e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)
e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)Not a member yet
4146 research outputs found
Sort by
Implementasi Kriptografi Super Enkripsi Vigenere Cipher dan Data Encryption Standard (DES) pada Pengamanan Data Rekam Medis Pasien Rumah Sakit
Rekam medis adalah dokumen data confidential berisikan fakta yang menggambarkan keadaan pasien yang dibuat oleh petugas kesehatan dirumah sakit. Dengan tidak adanya pengolahan data rekam medis yang benar, rumah sakit akan menjadi lebih susah dalam mengatur administrasi sebagaimana yang diharapkan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengamankan data rekam medis pada sistem informasi manajemen (SIM) adalah dengan menggunakan algoritma Vigenère Cipher. Algoritma Vigenère Cipher memiliki kelemahan sehingga diperlukan penggabungan dengan algoritma lainnya. Kombinasi dari dua atau lebih algoritma enkripsi dalam kriptografi disebut super enkripsi, yang mana menjadikan sistem kriptografi menjadi lebih kuat dalam meningkatkan keamanan data. Dalam penelitian ini algoritma Vigenère Cipher digabungkan dengan DES (Data Encryption Standards). Algoritma DES memiliki beberapa kelebihan yaitu Tingkat keamanan yang cukup tinggi, implementasi mudah, dan kemampuan dalam mode operasi berbeda-beda seperti operasi Electronic Codebook (ECB), Cipher Block Chaining (CBC) dan Output Feedback (OFB). Pada penelitian “Implementasi Kriptografi Super Enkripsi Vigenère Cipher dan Data Encryption Standard (DES) Pada Pengamanan Data Rekam Medis Pasien Rumah Sakit” dilakukan pengujian dengan menggunakan Avalanche effect dengan nilai rata-rata : Vigenère Cipher 5,96%, DES 20,14%, DES Vigenere Cipher 19,21%, dan Vigenère Cipher DES 20,35%. Dari empat metode yang diujikan, diperoleh nilai AE tertinggi yaitu pada pengujian Vigenère Cipher DES sebesar 20,35%. Sehingga memilliki tingkat kerumitan dan keacakan tertinggi yang menjadikannya cocok untuk digunakan dalam pengamanan data rekam medis pasien rumah sakit
Design Thinking pada Analisis dan Perancangan High Fidelity Prototype Dashboard Sistem Pengambilan Keputusan Perguruan Tinggi
Pertumbuhan volume data di perguruan tinggi memerlukan sistem pengambilan keputusan yang mampu mengintegrasikan berbagai sumber data akademik dan non-akademik untuk mendukung pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan sistem pengambilan keputusan di perguruan tinggi dan merancang high fidelity prototype dashboard berbasis data menggunakan metode design thinking. Metode ini terdiri dari lima tahap utama: empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan sembilan narasumber dari berbagai unit kerja di perguruan tinggi, menghasilkan 74 kebutuhan fungsional dan 12 kebutuhan non-fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa high fidelity prototype yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan diuji menggunakan System Usability Scale (SUS), memperoleh skor usability sebesar 89,5, menunjukkan tingkat kegunaan yang sangat baik. Keterbatasan penelitian ini adalah belum adanya implementasi penuh dalam sistem informasi perguruan tinggi. Kontribusi penelitian ini terhadap akademisi adalah sebagai referensi perancangan sistem pengambilan keputusan berbasis design thinking, sedangkan bagi industri, penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengembangan solusi decision support system (DSS) berbasis data. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu perguruan tinggi dalam mengadopsi sistem pengambilan keputusan yang lebih efektif dan berbasis data
Pendekatan Ekstraksi Informasi Kualitas Layanan Toko di Platform Shopee Berdasarkan Komentar Menggunakan Ensemble Learning
The service quality of a shop can be reviewed through the rating feature which is represented in the form of the number of stars and comments. Customers often provide ratings and comments after purchasing products and receiving service from a shop. However, this is inefficient because potential buyers have to look at the comments one by one. Therefore, Machine Learning is one way to classify these comments. Creating a Service Quality Dictionary is an important point in this classification process because it functions to determine the service class of each comment. The algorithms used include Support Vector Machine, Random Forest, Multinomial Naive Bayes, TF-RF, and Ensemble Learning Bagging. The classification stages include the process of scraping, labeling, data sharing, preprocessing, word weighting, modeling, and model evaluation. Data is classified into two labels, the Service Quality label and the Not Service Quality label. The Service Quality Label will then be reclassified into three labels, namely Positive, Negative and Neutral. Modeling evaluation uses training data with three ratios, namely 90:10, 80:20, and 70:30. From these three ratios, it was found that the 90:10 ratio had better accuracy results, so the modeling evaluation for testing data used the ratio that had the best results from the training data evaluation, namely 90:10 which produced an accuracy of 87,3%.Keywords: Ensemble learning bagging; service quality; text mining; TF-RF
Implementasi Metode Simple Multi Attribute Rating Technique untuk Penyeleksian Calon Tenaga Kerja
Penyeleksian calon tenaga kerja memegang peranan penting dalam memastikan bahwa individu yang dipilih memiliki kualifikasi yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan. Proses seleksi yang kurang terstruktur dan bergantung pada penilaian subjektif seringkali menghasilkan keputusan yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) dalam proses seleksi calon tenaga kerja. Metode SMART dipilih karena kemampuannya untuk menilai beberapa kriteria secara objektif dan terstruktur. Dalam penelitian ini, beberapa faktor penting dalam seleksi tenaga kerja, seperti usia, pendidikan, pengalaman lama bekerja, dan sertifikasi keahlian, dianalisis dengan memberikan bobot yang sesuai dengan tingkat kepentingannya. Dengan menggunakan metode SMART, diharapkan proses seleksi dapat dilakukan dengan lebih transparan dan efisien, serta menghasilkan keputusan yang lebih tepat dalam memilih calon tenaga kerja yang memenuhi kriteria yang diinginkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem seleksi yang lebih efektif dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pengujian sistem dilakukan menggunakan 80 skenario data dengan 135 profil calon tenaga kerja, dan hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi sebesar 88,75%. Tingkat akurasi yang dicapai menunjukkan bahwa penerapan metode SMART secara umum dapat mendukung proses penyeleksian calon tenaga kerja dengan lebih objektif efisien dan efektif
Strategi Pelestarian Aksara Sasak melalui Mobile Game Edukatif Berbasis ADDIE
The Sasak script is an essential part of the cultural identity of the Sasak people in Lombok. However, interest among the younger generation in learning this script has been declining due to the dominance of the Indonesian language and globalization. Therefore, innovation in learning methods is necessary to ensure that the Sasak script remains preserved and appealing to students. One potential approach is gamification through educational mobile games. This study aims to develop a mobile game as a learning medium for the Sasak script using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. In the analysis phase, user needs and challenges in learning the Sasak script are identified. The design phase involves creating engaging gamification elements and an intuitive user interface. The development phase focuses on implementing technology to develop the mobile game. The game is then tested during the implementation phase, followed by the evaluation phase, which assesses its effectiveness in increasing students’ interest and understanding of the Sasak script, as well as evaluating the game’s content and interface. The results show that an ADDIE-based mobile game can enhance students’ motivation to learn the Sasak script. The use of gamification effectively creates a more interactive and enjoyable learning experience. Thus, this study contributes to the preservation of the Sasak script while providing an innovative solution for regional language education through digital technology
Kajian Literatur Life Cycle Assessment (LCA) Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo Jawa Timur dan perbandingannya dengan Tahura Lain di Indonesia dari Perspektif Limbah Pabrik
Taman Hutan Raya (Tahura) memiliki peran penting dalam konservasi dan keseimbangan ekologis, terutama dalam konteks tekanan lingkungan akibat aktivitas industri. Penelitian ini merupakan kajian literatur yang membandingkan penerapan Life Cycle Assessment (LCA) pada Tahura R. Soerjo di Jawa Timur dengan beberapa Tahura lain di Indonesia, dengan fokus khusus pada pengaruh limbah pabrik di sekitar kawasan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh limbah pabrik dan bagaimana pendekatan LCA dapat memberikan rekomendasi pengelolaan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tahura R. Soerjo menghadapi tekanan signifikan dari aktivitas industri di sekitarnya, khususnya dari pabrik di wilayah Mojokerto dan Pasuruan, dibandingkan dengan Tahura lain yang relatif lebih steril dari polusi industri. Penelitian ini memberi rekomendasi integrasi LCA dalam perencanaan dan pengelolaan Tahura untuk mitigasi dampak limbah pabrik secara sistematis
Analisa Pengaruh Jumlah Penduduk Terhadap Jumlah Angkatan Kerja pada Provinsi Jawa Timur Menggunakan Metode Regresi Linear
Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terpadat di Indonesia. Sebagian besar penduduknya berusia produktif, yang secara tidak langsung memiliki hubungan dengan jumlah angkatan kerja di wilayah tersebut. Studi ini melihat bagaimana pergeseran demografi mempengaruhi perkembangan angkatan kerja baru. Penelitian ini menghasilkan model prediksi dengan tingkat akurasi sebesar 98,85% dan tingkat kesalahan yang sangat rendah, yaitu hanya 1,15%, dengan menggunakan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur dan melakukan prediksi dengan menggunakan pendekatan regresi linier. Dengan tingkat ketepatan ini, hasil prediksi dapat menjadi panduan yang dapat dipercaya untuk memperkirakan jumlah angkatan kerja di masa depan di Provinsi Jawa Timur
Trickling Filter with River Stone and Hose Piece Media Variations for Treating Poultry Slaughterhouse Wastewater
The Poultry Slaughterhouse (RPU) operations menghasilkan wastewater dengan characteristics high organic matter dinyatakan dalam parameter (Biological Oxygen Demand) , (Chemical Oxygen Demand), suspended matter (Total Suspended Solid), and oils and fats sehingga harus diolah agar memenuhi effluent standard serta tidak mencemari perairan. Riset ini bertujuan untuk mengetahui apakah tickling filter dapat digunakan untuk mengolah poutry slaughterhouse wastewater. Wastewater taken form Wonokromo poutry slaughterhouse Surabaya. Penelitian dilaksankana menggunakan two wastewater tank, which (P1) untuk menampung slaughter wastewater, second tank (P2) to maintain waterpressure and tank pembagi ke two trickling filter reaktor. Trickling filter dalam penelitian ini menggunakan variasi media, first Trickling filter (R1) with stone media and second trickling filter (R2) with hose pieces media with flow rate 10 mililiter/menit. Trickling filter effluent be collected and examine at durataion 24, 96, 18 hours running and diukur nilai TSS, BOD and oils and fats remaining. Poutry Slaugherhouse wastewater distributed over trickling filter sehingga wastetwter tricle down to surface trickling filter media media. Concusion this research tat
Multi Pocket System for Itinerant Barber Bag Design
With the increasing number of barbers in Indonesia, hybrid services can meet the needs of haircut services at the service user's place, especially those with special needs, such as: elderly with limited mobility, people with disabilities or special needs, children, and others. Itinerant barbers are also a solution to meet the needs of customers with high mobility, such as adult men who are busy with activities, so they cannot go to the barbershop.A bag is a product used to carry and store all equipment and materials for barber activities optimally. The equipment and materials are classified into 2 parts, namely priority and optional, to be adjusted to the needs of haircut activities. The bags used so far do not have this division, so they are mixed together and make it difficult for barbers when they are active. The ideal barber bag must have organized compartments to avoid damage to tools due to impacts and facilitate access to tool mobility when used and stored.The application of a multipocket system to the design of a itinerant barber bag (hybrid) is a solution for storing various equipment and supplies. Qualitative and quantitative methods are used in collecting data directly from mobile barbers and their service users through observation and surveys. Quantitative methods are used when analyzing data variables and realizing the size of the multipocket on the bag, where the size is adjusted to the needs, in order to realize the safety of the tool and the comfort of the tool user
Diagenetic Controls on Porosity in Sandstones of the Talang Akar Formation: A Case Study from the Rambangnia River Track, South OKU, South Sumatra
Porosity contributes to fluid storage and determines reservoir quality. The higher the porosity, the more free space is available to store fluid. However, the porosity of reservoirs, particularly the sandstones of the Talang Akar Formation of the Rambangnia River track, is not always good. The diagenetic process in the formation of sandstones is thought to contribute to variations in porosity quality. This study aims to determine the control of diagenesis on the porosity of sandstones of the Talang Akar Formation of the Rambangnia River, South Sumatra. The research methods used were field observation, petrographic, diagenesis, and porosity analysis. Based on petrographic analysis, the study area has three types of sandstone: lithic wacke, sublitharenite, and litharenite. The study of diagenesis shows that the sandstones in the Rambangnia River’s Talang Akar Formation have gone through an intense compaction phase, dissolution, cementation by silica and calcite minerals, and an authigenic phase in clay minerals. In general, the porosity of rocks in the study area ranges from fair to good