E-Journal Undana Universitas Nusa Cendana Kupang
Not a member yet
    171 research outputs found

    Strategi Marketing Public Relations Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata Candi di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Full text link
    Kesenjangan kunjungan wisata pada situs-situs candi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong perlunya upaya komunikasi pemasaran yang lebih proaktif dari pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisata candi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Marketing Public Relations (MPR) yang diterapkan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke situs candi di DIY dengan menggunakan kerangka Whalen’s 7 Steps of Strategic Planning Process. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi MPR yang diterapkan BPK Wilayah X mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap fungsi candi sebagai sarana kegiatan agama, sosial, pendidikan, budaya, dan pariwisata. BPK Wilayah X juga menerapkan berbagai taktik MPR seperti publikasi, acara, sponsor, berita, pidato, media identitas, dan aktivitas pelayanan publik yang secara efektif mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Namun, tantangan berupa ketimpangan kunjungan antar situs candi memerlukan perhatian khusus. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya strategi MPR yang terstruktur dan adaptif untuk mengoptimalkan potensi wisata budaya. Disarankan agar BPK Wilayah X terus memperkuat fungsi public relations, mengikuti perkembangan media digital, dan mengelola destinasi wisata secara merata untuk keberlanjutan pariwisata di DIY

    Optimalisasi Pengelolaan Promosi Melalui Media Sosial dalam rangka mewujudkan Desa Wisata Sikapat

    Full text link
    Pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan utama negara, yang terlihat dari meningkatnya kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara. Salah satu upaya pengembangan sektor ini adalah melalui desa wisata, sesuai dengan karakteristik wilayah Indonesia yang mayoritas berupa pedesaan. Desa Sikapat di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, tengah berupaya menjadi desa wisata dengan mengandalkan objek wisata Taman Randu Bengkong, yang menawarkan kolam renang dengan nuansa alam pedesaan. Berdasarkan observasi awal, objek wisata ini masih baru dan sedang gencar melakukan promosi untuk menarik pengunjung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi pengelolaan promosi melalui media sosial dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Sikapat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma interpretatif. Objek penelitian adalah pengelolaan promosi, sedangkan subjeknya adalah tiga pengelola Taman Randu Bengkong yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan FGD, serta analisis menggunakan model interaktif dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi telah dilakukan melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook, namun belum optimal karena keterbatasan SDM, kemampuan teknis, dan pendanaan. Oleh karena itu, disarankan adanya pelatihan khusus bagi salah satu pengelola agar promosi melalui media sosial dapat lebih optimal

    Media masih Pilar Demokrasi?

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi kecurigaan atas perubahan rutinitas dan praktik kerja jurnalistik sebagai akibat dari perubahan teknologi, disrupsi informasi, kemerosotan ekonomi, dan praktik politik-ekonomi media, yang mungkin mempengaruhi peran media sebagai alat kontrol demokrasi. Penelitian ini ingin melihat apakah faktor-faktor pelemahan kerja jurnalistik tersebut mempengaruhi kualitas isi berita media saat proses peliputan berita yang ada hubungannya dengan demokrasi dan kepentingan rakyat. Apa lagi selama ini perspektif jurnalistik menekankan bahwa alat pembingkaian berita milik media harus dijalankan guna tujuan kepentingan umum dan menjaga pilar demokrasi. Mengambil kasus pemberitaan “Pernyataan Sikap Civitas Akademik Jawa Timur tentang Pemilu 2024 oleh 3 portal berita, Jawa Pos, Kompas, dan Detik”, dan menggunakan model bingkai Entman, penelitian ini diharapkan bisa memberi gambaran apakah media masih menjalankan perannya sebagai alat kontrol demokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga media masih meletakkan komponen pembingkaian masing-masing untuk menunjang proses demokrasi, melalui bingkai demokrasi jujur dan adil. Namun peran kontrol demokrasi ini masih sangat berkaitan erat dengan praktik ekonomi-politik media

    Analysis of Tiktok @Pandawaragroup Social Media Content as Educational Content Environment

    Full text link
    The Pandawara Group is a group of young people from Bandung who have gained popularity on the social media platform Tiktok for their content focused on cleanliness. They aim to educate and encourage the public to be more aware of environmental cleanliness. This research seeks to examine how the TikTok content of @Pandawaragroup, posted between September 1 and 29, 2023, serves as environmental education using environmental communication theory. The indicators used in this study are the dimensions of environmental education: knowledge, attitude, and behavior. The research employs a quantitative approach with content analysis, using video as the unit of analysis, which includes 33 texts, 46 images, and 22 audio elements. Two individuals performed coding to ensure objective results. The data obtained were analyzed descriptively and presented in the form of frequency and percentage tables. Additionally, the agreement between coders was calculated using Holsti’s formula, and reliability was assessed using Scott’s formula. The results show that the TikTok content of @Pandawaragroup contains environmental education elements, with text posts at 90.90%, images at 93.47%, and audio at 86.36%. Reliability testing indicates the highest reliability values were found in audio, text, and image units. Based on these findings, the study concludes that the TikTok content of @Pandawaragroup can be characterized as environmental education content

    Komunikasi Pemangku Kepentingan melalui Koordinasi dalam Pengembangan Pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara

    Full text link
    Fenomena pariwisata di Wilayah Danau Toba dimulai dengan pembentukan badan kewenangan yang kemudian membentuk Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Sumatera Utara. Sebagai lembaga baru, BPODT tergolong aktif dalam mempromosikan pariwisata bersama, pendampingan dan diskusi, pemangku kepentingan pariwisata menggunakan fasilitas pemerintah melalui kewenangannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan jangkauan meliputi 4 kabupaten di wilayah Danau Toba dan pemerintah provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi bagaimana komunikasi pemangku kepentingan dijadikan dasar pengembangan pariwisata oleh BPODT.  Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan jenis penelitan kualitatif selama empat minggu di Kawasan Otoritas Danau Toba. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode focus group discussion dengan 35 narasumber, terdiri dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Utara, BPODT, Dinas Pariwisata (Kabupaten Karo, Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba, Kabupaten Simalungun) dan Politeknik Negeri Medan. Penelitian menunjukkan kemajuan dalam penguatan koordinasi komunikasi pemangku kepentingan di 4 kabupaten Kawasan Otorita Danau Toba. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan pariwisata di Wilayah Danau Toba melalui BPODT merepresentasikan kegiatan pariwisata sebagai budaya organisasi baru dan menggarisbawahi pentingnya komunikasi untuk pembangunan berkelanjutan di bidang pariwisata

    Strategi Branding pada Event Budaya Tarawangsa di Kampung Cikondang

    Full text link
    Seni Tarawangsa sebagai kesenian tradisional Sunda kian terancam punah akibat rendahnya minat generasi muda dan kurangnya strategi komunikasi budaya yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi branding melalui  event  budaya sebagai strategi enkulturasi dan pelestarian Seni Tarawangsa di Kampung Cikondang, Bandung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan public relations budaya, pendekatan berfokus pada perilaku komunikasi dalam mengelola hubungan dengan menonjolkan aspek budaya lokal. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  event  budaya yang dikelola dengan prinsip strategi branding dan komunikasi budaya mampu meningkatkan kesadaran, apresiasi, serta keterlibatan generasi muda terhadap Seni Tarawangsa. Selain menjadi media pertunjukan,  event  ini juga memperkuat identitas dan kebanggaan budaya lokal. Event budaya dikemas tidak hanya sebagai pertunjukan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan komunikasi antargenerasi. Kesimpulannya,  event  budaya berperan signifikan dalam enkulturasi dan pelestarian seni tradisional. Saran, dibutuhkan sinergi antara pelaku seni, pemerintah, dan praktisi komunikasi budaya untuk menciptakan  event  yang berkelanjutan dan berdampak dalam menjaga warisan budaya

    Komunikasi Terapeutik berbasis Empati di Yayasan Onkologi Anak Medan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan relawan mengenai komunikasi terapeutik berbasis empati, penerapan komunikasi terapeutik dalam interaksi dengan anak penderita kanker, serta hambatan yang dihadapi relawan. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode penelitian kualitatif studi kasus. Objek penelitian berfokus pada komunikasi terapeutik yang dilakukan relawan kepada anak penderita kanker, sedangkan subjek dalam penelitian ini yaitu relawan Yayasan Onkologi Anak Medan yang dipilih menggunakan teknik purposive dan snowball. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan tematik analisis Braun and Clarke dan uji keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengetahuan relawan terkait komunikasi terapeutik dengan tingkatan pengetahuan berada pada level mengaplikasikan, menganalisis, dan mengevaluasi. Relawan menerapkan tahapan komunikasi terapeutik yang terdiri dari tahap pra interaksi, tahap orientasi, tahap kerja, serta tahap terminasi. Hambatan yang dialami relawan berasal dari diri relawan yaitu adanya hambatan emosional ketika melakukan komunikasi terapeutik kepada anak penderita kanker. Disarankan penelitian ini memberikan pemahaman, masukan, serta evaluasi kepada relawan kesehatan, dokter, dan perawat terkait penggunaan komunikasi terapeutik berbasis empati dengan pasien khususnya bagi anak penderita kanker di Indonesia

    Optimalisasi Penggunaan SMO pada Ekonomi Digital Kalangan Entrepreneur Mahasiswa di Jakarta

    Full text link
    Optimalisasi pengelolaan media sosial dengan menggunakan SMO (Social Media Optimization)  menjadi kunci dalam keberhasilan ekonomi digital. Kalangan entrepreneur mahasiswa yang saat ini banyak terjun dalam ekonomi digital telah aktif menggunakan SMO melalui penggunaan website dan instagram.  Penggunaan SMO untuk meningkatkan traffic sehingga produk mereka dikenal publik dan laku di pasaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana optimalisasi penggunaan SMO pada ekonomi digital kalangan entrepreneur mahasiswa di Jakarta. Untuk metodologi, paradigma penelitian ini mengadopsi pendekatan konstruktivisme dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalangan entrepreneur mahasiswa di Jakarta menggunakan SMO dengan baik, walaupun belum semua menggunakan karena kurang memahami dengan baik cara memanfaatkannya. Pada bagian lain, penggunaan SMO belum digunakan secara konsisten sehingga terjadi perbedaan pada hasil kegiatan ekonomi digital yang mereka jalankan. Adapun simpulan penelitian ini perlu literasi digital secara berkala pada kalangan entrepreneur mahasiswa yang sudah berjalan dan bagi mereka yang akan memulai usaha ekonomi digital. Perlunya SMO guna meningkatkan mutu produk penjualan dan branding (merk) di era ekonomi digital

    Dramaturgi Komunikasi Mantan Pengguna Narkoba di Jakarta

    Full text link
    Narkoba adalah masalah sosial yang telah menjadi epidemik di berbagai negara, termasuk Indonesia, dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Penggunaan narkoba dapat memiliki dampak negatif pada individu, seperti ketergantungan fisik dan psikologis, penurunan kualitas hidup, dan meningkatkan risiko penyakit-penyakit lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis panggung depan dan panggung belakang mantan pengguna narkoba di Jakarta. Fenomena ini dijelaskan dengan perspektif komuniaksi dengan teori dramaturgi oleh Irving Goffman. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari observasi lapangan dan wawancara dengan informan yang diperoleh dengan tujuan khusus (purposive). Analisis data dilakukan dengan pisau analisis dramaturgi yang melihat realitas sebagai sebuah teater yang memiliki panggung depan dan panggung belakang. Informan adalah mantan pengguna narkoba yang telah memiliki keluarga dan masih aktif bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku para mantan pengguna narkoba mengakui bahwa mereka memiliki perilaku komunikasi yang berbeda pada saat bersama keluarga dan pada saat mereka di luar lingkungan keluarga

    Analisis Tema Fantasi Komunitas Timore Art Graffiti

    Full text link
    Penelitian ini berfokus pada analisis tema-tema fantasi dalam komunitas Timore Art Graffiti di akun Instagram @timoreartgraffiti dan identifikasi rantai fantasi, tipe fantasi, visi retoris, dan komunikasi simbolik di dalamnya. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode Analisis Tema Fantasi oleh Ernest Bormann dan Teori Konvergensi Simbolik. Hasil penelitian menunjukkan tema-tema fantasi dalam akun Instagram @timoreartgraffiti dipengaruhi oleh budaya hip-hop, dengan penggunaan permainan kata dan lelucon dialek Kupang sebagai ciri khasnya. Beberapa tema fantasi yang muncul termasuk "Homies," "Ma Sosa," "Ya Sosa," "TAG4LIFE," dan "God Bless me n’ ma homies." Anggota komunitas TAG menciptakan kata "homies" sebagai ekspresi pengaruh budaya hip-hop. Kata-kata "ya," "ma," dan "sosa" digunakan untuk mengungkapkan makna "your," "my," dan "sodara sayang." Hashtag #TAG4LIFE digunakan untuk menyebarkan pesan TAG adalah tempat pertumbuhan, kesenangan, dan berbagi cerita. Rantai fantasi sering kali mengandung simbol emoticon api yang menggambarkan semangat. Tipe-tipe fantasi adalah tema fantasi yang berkembang seperti "Homies," "Ma Sosa," "Ya Sosa," "TAG4LIFE," dan "God Bless me n’ ma homies", Visi retoris belum ditemukan dalam akun @timoreartgraffiti. Komunikasi simbolik dalam akun melibatkan komunikasi verbal seperti kata-kata dan simbol emoticon api. Komunikasi non-verbal ditunjukkan melalui handsign Timore Art Graffiti dan logo komunitas

    171

    full texts

    171

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Undana Universitas Nusa Cendana Kupang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇