Jurnal LPMI UNVIC Sorong (Lembaga Penjaminan Mutu Internal, Universitas Victory)
Not a member yet
157 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI NILAI- NILAI KEARIFAN LOKAL TANIMBAR UNTUK MEMPERKOKOH KARAKTER GENERASI MUDA MELALUI PENDIDIKAN INFORMAL MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0
Kearifan lokal sebagai kekayaan budaya suatu daerah memiliki nilai-nilai moral, pengetahuan dan sebagai sumber ilmu kontekstual. Nilai tersebut lahir dari masyarakat dalam banyak ragam seperti aturan adat yang menjadi aturan tidak tertulis yang sampai saat ini dipatuhi bersama. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan mengimplementasi nilai-nilai kearifan lokal Tanimbar untuk memperkokoh karakter generasi muda melalui pendidikan informal menghadapi era society 5.0. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan memberikan pendidikan dan penyuluhan kepada generasi muda yang berada di desa Lermatang dalam memperkokoh karakter generasi muda melalui pendidikan informal menghadapi era society 5.0 dengan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal Tanimbar. Adapun tahapan-tahapan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan adalah tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap penerapan teknologi, tahap pendampingan dan evaluasi dan keberlanjutan program. Berdasarkan pendampingan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: 1) Adanya perubahan perilaku generasi muda desa Lermatang setelah dilakukan pendampingan. Hal ini dilihat dari adanya kesadaran dari setiap individu terkait dengan apa yang dilakukan selama ini yang kurang terpuji; 2) Perilaku generasi muda desa Lermatang yang saat ini lebih mencintai budaya duan lolat dibandingkan budaya luar (budaya barat); 3) 75 % Generasi muda desa Lermatang saat ini telah siap dalam menghadapi era Society 5.0
Analisa Laporan Keuangan Pada PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Periode 2014-2023
Analisis rasio keuangan merupakan alat penting dalam mengevaluasi kesehatan dan kinerja keuangan suatu perusahaan. Rasio keuangan memberikan gambaran tentang kondisi keuangan perusahaan serta hasil kinerjanya selama periode tertentu. Dalam konteks PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, rasio keuangan digunakan untuk mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan, khususnya dalam hal likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis rasio keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 2014 hingga 2023 dan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menggunakan rasio tersebut. Dalam mengukur kinerja keuangan perusahaan ada hal yang penting yang perlu dilakukan manajemen perusahaan. Buat melaksanakan penilaian fundamental terhadap performa perusahaan serta perancangan tujuan di masa yang akan datang, hal ini berkaitan menggunakan penilaian kinerja keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu.Penelitian ini memperoleh hasil rasio likuiditas yang memperlihatkan kenaikan sehingga menunjukkan bahwa perusahaan pada kondisi likuiditas, rasio solvabilitas mengalami penurunan menandakan kalau perusahaan dalam kondisi aman, sedangkan rasio profitabilitas dan rasio aktivitas menunjukkan bahwa perusahaan dalam syarat yang kurang menguntungkan sebab mengalami penurunan sehingga perlu ditingkatkan lagi
Perancangan Sistem Informasi Gereja Berbasis Web Pada Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua Jemaat Betlehem HBM Kota Sorong
Pengembangan sistem informasi pelayanan gereja berbasis web menjadi solusi efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi penyampaian informasi di Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Jemaat Betlehem HBM, Kota Sorong. Selama ini, penyampaian informasi di gereja masih dilakukan secara manual melalui pembacaan warta jemaat pada ibadah minggu atau unsur persekutuan, yang menyebabkan kendala dalam penyebaran informasi yang cepat dan akurat. Sistem yang dirancang bertujuan untuk memfasilitasi penyampaian informasi gereja secara digital, seperti Sejarah gereja, jadwal kegiatan, warta jemaat, informasi baptisan, sidi, dan pernikahan. Perancangan sistem menggunakan metode Waterfall, dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML dan PHP. Selain itu untuk mendukung perancangan sistem informasi, digunakan Framework Bootstrap dan XAMPP untuk membangun website. Dengan memanfaatkan sistem berbasis web, jemaat dapat mengakses informasi secara mudah, kapan pun dan di mana pun. Pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan gereja kepada jemaat, meminimalkan kesalahan penyampaian informasi, serta mendukung proses administrasi gereja yang lebih terstruktur dan modern
Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Obat Tradisional Oleh Masyarakat Kampung Malawor Distrik Makbon Kabupaten Sorong
Masyarakat Kampung Malawor Distrik Makbon Kabupaten Sorong masih memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional sampai sekarang yang merupakan warisan turun-temurun dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat. Pemilihan responden menggunkan metode purposive sampling, dimana responden sebanyak 25 KK merupakan masyarakat Kampung Malawor berusia 25-60 tahun, dan memiliki pengetahuan serta pengalaman tentang cara pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional. Jenis-jenis tumbuhan yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional diantaranya Daun Gatal (Decumana), Ciremai Sidaguri (Sida Rhombifolia), Awar-Awar (Ficus Septica), Pohon Daun Payung (Macaranga Grandifolia), Pohon Pulai (Pule), Kelor (Moringa Oleifera), Kayu Sukun Hutan (Artocarpus Altilis) dan Kayu Tene, Tali Kuning (Tinospora Dissitiflra). Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai obat adalah daun, batang, dan kulit. Pengelolaannya adalah dengan cara ditumbuk, direbus, dan dimandi (ukup). Masyarakat memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional, karena mudah untuk ditemukan, dan tidak mengeluarkan biaya yang besar
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK MELALUI DESAIN RUMAH BELAJAR BERKELANJUTAN DI KAMPUNG BONEN, KABUPATEN KUPANG
Pemberdayaan perempuan dan anak dapat menumbuhkan nilai-nilai kehidupan yang perlu didukung adanya ruang belajar. Wadah ini diciptakan guna memberi kesempatan belajar bersama. Kegiatan pemberdayaan dilakukan melalui penyelesaian 3 masalah prioritas yakni sosial, ekonomi dan lingkungan. Pemberdayaan yang baik membutuhkan perencanaan yang baik pula dan tentunya ini dapat terwujud melalui desain rumah belajar yang direncanakan dengan matang sebagai solusi yang berkelanjutan. Tujuan dari pengabdian ini adalah menyediakan desain rumah belajar yang multifungsi antara lain; 1) Sebagai tempat belajar lintas generasi bagi perempuan dan anak perempuan, 2) Sebagai tempat pemberdayaan ekonomi dan budayan melalui tenun, seni musik dan tari tradisional, 3) Sebagai guest house bagi tamu ataupun donatur mitra bila berkunjung sekaligus sebagai tempat save house bagi korban kekerasan jika dibutuhkan. 4) Sebagai kantor bagi pengelola. Solusi yang ditawarkan dari kegiatan ini adalah; perencanaan sebuah desain rumah belajar. Masalah sosial, ekonomi dan lingkungan dapat terjawab melalui sebuah objek desain yang dapat direncanakan berdasarkan riset terhadap keadaan sosial, ekonomi dan lingkungan sekitar. Desain yang direncanakan terdiri dari beberapa fasilitas yang meliputi; kantor bagi pengelola, aula (bangunan serbaguna yang dapat digunakan untuk kegiatan latihan drama, musik, tari dan kegiatan lainnya), guest room (tempat penginapan sebagai sumber pemasukan) juga dapat difungsikan sebagai save house bagi korban kekerasan rumah tangga jika dibutuhkan, taman, area baca dan area tenun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi 4 tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Hasil dari kegiatan ini berupa sebuah desain rumah belajar yang dapat direalisasikan oleh mitra sebagai sebuah objek yang terbangun. Rumah belajar didesain menggunakan konsep arsitektur berkelanjutan yang mengutamakan keberlanjutan sosial, ekonomi dan lingkungan serta berdaptasi dengan konteks lokal setempat.
PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA MELALUI PEMANFAATAN TALI RAFIA MENJADI BUNGA HIAS
Peningkatan kreativitas mahasiswa merupakan bagian dalam dari proses pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di masa depan. Salah satu cara yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui kegiatan prakarya yang melibatkan pemanfaatan bahan sederhana menjadi produk yang memiliki nilai estetika. Salah satu contoh kegiatan tersebut adalah pemanfaatan tali rafia untuk membuat bunga hias. Tali rafia, yang biasanya digunakan untuk keperluan kemasan, dapat diubah menjadi berbagai bentuk bunga hias yang menarik melalui teknik kerajinan tangan. Proses pembuatan bunga hias ini melibatkan tahap-tahap kreatif seperti perancangan desain, pemilihan bahan, dan teknik perakitan. Selain meningkatkan kreativitas mahasiswa, kegiatan ini juga membantu mereka mengembangkan keterampilan praktis dalam membuat kerajinan tangan serta memberikan pemahaman tentang pentingnya mendaur ulang bahan-bahan sederhana. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teknik baru tetapi juga merasakan kepuasan dalam menciptakan produk yang dapat digunakan dalam berbagai kesempatan, baik untuk hiasan pribadi maupun sebagai peluang usaha
PEMBERDAYAAN UKM SINAGI PAPUA MELALUI PELATIHAN LITERASI DIGITAL DAN PEMANFAATAN WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN PRODUK LOKAL
UKM Sinagi Papua merupakan kelompok usaha kecil yang bergerak dalam produksi dan penjualan produk makanan berbahan lokal khas Papua seperti teh moi, garam nipah, keripik sagu, kerpik 3 warna, dll serta juga mengemban misi untuk pemberdayaan masyarakat lokal melalui pendampingan kelompok-kelompok binaan. Produk yang dihasilkan memiliki potensi nilai ekonomi dan budaya yang tinggi. Namun, dalam praktik pengelolaan usaha, masih terdapat sejumlah kondisi yang menunjukkan keterbatasan dan menjadi permasalahan utama. Permasalahan prioritas yang akan ditangani berfokus pada aspek pemasaran sebagai bagian dari rantai hulu-hilir usaha ekonomi produktif. Permasalahan dari aspek pemasaran terihat dari masih kurangnya pemanfaatan website sebagai media pemasran dan promosi produk. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberdayaan UKM Sinagi papua melalui pelatihan literasi digital dan pemanfaatan website dalam meningkatkan pemasaran produk lokal. Kegiatan pemberdayaan melalui pelatihan literasi digital berhasil meningkatkan pemahaman dasar anggota UKM Sinagi Papua tentang etika digital, keamanan data, serta pemanfaatan media sosial untuk promosi produk. Pelatihan pemanfaatan website memberikan keterampilan praktis bagi UKM Sinagi Papua dalam membuat, mengelola, dan mengoptimalkan website sebagai etalase digital produk lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini mampu meningkatkan daya saing UKM Sinagi Papua, memperkuat identitas digital, serta membuka peluang pemasaran produk lokal hingga di luar wilayah Papua
MODEL PENDAMPINGAN PEMBUATAN SERTIFIKAT TKDN-IK BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI: STUDI KASUS PENGEMBANGAN UMKM MELALUI SISTEM SIINAS
Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) mewajibkan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Kecil (TKDN-IK) bagi Industri Kecil (IK) untuk mengakses pengadaan barang/jasa pemerintah. Namun, implementasi kebijakan yang sepenuhnya digital melalui platform SIINas justru menjadi penghalang karena keterbatasan literasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), persepsi bahwa prosesnya rumit, dan kendala teknis prosedural seperti kewajiban memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha). Penelitian ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui bimbingan teknis agar UMKM terampil menggunakan platform Sistem informasi Industri Nasional (SIINas) untuk memperoleh sertifikat TKDN-IK. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan pendampingan terstruktur yang mencakup empat tahap: sosialisasi untuk membangun kesadaran, pelatihan teknis (termasuk Klinik Legalitas NIB dan pelatihan SIINas), pendampingan intensif untuk registrasi dan self-assessment, serta monitoring. Hasilnya menunjukkan bahwa model pendampingan yang mengombinasikan edukasi, pelatihan teknis, dan konsultasi perorangan terbukti sangat efektif. Program ini berhasil memandu UMKM memperoleh 70 sertifikat TKDN-IK sekaligus mendorong perbaikan legalitas usaha, peningkatan literasi digital, dan manajemen biaya dasar, menjadikan UMKM lebih profesional dan berkelanjutan
Analisis Break Even Point (BEP) Pada Usaha Puding Madona Fha-Rha Nikmat Kota Sorong
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Break Even Point (BEP) pada usaha Puding Madona Fha-Rha Nikmat di Kota Sorong sebagai alat evaluasi efisiensi operasional dan profitabilitas. Data yang dianalisis mencakup kapasitas produksi, pendapatan, biaya tetap, biaya variabel, serta laba usaha selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini mengalami peningkatan kapasitas produksi dari 30 unit pada bulan Oktober menjadi 300 unit pada bulan Desember, dengan pendapatan yang meningkat signifikan. BEP dalam unit dan rupiah menunjukkan fluktuasi, namun secara keseluruhan efisiensi biaya semakin baik seiring pertumbuhan skala produksi. Penelitian ini memberikan gambaran penting tentang strategi efisiensi operasional yang dapat diterapkan untuk meningkatkan profitabilitas usaha
Pengaruh Fintech Payment Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa Program Studi Manajemen Di Universitas Victory Sorong
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh fintech paymet terhadap perilaku keuangan mahasiswa Program studi manajemen. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa manajemen yang berjumlah 74 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data adalah observasi, penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah uji instrument penelitian, uji normalitas data, uji regresi linier sederhana, uji hipotesis dan uji koefisien determinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai t-hitung = 14.567 dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, sehingga membuktikan bahwa Fintech Payment berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa