Jurnal FKIP Universitas Mataram (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
4991 research outputs found
Sort by
The Effect of Age and Body Mass on CTDIvol and DLP Values in CT Scan Patients at Andalas University Hospital
Meningkatnya penggunaan sinar-X di bidang medis disertai dengan kemajuan teknologi yang pesat dan telah berdampak signifikan pada radiologi terapeutik dan diagnostik. Di bidang radiologi diagnostik, modalitas dengan teknologi canggih yang memanfaatkan sinar-X adalah Computed Tomography Scanner (CT Scan). Dosis radiasi CT scan diketahui lebih besar dibandingkan dengan modalitas lain, membuat perlindungan pasien dari paparan berlebihan menjadi prioritas kritis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia dan massa tubuh terhadap nilai Computed Tomography Dose Index (CTDIVol) dan Dose Length Product (DLP) pada pasien CT Scan di Instalasi Radiologi RS Universitas Andalas, untuk memberikan dosis radiasi yang tepat dan tepat untuk keperluan diagnostik. Prosesnya termasuk mengumpulkan data dosis radiasi pada pasien yang mengalami CT Scan kepala dan perut non-kontras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia memiliki korelasi yang sangat lemah dengan nilai CTDIVol dan DLP, sedangkan massa tubuh memiliki korelasi yang cukup rendah, kecuali untuk CT Scan perut non-kontras. Penelitian ini menunjukkan bahwa massa tubuh pasien tidak berpengaruh signifikan terhadap pemeriksaan CT scan di RS Universitas Andalas. Dianjurkan untuk mengoptimalkan dosis radiasi dengan mempertimbangkan massa tubuh dan menggunakan Automatic Exposure Control (AEC)
Evaluating The Utilization Of Physics Laboratories in High Schools: A Case Study at SMAN 5 Metro
This study aims to evaluate the utilization of the physics laboratory at SMA Negeri 5 Metro and to identify factors influencing its effectiveness in supporting physics learning. A qualitative descriptive method was employed, involving Grade XI students and physics teachers as research participants. Data were collected through observations, interviews, and a response questionnaire. Analysis was conducted both during and after data collection using triangulation by comparing data from these three sources. The findings reveal that 80% of students reported suboptimal use of the laboratory, and 86.4% expressed a lack of interest in physics, primarily due to difficulties in understanding the subject matter. Physics practicals are still carried out in classrooms, with teachers bringing equipment to demonstrate experiments. Several factors hinder optimal laboratory use, including the absence of laboratory assistants or technicians, poor laboratory management, and the use of laboratory space for non-academic activities such as MGMP meetings and student council events. This study is limited to a single school (SMA Negeri 5 Metro) and does not compare laboratory use with that of other institutions, which may limit the generalizability of the findings. Future research should involve comparative studies across multiple schools to obtain a broader understanding of laboratory management and its impact on physics learning outcomes
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas dan Penyusunan Artikel Ilmiah bagi Guru-Guru di SMP Negeri 2 Jonggat
Guru yang profesional tidak hanya mampu mengajar materi pembelajaran tetapi juga mampu mengembangkan profesinya secara berkelanjutan melalui kegiatan penelitian dan publikasi artikel ilmiah dalam jurnal. Berdasarkan wawancara dengan guru-guru SMP Negeri 2 Jonggat ditemukan informasi bahwa guru mengalami kesulitan dalam menyusun proposal PTK dan masih belum berpengalaman dalam melaksanakan PTK. Guru juga masih kesulitan dalam menyusun artikel ilmiah hasil PTK. Hal tersebut berdampak pada terkendalanya kenaikan pangkat guru. Tujuan kegiatan ini adalah melatih guru-guru di SMP Negeri 2 Jonggat dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan menyusun artikel ilmiah. Metode kegiatan yang telah dilakukan yakni dengan memberikan materi tentang PTK dan artikel ilmiah, diskusi (tanya jawab) tentang materi pelatihan, kegiatan pendampingan menyusun draft proposal PTK, dan pemberian angket respon peserta. Selanjutnya, akan dilakukan kegiatan pendampingan pelaksanaan PTK di kelas dan menyusun artikel ilmiah hasil PTK. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Jonggat pada tanggal 17 Mei 2025 dengan peserta sejumlah 21 orang. Narasumber telah menyampaikan materi tentang PTK dan artikel ilmiah. Peserta telah memberikan 3 pertanyaan tentang materi PTK dan artikel ilmiah, narasumber memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut. Adapun kegiatan menyusun draft proposal difasilitasi dengan Lembar Kerja (LK) yang diberikan ke semua peserta, LK dikerjakan secara berpasangan sehingga diperoleh 10 draft proposal PTK. Dari angket respon peserta diperoleh informasi tentang pengalaman dan tantangan guru dalam melaksanakan PTK dan menyusun artikel ilmiah, serta harapan dan saran untuk kegiatan di masa yang akan datang. Deskripsi respon peserta akan dijelaskan lebih rinci di bagian hasil dan pembahasan pada artikel ini
Studi Kasus: Media Pembelajaran Interaktif dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa dengan Integrasi GeoGebra dan Website
This research is motivated by the low numeracy skills of students in Indonesia, particularly in mathematics, with only 28% achieving proficiency at Level 2, far below the OECD average. The research problem includes questions about the effectiveness of Interactive Mathematics Learning Media (GeoGebra and Website) in improving students' numeracy skills in Geometry Transformation material. The aim of the research is to evaluate the effectiveness of this learning media, and the results are expected to provide an alternative for teachers in enhancing students' numeracy skills, which is crucial in addressing the wide educational quality gap in Indonesia compared to other countries, especially in terms of students' numeracy abilities. This research is also expected to provide recommendations to support the improvement of mathematics education quality at the junior high school level. This study is a case study involving 2 teachers and 8 students. The interactive mathematics learning media, integrating GeoGebra and the website, is effective in improving students' numeracy skills in geometry transformation material. The effectiveness of the interactive mathematics learning media can be seen through sufficient activities that allow students to explore the properties of translation, rotation, reflection, congruence, and dilation. Students' understanding of these properties in geometry transformation is followed by activities in solving geometry-related problems. Finally, conclusions are drawn on techniques for solving problems related to geometry transformation material
Pengaruh Penggunaan Media Powerpoint Intetaktif dalam Pembelajaran Matematika terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Gunungsari Tahun Ajaran 2024/2025
This study aims to determine the effect of using interactive powerpoint media in mathematics learning on the academic achievement of eighth-grade students at SMPN 1 Gunungsari in the 2024/2025 academic year. This research is a quantitative study using a quasi-experimental method. The population in this study consists of eighth-grade students at SMPN 1 Gunungsari in the 2024/2025 academic year, totaling 295 students, comprising 140 male students and 156 female students, distributed across ten classes (VIII A to VIII J). The sample in this study includes class VIII G, consisting of 29 students as the control class, and class VIII J, consisting of 27 students as the experimental class, selected using cluster random sampling. Data collection techniques used in this study include observation, tests, and documentation. The data analysis techniques employed are descriptive and inferential statistics, including normality tests, homogeneity tests, t-tests, and effect size tests. Based on the t-test analysis, it was found that t_count > t_table (2.913 > 2.005) at a 5% significance level. This indicates a significant difference in academic achievement between the experimental and control groups, with the experimental group having a higher average score of 75,66 compared to the control group’s average score of 65,56. The effect size test yielded a value of d=0.78 indicating that the effect of using interactive powerpoint media falls into the medium category. Therefore, it can be concluded that the use of interactive PowerPoint media influences the mathematics learning achievement of eighth-grade students at SMPN 1 Gunungsari in the 2024/2025 academic year.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media powerpoint interaktif dalam pembelajaran matematika terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Gunungsari tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode eksperimen semu (Quasi eksperimen). Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Gunungsari tahun ajaran 2024/2025 dengan jumlah siswa yaitu 295 siswa yang terdiri dari 140 siswa laki-laki dan 156 siswa perempuan yang terbagi menjadi 10 kelas dari kelas (VIII A sampai dengan VIII J). Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII G yang terdiri dari 29 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas VIII J yang terdiri dari 27 siswa sebagai kelas kontrol yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan inferensial yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, dan uji effect size. Berdasarkan analisis uji-t diperoleh nilai t_hitung > t_tabel (2,913 > 2,005) dengan taraf signifikan 5%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dimana nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi yaitu 75,66 dibandingkan kelompok kontrol yaitu 65,56. Berdasarkan uji effect size diperoleh nilai d = 0,78 yang menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan media powerpoint interaktif termasuk dalam kategori sedang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media powerpoint interaktif berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 1 Gunungsari tahun ajaran 2024/2025
A Analisis Kessalahan Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Barisan Monoton Dengan Perspektif Teori Kastolan
This study aims to analyze the types of errors made by students in solving problems involving Monotonic Sequences, using Kastolan’s error theory as the analytical framework. A qualitative descriptive approach was adopted, involving three students from a Mathematics Education Study Program as research participants. Data were collected through problem-solving tasks distributed via Google Forms and analyzed based on Kastolan’s error categories. The data analysis process consisted of three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that procedural errors were the most dominant, occurring in 66% of the responses and classified as very high. Conceptual errors followed with a percentage of 33%, categorized as moderately high. Technical errors appeared least frequently, with a percentage of 11%, and were categorized as low. These results indicate that students face difficulties in following systematic steps during problem-solving. Therefore, educators are encouraged to reinforce students’ procedural skills by implementing learning strategies that are more structured, focused, and effective.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan soal Barisan Monoton dengan menggunakan kerangka teori kesalahan Kastolan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan tiga mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Matematika sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui soal pemecahan masalah yang disebarkan dalam bentuk Google Form, kemudian dianalisis berdasarkan klasifikasi Kastolan. Proses analisis data mencakup tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan prosedural merupakan jenis kesalahan yang paling dominan, muncul pada presentase yaitu 66% jawaban dan termasuk kategori sangat tinggi. Kesalahan konseptual berada di urutan kedua dengan persentase 33% dan tergolong cukup tinggi. Kesalahan teknikal memiliki persentase terendah, yaitu 11% dan dikategorikan rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih kesulitan mengikuti langkah-langkah sistematis dalam menyelesaikan soal. Oleh karena itu, pendidik perlu memperkuat keterampilan prosedural mahasiswa melalui strategi pembelajaran yang lebih terstruktur, terarah, dan efektif.
 
Practicality and Effectiveness of Metacognitive-Based Flipbook E-modules Assisted by GeoGebra to Improve Mathematical Conceptual Understanding of Prospective Teacher Students
Starting from the low understanding of mathematical concepts of prospective teacher students in learning and the demands of the times. Prospective teachers must first understand mathematical concepts in order to easily solve more complex mathematical problems. Preliminary studies show that prospective teachers' understanding of mathematical concepts in analytical geometry is still low. Students have difficulty describing abstract geometric objects and lack access to adequate interactive learning materials, making it difficult for them to understand geometry. Teaching materials are needed in the form of metacognitive-based electronic models to improve students' understanding of mathematical concepts. This e-module supports an independent learning process that leads students to abstract mathematical problems using the help of GeoGebra. This research was conducted with the Plomp development model, to measure the level of practicality seen from the practicality questionnaire from 9 students and a lecturer teaching the Analytical Field Geometry course, and the effectiveness of the product has been seen from the small group evaluation phase. Measurement of effectiveness is measured from the average n-gain according to Meltzer to improve students' understanding of mathematical concepts. The results showed that the GeoGebra-assisted metacognitive-based electronic flipbook module to improve students' understanding of mathematical concepts was practice and effective
Kemampuan Representasi Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Persamaan Garis Lurus Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa SMP
Abstract
Mathematical representation is the ability to express ideas or concepts in visual form (diagrams, graphs, pictures, tables). The cognitive style of students is also related to their mathematical representation, because the cognitive structure of students in remembering problems or processing information obtained during learning will vary. This study is a qualitative descriptive study that aims to describe students' mathematical representation abilities in solving mathematical problems of Field Dependent and Field Independent students. The subjects in this study were students of class VIII-A of SMP Negeri 11 Mataram. The results of this study show significant differences related to mathematical representation abilities in solving linear equation problems between students with FD and FI cognitive styles. FD students cannot solve problems if given problems that are different from the examples taught by the teacher and depend on guidance or direction from the teacher. While FI students can solve problems even though they are different from the examples taught by the teacher because they can use their own thinking without being guided by the method taught by the teacher and do not depend on teacher guidance. Then students with FI cognitive styles are more analytical in solving problems than students with FD cognitive styles. The instruments used in this study were GEFT test sheets, mathematical representation test questions, and validated interview guidelines.Abstrak
Representasi matematis merupakan kemampuan mengungkapkan ide atau gagasan dalam bentuk visual (diagram, grafik, gambar, tabel). Gaya kognitif peserta didik juga berkaitan dengan representasi matematisnya, karena struktur kognitif peserta didik dalam mengingat masalah atau memproses informasi yang diperoleh saat pembelajaran akan berbeda-beda. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika peserta didik Field Dependent dan Field Independent. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 11 Mataram. Dari hasil penelitian ini menunjukan perbedaan yang signifikan terkait kemampuan representasi matematis dalam menyelesaikan soal persamaan garis lurus antara siswa dengan gaya kognitif FD dan FI. Siswa FD tidak dapat menyelesaikan soal jika diberikan soal yang berbeda dengan contoh yang diajarkan oleh guru dan bergantung pada bimbingan atau arahan dari guru. Sedangkan siswa FI dapat menyelesaikan soal walaupun berbeda dengan contoh yang diajarkan oleh guru karena dapat menggunakan pemikiran sendiri tanpa berpedoman pada cara yang diajarkan oleh guru dan tidak bergantung pada bimbingan guru. Kemudian siswa dengan gaya kognitif FI lebih analitis dalam memecahkan masalah dibandingkan siswa dengan gaya kognitif FD. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes GEFT, soal tes representasi matematis, dan pedoman wawancara yang telah valid
Analisis Pelaksanaan Praktikum dan Pengelolaan Laboratorium Kimia MA Negeri Se-Lombok Timur Tahun Ajaran 2023/2024.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan pengelolaan laboratorium kimia serta pelaksanaan praktikum kimia di SMA Negeri MA di Lombok Timur tahun ajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket dan wawancara yang melibatkan guru kimia, kepala laboratorium, asisten laboratorium, dan siswa. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Interpretasi data menggunakan 5 kriteria (sangat baik, baik, cukup, kurang, sangat kurang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum kimia di MAN 1 Lombok Timur dan MAN 2 Lombok Timur berada pada kategori “Sangat Baik”, sedangkan di MAN IC Lombok Timur berada pada kategori “Baik”. Pengelolaan laboratorium di ketiga sekolah tersebut berada pada kategori “Sangat Baik” dengan total nilai rata-rata sebesar 92,42%. Namun, kelengkapan laboratorium di MAN IC masih kurang memadai dan berada pada kategori “Cukup”. Hasil wawancara menunjukkan bahwa kendala utama dalam pengelolaan laboratorium antara lain keterbatasan peralatan dan sumber daya manusia, khususnya asisten laboratorium. Meskipun terdapat beberapa kendala, namun pelaksanaan praktikum dan manajemen laboratorium di SMA MA Negeri Lombok Timur secara umum sudah berjalan dengan baik.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan pengelolaan laboratorium kimia serta pelaksanaan praktikum kimia di MA Negeri Se-Lombok Timur Tahun Ajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket dan wawancara yang melibatkan guru kimia, kepala laboratorium, laboran, dan peserta didik. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif berupa persentase. Interpretasi data menggunakan 5 kriteria (sangat baik, baik, cukup, kurang, sangat kurang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum kimia di MAN 1 Lombok Timur dan MAN 2 Lombok Timur berada dalam kategori “Sangat Baik”, sedangkan di MAN IC Lombok Timur dalam kategori “Baik”. Pengelolaan laboratorium di sekolah ketiga berada dalam kategori “Sangat Baik” dengan total nilai rata-rata sebesar 92,42%. Namun kelengkapan laboratorium di MAN IC Lombok Timur masih kurang memadai dan berada dalam kategori “Cukup”. Wawancara menunjukkan bahwa kendala utama dalam pengelolaan laboratorium meliputi keterbatasan peralaran dan sumber daya manusia, terutama tenaga tenaga kerja. Meskipun ada beberapa kendala, pelaksanaan praktikum dan pengelolaan laboratorium di MA Negeri Se-Lombok Timur secara umum sudah berjalan dengan Baik
Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Berbasis Web pada Materi Sistem Periodik Unsur
The purpose of this study was to determine the development process, validity, and practicality of web-based chemistry learning media on the Periodic System of Elements. The type of research used is research and development (R&D) with the ADDIE development model. This ADDIE development research model consists of 5 stages, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. Students of class XI IPA SMAN 3 MATARAM, consisting of six classes, became the population of this study. Cluster random sampling was the sampling method in this study. Cluster random sampling is sampling at the cluster/group level randomly and class XI IPA 3 was chosen as the research sample. The validity test results of the average V value of 0.77 and the average reliability level of R = 85% show that the learning media is valid and reliable. Meanwhile, student responses in the practicality test showed a positive response with an average practicality of 82.06%, so that the learning media developed was classified as very practical. Based on the results of the analysis, the learning media products developed are valid and practical to use in the teaching process.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan, validitas, dan kepraktisan media pembelajaran kimia berbasis web pada Sistem Periodik Unsur. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Model penelitian pengembangan ADDIE ini terdiri dari 5 tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Siswa kelas XI IPA SMAN 3 MATARAM, yang terdiri dari enam kelas, menjadi populasi penelitian ini. Cluster random sampling adalah metode pengambilan sampel dalam penelitian ini. Cluster random sampling yaitu pengambilan sampel pada tingkat klaster/kelompok secara acak dan kelas XI IPA 3 dipilih sebagai sampel penelitian. Hasil uji validitas nilai V rata-rata 0,77 dan tingkat reliabilitas rata-rata R = 85% menunjukkan bahwa media pembelajaran valid dan reliabel. Sementara itu, respon siswa pada uji kepraktisan menunjukkan respon positif dengan rata-rata kepraktisan sebesar 82,06%, sehingga media pembelajaran yang dikembangkan tergolong sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis tersebut, produk media pembelajaran yang dikembangkan bersifat valid dan praktis digunakan dalam proses pengajaran