e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)
e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)Not a member yet
4146 research outputs found
Sort by
Sistem Informasi Inventori Gudang Berbasis Website Menggunakan Model Fountain
Sistem Informasi Inventori Gudang (SIIG) merupakan aspek vital dalam manajemen logistik suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Inventori Gudang berbasis website dengan menerapkan Model Fountain di PT Ladang Karya Husada. Model Fountain, yang merupakan modifikasi dari model waterfall dengan penekanan pada pengembangan iteratif dan fleksibilitas, dipilih untuk memperkuat proses pengembangan perangkat lunak berorientasi objek. Melalui pengembangan ini, SIIG memungkinkan PT Ladang Karya Husada untuk mengelola dan mencatat dengan efisien stok barang serta transaksi keluar-masuk. Implementasi SIIG menyediakan kemudahan bagi pengguna internal perusahaan dalam menjalankan tugas sehari-hari mereka dengan lebih efisien. Pendataan manual menggunakan file Excel berhasil digantikan dengan sistem yang lebih terstruktur dan terotomatisasi, memungkinkan pemantauan stok secara real-time. Dengan adopsi Model Fountain, pengembangan sistem ini memungkinkan penambahan progresif komponen perangkat lunak pada setiap iterasi, memungkinkan kelengkapan fitur yang diperlukan sepanjang fase pengembangan. Hasil penilaian berdasarkan uji survei skala likert dan menggunakan faktor Usability ISO 9126 menunjukkan nilai rata-rata 91%. Hasil akhir penelitian menegaskan bahwa SIIG yang diterapkan di PT Ladang Karya Husada mampu meningkatkan efisiensi operasional serta memberikan solusi yang handal dan terukur dalam mengelola inventori gudang. Kata Kunci: Sistem Informasi Inventori Gudang, Model Fountain, Pengembangan Berbasis Website, Manajemen Stok Barang
Penerapan FP-Growth untuk Menentukan Rekomendasi Produk pada Kogu Coffee Shop Malang
Dalam dunia bisnis, rekomendasi penjualan produk sangat penting untuk mendukung keputusan bisnis sebuah perusahaan. Kebutuhan terkait rekomendasi penjualan produk diperlukan oleh Kogu Coffee Shop Malang sebagai salah satu upaya strategi pemasaran. Salah satu alternatif untuk menghasilkan rekomendasi penjualan produk yang tepat yaitu menggunakan Algoritma FP-Growth (Frequent Pattern Growth). FP-Growth digunakan untuk mengidentifikasi pola pembelian dari data transaksi yang sering terjadi antara produk-produk tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi penjualan produk yang tepat pada Kogu Coffee Shop Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan CRISP-DM yang terdiri dari business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, dan deployment. Evaluasi dilakukan sebanyak enam kali. Dari hasil evaluasi menunjukkan nialai pattern 3 dan rules senilai 0,5 menghasilkan sembilan kombinasi association rules. Nilai confidence tertinggi dari hasil association rules sebesar 75%. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk dashboard menggunakan Tableau Desktop. Dashboard terdiri dari grafik reomendasi produk dari hasil association rules, distribusi kategori produk, daftar produk terlaris, tren transaksi mingguan, distribusi jenis penjualan, dan distribusi metode pembayaran. Rekomendasi produk ini dapat memberikan opsi strategi pemasaran dengan membuat rekomendasi produk yang sesuai dengan pola pembelian pelanggan
Penerapan Metode Design Thinking dalam Pengembangan Antarmuka Pengguna dan Pengalaman Pengguna pada Website Learning Management System (LMS)
Sistem Manajemen Pembelajaran adalah platform pengelolaan pembelajaran yang dirancang untuk memudahkan pembelajaran jarak jauh berbasis elektronik (e-learning). Hal ini diciptakan guna merancang, mengembangkan, dan menyelenggarakan pendidikan secara daring, serta menghubungkan dan mengintegrasikan antara pengajar dan pelajar dalam berbagi pengetahuan. Penelitian ini akan berfokus kepada pengembangan User Interface/User Experience website Learning Management System. Pada penelitian ini digunakan metode Design Thinking. Dimana tahapan yang akan digunakan adalah Empathize, Define, Ideate, Protoype, serta Test. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Perguruan Tinggi yang sebelumnya sudah menggunakan LMS dari platform lain. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sebuah solusi Learning Management System yang memiliki User Interface maupun User Exerperince yang baik. Tahapan Test pada penelitian ini adalah menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). Hasil dari Test penelitian ini adalah nilai benchmark Daya Tarik memiliki nilai 1,09 dan mendapatkan predikat Below Average dan nilai Kejelasan memiliki nilai 0,99 dan mendapatkan predikat Below Average. Untuk nilai Efisiensi memiliki nilai 1,11 dengan predikat Good. Nilai Ketepatan memiliki nilai 1,18 dan mendapatkan predikat Above Average. Nilai Stimulasi mendapatkan nilai 1,11 dengan predikat Above Average. Sedangkan nilai Kebaruan mendapatkan nilai 0,66 dengan predikat Below Average. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan prototype produk yang nantinya akan diimplementasikan oleh tim IT dari Perguruan Tinggi
Analisa Performansi dan Emisi Gas Buang pada Motor Honda Legenda 100 CC Berdasarkan Variasi Jumlah Katup Intake
Kendaraan bermotor, terutama sepeda motor, merupakan salah satu jenis alat transportasi yang sangat umum digunakan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi dampak perubahan katup intake terhadap kinerja dan emisi gas buang pada Honda Legenda 100cc. Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat dynotest di Laboratorium Mobar ITATS. Saat melakukan pengujian terhadap Honda Legenda 100cc, dilakukan perbandingan antara penggunaan 2 katup dan 3 katup. Data diambil pada rentang Rpm 4000-8000 dengan menggunakan transmisi gigi 3. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan dalam daya dan torsi pada motor yang telah dimodifikasi menjadi 3 katup. Mesin yang menggunakan 3 katup mengalami peningkatan torsi dan daya pada setiap putaran mesin. Hal ini disebabkan oleh peningkatan jumlah campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam ruang bakar, sehingga dorongan piston dan poros engkol juga meningkat, menghasilkan daya yang lebih besar. Namun, konsekuensinya adalah konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi karena lubang masuk udara dan bahan bakar menjadi lebih besar, menyebabkan aliran bahan bakar yang lebih kuat untuk proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin. Untuk hasil uji emisi gas buang, diperlukan penyetelan ulang pada karburator
Analisis Kelayakan Finansial Perencanaan Usaha Milksix Menggunakan Metode NPV, Payback Period dan ROR
Perencanaan usaha adalah landasan penting dalam membentuk strategi yang kokoh untuk mencapai tujuan bisnis. Faktor-faktor seperti analisis pasar, strategi pemasaran, manajemen operasional, dan perencanaan keuangan merupakan bagian integral dari perencanaan usaha. Sektor industri Food and Beverage adalah salah satu sektor usaha yang terus menerus mengalami pertumbuhan. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia, volume kebutuhan terhadap makanan dan minuman pun terus meningkat. Salah satu produk dari industri ini adalah milkshake. Aspek finansial sangatlah penting dalam sebuah perencanaan usaha, dikarenakan aspek finansial dapat meliputi Penentuan dan perhitungan biaya produksi, biaya peralatan, analisa untung ruginya, berapa besar modal dan keuntungan serta tempo waktu pengembalian modal. Jenis usaha yang didirikan akan berpengaruh pada analisa kelayakan finansial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kelayakan perencanaan usaha milksix menggunakan metode NPV, ROR dan Payback Period. Pada Analisis kelayakan finansial perencanaan usaha milksix memiliki nilai MARR sebesar 4%, nilai NPV sebesar Rp 949.246.575, nilai ROR sebesar 24.36559658%, dan nilai Payback Period sebesar 1.311791 atau 1 tahun 3 bulan 19 hari. Perencanaan usaha milksix dapat dikatakan layak dikarenakan hasil NPV bernilai positif atau NPV 0, nilai ROR MARR, dan nilai Payback Period kurang dari umur perencanaan usaha
Evaluasi Kelayakan Finansial Proyek Perumahan Golden Banjarsari Mojokerto
Kecamatan Jetis memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kabupaten Mojokerto, mencapai 87,137 jiwa, dan luas wilayah 53,05 km2. Pertumbuhan penduduknya meningkat signifikan, dengan kenaikan 0,6% pada tahun 2021, hal ini menciptakan peluang investasi bagi para developer termasuk PT. Wahana Alam Sentausa yang memiliki proyek pembangunan perumahan Golden Banjarsari. Proyek investasi ini pastinya membutuhkan modal yang besar dalam pelaksanaannya. Perumahan Golden Banjarsari sendiri sudah dilaksanakan pada tahun 2021 akhir. Untuk mengetahui seberapa besar keuntungan yang telah diraih hingga saat ini, maka perlu dilakukan sebuah evaluasi kelayakan finansial yang juga dapat menjadi alat pembantu pengambilan keputusan dalam pengembangan perumahan. Selain itu agar terhindar dari kerugian di masa mendatang, dengan harapan proyek investasi tersebut dapat berjalan sesuai yang direncanakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kelayakan proyek perumahan Golden Banjarsari berdasarkan dari aspek finansialnya yang menggunakan metode perhitungan Benefit Cost Ratio (BCR) dan Internal Rate of Return (IRR). Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui periode waktu pengembalian modal menggunakan metode Payback Period (PP). Dari hasil perhitungan didapat nilai BCR = 0,889 1, IRR = 0,25% MARR= 7,79%, dan PP = 3 Tahun 7 Bulan 2 Tahun. Sehingga dapat disimpulkan bahwa proyek perumahan Golden Banjarsari dianggap tidak akan layak untuk dijalankan
Perkembangan Biodiesel di Indonesia: Review Regulasi dan Perspektif pada Masa Mendatang
Penggunaan biodiesel dilakukan dengan tujuan menggantikan bahan bakar fosil yang lebih mencemari lingkungan. Biodiesel mempunyai manfaat dengan dampak yang diberikan yakni emisi yang dihasilkan lebih rendah apabila dibandingkan kuantitas emisi yang dihasilkan dari bahan bakar fosil. Dalam rangka mewujudkan penggunaan energi biodiesel, dibuat kebijakan terkait pajak yang harus dibayar oleh setiap pihak pencemar. Pemerintah dalam hal ini melakukan tinjauan mengenai harga yang harus dibayar oleh pihak tersebut. Dalam implementasi kebijakan ini, pemerintah telah memperluas pemberian intensif untuk upaya tambahan dalam proses pembiayaan biodiesel ke cakupan sektor industri yang lebih luas, termasuk non-PSO. Tujuan ini akan dapat memberikan tanggung jawab dalam upaya berkembangnya realisasi pemanfaatan biodiesel. Keberlanjutan penggunaan biodiesel sangat bergantung pada kemampuan negara dalam memperoleh teknologi untuk proses produksi biodiesel yang berkualitas dengan harga yang kompetitif. Untuk menjaga keberlanjutan ini, terdapat kebijakan yang mengatur tentang harga biodiesl B100 yang dijaga agar tetap berada di bawah harga bahan bakar diesel
Analisis Faktor Cuaca Terhadap Kinerja Sistem Backhoe And Truck Atas Pertimbangan K3 Pada Operasi Penambangan PIT-E PT. Bukit Asam Tbk
Kegiatan Penambangan di PT. Bukit Asam Tbk Kecamatan Tanjung Enim, Kab Muara Enim Provinsi Sumatra Selatan,pada lokasi IUP Bangko Tengah PIT-E menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode open pit. Pada periode april dengan target rencana untuk tanah 3.450.000 Bcm dan untuk batubara 600.000 ton. Dalam upaya penambangan faktor cuaca menjadi pertimbangan dalam kegiatan operasi yakni dalam keselamtan kerja (K3). Tujuan dari penelitian ini mengetahui jumlah produktivitas alat gali muat dan angkut serta mengetahui faktor cuaca terhadap pertimbangan k3 dan besar hubungan produktivitas terhadap jam hujan. Pada periode bulan april terjadi hujan dengan curah hujan 411.71 mm/bulan dengan durasi hujan 78.5 jam/bulan dengan frekuensi 58.33 kali/bulan. Hasil dari penelitian diperoleh untuk waktu kerja 12 jam dan istirahat 1 jam menjadi dan jam hujan menjadi parameter efektivitas kerja. Pengangkutan OB (over burdent) menggunakan alat HD 785-7 dengan waktu edar dari front ke disposal 17.53 menit/siklus dan setiap kenaikan 1 jam hujan akan mengalami penurunan Produktivitas 14.32 bcm/jam dan alat gali PC 2000 dengan waktu edar 33.35 detik/siklus setiap kenaikan 1 jam hujan mengalami penurunan produktivitas 75.28 bcm/jam. Untuk pertimbangan K3 diperoleh dari hasil klasifikasi hujan april terjadi hujan lemah 12 dengan intensitas 0,02-0,05 mm/min tanah menjadi basah semuanya sehingga potensi bahaya tergelincir maka perlu menggunakan alat pelindung diri, hujan normal 15 dengan intensitas 0.05-0.25 bunyi curah hujan kedengaran potensi bahaya tergelincir sehingga proses penambangan perlu dihentikan.Kata Kunci : Cuaca, Kinerja Alat, Penambangan, K
Pengaruh Variasi Arus Terhadap Kekuatan Tarik dan Hasil Pengamatan Non-Destructive Test MT, UT pada Pengelasan GMAW Material Baja SS400
Kereta api merupakan sarana penting yang digunakan untuk mobilitas global. Pengelasan adalah tahapan penting yang memengaruhi kekuatan, integritas, dan keselamatan kereta api. Kualitas pengelasan sangat penting untuk menjaga keandalan dan mengurangi risiko kecelakaan. Proses pengelasan merupakan penggabungan bagian-bagian tertentu dari suatu material, baik material logam atau non logam, dengan memanaskan material tersebut pada suhu khusus. Hal ini dilakukan dengan atau tanpa menggunakan logam pengisi yang memiliki titik leleh yang nilainya relatif sama. Las Gas Metal Arc Welding merupakan kegiatan penyambungan dua logam menggunakan busur gas dengan elektroda berupa kawat rol yang digerakkan oleh motor. Pada penelitian ini proses pengelasan yang diamati merupakan proses GMAW dengan menggunakan variasi arus 130A, 230A, dan 350A. Posisi pengelasan yang digunakan yaitu 1G dengan sambungan Butt Joint Single V dengan sudut 60o. Material yang digunakan yaitu material Baja SS400 dengan ukuran 200 mm x 250 mm x 12 mm. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa metode pengujian meliputi magnetic particle test, ultrasonic test, dan tensile test. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa variasi arus las GMAW pada sambungan Baja SS400 memberikan pengaruh pada kekuatan tarik. Nilai UTS tertinggi diperoleh dari spesimen dengan arus 130 Ampere dengan nilai 545 MPa. Modulus young terbesar pada hasil pengelasan menggunakan kuat arus sebesar 130 Ampere dengan nilai 12.8 Gpa. Untuk nilai Elongation terbesar hasil pengelasan menggunakan kuat arus sebesar 230 Ampere dengan nilai 15.71%. Setelah dilakukan proses pengujian dengan menggunakan Non Destructive Testing (NDT) dengan metode Magnetic Particle Test (MT) dan Ultrasonic Test (UT) diketahui bahwa pada hasil pengelasan tidak ditemukannya cacat atau diskontinuitas.Kata kunci: Arus, GMAW, NDT, SS400, Kekuatan Tarik
Analisa Pengaruh Variasi Arus dan Sambungan terhadap Kekuatan Tarik dan Impak dengan Material SS400 pada Pengelasan GMAW
Pengelasan adalah proses menyambungkan dua buah atau lebih logam yang sejenis maupun tidak sejenis dengan mencairkan atau memanaskan logam tersebut baik diatas maupun di bawah titik leburnya, disertai atau tanpa penambahan tekananmaupun logam pengisi. Proses pengelasan GMAW adalah pengelasan dengan menyambungkan logam sejenis dengan bahan tambahan berupa kawat gulung dan gas pelindung melalui proses pencairan kawat gulung. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisa pengaruh arus dan sambungan terhadap kekuatan tarik, kekuatan impak, dan struktur makro pada material SS400 dengan proses GMAW. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yaitu dilakukannya penelitian secara langsung menggunakan material Baja SS400 dan pengelasan GMAW dengan elektroda ER70S-6 diameter 1,2 mm dengan aliran gas 15 L/menit. Variabel yang digunakan yaitu kuat arus sebesar 80 A dan 100 A, juga variasi sambungan Kampuh U, Kampuh V, dan Kampuh X. Selanjutnya dilakukan pengujian tarik untuk mengetahui kekuatan tarik pada suatu material, pengujian kekerasan untuk mengetahui seberapa keras material menerima beban, dan pengujian makro untuk melihat ukuran struktur HAZ dan Weld Metal yang terkena pengelasan. Analisa yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisa analisis deskriptif, dimana diperoleh hasil bahwa sambungan yang terbaik dalam pengujiankekuatan tarik (tensile) terdapat pada sambungan pengelasan kampuh X (kuat arus 80 A) dengan kekuatan tarik 492,77 MPa. Sselanjutnya sambungan yangterbaik dalam pengujian pukulan (impact) terdapat pada sambungan pengelasan kampuh U (kuat arus 100 A) dengan kekuatan pukulan 2,20 J/mm2. Sedangkan sambungan yang terbaik dalam pengujian fotostruktur makro terdapatpada sambungan pengelasan kampuh V (kuat arus 80 A dan 100 A) serta jampuh X (kuat arus 100 A) karena tidak terjadi kecacatan. Selain itu HAZ rata-rata terbaik dimiliki oleh Kampuh V (kuat arus 80 A) dan Kampuh X (kuat arus 100 A)