Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
    2089 research outputs found

    PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA SERTA DAMPAKNYA PADA KUALITAS PELAYANAN (Survei pada Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka)

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya iklim organisasi dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja yang berdampak pada kualitas pelayanan. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap fakta secara deskriptif dan verifikatif terkait dengan iklim organisasi, pengembangan karir dan kepuasan kerja serta kualitas pelayanan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik survei. Sampel pada penelitian ini terdiri dari pegawai dan masyarakat. Penentuan sampel dilakukan secara total sampling dan random sampling. Sumber data pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis jalur dengan bantuan program SPSS Versi 20.0Hasil penelitian membuktikan bahwa Iklim organisasi yang kondusif cukup penting dalam memenuhi harapan kenyamanan para pegawai, yang dapat dilihat dari kondusifnya pembentukan struktur, pembuatan standar kerja dan tanggung jawab dari setiap personil / pegawai pada Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka. Pengembangan karir yang transparan dan berkeadilan dinilai cukup penting bagi keharmonisan pegawai pada Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka, yang dapat dilihat dari membaiknya sistem keadilan dalam berkarir, kepedulian dari pimpinan terhadap pegawai, kejelasan informasi yang diterima oleh pegawai, dan sistem promosi yang sedang dilakukan. Kepuasan kerja yang mampu memenuhi tingkat harapan pegawai dengan kenyataan yang ada saat ini dinilai cukup penting

    KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA MAHASISWA DALAM BERINTERAKSI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS JAMBI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di lingkungan Universitas Jambi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian mahasiswa semester tujuh program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik simak, rekam, dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk dari kesantunan berbahasa mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada kegiatan bertutur di lingkungan Universitas Jambi, yaitu maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, maksim simpati, maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim hubungan, dan maksim cara.Kata kunci: kesantunan, bahasa Indonesia , mahasiswa Universitas JambiThis research aims to describe the language politeness of students in the Indonesian Language and Literature Education study program at Jambi University. The approach used in this research is descriptive qualitative, with the subjects being seventh semester students of the Indonesian Language and Literature Education study program at Jambi University. This research uses a qualitative approach, data is collected through listening, recording and note-taking techniques. The results of this research show the forms of language politeness of students of the Indonesian Language and Literature Education study program in speaking activities at Jambi University, namely the maxim of wisdom, the maxim of generosity, the maxim of praise, the maxim of humility, the maxim of agreement, the maxim of sympathy, the maxim of quantity, the maxim of quality, maxim of relationship, and maxim of manner.Keywords: politeness, Indonesian, Jambi University studen

    KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL SENJA DI JAKARTA KARYA MOCHTAR LUBIS SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kajian sosiologi sastra berupa aspek sosiologi sastra, aspek sosial dan moral, serta relevansi bahan ajar apresiasi sastra. Adapun alasan pemilihan novel sebagai objek penelitian dikarenakan bahan ajar yang terdahulu lebih sering menggunakan contoh novel yang tidak asing. Oleh sebab itu, pada penelitian ini menggunakan novel yang jarang diketahui oleh peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, karena penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata lisan atau tulisan. Hasil penelitian ini adalah terdapat aspek sosiologi sastra. Bahwasanya ketika telaah tersebut ada pada novel Senja di Jakarta dengan total 61 data termasuk di dalamnya, data Etika 16; data Keadaan Ekonomi 12; data Ketaatan Beragama 20; data Latar Belakang Pendidikan 5; data Cinta Kasih 8. Dengan didapatkannya data tersebut bisa di jadikan pembelajaran bagi peserta didik pada mata pelajaran apresiasi sastra, bahwa dengan terdapatnya data Nilai Etika, Keadaan Ekonomi, Ketaatan Beragama, Latar Belakang Pendidikan, dan Cinta Kasih bisa membentuk evaluasi bagi karakter peserta didik saat pembelajaran apresiasi sastra. Adapun hasil analisis pada aspek sosial dan aspek moral pada tokoh di dalam novel Senja di Jakarta dengan total 27 data dari data keseluruhan.Kata Kunci: Sosiologi Sastra, Novel, Senja di Jakarta, Bahan Ajar, Apresiasi Sastra.This study aims to determine the existence of a sociology of literature study in the form of aspects of sociology of literature, social and moral aspects, as well as the relevance of teaching materials for appreciation of literature. The reason for selecting the novel as the object of research is because the previous teaching materials used more familiar examples of novels. Therefore, in this study using a novel that is rarely known by students. The research method used is descriptive qualitative method, because this research produces descriptive data in the form of spoken or written words. The result of this study is that there are sociological aspects of literature. Whereas when the study was on the novel Senja di Jakarta with a total of 61 data including Ethics 16 data; data on the State of the Economy 12; data on Religious Obedience 20; educational background data 5; Loving-Kindness data 8. Obtaining this data can be used as learning for students in the subject of literary appreciation, that with data on Ethical Values, Economic Conditions, Religious Obedience, Educational Background, and Love can form an evaluation of the character of students when literary appreciation learning. As for the results of the analysis on the social and moral aspects of the characters in the novel Senja di Jakarta with a total of 27 data from the overall data.Keywords: Sociology of Literature, Novels, Dusk in Jakarta, Teaching Materials, Literary Appreciation.

    TEKS CERITA SEJARAH DALAM WEB NOVEL "PESTA BUNUH DIRI": PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA

    Full text link
    Novel merupakan suatu karya sastra berjenis fiksi yang berisikan tentang imajinasi penulis yang dituangkan ke dalam sebuah bentuk tulisan serta mengandung beragam makna atau nilai-nilai moral kehidupan yang akan disampaikan penulis kepada para pembaca dan memiliki alur cerita yang kompleks dengan adanya banyak tokoh yang saling memiliki keterkaitan satu sama lain.Teks cerita sejarah yakni serentetan peristiwa yang bersifat fakta yang telah terjadi di masa lampau dan terangkai dalam bentuk cerita.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan teks cerita sejarah yang terdapat dalam novel kemudian akan disusun sebagai pembaharuan dari bahan ajar yang sudah ada sesuai dengan kompetensi dasar yang tertera dalam Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif melalui jenis pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil yang telah ditemukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat banyak unsur teks cerita sejarah dalam novel tersebut

    PENGEMBANGAN MODEL INQUIRY BERBASIS EKSPRIMEN PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Full text link
    kaidah dan unsur teks argumentasi. Untuk menghasilkan itu, guru hendaknya melakukan kiat atau cara dalam membelajarkan teks argumentasi tersebut. Namun, pembelajaran menulis teks argumentasi belum optimal, terlihat dari hasil belajar siswa yang belum mampu menulis teks argumentasi dengan baik. Dalam hal ini, solusi yang dapat ditawarkan dalam permasalahan ini adalah penerapan model menulis teks argumentasi berbasis inqury dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model menulis teks argumentasi berbasis inquiry yang memiliki validitas yang tinggi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri atas penelitian pendahuluan, perancangan prototipe, dan evaluasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling memperoleh 40 siswa sebagai uji coba model yang dikembangkan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan dokumen. Instrumen penelitian berupa angket, lembar observasi dan tes. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif, yakni mendeskripsikan hasil tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan nilai validitas diperoleh rata-rata 90,92% dalam kategori sangat baik, praktikalitas sebesar 93,22%, dan efektivitas sebesar 92,21%. Hal ini menunjukkan bahwa model menulis teks argumentasi valid atau dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Selain itu, model menulis teks argumentasi dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut, model menulis teks argumentasi berbasis inquiry dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran bahasa Indonesia. Kata Kunci: Argumentasi, Model inquiry, Eksprimen The achievement of learning to write argumentative texts is to produce students who are able to write argumentative texts according to the rules and elements of argumentative texts. To produce this, teachers should use tips or methods in teaching the argumentative text. However, learning to write argumentative texts is not yet optimal, as can be seen from the learning outcomes of students who are not yet able to write argumentative texts well. In this case, the solution that can be offered to this problem is the application of an inquiry-based argumentative text writing model in Indonesian language learning. This research aims to produce a model for writing inquiry-based argumentative texts that has high validity. This research uses the Plomp development model which consists of preliminary research, prototype design, and evaluation. The sampling technique was carried out using purposive sampling to obtain 40 students as a test of the model developed. The data collection method was carried out using questionnaires and documents. Research instruments include questionnaires, observation sheets and tests. The data analysis technique used in this research is a descriptive analysis technique, namely describing the results of data tabulation. The research results showed that the validity value obtained was an average of 90.92% in the very good category, practicality was 93.22%, and effectiveness was 92.21%. This shows that the model for writing argumentative texts is valid or can be applied in Indonesian language learning. Apart from that, the argumentative text writing model can increase student learning activities. Based on this, the inquiry- based argumentative text writing model can be used as an alternative for learning Indonesian. Keywords: Argumentative, Inquiry model, Eksprimen

    IDENTITAS ETNIS DALAM CERPEN “SORE SEBELUM KENDURI†(CULTURAL STUDIES DALAM CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS)

    No full text
    Identitas etnis merupakan bentuk karya sastra yang dikontruksi secara budaya. Masuknya budaya asing (barat) di Indonesia pada era globalisasi menimbulkan sikap upaya mempertahankan identitas etnis ini sendiri atau bahkan sikap negatif dari pengaruh budaya lain yang timbul di masyarakat. Identitas etnis mencakup beberapa dimensi, yaitu: (1) identifikasi diri; (2) pengetahuan tentang budaya etnis (tradisi, adat istiadat, nilai, dan perilaku); dan (3) perasaan tentang menjadi bagian dari kelompok etnis tertentu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkonstruksikan unsur struktural cerpen melalui pendekatan cultural studies dengan kajian critical discourse analysis (CDA) untuk mendeskripsikan bagaimanakah identitas etnis dalam cerpen “Sore Sebelum Kenduri†serta memahami fenomena identitas etnis secara lebih komprehensif dengan melihat identitas etnis sebagai refleksi sejarah atau kontruksi sosial, dan bagaimana relasi kuasa dibangun dalam teks. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengunduh cerpen melalui e-paper media online Republika, kemudian mendeskripsikan, menganalisis, dan menafsirkan berdasarkan unsur struktural cerpen, cultural studies, critical discourse analysis (CDA). Pada tahap CDA identitas etnis dilihat dari unsur linguistik melalui tata bahasa (aspek gramatikal) yang menggambarkan sistem kekerabatan dan gotong royong. Pada dimensi praktik wacana tahap produksi teks memperlihatkan latar belakang penulis dan interpretasi yang dihubungkan dengan proses produksi dan konsumsi teks yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan. Pada dimensi praktik sosial budaya pada aspek (situasional,institusional,sosial) memperlihatkan budaya kenduri yang masih mengakar dengan memaparkan berbagai peristiwa yang membawa pengaruh bagi masyarakat

    ANALISIS PEYORASI DAN AMELIORASI DALAM CERITA RAKYAT BARIDIN SURATMINAH

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji fenomena peyorasi dan ameliorasi dalam cerita rakyat “Baridin dan Ratmina,” dengan fokus pada perubahan makna dan penilaian terhadap karakter dan elemen cerita dalam konteks sosial dan budaya. Peyorasi, yang merujuk pada proses penurunan nilai atau kualitas yang melekat pada suatu entitas. Sedangkan ameliorasi yaitu proses peningkatan atau perbaikan makna atau penilaian, diteliti untuk memahami bagaimana karakter dalam cerita rakyat ini dipersepsikan dari waktu ke waktu. Cerita rakyat “Baridin dan Ratmina” merupakan salah satu karya sastra lisan yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan norma sosial masyarakatnya. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode analisis wacana dan teori perubahan makna dalam studi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan persepsi terhadap karakter dan elemen cerita mencerminkan dinamika sosial serta perubahan nilai-nilai budaya masyarakat yang mengisahkan cerita ini. Proses peyorasi dan ameliorasi ini tidak hanya memberikan wawasan tentang perubahan dalam cara masyarakat melihat cerita rakyat tetapi juga tentang bagaimana cerita rakyat itu sendiri berfungsi sebagai medium untuk penyesuaian nilai-nilai budaya.Kata kunci: Peyorasi, Ameliorasi, Cerita Rakyat This research examines the phenomenon of pejoration and amelioration in the folk tale "Baridin and Ratmina," with a focus on changes in meaning and assessment of characters and story elements in social and cultural contexts. Pejoration, which refers to the process of reducing the inherent value or quality of an entity. Meanwhile, amelioration, namely the process of increasing or correcting meaning or assessment, is researched to understand how the characters in this folklore are perceived from time to time. The folktale "Baridin and Ratmina" is a work of oral literature that reflects the cultural values and social norms of the community. The analysis was carried out using discourse analysis methods and the theory of meaning change in literary studies. The research results show that changes in perceptions of the characters and story elements reflect social dynamics and changes in the cultural values of the society that tells this story. This process of pejoration and amelioration not only provides insight into changes in the way society views folklore but also into how folklore itself functions as a medium for adapting cultural values.Keywords: Pejoration, Amelioration, Folklor

    ANALISIS PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA DALAM ALBUM PROSA PEREMPUAN YANG MEMESAN TAKDIR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana psikologi tokoh dalam album prosa Perempuan Yang Memesan Takdir karya W. Sanavero. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan hasil analisis data dengan cara studi pustaka. Analisis Psikologi Sastra dalam "Album Prosa Perempuan yang Memesan Takdir" karya W. Sanavero menyoroti dimensi psikologis yang kaya dan mendalam dari karakter-karakter perempuan yang dijelajahi dalam album prosa. Pendekatan psikologi sastra digunakan untuk merinci konflik batin, motivasi, dan perkembangan karakter yang tergambar dalam setiap cerita, membuka jendela ke dalam kehidupan psikologis perempuan dengan cara yang intim dan mencerahkan. Untuk menampilkan keberagaman pengalaman perempuan dari berbagai lapisan masyarakat, dan analisis psikologi sastra menjadi kunci untuk memahami interaksi kompleks antara faktor-faktor latar belakang dan pengaruh psikologis terhadap penokohan. Analisis psikologi sastra memberikan kontribusi signifikan dalam menghadirkan keaslian dan kemanusiaan dalam album prosa, membentuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang perjalanan psikologis perempuan dan memperkaya apresiasi kita terhadap kekayaan sastra yang dihadirkan oleh W. Sanavero. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan adanya kekerasan, beban pekerjaan lebih dan stereotip mengenai gender yang melatarbelakangi konflik batin, motivasi dan perkembangan karakter tersebut. Kata Kunci: Psikologi Sastra, Pendekatan, ProsaThis research aims to find out the psychology of the characters in the prose album Women Who Order Destiny by W. Sanavero. This research is a type of descriptive research. The research method used is descriptive qualitative by describing the results of data analysis by means of literature study. Analysis of Literary Psychology in W. Sanavero's "Prose Album of Women Who Ordered Destiny" highlights the rich and deep psychological dimensions of the female characters explored in the prose album. A literary psychology approach is used to detail the inner conflicts, motivations, and development of the characters depicted in each story, opening a window into the psychological lives of women in an intimate and enlightening way. To show the diversity of women's experiences from various levels of society, and psychological analysis of literature is the key to understanding the complex interaction between background factors and psychological influences on characterization. Literary psychological analysis makes a significant contribution in presenting authenticity and humanity in the prose album, forming a more comprehensive understanding of women's psychological journeys and enriching our appreciation of the literary riches presented by W. Sanavero. Based on the results of the analysis, it was found that there was violence, excessive work load and stereotypes regarding gender which were the background to the inner conflict, motivation and character development. Keywords: Psychology of Literature, Approaches, Pros

    Implementasi Media Pembelajaran Augmented Reality (AR) dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa

    Full text link
    Pembelajaran literasi merupakan hal yang penting dalam sistem pendidikan saat ini. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan literasi mereka. Untuk mengatasi tantangan ini, pendekatan pembelajaran yang inovatif dan efektif diperlukan. Pemanfaatan teknologi augmented reality (AR) dalam konteks pendidikan literasi sastra di sekolah dasar merupakan sebuah inovasi yang menarik. Dalam konteks pembelajaran literasi sastra, AR dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang imersif, di mana siswa dapat langsung terlibat dalam cerita, mengeksplorasi karakter, dan memahami konteks naratif dengan cara yang lebih visual dan menarik. Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang memperkaya pengalaman pengguna dengan menambahkan elemen digital ke dalam dunia nyata. Dalam konteks pendidikan, penggunaan AR dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa serta membantu mereka mengembangkan berbagai keterampilan literasi. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi media pembelajaran Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka untuk menyelidiki konsep AR dan literasi, serta peninjauan berbagai studi kasus dan penelitian terdahulu yang telah menggunakan AR dalam konteks pembelajaran literasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan AR dalam pembelajaran dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, memikat, dan berkesan bagi siswa. Hal ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan membantu mereka mengembangkan berbagai keterampilan literasi, seperti kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Kesimpulannya, implementasi media pembelajaran Augmented Reality (AR) memiliki potensi besar dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Namun, untuk mencapai potensi penuhnya, perlu dilakukan upaya yang matang dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi penggunaan AR dalam konteks pembelajaran literasi

    PENGGUNAAN EUFEMISME DALAM TAJUK RENCANA SURAT KABAR TRIBUN JAMBI EDISI OKTOBER 2023

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk eufemisme dalam tajuk rencana surat kabar Tribun Jambi edisi Oktober 2023 berdasarkan klasifikasi bentuk eufemisme menurut Allan Keith dan Kate Burridge tahun 1991. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini berupa kata, frasa, dan klausa yang mengandung eufemisme dalam tajuk rencana surat kabar Tribun Jambi edisi Oktober 2023. Teknik analisis data dilakukan dengan cara identifikasi data, kodefikasi data, klasifikasi data, analisis data, interprestasi data, dan penyajian data. Dari hasil penelitian ini ditemukan 8 bentuk eufemisme dari 39 data dalam tajuk rencana surat kabar Tribun Jambi edisi Oktober 2023, yaitu metafora (3), sirkumlokusi (4), abreviasi (1), penggantian kata per kata (23), hiponim (3), makna di luar pernyataan (2), jargon (1), dan kolokial (2).  Dari sejumlah data yang ditemukan disimpulkan bahwa bentuk eufemisme yang paling banyak digunakan adalah penggantian kata per kata.Kata kunci : Eufemisme, Tajuk Rencana, Tribun Jambi  This research aims to describe the forms of euphemisms in the editorial plans for the October 2023 edition of the Tribun Jambi newspaper based on the classification of forms of euphemisms according to Allan Keith and Kate Burridge in 1991. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. This research data is in the form of words, phrases and clauses containing euphemisms in the editorials of the October 2023 edition of the Tribun Jambi newspaper. Data analysis techniques are carried out by means of data identification, data coding, data classification, data analysis, data interpretation and data presentation. From the results of this research, 8 forms of euphemism were found from 39 data in the editorial plans for the October 2023 edition of the Jambi Tribune newspaper, namely metaphor (3), circumlocution (4), abbreviation (1), word for word replacement (23), hyponym (3), meaning outside the statement (2), jargon (1), and colloquial (2). From a number of data found, it was concluded that the most widely used form of euphemism was word forword replacement.Keywords: Euphemism, editorial, Tribun Jamb

    1,892

    full texts

    2,089

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Majalengka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇