Jurnal LPMI UNVIC Sorong (Lembaga Penjaminan Mutu Internal, Universitas Victory)
Not a member yet
157 research outputs found
Sort by
PENERAPAN METODE SIMPLEKS UNTUK MENGHASILKAN KEUNTUNGAN MAKSIMUM PADA PENJUAL BUAH PINANG
ABSTRAK Banyak masyarakat Kota Sorong yang menjual buah pinang untuk memenuhi kebutuhan hidup, salah satunya yaitu Mama Desi. Permasalahan yang dihadapi oleh penjual pinang Mama Desi adalah bagaimana menentukan jumlah penjualan yang optimum, sehingga diperoleh keuntungan penjualan yang maksimum. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan Metode Simpleks yang merupakan salah satu bagian dari Program Linier dengan tujuan membantu Mama Desi dalam pengambilan keputusan serta meningkatkan keuntungan penjualan buah pinang. Hasil perhitungan penjualan buah pinang ini, keuntungan maksimum yang dapat diperoleh adalah senilai Rp 1.500.000 setiap bulan.ABSTRACTMany people in Sorong City sell Pinang fruit to fulfill their daily needs; one of them is Mama Desi. The problem faced by the seller of Pinang Mama Desi is how to determine the optimum number of sales so that the maximum sales profit obtained. This problem can solve by using the Simplex Method, which is one part of a linear program to help Mama Desi in making decisions and increasing profits from selling Pinang fruit. Results of calculating the sale of Pinang fruit, the maximum benefit that can obtain is IDR 1,500,000 every month
PEMBIAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SEBAGAI SOLUSI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA PADA UMKM KABUPATEN SORONG
Permasalahan yang dihadapi UMKM cukup kompleks yaitu masih rendahnya produktivitas UMKM yang diakibatkan karena rendahnya kualitas sumber daya manusia UMKM khususnya dalam bidang manajemen, penguasaan teknologi, dan pemasaran. Selain itu, UMKM juga diperhadapkan pada terbatasnya akses kepada sumberdaya produktif, terutama terhadap permodalan, teknologi, informasi dan pasar. Kurangnya permodalan UMKM, oleh karena pada umumnya usaha kecil dan menengah merupakan usaha perorangan atau perusahaan yang sifatnya tertutup, yang mengandalkan pada modal dari pemilik yang jumlahnya sangat terbatas, sedangkan modal pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya sulit diperoleh, karena persyaratan secara administratif dan teknis yang diminta oleh bank tidak dapat dipenuhi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran para UMKM terkait dengan masalah pembiayaan dan memaksimalkan Produktifitas kegiatan UMKM dengan memanfaatkan peluang fasilitas kredit bank, bantuan koperasi, dan pihak ke 3 penyedia dana dalam membantu mengembangkan UMKM lebih meningkat serta memaksimalkan Kredit Usaha Kecil yang merupakan solusi dalam permasalahan pembiayaan UMKM untuk lebih berkembang dan Maju. Merespon persolaan UMKM dalam mempersiapkan perencanaan bisnis jangka pendek, penyusunan proposal pengembagan usaha serta fasilitas dan mediasi akses ke lembaga keuangan dan berbagai sumber pembiyaan serta manajemen keuangan yang dilakukan bersama pelaku UMKM pada saat pembimbingan teknis ini berjalan
PELATIHAN KETERAMPILAN MENULIS TEGAK BERSAMBUNG PADA GURU-GURU KELAS III SD YAPIS TEMINABUAN KABUPTEN SORONG SELATAN
Berdasarkan observasi di kelas III SD Yapis Teminabuan ditemukan kesalahan-kesalahan dalam menulis huruf tegak bersambung. Sehingga, peneliti merumuskan masalah bagaimana menggunakkan metode Latihan Drill pada siswa untuk meningkatkan ketrampilan menulis huruf tegak bersambung. Tujuan untuk mengetahui penulisan huruf tegak bersambung menggunakan metode latihan Drill pada guru-guru terhadap siswa SD Yapis Teminabuan. Metode yang digunakan adalah metode latihan (Drill) yang menekankan pada kegiatan latihan yang dilakukan berulang-ulang secara terus menerus untuk menguasai kemampuan atau keterampilan tertentu kepada siswa SD. Teknik pengumpulan data dari siswa-siswi SD Yapis kelas III dan guru wali kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 100% siswa dengan jumlah 35 siswa mengalami kesalahan dalam tulisan tegak bersambungnya. Kesalahan yang terjadi sebanyak 3107 kesalahan. Yakni (1) kesalahan berdasarkan aspek bentuk huruf (2) kesalahan berdasarkan aspek kerapian tulisan dan (3) kesalahan berdasarkan aspek kejelasan tulisan. Faktor penyebab kesalahan penulisan huruf tegak bersambung ini berasal dari siswa dan guru . Berdasarkan analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa 75% siswa sudah mampu menulis huruf tegak bersambung dengan cukup baik, hal ini dapat terlihat jumlah jenis kesalahan yang terjadi pada masing-masing hasil tulisan tegak bersambung siswa. Adapun saran yang dapat diberikan untuk guru kelas, agar memberikan pembelajaran tentang menulis huruf tegak bersambung dengan benar sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang ada
TEKNIK BUDIDAYA LEBAH Trigona sp. DI DALAM BAMBU
ABSTRAKSalah satu hasil hutan non kayu adalah serangga berguna lebah madu diantaranya Lebah Trigona sp. Trigona sp. dikategorikan sebagai kelompok serangga sosial yang memiliki banyak manfaat, dan berkhasiat untuk kesehatan. Sarang lebah Trigona sp di Desa Suli sangat banyak ditemukan pada lubang-lubang goa, kusen-kusen pintu atau jendela milik masyarakat, sehingga untuk memanen madu atau propolis dari lebah Trigona sp, membutuhkan anggaran yang besar karena kusen pintu atau jendela harus dibongkar. Pengabdian ini dilakukan di desa Suli, berupa penyuluhan tentang beternak lebah tanpa sengat (Trigona sp) di dalam sarang ruas bamboo, dengan tujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang teknik budidaya lebah Trigon sp menggunakan sarang bambu sebagai tempat berkembang biak atau media yang mudah didapat dengan biaya yang murah. Teknik budidaya lebah Trigona sp di dalam bambu dimulai dari pembuatan rumah lebah dari bambu, menggergaji bambu dan membuat cincin, memindahkan lebah Trigona sp ke dalam bambu, kemudian bambu ditutup dengan selotip dan bambu siap diletakkan pada tempat yang sudah ditentukan atau disekitar tempat tinggal. Produk yang dihasilkan masih berupa produk mentah, sebab madu, propolis dan roti lebah masih bercampur. Agar siap dipasarkan, maka ketiganya harus dipisahkan. ABSTRACTOne of the non-wood forest products is a useful insect honey bee including "Trigona sp" bees. Trigona sp. categorized as a social insect group that has many benefits, and nutritious for health. Trigona sp bee nest in Suli Village is very much found in cave holes, door frames or window belonging to the community, so to harvest honey or propolis from Trigona sp bee, requires a large budget because the door frame or window must be dismantled. This service is carried out in the village of Suli, in the form of counseling about raising bees without stings (Trigona sp) in the bamboo nest, with the aim to increase public knowledge about Trigon sp bee keeping techniques using bamboo nests as a breeding ground or easily accessible media at a low cost. Trigona sp bee cultivation techniques in bamboo starts from making bamboo bee houses, sawing bamboo and making rings, moving Trigona sp bees into bamboo, then the bamboo is covered with masking tape and the bamboo is ready to be placed in a designated place or around the residence. The resulting product is still a raw product, because honey, propolis and bee bread are still mixed. To be ready to be marketed, the three must be separated
PENDIDIKAN KATEKISASI KEPADA REMAJA DI JEMAAT GKI KASIH PERUMNAS SORONG
Katekisasi merupakan salah satu bentuk pelayanan pendidikan kristiani yang dilakukan oleh gereja. Salah satu fungsi dari tugas pelayanan gereja adalah memberikan pelayanan katekisasi sidi bagi kaum remaja. Pelayanan katekisasi sidi dilakukan kepada kaum remaja agar mereka mengenal dan memahami akan iman Kristen yang sesungguhnya, agar mereka menjadi dewasa dan bertanggungjawab akan hidup Tujuan dilakukan katekisasi adalah untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Katekisasi Sidi Terhadap Tingkah Laku Remaja di Gereja GKI Kasih Perumnas Sorong. Dengan diberikan pengajaran katekisasi sidi kepada kaum remaja diharapkan agar mereka sanggup merealisasikan imannya dalam masalah kesaksian dan pelayanannya di dunia. Juga dapat dikatakan bahwa tujuan katekisasi diberikan kepada kaum remaja adalah untuk membangun diri kaum remaja itu sendiri menjadi jemaat yang missioner di kemudian hari
KONSEP PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS KONSERVASI DI KAMPUNG MALAGUFUK KABUPATEN SORONG
Dampak negatif dari kegiatan ekowisata terhadap hutan alam dapat diatasi dengan pemberdayaan masyarakat lokal dalam kegiatan ekowisata yang berbasis konservasi agar kelestarian sumberdaya alam yang ada pada daerah tersebut dapat terus dijaga. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Kampung Malagufuk berupa sosialisasi tentang pengembangan ekowisata berbasis konservasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Kampung Malagufuk tentang pentingnya menjaga kekayaan sumberdaya alam yang ada pada hutan alam Klasow agar tidak disalahgunakan atau dirusak oleh para pengunjung. Penerapan prinsip dan konsep pengembangan ekowisata berbasis konservasi berupa kelestarian fungsi ekosistem, kelestarian obyek daya tarik wisata alam, kelestarian sosial budaya, kepuasan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung, sertaprinsip manfaat ekonomi. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian ini berupa penanaman bibit pohon sebagai bukti kepedulian terhadap konservasi dan mendapat dukungan yang baik dari masyarakat setempat
IDENTIFIKASI GEJALA SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT UTAMA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L) SERTA UPAYA PENGENDALIANNYA
ABSTRAKTanaman kakao, merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peluang usaha dan nilai ekonomi yang tinggi. Dalam pengusahaan tanaman kakao terdapat kendala yang dapat menurunkan produksi dan mutu kakao, yaitu serangan hama dan penyakit. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Kawa berupa penyuluhan tentang identifikasi gejala serangan hama dan penyakit utama tanaman kakao (Theobroma cacao, L) dan upaya pengendaliannya, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengenalan jenis hama dan penyakit dan gejalanya sehingga usaha pengendalian dapat berhasil dengan baik. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian ini, masyarakat desa kawa sudah dapat mengetahui dengan jelas gejala kerusakan tanaman kakao yang disebabkan akibat serangan serangga hama dan serangan penyakit serta upaya pengendaliannya.ABSTRACTCocoa plants are one of the plantation commodities that have great business opportunities and economic value. In the cultivation of cocoa, some obstacles can reduce the production and quality of cocoa, namely attacks of pests and diseases. Community service carried out in Kawa village in the form of counseling on the identification of symptoms of major pest and disease attacks on cocoa (Theobroma cacao, L) and its control efforts, aims to increase community knowledge about the introduction of pests and diseases and symptoms so that control efforts can work well. The final result of this service activity, the people of Kawa village, have been able to know the symptoms of damage to cocoa plants caused by insect attacks of pests and disease attacks and efforts to control them