e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)
e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)Not a member yet
4146 research outputs found
Sort by
Determining the Best Zone for Waste Storage Ponds: Integrating DEM analysis and Satellite Gravity data in the Prospect Area of Ungaran Geothermal Mining Working Area, Semarang, Indonesia.
The Ungaran Geothermal Mining Working Area, Mount Ungaran, has geothermal prospects around the Gedongsongo and Nglimut areas, which have the potential to develop as Indonesian geothermal exploration projects. The challenges in developing geothermal exploration projects in Indonesia are the PLTP sector, which generates geothermal waste in the form of brine and geothermal mud. If discharged into the environment, this waste can pose a threat to human health and ecosystems. This study aimed to specify the most suitable zone for waste storage ponds in the Ungaran geothermal prospect area. The method integrates data analysis of Digital Elevation Model (DEM) imagery, Landsat imagery, and air gravity data, which produces integrated maps, such as Maps of Fault and Fractures density and Maps of Land Cover. Second vertical derivative (SVD) analysis from air gravity data is also used to ensure the presence of a structure. There are five parameters for determining the pond-making zone: Not a residential area with a slope of less than 15%, distance from the fault is more than 200 m, distance from the road is more than 100 m, and distance from areas of geothermal manifestations such as hot springs and fumaroles is more than 200 m. Based on the interpretation of the integrated maps resulting from the analysis, several zones are suitable for creating waste storage ponds in the Nglimut and Gedongsongo prospect areas. The Nglimut area has potential zones, in contrast. In the Gedongsongo area, there are no potential zones. The Nglimut prospect has two possible zones; the best zone is N2, where all five parameters are perfectly satisfied. The northern area of N1 has one geothermal manifestation (hot spring). The best-to-fair zones are N2 and N1
RANCANG BANGUN SISTEM PENGISI GALON OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO DAN SENSOR KAPASITIF TIPE LJC18A3
Sistem otomasi pengisian air galon sangat bermanfaat untuk depo isi ulang yang tidak memiliki banyak karyawan. Ketika air pengisian penuh, tidak terjadi tumpah. Pada penelitian ini dirancang pengisian air galon otomatis. Letak inovasi adalah pemilihan jenis sensor. Sensor yang digunakan adalah tipe jarak-kapasitif. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah sistem otomasi untuk membantu rumah depo galon. Secara tidak langsung memiliki dampak ekonomi dan efisien tenaga kerja. Metode rancang bangun yang dilaksanakan dalam penelitian terdiri dari dua macam, yaitu perancangan mekanik dan elektronika. Mekanis didesain untuk mampu menopang pompa dan sistem pengisian agar bisa tepat jatuh pada ujung galon. Pada sistem elektronika terdapat sensor LCJ18A3, Arduino uno, papan LCD I2C, sumber tenaga dan pengolah sensor CD4050. Hasil pengujian sensor didaptkan akurasi sekitar 80%. Ketidak akuratan tersebut disebabkan adanya air yang masih membekas di badan galon. Pada pengujian LCD alfanumerik didapatkan nilai kebenaran sekitar 100%. Hal ini disebabkan hasil luaran LCD dan format data teks sama. Pada pengujian sistem relay untuk aktivasi pompa, didapatkan kebenaran 100%. Pengujian algoritma memberikan kesesuaian sekitar 100%. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpumpulan bahwa sistem otomasi pengisian galon dapat bekerja dengan baik dan efektif
Metode Decision Tree C4.5 untuk Klasifikasi Berat Badan Obesitas
Obesitas merupakan masalah kesehatan yang serius dan telah menjadi salah satu faktor utama penyebab penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi. Dalam penelitian ini, metode Decision Tree digunakan untuk melakukan klasifikasi berat badan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap obesitas. Decision tree C4.5 algoritma yang digunakan untuk membuat decision tree (pohon keputusan), pohon keputusan sebuah obyek yang diklasifikasikan pada pohon wajib dites nilai Entropy dan Gainnya. Nilai Entropy tersebut kemudian dihitung nilai Gain masing-masing atribut, kemudian atribut dengan Gain tertinggi dipilih menjadi test atribut dari suatu node. Proses yang dilakukan saat klasifikasi adalah dataset dibagi menjadi dua bagian, data Training dan data Testing, kemudian menghitung Entropy dan Gain, sehingga menghasilkan pohon keputusan Decision Tree C4.5. Dari proses sebelumnya menghasilkan hasil klasifikasi dari data Testing. Berdasarkan hasil klasifikasi di uji menggunakan Confusion Matrix untuk menghitung Accuracy, Precision, Recall, F1_Score. model berhasil mendeteksi sekitar 92% dari semua contoh kelas yang sebenarnya ada dalam dataset dan hasil f1-score adalah 0.89 yang berarti f1-score bernilai 89%
Penerapan Insulasi Perpindahan Panas Pada Pipa Boiler Feed Water Di PT. Petrokimia Gresik
Penggunaan teknologi hijau menjadi solusi untuk mengurangi dampak lingkungan dari berbagai sektor, termasuk transportasi dan konstruksi, yang merupakan kontributor besar emisi karbon dan polusi. Insulasi perpindahan panas pada pipa merupakan salah satu inovasi dalam teknologi ramah lingkungan yang diterapkan di PT Petrokimia Gresik untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi dampak lingkungan. Artikel ini membahas penggunaan glass wool sebagai material insulasi pada pipa boiler feed water, yang bertujuan untuk mengurangi kehilangan panas. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penggunaan glass wool secara signifikan menurunkan jumlah energi yang hilang, dari 2.834,04 W tanpa insulasi menjadi 60,52 W dengan insulasi. Penggunaan insulasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi termal, tetapi juga mengurangi emisi karbon, melindungi infrastruktur, dan memperpanjang umur pipa. Artikel ini menggarisbawahi pentingnya penerapan teknologi hijau dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mengurangi jejak karbon mereka
Multiple Encryption Menggunakan Electronic Code Book dan Modifikasi Algoritma Playfair Cipher 9x9 untuk Keamanan Data Teks
Selama dekade terakhir, peningkatan penggunaan jaringan komputer telah membawa tantangan baru terkait privasi dan keamanan, terutama untuk data sensitif seperti catatan medis pasien psikiatri. Kriptografi muncul sebagai solusi untuk menjaga kerahasiaan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan ini dengan menggabungkan algoritma Modified 9x9 Playfair Cipher dan Electronic Code Book (ECB) dalam proses enkripsi untuk meningkatkan keamanan data medis pasien psikiatri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dari modified 9x9 Playfair cipher dan ECB memberikan tingkat keamanan yang tinggi, dengan efek salju rata-rata sekitar 50,70% untuk kunci 256-bit. Playfair Cipher menunjukkan bahwa dengan kunci 64-bit, efek salju rata-rata sekitar 30,8%, meningkat menjadi 32,94% dengan kunci 128-bit, dan mencapai 33,22% dengan kunci 256-bit. Selain itu, rata-rata untuk kunci dengan panjang 64, 128, dan 256 bit adalah 32,32. ECB menunjukkan efek salju rata-rata sekitar 51,06% untuk kunci 64-bit, 50,71% untuk kunci 128-bit, dan 49,95% untuk kunci 256-bit. Kombinasi Playfair Cipher dan ECB menunjukkan efek salju rata-rata sekitar 51,04% untuk kunci 64-bit, 50,55% untuk kunci 128-bit, dan 50,63% untuk kunci 256-bit. Terdapat kecenderungan untuk mencapai efek salju rata-rata yang lebih tinggi dengan kunci 256-bit dalam kombinasi Playfair Cipher dan ECB
Perancangan Dashboard Monitoring dan Evaluasi Data Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi menggunakan Metode Design Thinking
Data is the most valuable commodity. Data management is not only a necessity but also a crucial foundation in responding to and optimizing the potential of an organization, including the Information Technology Department of Malang State Polytechnic. The Information Technology Department has a data volume continues to increase significantly, one related to student data. No system can display student data concisely, making the monitoring and evaluation process difficult, for such as accreditation. The development of a dashboard for monitoring and evaluating student data in the Information Technology Department is a strategic step to increase the effectiveness of data management. The dashboard provides a visualization interface that allows for fast and efficient data monitoring and analysis. This study uses the design thinking method. This approach is suitable because users are involved in ensuring that the dashboard is designed according to needs so that it can support data-based decision-making. The user acceptance test method aims to assess several parameters, including information, design, use, and user loyalty. The test results showed that 89% of respondents agreed that the dashboard was considered feasible and met the assessment criteria based on the parameters tested
Rancang Bangun Aplikasi Untuk Penyedia Kursus Mengemudi Berbasis Web Dengan Incremental Model
Seiring meningkatnya jumlah pemilik kendaraan bermotor roda empat, pihak berwenang, dalam hal ini, Dinas Perhubungan dan Satuan Kepolisian Republik Indonesia menghimbau para pengemudi baru untuk mengikuti Kursus Mengemudi sebelum mulai mengendarai mobil. Jumlah pengelola kursus mengemudi di Surabaya saat ini sudah menyentuh angka ratusan, dengan semakin banyaknya pengemudi-pengemudi baru dan persaingan antar penyedia jasa kursus mengemudi seperti saat ini, dibutuhkan sebuah Sistem Informasi untuk mengatasi potensi masalah tersebut. Dengan melakukan Rekayasa Perangkat Lunak, diharapkan penelitian ini akan menghasilkan aplikasi yang dapat membantu semua pihak yang terlibat dalam proses kursus mengemudi, baik bagi Siswa / Pelajar, Instruktur Kursus, dan Pemilik / Admin Kursus. Pengembangan Perangkat Lunak menggunakan Incremental Model memberikan tim pengembang kemampuan untuk berfokus terhadap kebutuhan setiap pengguna yang sudah disebutkan sebelumnya. Karakteristik iteratif yang dimiliki incremental model diyakini akan menghasilkan aplikasi berkualitas dan mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh pihak-pihak dalam rangkaian proses kursus mengemudi. Hasil pengujian berdasarkan standar ISO 25010:2023 menunjukkan bahwa perangkat lunak memperoleh skor sebesar 91,3% untuk faktor ketepatan fungsional, yang dikategorikan sebagai Sangat Tepat. Selain itu, untuk faktor kapabilitas interaksi, perangkat lunak mendapatkan skor sebesar 84,2%, yang diklasifikasikan sebagai Sangat Mudah digunakan
Klasifikasi Cuaca Kota Bandung dengan Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbors
Indonesia is one of the countries that often experiences abnormal weather cycles. Extreme weather occurs due to several factors, such as unusual atmosphere. Weather prediction is very important in helping people anticipate various possibilities caused by extreme weather changes. This study aims to classify the weather in Bandung using the K-Nearest Neighbor algorithm. The K-Nearest Neighbor algorithm was chosen because of its ty to handle data with not too many variables and its implementation in weather classification cases. The dataset is secondary data taken from kaggle.com. Testing was conducted with k = 30, k = 50 and k = 70. With the highest accuracy, precision, and recall values at k = 50
Efisiensi Penyisihan Parameter COD, BOD5, dan NH3-N pada Pengolahan Air Limbah Kawasan Industri Menggunakan Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR)
This research is conducted on a laboratory scale. The wastewater used in this study is raw wastewater collected from the wastewater treatment plant (WWTP) of an industrial area. The wastewater was taken from the equalization tank unit, while the microbial inoculum was taken from the clarifier unit. The MBBR reactor was built from PVC pipe with a volume of 10 L, filled with 20% Kaldnes K1 media and 80% wastewater based on reactor volume. The MBBR effluent was measured for pH, BOD5, COD, and NH₃-N over eleven days. The research results show that the industrial area wastewater at NIP exceeded the quality standards for COD, BOD₅, NH₃-N, and NO₃-N parameters. Wastewater treatment using MBBR technology with Kaldnes K1 media achieved removal efficiencies of 71.8%, 83.5%, and 69.6% for BOD5, COD, and NH₃-N, respectively. The MBBR biological treatment reduced BOD5, COD, and NH₃-N values from 160.6 mg/L, 379.1 mg/L, and 26 mg/L to 42.5 mg/L, 62.4 mg/L, and 7.9 mg/L, respectively. The MBBR effluent from industrial area wastewater treatment has met the applicable quality standards. MBBR technology is a promising wastewater treatment method suitable for various types of wastewater