listening, recording, and flied note. The results of this study indicates the forms of politeness in the language of teachers and students that appear in the speech of teachers and students in seventh grade teaching and learning activities at SMP Negeri 7 Muaro Jambi, namely the maxim of wisdom, the maxim of generosity, the maxim of praise/appreciation, the maxim of humility/simplicity, the maxim of agreement, and the maxim of sympathy.Keywords: The politeness of language, junior High School, Indonesian language learnin

    PENERAPAN MEDIA BUKU POP UP DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI TENTANG AKIDAH AHLAK KELAS II MI NURUL HUDA

    Get PDF
    Education is an element of life that must be obtained by all humans. Education can be found anywhere, especially in schools. Good education is supported by good teachers, infrastructure, methods and media, if these have been met, the goal of achieving good learning outcomes can be achieved. In this context, MI Nurul Huda Kasokandel has shortcomings in the learning process, where media is rarely used in the learning process, so that good learning outcomes cannot be achieved. The purpose of this study is to improve the learning outcomes of second grade students of MI Nurul Huda through the use of pop book media in the learning process, especially in PAI subjects About Akidah Ahlak, according to Joko Mutiono (2003:65) A pop up book is a book that has a picture display. that can be erected and form beautiful objects that can move or give amazing effects. Through this type of qualitative research and descriptive approach and using cycles in the research process, where this research is used to investigate, find, describe, and explain something data obtained from observations, interviews and documentation, the main activities in this activity are to describe and analyze systematically. intensively on the Application of Pop Up Book Media at MI Nurul Huda and the obstacles faced in the implementation of research as well as the efforts made by schools in overcoming obstacles in implementing Pop Up Books as Learning Media in improving student learning outcomes. From pre-cycle data to cycle I, learning outcomes increased by 17.6% and data from cycle I to cycle II experienced an increase in learning outcomes by 24.7%, this proves that the use of pop up books in the learning process has a very good influence in improving student learning outcomes. In addition, the use of pop up books in the learning process has a great influence on other things as well, namely, the classroom situation becomes conducive because students can be managed properly by the teacher, learning becomes active and creative, students become more confident to answer questions posed by the teacher

    PELAKSANAAN PENGAWASAN KEPALA UPT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PEMELIHARAAN KEBINAMARGAAN DAN TATA RUANG (PKBTR) WILAYAH MAJA KABUPATEN MAJALENGKA

    Get PDF
    ABSTRAK  Penelitian ini mengacu kepada dua variabel  yaitu pelaksanaan pengawasan oleh Kepala UPT dan kinerja pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Kebinamargaan dan Tata Ruang (PKBTR) Wilayah Maja Kabupaten Majalengka. Diketahui bahwa dalam penerapan teknik-teknik pengawasan ternyata Kepala UPT baru mencapai nilai rata-rata sebesar 68,37%, berada pada kriteria “Cukup Baikâ€.  Kinerja pegawai secara umum belum optimal, hal ini terbukti dari hasil angket rata-rata sebesar 62,5%, mendapatkan predikat “Cukup Baikâ€. Rendahnya kinerja pegawai pada Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Kebinamargaan dan Tata Ruang (PKBTR) Wilayah Maja Kabupaten Majalengka turut dipengaruhi oleh belum optimalnya pelaksanaan teknik-teknik pengawasan oleh Kepala UPT. Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif diperoleh nilai rata-rata 56,48% dan nilai rata-rata baru mencapai predikat “cukup baikâ€. Hal itu menunjukan bahwa terdapat hubungan yang erat antara pelaksanaan pengawasan oleh Kepala UPT dengan peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Kebinamargaan dan Tata Ruang (PKBTR) Wilayah Maja Kabupaten Majalengka.Dengan demikian, maka hipotesis yang penulis ajukan sebelumnya yaitu : “Jika  pelaksanaan pengawasan oleh Kepala UPT dilaksanakan berdasarkan teknik-teknik pengawasan, maka peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Kebinamargaan dan Tata Ruang (PKBTR) Wilayah Maja Kabupaten Majalengka tercapaiâ€, telah teruji kebenarannya dan dapat diterima.  Kata Kunci : Pengawasan, Teknik-teknik Pengawasan, Kinerj

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERINTEGRASI BUDAYA LOKAL PURWOREJO PADA SUBTEMA KEBERAGAMAN BUDAYA BANGSAKU

    Get PDF
    Globalisasi memberikan dampak yang kurang baik jika kita tidak selektif dalam menyaring budaya asing yang masuk. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk melestarikan budaya lokal Purworjeo khususnya. Upaya pelestarian akan lebih efektif jika dimuai sejak usia sekolah dasar maka dari itu, perlu menanamkan nilai-nilai kearifan budaya lokal Purworejo ke dalam pembelajaran melalui multimedia interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil produk multimedia interaktif yang terintegrasi dengan budaya lokal Purworejo yang layak digunakan pada siswa kelas IV SD Negeri Ngupasan. Jenis penelitian ini adalah R&D dengan model ASSURE. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan tes. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, angket penilaian produk, angket respon siswa, lembar observasi, dan soal. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan mengubah data kuantitatif menjadi data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang terintegrasi dengan budaya lokal Purworejo yang dikembangkan untuk kelas IV SD Negeri Ngupasan layak. Kelayakan dilihat dari segi hasil validasi ahli materi diperoleh dengan kategori baik, dari ahli media diperoleh dengan kategori baik, dan dari tanggapan guru diperoleh kategori yang baik. Kemudian dilihat dari kepraktisan produk multimedia interaktif yang terintegrasi dengan budaya lokal Purworejo, dilihat dari keaktifan siswa diperoleh kategori sangat baik. Dilihat dari respon siswa, sebagian besar siswa merespon dengan gembira saat pembelajaran menggunakan multimedia interaktif yang terintegrasi dengan budaya lokal Purworejo yang ditunjukkan dengan memperoleh kategori sangat baik. Selanjutnya dari segi keefektifan produk multimedia interaktif yang terintegrasi dengan budaya lokal Purworejo terlihat pada hasil belajar siswa sudah mencapai ketuntasan minimal

    ANALISIS GIMIK KETIDAKADILAN MELALUI PENDIDIKAN BERBASIS LITERASI KRITIS DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Masalah dari penelitian ini adalah masih jarangnya penerapan proses pembelajaran berbasis literasi kritis di sekolah dasar, terutama yang mengangkat kritik pada kekuasaan dan ketidakadilan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis pada fenomena ketidakadilan yang kerap kali terjadi di lingkungan masyarakat melalui pendidikan literasi kritis di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang diharapkan mampu mengungkap dan mendeskripsikan secara mendalam bagaimana siswa dapat menginterogasi teks dan menemukan stuktur kalimat tentang ketidakadilan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SDN Sukajadi 07 Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendidikan literasi kritis, siswa sekolah dasar dapat menginterogasi teks dan menggugat fakta ketidakadilan yang ada didalamnya. Siswa juga mampu mengaitkan problematika tersebut dengan sifat manusia yang serakah, curang dan keji. Selain itu siswa juga dapat memproduksi teks yang mempromosikan keadilan sosial, harapan, pesan penting dan upaya solutif untuk masa depan yang lebih baik. Penelitian ini memiliki signifikansi bagi penguatan keilmuan pedagogik kritis di sekolah dasa

    PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK MELALUI METODE AMOS PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Permasalahan utama dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK) di Sekolah Dasar Katolik St. Antonius Ende 2 (SDK St. Antonius Ende 2) adalah belum maksimalnya pencapaian prestasi belajar peserta didik. Hal ini disebabkan oleh guru PAK sering menggunakan ceramah dan penugasan. Dominasi penggunaan metode demikian, menimbulkan rasa bosan dan jenuh dari peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Permasalahan lainnya adalah minimnya kreativitas guru PAK dalam menemukan dan mengimplementasikan metode pembelajaran alternatif yang dapat memacu peserta didik mengikuti proses pembelajaran PAK. Menjawabi situasi demikian, metode amos dapat dijadikan sebagai metode alternatif pembelajaran PAK dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas IV yang berjumlah 22 peserta didik. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil pengamatan aktivitas peserta didik  dan instrument tes akhir setiap siklus. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode amos dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik.  Pada prasiklus peserta didik yang tuntas belajarnya mencapai  18,18 % sedangkan  yang tidak tuntas  81,82%. Dalam siklus 1 peserta didik yang tuntas 94,46% dan yang belum tuntas adalah 5,54%. Pada siklus 2, peserta didik  yang tuntas mencapai 100%. Berdasarkan hasil penelitian demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode amos dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik Kelas IV SDK St. Antonius Ende 2

    PERANAN MODEL PEMBELAJARAN NATURE OF SAINS TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SAINS SISWA DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman nature of sciencesiswa sekolah dasar sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran nature of science. Metode yang digunakan adalah pra-ekperimen dengan desain one grup pretest posttest. Instrumen yang digunakan berupa angket pemahaman NoS dan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Wilcoxon menggunakan SPSS 22 pada α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan pemahaman NoS siswa sebelum dengan sesudah diberikan model pembelajaran Nature of science, hal ini ditunjukkan oleh sig (0,000) < α (0,05); (2) Rata-rata pemahaman Nature of science siswa setelah diberikan model pembelajaran Nature of science (3,75) lebih tinggi dari pada rata-rata tingkat pemahaman sains siswa sebelum diberikan model pembelajaran NoS (2,57). Disimpulkan bahwa model pembelajaran NoS berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman Nature of science siswa kelas V SD Negeri Cibatok 1. Berdasarkan hal tersebut, guru di sekolah disarankan untuk menggunakan model pembelajaran nature of science

    1,892

    full texts

    2,089

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Majalengka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇