Universitas Semarang Jurusan: SIJALU - Sistem Informasi Jurnal Ilmiah USM
Not a member yet
    4140 research outputs found

    Analisis Hukum Perdata Terhadap Klausul Baku Dalam Kontrak Bisnis Industri Manufaktur

    Get PDF
    This study aims to analyze the position of standard clauses in manufacturing industry business contracts from a civil law perspective, to assess their conformity with the principles of freedom of contract, fairness, and good faith, and to provide practical recommendations so that these clauses do not harm any party. The background of this research is based on the widespread use of standard clauses unilaterally determined by dominant parties in manufacturing contracts, which potentially create an imbalance in bargaining power and disadvantages for weaker parties. The urgency of this study lies in the need to ensure legal certainty while also providing fair protection in manufacturing business relations, considering that this sector is the main driver of the national economy. The research employs a normative juridical method with a descriptive-analytical specification through library research of primary, secondary, and tertiary legal materials. The findings reveal that while standard clauses provide efficiency, uniformity, and legal certainty, they also pose risks of abuse of dominant positions. The novelty of this study lies in its specific focus on standard clauses in manufacturing contracts, in contrast to previous studies that mainly emphasized consumer protection or MSME partnerships. The conclusion highlights the crucial role of civil law in maintaining a balance of interests between the parties, while the recommendation emphasizes the need for restrictions and adjustments to standard clauses through sectoral regulations or guidelines, so that manufacturing contracts remain efficient, fair, and sustainable.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan klausula (klausul) baku dalam kontrak bisnis industri manufaktur dari perspektif hukum perdata, menilai kesesuaiannya dengan asas kebebasan berkontrak, keadilan, dan iktikad baik, serta memberikan rekomendasi praktis agar klausul tersebut tidak merugikan salah satu pihak. Latar belakang penelitian didasari oleh maraknya penggunaan klausula baku yang disusun sepihak oleh pihak dominan dalam kontrak manufaktur, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan posisi tawar dan kerugian bagi pihak yang lemah. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan menghadirkan kepastian hukum sekaligus perlindungan yang adil dalam hubungan bisnis manufaktur, mengingat sektor ini merupakan penggerak utama perekonomian nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul baku memberikan manfaat berupa efisiensi, keseragaman, dan kepastian hukum, namun juga menimbulkan risiko penyalahgunaan kedudukan dominan; kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian terhadap praktik klausul baku dalam kontrak manufaktur yang berbeda dari penelitian terdahulu yang lebih banyak menyoroti aspek perlindungan konsumen atau kemitraan UMKM. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran hukum perdata sangat penting untuk menjaga keseimbangan kepentingan para pihak, sedangkan rekomendasi yang ditawarkan adalah perlunya pembatasan dan penyesuaian klausul baku melalui regulasi atau pedoman khusus agar kontrak manufaktur tetap efisien sekaligus adil dan berkelanjutan.

    Penerapan Meja Putar Gerabah Elektrik Berbasis Ergonomi Pada UMKM Gerabah Ibu Tatik Jepara Untuk Meningkatkan Produktivitas

    Get PDF
    UMKM Gerabah Ibu Tatik di Mayong Jepara menghadapi kendala produktivitas akibat penggunaan meja putar gerabah manual yang menyebabkan ketidaknyamanan postur kerja dan hasil produksi yang kurang maksimal. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kenyamanan kerja melalui penerapan meja putar gerabah elektrik berbasis ergonomi. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi mitra, penyuluhan postur kerja dengan metode REBA, pelatihan penggunaan alat, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan efisiensi produksi sebesar 33,41% dan produktivitas sebesar 49,79%. Meja putar gerabah elektrik ergonomis ini mampu mengurangi beban fisik, meningkatkan kenyamanan kerja, serta memberikan hasil produksi yang lebih meningkat. Intervensi ini tidak hanya meningkatkan aspek produksi, tetapi juga mendorong penerapan ergonomi secara praktis di lingkungan kerja UMKM. Temuan ini diharapkan menjadi model solusi pemberdayaan UMKM berbasis teknologi tepat guna dan dengan pendekatan ergonomi

    Lokasi, Citra Merek, dan Labelisasi Halal dalam Menentukan Keputusan Pembelian Mixue

    Get PDF
    Fluktuasi pendapatan merupakan hal yang umum dalam dunia bisnis, namun fluktuasi yang terjadi pada gerai Mixue di Pasar Puri menunjukkan ketidaksesuaian dengan tren pertumbuhan Mixue secara nasional. Meskipun dikenal sebagai merek minuman dan es krim yang populer dan terjangkau, gerai tersebut mengalami ketidakstabilan penjualan. Fenomena ini menimbulkan dugaan bahwa faktor- faktor seperti lokasi usaha, citra merek, dan labelisasi halal berperan dalam memengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan pembelian. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel tersebut terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, yang menghasilkan 138 responden yang merupakan konsumen Mixue yang telah berusia minimal 17 tahun dan pernah membeli produk Mixue Ice Cream & Tea. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan software IBM SPSS Statistics versi 26 dengan melakukan uji kelayakan data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis untuk memastikan validitas dan reliabilitas hasil. Lokasi strategis memudahkan akses konsumen, citra merek yang positif meningkatkan kepercayaan, dan labelisasi halal menambah keyakinan konsumen muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, Citra merek juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dan Labelisasi halal memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah variabel yang digunakan terbatas. Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk mencakup jumlah sampel yang lebih besar dan menambahkan variabel lain guna memperkaya analisis

    Kajian Kebermanfaatan PNM Mekaar Dalam Membantu Meningkatkan UMKM Bagi Pelaku Usaha Wanita

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pelaku usaha wanita dalam meningkatkan UMKM melalui PNM Mekaar di Kabupaten Pemangkat. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dalam penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa PNM Mekaar Cabang Selakau berperan penting dalam pengembangan dan peningkatan usaha, khususnya diwilayah Pemangkat

    PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN TERHADAP PELANGGARAN HAK-HAK KONSUMEN ATAS PENERAPAN KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI

    Get PDF
    This study examines consumer legal protection against violations of consumer rights resulting from the application of standard clauses in Sales and Purchase Agreements in the property sector. Standard clauses are often drafted unilaterally by developers, which can be detrimental to consumers, such as in cases of delayed unit handover without compensation and excessive late payment fines. Using a qualitative approach, this study analyzes the impact of these clauses on consumer rights and assesses the effectiveness of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection in providing legal protection. The results indicate that many consumers are unaware of the existence and consequences of these standard clauses, leaving them vulnerable to unfair business practices. Therefore, it is important to increase consumer awareness and understanding of their rights and strengthen law enforcement against violations. This study recommends the need for better education on consumer protection, an increased role of consumer protection institutions, and a review of the practice of drafting clauses in Sales and Purchase Agreements to create fairness in property transactions.Abstrak Penelitian ini membahas perlindungan hukum konsumen terhadap pelanggaran hak-hak konsumen yang terjadi akibat penerapan klausula baku dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli di sektor properti. Klausula baku sering kali disusun secara sepihak oleh pengembang, sehingga dapat merugikan konsumen, seperti dalam kasus penundaan serah terima unit tanpa kompensasi dan denda keterlambatan pembayaran yang berlebihan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis dampak dari klausula tersebut terhadap hak-hak konsumen serta menilai efektivitas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dalam memberikan perlindungan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak konsumen yang tidak menyadari keberadaan dan konsekuensi dari klausula baku ini, sehingga mereka rentan terhadap praktik bisnis yang tidak adil. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman konsumen mengenai hak-hak mereka serta memperkuat penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi yang lebih baik tentang perlindungan konsumen, peningkatan peran lembaga perlindungan konsumen, dan peninjauan terhadap praktik penyusunan klausula dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli untuk menciptakan keadilan dalam transaksi properti

    ANALISIS YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 60/PUU-XXII/2024 TENTANG AMBANG BATAS PENCALONAN KEPALA DAERAH

    Get PDF
    Artikel ilmiah ini membahas tentang Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 oleh Mahkamah Konstitusi (MK) telah menjadi sorotan dalam dinamika politik Indonesia. Putusan tersebut memberikan perubahan krusial terhadap aturan ambang batas pencalonan kepala daerah, yang sebelumnya ditetapkan cukup tinggi.  Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 oleh MK tidak sekadar mengubah aturan teknis dalam pemilihan kepala daerah, tetapi mengisyaratkan perlunya kebangkitan paradigma baru dalam demokrasi lokal di Indonesia. Dengan tetap menjaga proporsionalitas dan memperhatikan kebutuhan partai-partai kecil, kebijakan ini diharapkan mampu menyokong prinsip-prinsip dasar demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan latar belakang, pertimbangan hakim, implikasi pengaturan tersebut, serta metode dan hasil penelitian terkait fenomena ini. Metode penelitian yang digunakan mencakup studi kepustakaan dan analisis konten untuk memahami dampak dan respon terhadap pengalihan status tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 dari delapan (8) hakim yang memutus perkara,terdapat satu (1) hakim berbeda pendapat dan satu (1) hakil berbeda alasan dimana isi putusan tersebut berupa penurunan ambang batas pencalonan kepala daerah pada pilkada.Implikasi yang terjadi setelah adanya putusan tersebut adalah peningkatan kualiatas demokrasi dikarenakan akan banyaknya calon kepala daerah yang mencalonkan diri melalui partai-partai kecil tanpa harus terbelenggu pada partai besar karena harus berkoalisi

    Komparasi Metode MAUT, WASPAS, MOORA, Fuzzy AHP,  TOPSIS  dalam Seleksi Penerima Beasiswa

    Get PDF
    Seleksi beasiswa memerlukan pendekatan objektif untuk menilai berbagai kriteria seperti IPK, kondisi ekonomi, keaktifan organisasi, dan prestasi. Penelitian ini membandingkan 5 metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM): Multi Attribute Utility Theory (MAUT), WASPAS (Weighted Aggregated Sum Product Assessment), MOORA (Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis), Fuzzy AHP (Fuzzy Analytic Hierarchy Process) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk menentukan peringkat calon penerima beasiswa. Data simulasi 5 alternatif dan 4 kriteria digunakan untuk menguji konsistensi, efektivitas, dan sensitivitas setiap metode. Hasil menunjukkan bahwa seluruh metode memberikan hasil peringkat yang konsisten, dengan nilai korelasi Spearman sempurna (ρ = 1.000). Uji sensitivitas terhadap perubahan bobot IPK ±10% menunjukkan tidak ada perubahan peringkat, menandakan stabilitas tinggi. Meskipun hasil akhir seragam, tiap metode memiliki karakteristik tersendiri dalam efisiensi, stabilitas, dan fleksibilitas. Penelitian ini merekomendasikan pemilihan metode MCDM berdasarkan kebutuhan sistem dan karakteristik data. Temuan ini dapat menjadi referensi strategis bagi institusi pendidikan dalam menerapkan sistem seleksi beasiswa yang transparan dan akuntabel

    STRATEGI DIGITAL MARKETING UNTUK UMKM: MEMBANGUN BRANDING ONLINE DAN KONTEN MENARIK UMKM RW. 15 TANJUNG MAS SEMARANG UTARA

    Get PDF
    Digital marketing merupakan strategi pemasaran yang memanfaatkan platform digital untuk membangun branding dan meningkatkan jangkauan pasar. Bagi pelaku UMKM, strategi ini menjadi solusi efektif dalam meningkatkan daya saing, khususnya melalui media sosial dan iklan digital. Namun, UMKM di RW 15 Tanjungmas, Semarang, masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan strategi ini akibat kurangnya pemahaman dan keterbatasan dalam pembuatan konten yang menarik. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan program sosialisasi strategi digital marketing yang mencakup pemanfaatan media sosial, dasar-dasar iklan digital, serta pelatihan pembuatan konten promosi menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta dari komunitas UMKM Srikandi Cantik Bahari dan dilaksanakan pada 17 Juni 2025 di Balai RW 15 Tanjungmas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta. Rata-rata skor pre-test yang berkisar antara 2 hingga 3 meningkat menjadi rata-rata 4 hingga 5 pada post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek kemampuan menggunakan Canva dan pemasaran melalui media sosial. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan keterampilan peserta dalam membangun branding produk secara online, serta membekali mereka dengan kemampuan praktis untuk memanfaatkan digital marketing dalam pemasaran produk UMKM.Digital marketing merupakan strategi pemasaran yang memanfaatkan platform digital untuk membangun branding dan meningkatkan jangkauan pasar. Bagi pelaku UMKM, strategi ini menjadi solusi efektif dalam meningkatkan daya saing, khususnya melalui media sosial dan iklan digital. Namun, UMKM di RW 15 Tanjungmas, Semarang, masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan strategi ini akibat kurangnya pemahaman dan keterbatasan dalam pembuatan konten yang menarik. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan program sosialisasi strategi digital marketing yang mencakup pemanfaatan media sosial, dasar-dasar iklan digital, serta pelatihan pembuatan konten promosi menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta dari komunitas UMKM Srikandi Cantik Bahari dan dilaksanakan pada 17 Juni 2025 di Balai RW 15 Tanjungmas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta. Rata-rata skor pre-test yang berkisar antara 2 hingga 3 meningkat menjadi rata-rata 4 hingga 5 pada post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek kemampuan menggunakan Canva dan pemasaran melalui media sosial. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan keterampilan peserta dalam membangun branding produk secara online, serta membekali mereka dengan kemampuan praktis untuk memanfaatkan digital marketing dalam pemasaran produk UMKM. Kata Kunci: Digital Marketing, Branding Online, UMKM, Pemasaran Media Sosial, Iklan Digita

    PEMBERDAYAAN POKDARWIS KANDRI DALAM MANAJEMEN WEBSITE DEMOGRAFI UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA BERBASIS DATA

    Get PDF
    Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Kandri dalam mengelola website demografi kependudukan. Desa Kandri, sebagai desa wisata berbasis alam dan budaya di Kota Semarang, menghadapi tantangan minimnya pengelolaan data kependudukan secara digital, yang berdampak pada perencanaan pembangunan, transparansi administrasi, serta penyajian informasi bagi wisatawan dan calon investor. Kegiatan dilaksanakan melalui serangkaian tahapan yang meliputi survei kebutuhan, pengembangan website demografi, serta pelatihan teknis berbasis praktik. Peserta dibekali keterampilan dalam manajemen data, visualisasi informasi kependudukan, integrasi informasi pariwisata, serta penguatan aspek keamanan digital. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, keterampilan teknis, dan kesiapan peserta dalam mengelola website.Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Kandri dalam mengelola website demografi kependudukan. Desa Kandri, sebagai desa wisata berbasis alam dan budaya di Kota Semarang, menghadapi tantangan minimnya pengelolaan data kependudukan secara digital, yang berdampak pada perencanaan pembangunan, transparansi administrasi, serta penyajian informasi bagi wisatawan dan calon investor. Kegiatan dilaksanakan melalui serangkaian tahapan yang meliputi survei kebutuhan, pengembangan website demografi, serta pelatihan teknis berbasis praktik. Peserta dibekali keterampilan dalam manajemen data, visualisasi informasi kependudukan, integrasi informasi pariwisata, serta penguatan aspek keamanan digital. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, keterampilan teknis, dan kesiapan peserta dalam mengelola website. Kata Kunci: Website, Kependudukan, Pokdarwis, Kelurahan Kandri, Digitalisasi Administras

    Advancing Sustainable Construction in Nigeria: Insights from Structural Equation Modeling

    Get PDF
    The construction industry is a major driver of economic growth but remains one of the largest contributors to environmental degradation, resource depletion, and carbon emissions. This study examines the key determinants influencing the adoption of sustainable construction practices in Nigeria, focusing on environmental, economic, social, policy, and technological factors. A cross-sectional survey was conducted with 400 construction professionals, and data were analysed using Structural Equation Modelling (SEM) to establish causal relationships among the identified variables. The findings reveal that policy regulation (β = 0.37, p < 0.001), environmental factors (β = 0.42, p < 0.001), and climate change awareness (β = 0.38, p < 0.001) are the strongest predictors of sustainability adoption. The study also establishes that stakeholder collaboration mediates the relationship between policy regulation and sustainability adoption, while market demand for green buildings moderates the influence of economic feasibility. Despite increasing awareness of the benefits of sustainability, barriers such as high initial costs, weak regulatory enforcement, limited access to green financing, and slow technological adoption continue to hinder widespread implementation. The study underscores the need for robust policy enforcement, financial incentives, capacity-building programs, and the integration of smart construction technologies to drive sustainability adoption in Nigeria’s built environment. The findings provide valuable insights for policymakers, industry practitioners, and researchers, offering a strategic framework to accelerate the transition toward climate-resilient, energy-efficient, and economically viable construction practices

    3,769

    full texts

    4,140

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Semarang Jurusan: SIJALU - Sistem Informasi Jurnal Ilmiah USM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇