ILKOM Jurnal Ilmiah (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Muslim Indonesia)
Not a member yet
    653 research outputs found

    RANCANG BANGUN AUTOMATIC HAND WASHING SYSTEM DI SD ISLAM ARRAHIIM KOTA BALIKPAPAN

    Get PDF
    Munculnya penyakit covid-19 diawal tahun 2020, telah meresahkan masyarakat sedunia. Penyebarannya begitu cepat bahkan telah menimbulkan korban jiwa. Bahkan pemerintah telah menetapkan aturan 3M untuk mengurangi penyebarannya. 3M yaitu (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun dan air mengalir).Dalam mendukung program 3M tersebut, maka tim PkM Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Balikpapan, telah merancang sebuah automatic hand washing system yang dilengkapi dengan system kendali berupa arduino uno dan sensor ultrasonic. Alat ini dilengkapi kran otomatis, sabun otomatis dan pengering otomatis. Selain itu, juga dirancang beberapa unit handnityzer yang akan ditempatkan pada masing-masing kelas. Kegiatan PkM ini berlangsung selama 3 hari mulai 28 Juni sampai 30 Juni 2021 bertempat di Sekolah Dasar Arrahiim kota Balikpapan selaku mitra PkM.Dengan adanya automatic hand washing system dan handnitizer otomatis tersebut, maka diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memutuskan rantai penyebaran virus coron

    Grouping the spread of the covid-19 virus based on the positive case number, population and area width using the k-means clustering method

    No full text
    The spread of the Covid-19 virus began to enter Indonesia in early 2020. Until now, the spread of the virus is still occurring in several parts of Indonesia, although it has begun to decline in many areas. ). The possibility of direct human contact depends on the number of confirmed positives, the population and the area. Therefore, this study looks for the characteristics of the city/district area group based on the population, area and number of residents who are confirmed positive for the Covid-19 virus using the K-Means Clustering method. The clustering process begins with finding the best number of clusters (K) using the elbow method and testing cluster members using the silhouette and davies-bouldin index methods. The best K value results obtained by the elbow method are 3 clusters (K=3). The results of K-Means Clustering with 3 clusters show that in cluster 1, a city or district with a small area with a large population, the number of positive COVID-19 residents is large. In cluster 2, a city or district with a small area, with a moderate population, the number of people who are positive for COVID-19 is small. And in cluster 3, a city or district with a large area, with a very small population, the number of positive COVID-19 residents tends to be moderate

    Diagnosa Penyakit Tanaman Rumput Laut Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Web Di Desa Wanabarue Kab. Pangkep

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk memberikan informasi tentang jenis penyakit rumput laut yang sesuai dengan gejala-gejala yang dilihat. Metode yang digunakan yaitu penerapan metode Certainty Factor dengan mesin Inferensi Forward Chaining. Jenis rumput laut yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis E. Cottoni (Euchema Cottoni) yang dapat ditemukan pada usaha budidaya rumput laut perairan indonesia, salah satunya usaha budidaya rumput laut Pak Maming. Data inputan yang digunakan yaitu variabel gejala pada rumput laut untuk menentukan jenis penyakit yang menyerang rumput laut. data gejala yang diinputkan dalam penelitian ini adalah Lambatnya pertumbuhan, Bintik-bintik putih atau bercak merah, Berubah menjadi kuning pucat, Mudah rapuh dan putus, Lembek dan busuk, Thallus berwarna putih, Busuk pada bagian ujung, Warna tidak cerah pada batang, Gelembung berwarna coklat, dan Timbulnya getah pada bagian tangkai. Data yang telah diinputkan akan diuji menggunakan mesin inferensi Forward Chaining yang bekerja untuk menghasilkan kesimpulan dari fakta yang ada dan kesimpulan tersebut akan diolah kembali untuk mendapatkan nilai kepastian dengan menggunakan metode Certainty Factor. Berdasarkan dari pengujian dan implementasi rumput laut jenis E.Cottoni menyatakan bahwa nilai rata- rata yang di dapatkan penyakit pucuk putih sebesar 81,75% dan penyakit ice-ice sebesar 76,5%. Oleh karna itu hasil ini menunjukkan sistem mampu menentukan jenis penyakit rumput laut berdasarkan gejala yang diinputkan oleh user.Tujuan penelitian ini untuk memberikan informasi tentang jenis penyakit rumput laut yang sesuai dengan gejala-gejala yang dilihat. Metode yang digunakan yaitu penerapan metode Certainty Factor dengan mesin Inferensi Forward Chaining. Jenis rumput laut yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis E. Cottoni (Euchema Cottoni) yang dapat ditemukan pada usaha budidaya rumput laut perairan indonesia, salah satunya usaha budidaya rumput laut Pak Maming. Data inputan yang digunakan yaitu variabel gejala pada rumput laut untuk menentukan jenis penyakit yang menyerang rumput laut. data gejala yang diinputkan dalam penelitian ini adalah Lambatnya pertumbuhan, Bintik-bintik putih atau bercak merah, Berubah menjadi kuning pucat, Mudah rapuh dan putus, Lembek dan busuk, Thallus berwarna putih, Busuk pada bagian ujung, Warna tidak cerah pada batang, Gelembung berwarna coklat, dan Timbulnya getah pada bagian tangkai. Data yang telah diinputkan akan diuji menggunakan mesin inferensi Forward Chaining yang bekerja untuk menghasilkan kesimpulan dari fakta yang ada dan kesimpulan tersebut akan diolah kembali untuk mendapatkan nilai kepastian dengan menggunakan metode Certainty Factor. Berdasarkan dari pengujian dan implementasi rumput laut jenis E.Cottoni menyatakan bahwa nilai rata- rata yang di dapatkan penyakit pucuk putih sebesar 81,75% dan penyakit iceice sebesar 76,5%. Oleh karna itu hasil ini menunjukkan sistem mampu menentukan jenis penyakit rumput laut berdasarkan gejala yang diinputkan oleh user

    Penerapan Push Notification Pada Aplikasi Info Kajian Online Berbasis Mobile

    Get PDF
    Kajian Islam merupakan dakwah atau wasilah dengan tujuan bagaimana kaum muslimin memahami ajaran Islam dengan baik dan benar. Kajian yang diselenggarakan oleh Wahdah Islamiyah saat ini masih online disebabkan adanya wabah Covid 19. Adanya kajian online ini masyarakat tidak konsisten mengikuti kajian dan terkadang lupa disebabkan kesibukan dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana menerapkan Push Notification pada Aplikasi Info Kajian Online Berbasis Mobile untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kajian terbaru. Push Notification adalah sebuah layanan yang banyak digunakan untuk keperluan pemberitahuan melalui pesan pendek yang ada di smartphone. Dengan adanya layanan Push Notification tersebut, pengguna dapat terbantu dalam hal bersifat pemberitahuan secara singkat. Push Notifications dapat dimanfaatkan berbagai keperluan sehari-hari misalnya mendapatkan notifikasi kajian online berupa pesan singkat berasal dari aplikasi yang muncul di layar ponsel. Pesan singkat tersebut dapat muncul meskipun aplikasi sedang tidak dibuka.Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi kajian online yang berbasis android yang dilengkapi dengan teknologi Push Notification yang dapat menampilkan kajian terbaru di layar android.Kajian Islam merupakan dakwah atau wasilah dengan tujuan bagaimana kaum muslimin memahami ajaran Islam dengan baik dan benar. Kajian yang diselenggarakan oleh Wahdah Islamiyah saat ini masih online disebabkan adanya wabah Covid 19. Adanya kajian online ini masyarakat tidak konsisten mengikuti kajian dan terkadang lupa disebabkan kesibukan dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana menerapkan Push Notification pada Aplikasi Info Kajian Online Berbasis Mobile untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kajian terbaru. Push Notification adalah sebuah layanan yang banyak digunakan untuk keperluan pemberitahuan melalui pesan pendek yang ada di smartphone. Dengan adanya layanan Push Notification tersebut, pengguna dapat terbantu dalam hal bersifat pemberitahuan secara singkat. Push Notifications dapat dimanfaatkan berbagai keperluan sehari-hari misalnya mendapatkan notifikasi kajian online berupa pesan singkat berasal dari aplikasi yang muncul di layar ponsel. Pesan singkat tersebut dapat muncul meskipun aplikasi sedang tidak dibuka.Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi kajian online yang berbasis android yang dilengkapi dengan teknologi Push Notification yang dapat menampilkan kajian terbaru di layar android

    Analisis Kebutuhan Bandwidth Penggunaan Aplikasi Video Conference Pada Perkuliahan Daring

    Get PDF
    Pada saat penggunaan video conference ada kalanya terjadi koneksi buruk sehingga mempengaruhi kualitas gambar dan suara yang tidak jelas bahkan terjadi delay suara, yang dapat menyebabkan misscommunication dalam pembelajaran saat perkuliahan daring dilakukan. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian mengenai analisis penggunaan aplikasi video conference dengan melihat kebutuhan bandwidth dari aplikasi video conference Zoom untuk membantu dalam mengetahui kualitas suatu layanan video conference menggunakan parameter QoS dengan menggunakan provider Telkomsel dan XL Axiata. Hasil dari penelitian yang didapatkan yaitu kualitas layanan video conference berdasarkan parameter QoS pada provider Telkomsel terbilang cukup dengan indeks 2, sedangkan pada XL Axiata terbilang Baik dengan indeks 3 walaupun trafik jaringan kurang stabil. Dengan data upload yang tinggi pada provider Telkomsel pada siang hari dengan angka 4,86 Mbps, XL Axiata pada siang hari dengan angka 16,29 Mbps, dan data download yang tinggi pada provider Telkomsel pada pagi hari dengan angka 14,87 Mbps, XL Axiata pada siang hari dengan angka 16,03 Mbps. Dan biaya yang dibutuhkan pada provider Telkomsel sebesar Rp.2.127,216 atau sekitar 779,2 kbps, pada XL Axiata sebesar Rp. 5.143,872 atau sekitar 1761,6 kbps.Pada saat penggunaan video conference ada kalanya terjadi koneksi buruk sehingga mempengaruhi kualitas gambar dan suara yang tidak jelas bahkan terjadi delay suara, yang dapat menyebabkan misscommunication dalam pembelajaran saat perkuliahan daring dilakukan. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian mengenai analisis penggunaan aplikasi video conference dengan melihat kebutuhan bandwidth dari aplikasi video conference Zoom untuk membantu dalam mengetahui kualitas suatu layanan video conference menggunakan parameter QoS dengan menggunakan provider Telkomsel dan XL Axiata. Hasil dari penelitian yang didapatkan yaitu kualitas layanan video conference berdasarkan parameter QoS pada provider Telkomsel terbilang cukup dengan indeks 2, sedangkan pada XL Axiata terbilang Baik dengan indeks 3 walaupun trafik jaringan kurang stabil. Dengan data upload yang tinggi pada provider Telkomsel pada siang hari dengan angka 4,86 Mbps, XL Axiata pada siang hari dengan angka 16,29 Mbps, dan data download yang tinggi pada provider Telkomsel pada pagi hari dengan angka 14,87 Mbps, XL Axiata pada siang hari dengan angka 16,03 Mbps. Dan biaya yang dibutuhkan pada provider Telkomsel sebesar ±Rp.2.127,216 atau sekitar 779,2 kbps, pada XL Axiata sebesar ±Rp.5.143,872 atau sekitar 1761,6 kbps

    Monitoring Ketinggian Air Berbasis NodeMCU dengan Menggunakan Web Resposive

    Get PDF
    Pemantauan ketinggian air pada tambak ini umunya dilakukan secara manual dan seringkali mengalami hambatan, seperti jauhnya lokasi tambak dan cuaca dalam keadaan hujan. Keterbatasan seperti ini akan membuat proses pemantauan menjadi sangat sulit untuk dikerjakan, maka dari itu penulis merasa perlu membuat suatu sistem monitoring ketinggian air melalui website yang berfungsi untuk memantau ketinggian air dari jauh sehingga pemantauan dapat dengan efisien untuk dilakukan. Pembuatan alat monitoring ketinggian air ini menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroller, sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai sensor pendeteksi jarak antara alat dengan air (objek), software Arduino IDE untuk pemrogram alat dan website sebagai tampilan informasi ketinggian pada air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa program Arduino IDE dengan NodeMCU ESP8266 dapat terintegrasi, sehingga program yang dijalankan dapat berfungsi dengan baik dan data yang dikirim ke database diterima secara realtime. Sensor Ultrasonik dapat mendeteksi jarak alat dengan air (objek) dengan baik walaupun terkadang mengalami error pada pengukuran 1-2 cm. Tampilan pada website berjalan sesuai dengan fungsinya.Pemantauan ketinggian air pada tambak ini umunya dilakukan secara manual dan seringkali mengalami hambatan, seperti jauhnya lokasi tambak dan cuaca dalam keadaan hujan. Keterbatasan seperti ini akan membuat proses pemantauan menjadi sangat sulit untuk dikerjakan, maka dari itu penulis merasa perlu membuat suatu sistem monitoring ketinggian air melalui website yang berfungsi untuk memantau ketinggian air dari jauh sehingga pemantauan dapat dengan efisien untuk dilakukan. Pembuatan alat monitoring ketinggian air ini menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroller, sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai sensor pendeteksi jarak antara alat dengan air (objek), software Arduino IDE untuk pemrogram alat dan website sebagai tampilan informasi ketinggian pada air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa program Arduino IDE dengan NodeMCU ESP8266 dapat terintegrasi, sehingga program yang dijalankan dapat berfungsi dengan baik dan data yang dikirim ke database diterima secara realtime. Sensor Ultrasonik dapat mendeteksi jarak alat dengan air (objek) dengan baik walaupun terkadang mengalami error pada pengukuran 1-2 cm. Tampilan pada website berjalan sesuai dengan fungsinya

    Pelatihan Robot Edu Bagi Siswa SDN Sumbersuko di Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir Kabupaten Malang

    Get PDF
    Sekolah Dasa Negeri Sumbersuko meyakini bahwa pada hakikatnya setiap anak memiliki beragam kecerdasan (multiple intelligences) yang menunggu untuk diungkap, digali, dilatih dan dikembangkan. Sekolah Dasa Negeri Sumbersuko mengupayakan sebaik-baiknya dan menyediakan beragam kegiatan pembelajaran. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kecerdasan majemuk yang ada pada anak didik. Maka dari itu kami membantu dengan mengadakan pengabdian kepada pendidikan khusunya di SDN Sumbersuko dengan menggunakan robot edu untuk proses pembelajaran. robot yang dibuat masih dalam bentuk analog belum bisa diprogram. Kegiatan pelatihan robot edu ini dapat memberikan kesempatan belajar yang lebih dalam mengenai pemrograman dasar. Ilmu pemrograman menjadi keterampilan yang penting bagi anak-anak yang tumbuh di jaman teknologi ini. Diharapkan program Pengabdian pada Masyarakat yang diimplementasikan dapat mendukung proses pembelajaran dengan menggunakan robot di Sekolah Dasa Negeri Sumbersuko

    Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pengelolaan Dokumen Persuratan Pada Desa Bontokassi Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa

    Get PDF
    Berdasarkan UU No. 6 tahun 2014 pasal 86 dijelaskan antara lain bahwa Desa berhak mendapatkan akses informasi melalui sistem informasi Desa yang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib mengembangkan sistem informasi Desa dan pembangunan Kawasan Perdesaan yang meliputi data Desa, data Pembangunan Desa, Kawasan Perdesaan, serta informasi lain yang berkaitan dengan Pembangunan Desa dan pembangunan Kawasan Perdesaan. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama dari semua pihak baik lembaga pendidikan, instansi pemerintah/swasta maupun pemerintah itu sendiri. Mitra dalam usulan pengabdian ini ada yaitu Desa Bontokassi yang merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Propinsi Sulawesi Selatan. Pengelolaan dokumen persuratan yang terjadi di desa Bontokassi belum dilakukan secara optimal. Pengelolaan dokumen persuratan belum dilaksanakan secara maksimal, dimana persuratan masih dikelola secara konvensional menggunakan buku besar. Solusi yang diberikan adalah penggunaan aplikasi pengelolaan dokumen persuratan, dalam hal ini persuratan dan pengarsipannya. Aplikasi tersebut dapat diimplementasikan secara online maupun offline. Tim pengabdi melakukan pelatihan penggunaan aplikasi kepada staff desa secara online dan tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan

    Image processing analysis to determine fajr time using the imagej application

    Get PDF
    The issue of determining the time of prayer is very fundamental because it is one of the pillars so that the worship of a Muslim is accepted. The government has set a standard for carrying out the dawn prayer, namely by determining the degree of appearance of the dawn of shodiq at -20 degrees. This study aims to compare the initial determination of the government's dawn time using different sensors, namely drones as image sensors, drones were chosen because they have several advantages. The resulting data is in the form of photos and then the photo data is processed using digital image processing software, namely imagej. The data from imagej processing are in the form of mean and standard deviation, all data are then recapitulated using Microsoft excel and plotted so as to form data which is then carried out by a polynomial approach to determine the cutoff point as an early indicator of the entry of dawn. The method used in this study is using a qualitative analysis method with a polynomial 5 approach. The conclusion obtained in this study is that the government's dawn time is 21 minutes faster, the standard used in this study is a DIP of -13.95 degrees and unlike the 2D SQM. 3D drone data results in more accurate data analysis and is not easy to manipulate because it can be verified with photo data

    Usability testing of intensive course mobile application using the usability scale system

    Get PDF
    The mobile intensive course (MIC) application version 2 is an application created to assist the learning process of the English intensive course. Measurement of the usability of the MIC version 2 application has never been done before, so the effectiveness, efficiency, and user satisfaction for this application have not been measured. In addition, usability measurement can be used as a reference for the level of user loyalty, whether including net promoters, passive users, or detractors. One of the usability measuring tools that are easy to use, the calculation is simple and can be used on a small sample, but still valid and reliable is the System Usability Scale (SUS). The purpose of this study was to test the usability of the MIC version 2 application to determine the quality of this application using the SUS questionnaire. This research was conducted in four steps, namely 1) piloting the MIC version 2 application to the respondents; 2) distributing SUS questionnaires to respondents to be filled out manually or online; 3) calculating the average SUS score; 4) analyzing the mean SUS score. This study involved 37 respondents consisting of students and lecturers of EIC. The results of this study indicate that the usability of the MIC version 2 application can be accepted by users with an average SUS score of 70.61 and get category C based on the CGS assessment. When viewed from the level of user loyalty, the average SUS score for this application only results in passive users. The average value of the contribution to learnability obtained is still low, which is 1.9 from the maximum value of 4. Improvements are needed in future applications in terms of application learnability, such as simplifying the appearance of features and functions in the application, thus allowing users to be more familiar with applications and potential as net promoters

    604

    full texts

    653

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ILKOM Jurnal Ilmiah (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Muslim Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇