Jurnal FKIP Universitas Mataram (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    4991 research outputs found

    The Physical Properties Characteristics of Laminated Board of Jackfruit, Mahogany, and Petung Bamboo

    Get PDF
    Wood laminates offer a luxurious appearance and beautiful ornamental value. Petung bamboo has a very good material to be applied into laminated boards, besides the sturdy stem wall, the bamboo has a long life and is free from pests and diseases. The purpose of this study was to identify the strength class of laminated boards for construction use by analyzing the effect of the combination of jackfruit mahon wood with petung bamboo. The study showed that there was no significant difference in the strength of solid and laminated boards. The mahogany (Swietenia mahagoni L. Jacq.) and jackfruit (Artocarpus heterophyllus Lamk.) woods have medium specific gravity (0.53-0.72 for mahogany and 0.51-0.58 for jackfruit) and strength class II-III, which makes them suitable for laminated boards. The combination significantly impacts density and moisture content, but has no impact on expansion or shrinkage. Each physical examination complies with JAS SE-7 2003. This laminated board combination is classified as strength class III and is suitable for use as a building material

    Literature Review: The Effect of Butterfly Pea Flower Kombucha Fermentation as Antibacterial Agent

    Get PDF
    Biotechnology involves the use of microorganisms supported by technology to produce goods and services, a practice that has been around for thousands of years. The application of biotechnology includes processing fermented beverage products. Kombucha is a traditional fermented tea drink that is carbonated and has a slightly sweet and sour taste. Butterfly pea flower contains anthocyanins, which act as antioxidants and antibacterial agents. Sugar serves as a nutrient for Scoby, helping with the fermentation process. This article review uses a scientific literature study, with data collected from Google Scholar, referencing 15 journals from the last 10 years. Scoby nutrients can include granulated sugar, palm sugar, Baduy forest honey, stevia sugar, and Tropicana Slim sugar. Each nutrient is given at concentrations of 20%, 30%, and 40%. The test results show that providing nutrients at a concentration of 40% produced a larger inhibition zone

    Comparison of Anatomical Structure of Maize (Zea mays L.) Plant of Gorontalo Local Variety Pulut and Momala

    Get PDF
    One of the primary agricultural commodities that contributes significantly to global food security is maize (Zea mays L.), a monoecious cereal plant of the Poaceae family with distinct but identical male and female blooms. Local cultivars like Pulut and Momala in Gorontalo have exceptional promise that requires further study, particularly with regard to their anatomical makeup. This study Comparing the two types' stem and leaf anatomical features, including vascular tissue (xylem and phloem), epidermis, and stomata, is the goal of this study. A qualitative descriptive approach was used to make the observations, which were subsequently evaluated and shown as a comparison table. The results showed that at the age of 30 and 40 HST, the network of vessels (xylem and phloem) and epidermis on the stems and leaves of Pulut and Momala corn varieties reflected a development pattern that supported the transportation of water, minerals, and nutrients. The number of stomata in Pulut varieties decreased due to less than optimal growth, while Momala varieties showed an increase in the number of stomata which was influenced by the growth period with environmental conditions suitable for corn plants.

    Arthropoda Diversity in High-Value Conservation Areas of Rokan Hulu's Palm Oil Ecosystems

    Get PDF
    The transformation of tropical forests into oil palm plantations in Indonesia has significantly impacted biodiversity, including arthropod species, which serve as indicators of ecosystem health. This study investigates the diversity of arthropods in High Conservation Value (HCV) areas within the oil palm ecosystem of Rokan Hulu, Riau Province. The research was conducted in three HCV areas—Sialang Forest, Makam Keramat Forest, and Pendalian River—using the Visual Encounter Survey (VES) method. Observations were made in July–August 2024, documenting species diversity and environmental parameters. A total of 187 arthropod individuals from 38 species and 12 families were identified, with Libellulidae (dragonflies) and Nymphalidae (butterflies) as the most dominant families. Diversity and evenness indices were calculated using the Shannon-Wiener and Evenness formulas, yielding values of 3.05 (high diversity) and 0.558 (moderate evenness), respectively. Environmental parameters, such as light intensity4802,00±6204,84 Lux; wind speed 0,33±0,52 m/s; humidity 72,53±16,02%; temperature 31,63±4,20°C; and soil pH 6,42±0,38 were measured, supporting arthropod distribution

    Geographic Variation in the Physical and Mechanical Properties of Dendrocalamus asper Growing on Lombok Island

    Get PDF
    Bamboo is one of the most important non-timber forest products due to its fast growth and excellent mechanical properties. This study aims to assess the impact of growing location on the physical and mechanical properties of Petung bamboo (Dendrocalamus asper) naturally growing on Lombok Island. A total of five bamboo culms were collected from different clumps at three locations, resulting in 15 individual bamboo samples. The tested parameters included moisture content, basic density, tangential and radial shrinkage, modulus of elasticity (MOE), and modulus of rupture (MOR). Data were analyzed using R software (version 4.3.1). The effect of location was examined using a mixed-effects model, where growing location and individual bamboo served as random effects. The results indicate that individual variation has a greater influence on the physical and mechanical properties of D. asper than growing location, with variance components exceeding 50% for moisture content, basic density, MOE, and MOR. These findings suggest that the mechanical and physical properties of D. asper are primarily determined by intrinsic factors rather than environmental conditions. Further research is recommended to investigate additional factors, such as micro-environmental influences on bamboo properties

    Meningkatkan Motorik Halus melalui Kegiatan Edu Flanel di Taman Kanak-kanak

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kegiatan Edu Flanel dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan partisipan sebanyak 17 anak usia 5-6 tahun dari TK Wanda Preschool. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif dan penggunaan Kuesioner Motorik Halus. Data dianalisis melalui analisis deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi perubahan dalam keterampilan motorik halus setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Edu Flanel efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini di TK Wanda Preschool. Pada siklus pertama, dari 17 anak yang diamati, sebanyak 9 anak (53%) mampu memotong kertas flanel, 10 anak (59%) mampu melipatnya, dan 11 anak (65%) mampu menempelnya. Pada siklus kedua, jumlah anak yang mampu melakukan ketiga aktivitas tersebut meningkat signifikan, yaitu 13 anak (76%) mampu memotong, 14 anak (82%) mampu melipat, dan 15 anak ( 88%) mampu menempel kertas flanel. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus pada anak-anak selama periode pengamatan, yang dapat diinterpretasikan sebagai hasil dari intervensi atau latihan yang dilakukan selama siklus pengamatan. Penelitian ini memberikan landasan untuk penelitian lebih lanjut dan pengembangan praktik pendidikan yang mendukung perkembangan anak secara optimal. Interaksi aktif dengan materi Edu Flanel juga meningkatkan minat belajar anak-anak. Implikasi penelitian ini mendukung penggunaan kegiatan berbasis flanel dalam kurikulum prasekolah untuk merangsang perkembangan motorik halus anak-anak secara holistik

    Pengembangan Permainan Edukatif Jaq Jem Mai Mao Berbasis Kearifan Budaya Lokal di TK Sa'adatud Darain

    Get PDF
    Berdasarkan hasil observasi yang telah dilaksanakan di TK Sa’adatud DarainWakan Lombok Tengah, ditemukan bahawa dalam pelakasanaan pembelajaranpada sentra alam tema binatang, guru belum smenggunakan permainan yangedukatif dan masih berpatokan pada buku teks, dan tidak sesuai dengan karakteristik materi dan karakteristik anak. Untuk itu salah satu alternatif untukmemecahkan masalah tersebut adalah dengan mengembangkan permainanedukatif yang sesuai dengan karakteristik lingkungan belajar anak sehingga mampu memanfaatkan sentra yang telah tersedia. Tujuan penelitian ini adalahmenghasilkan permainan edukatif berbasis kearifan budaya lokal yang dapatdimanfaatkan sebagai salah satu altrenatif media pembelajaran yang menarik,efisien dan efektif yang sesuai dengan lingkungan belajar anak. Pengembanganpermainan edukatif ini menggunakan metode pengembangan yang diadaptasi dariReiser dan Mollenda yang dikenal dengan model pengembangan ADDIE.Prosedur pengembangan permainan edukatif ini melalui lima tahap yaitu: 1)melakukan needs assessment (analisis kebutuhan), mengidentifikasi masalah(kebutuhan), 2) membuat rancangan (blueprint). merumuskan tujuanpembelajaran. 3) Pengembangan adalah proses mewujudkan blue-print aliasdesain tadi menjadi kenyataan. 4) Implementasi adalah langkah nyata untukmenerapkan system pembelajaran yang sedang kita buat.5) Evaluasi adalahproses untuk melihat apakah sistem pembelajaran yang sedang dikembangkanberhasil. Dari hasil penelitian dan pengembangan dapat disimpulkan sebagaiberikut: a) Berdasarkan data keseluruhan yang diperoleh dari ahli isi/materipedidikan anak usia dini, permainan edukatif memiliki nilai kevalidan sebesar80,55% dengan katagori valid, b) dari ahli media pembelajaran berupa permainanedukatif berbasis kearifan lokal memiliki nilai kevalidan sebesar 83,65% dengankategori valid,c) dari praktisi pendidikan dalam hal ini adalah guru kelaskelompok B memiliki kevalidan sebesar 92,24% dengan katagori valid. d) darihasil uji coba kelompok kecil, permainan edukatif “Jaq Jem Mai Mao” memilikinilai kemenarikan 93,75%, efisiensi sebesar 91,67%, dan keefektifan sebesar97,22% semuanya dalam katagori valid. e) dari hasil penelitian kelompok besaranak usia dini, permainan edukatif memiliki nilai kemenarikan sebesar 96%,efisiensi sebesar 80,67% dan efektifitas sebesar 84% semuanya dalam katagorivalid atau layak digunakan

    Penerapan Permainan Matematika Montessori untuk Stimulasi Kemampuan Mengenal konsep Bilangan Anak Usia Dini Kelompok A di TK IT Al-Fajar Academy Mataram Tahun Ajaran 2023/2024

    Get PDF
    Penelitian ini melatarbelakangi bagaiamana gambaran terhadap penerapan permainan matematika montessori untuk menstimulasi kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini kelompok A DI TK IT Al-Fajar Academy Mataram Tahun Ajaran 2023 / 2024, sehingga perlu adanya inovasi terhadap proses pembelajaran yang dipilih adalah media pembelajaran dengan menggunakan permainan montessori. Rumusan masalah yang diangkat tentunya adalah bagaimana cara menerapkan permainan matematika montessori ini untuk dapat menstimulasi kemampuan anak dalam mengenal suatu konsep bilangan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan permainan matematika montessori dapat menstimulasi kemampuan pengenalan konsep bilangan untuk diterapakan kepada siswa. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif terhadap stimulasi kemampuan pengenalan konsep bilangan anak usia dini dengan memberikan skor, kemudian data-data yang berbentuk angka setelah dianalisis dideskripsikan dalam bentuk pembahasan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui permainan matematika montessori dapat menstimulasi kemampuan pengenalan konsep bilangan anak usia dini di TK IT Al-Fajar Academy Mataram. Hal tersebut diindikasikan dari stimulasi kemampuan pengenalan konsep bilangan dan ketercapaian indikator kinerja penelitian. Pada siklus I presentase anak mencapai 72% kemudian meningkat menjadi 82% pada siklus II. Dengan Hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan matematika montessori dapat menstimulasi pengenalan konsep bilangan anak usia dini di TK IT Al-Fajar Academy Mataram

    Pengaruh Metode Eksperimen Sains Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Kelompok B di TKN Pembina Cakranegara

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen sains terhadap perkembangan kognitif anak kelompok B di TKN Pembina Cakranegara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan desain one group pre-test post-test dengan perlakuan berupa kegiatan mengenal rasa asin, asam, manis, pahit, dan umami. Sampel yang digunakan ialah 22 anak kelompok B2 di TKN Pembina Cakranegara. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dokumentasi, dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dengan teknik Shapiro-wilk yang menghasilkan nilai sig < 0,05 dan uji homogenitas menggunakan teknik Leven’s test yang menghasilkan nilai sig > 0,05. Sehingga hasil analisis data menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas diterapkan uji statistik dengan teknik uji paired sampels test Uji paired sampel test menghasilkan nilai sig. (2-tailed) sebear 0,00. Karena signifikan lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara hasil pre-test dan post-test perkembangan kognitif. Oleh karena itu, berdasarkan hasil analisis data dapat dikatakan bahwa hipotesis H0 ditolak dan Ha yang berarti kegiatan eksperimen sains memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kognitif anak kelompok B di TKN Pembina Cakranegara

    Pelatihan Terintegrasi Bagi Kader PKK dan Posyandu Terkait Pencegahan Stunting pada Anak di Kabupaten Bandung

    Get PDF
    Kemajuan suatu bangsa di masa depan sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang saat ini berada dalam kelompok anak usia dini. Namun, prevalensi stunting yang tinggi di Indonesia, termasuk Kabupaten Bandung, mengancam potensi masa depan tersebut. Stunting, akibat kekurangan gizi kronis, berdampak pada pertumbuhan fisik, kognitif, dan sosial-emosional anak, serta menurunkan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat peran kader PKK dan Posyandu dalam pencegahan stunting melalui pelatihan terintegrasi di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), penelitian ini melibatkan 50 kader PKK dan Posyandu. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD), wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pelatihan yang dilakukan mencakup materi tentang pengertian stunting, dampaknya, pola makan sehat, dan perawatan anak yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader PKK dan Posyandu dalam pencegahan stunting. Evaluasi dan refleksi menunjukkan kepuasan peserta terhadap materi dan metode pelatihan, serta pentingnya pendampingan dan monitoring berkala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas kader PKK dan Posyandu melalui pelatihan terintegrasi merupakan langkah strategis untuk menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Bandung

    4,781

    full texts

    4,991

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mataram (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇