Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
Upaya meningkatkan hasil belajar kognitif siswa melalui model kooperatif tipe jigsaw berbantu media kahoot
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa kelas V MI Jauharul huda yang sebagian besar hasil belajar pada pembelajaran IPA tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM), dibuktikan dengan wawancara bersama walikelas serta tes kognitif pra siklus yang memperoleh nilai rata-rata 64 dengan ketuntasan klasikal 56% kategori “kurang” yang menghasilkan sembilan orang siswa tuntas dan tujuh orang siswa tidak tuntas mencapai KKM. Hal tersebut disebabkan oleh siswa yang tidak aktif selama pembelajaran berlangsung, suasana belajar yang monoton serta penggunaan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) hasil belajar kognitif siswa sebelum menggunakan model pembelajaran tipe jigsaw berbantu media kahoot. 2) keterlaksanaan penerepan model pembelajarn tipe jigsaw berbantu media kahoot pada setiap siklusnya. 3) hasil belajar kognitif siswa setelah diterapkan model pembelajaran tipe jigsaw berbantu media kahoot. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan campuran (mix method), yaitu kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh: 1) Hasil belajar kognitif siswa pada tahap sebelum penerapan model pembelajaran tipe jigsaw berbantu media kahoot pada mata pelajaran IPA di kelas V MI Jauharul Huda memperoleh nilai rata-rata 64 dengan ketuntasan klasikal 56% kategori “kurang”. 2) Proses pembelajarn dengan menggunakan model pembelajaran tipe jigsaw berbantu media kahoot memperoleh hasil aktivitas siswa pada siklus I 57% dengan kategori cukup, pada siklus II memperoleh 73% dengan kategori baik, kemudian pada siklus III meningkat sebesar 83% dengan kategori baik. 3) hasil belajar kognitif siswa pada setiap siklusnya. Pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 69 dengan ketuntasan klasikal 63% kategori cukup. Pada siklus II memperoleh nilai rata-rata sebesar 75 dengan ketuntasan klasikal 75% kategori baik. Sedangkan pada siklus III terdapat peningkatan yang sangat baik dengan memperoleh nilai rata-rata 81 dengan ketuntasan klasikal 100% kategori sangat baik. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran tipe jigsaw berbantu media kahoot dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas V di MI Jauharul Huda
EFL students’ digital literacy and their critical reading comprehension in Indonesian Islamic University Context: A correlational study
The rapid integration of digital technologies in higher education has transformed the way students access and process information, particularly in English as a Foreign Language (EFL) learning contexts. This study looks into the relationship between digital literacy skills and critical reading comprehension among EFL fourth-semester students at UIN Sunan Gunung Djati Bandung. The study is grounded in the DigComp framework (Vuorikari, 2022) for digital literacy and Kurland’s (2000) model of critical reading, which emphasises analysis, interpretation, and evaluation.
A quantitative correlational design was employed, involving 92 EFL undergraduate students from UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Data were collected using two objective multiple-choice tests: one assessing digital literacy across five DigComp competencies and another measuring critical reading comprehension based on Kurland’s components. The data were analysed using descriptive statistics, Kolmogorov–Smirnov normality testing, and Spearman’s rank-order correlation.
Findings revealed that students’ digital literacy (M = 67.17) and critical reading comprehension (M = 63.30) were both at moderate levels, with considerable variability among participants. The normality test indicated non-normal distributions; thus, Spearman’s rho was applied, yielding a moderate to strong positive correlation (ρ = 0.594, p < 0.01) between the two variables. This result supports the hypothesis that higher digital literacy is associated with better critical reading skills. These findings underscore the importance of integrating digital literacy training into EFL curricula to enhance students’ evaluative and critical reading skills, thereby equipping them for the cognitive demands of academic study and digital information environments
Kontestasi calon bupati dan wakil bupati dalam dinamika pemilihan kepala daerah kabupaten garut tahun 2008-2024
Wacana penghapusan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung yang pernah disampaikan oleh Prabowo Subianto menjadi perhatian serius dalam diskursus demokrasi di Indonesia. Usulan untuk mengembalikan kewenangan pemilihan kepala daerah kepada DPRD memunculkan pro dan kontra, khususnya terkait efektivitas, partisipasi publik, serta kualitas demokrasi lokal. Dalam konteks ini, Kabupaten Garut sebagai salah satu daerah yang telah menjalani Pilkada langsung sejak 2008 menjadi wilayah yang menarik untuk dikaji, mengingat dinamika politik lokalnya yang kompleks dan beragam. Penelitian ini berangkat dari keprihatinan terhadap potensi kemunduran demokrasi jika Pilkada langsung benar-benar dihapuskan.
Penelitian ini dirumuskan dalam dua pertanyaan utama yaitu bagaimana sejarah Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Garut tahun 2008–2024? dan bagaimana kontestasi calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada Kabupaten Garut tahun 2008–2024? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan secara historis perjalanan Pilkada langsung di Garut serta menganalisis dinamika kontestasi politik antar calon dalam setiap periode pemilihan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai pelaksanaan demokrasi lokal di tingkat kabupaten.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah, yang meliputi empat tahapan utama. Pertama, heuristik, yaitu pengumpulan sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Kedua, kritik sumber, baik secara internal maupun eksternal, untuk menguji keabsahan data. Ketiga, interpretasi terhadap data dan fakta sejarah yang ditemukan agar dapat memahami konteks politik dan sosial yang melatarbelakangi kontestasi Pilkada. Terakhir, historiografi, yaitu penyusunan hasil penelitian dalam bentuk narasi ilmiah yang sistematis dan kronologis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak diberlakukannya Pilkada langsung di Garut pada tahun 2008, kontestasi politik berlangsung semakin terbuka, kompetitif, dan mencerminkan keberagaman kepentingan di tengah masyarakat. Dinamika ini sejalan dengan teori kontestasi yang dikemukakan oleh Dryzek, Laclau, dan Mouffe, yang memandang bahwa politik demokratis adalah ruang diskursif di mana berbagai klaim identitas dan kepentingan saling bersaing dan bernegosiasi. Dalam konteks Garut, Pilkada menjadi arena hegemonik tempat aktor politik berupaya membentuk makna, pengaruh, dan legitimasi melalui strategi simbolik dan koalisi kekuasaan. Meskipun kontestasi ini belum sepenuhnya bebas dari praktik negatif seperti politik uang dan polarisasi, keberlangsungannya justru memperkuat proses demokratisasi lokal. Oleh karena itu, wacana penghapusan Pilkada langsung justru berisiko menutup ruang artikulasi politik yang sehat dan menghambat dinamika kontestasi yang menjadi inti dari demokrasi itu sendir
Analisis Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik jual beli produk skincare Korea tanpa label halal : Studi kasus pada produk COSRX
Praktik jual beli produk skincare korea tanpa label halal pada produk COSRX menimbulkan ketimpangan terhadap peraturan yang ada, hak konsumen yang tidak terpenuhi atas tidak adanya informasi tegas menganai kehalalan produk dan prinsip jual beli yang tidak terlaksana dengan sempurna menimbulkan pertanyaan atas tinjauan perlindungan konsumen dan pandangan hukum ekonomi syariah terhadap praktik jual beli ini.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk, 1) menjelaskan bagaimana praktik jual beli produk skincare tanpa label halal pada produk COSRX. 2) meninjau bagaimana Hukum perlindungan Konsumen terhadap jual beli produk tanpa label halal. 3) menganalisis tinjauan Hukum Ekonomi syariah terhadap mekanisme penjualan produk Skincare korea tanpa label halal.
Kerangka penelitian ini merujuk pada ketentuan Undang -Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang menjadi landasa hukum utama dalam mengkaji lebih dalam mengenai padangan hukum ekonomi syariah terhadap praktik jual beli produk skincare tanpa label halal.
Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan jenis data kualitatif, melalui metode pendekatan studi pustaka dengan mengolah data primer yang didapat dari sumber hukum Al-qur’an, Hadist, Ijma’ dan peraturan perundang undangan serta data sekunder yang didapat dari artikel penelitian, buku tentang hukum ekonomi syariah dan media online/situs web yang menjadi data pendukung penelitian ini
Hasil penelitian ini diketahui bahwa, 1) mekanisme transaksi jual beli produk skincare korea tanpa label halal pada COSRX dilakukan melalui online atau offline pada ritel atau e-commerce resmi COSRX. 2) berdasarkan tinjauan hukum perlindungan konsumen COSRX belum sepenuhnya memenuhi hak hak konsumen yang menjadi tanggung jawab COSRX sebagai produsen. 3) berdasarkan tinjuan hukum ekonomi syariah dalam praktik jual beli produk skincare korea tanpa label halal pada produk COSRX mengandung unsur gharar atas tidak pastian status kehalalan produk, dengan tidak pastian ini dapat mengganggu prinsip antaradhin sehingga mengakibatkan akad jual beli produk ini fasid
Penerapan lembar kerja berbasis masalah pada karakterisasi hidroksiapatit dengan dimediasi green template
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan lembar kerja berbasis masalah pada materi karakterisasi hidroksiapatit dengan dimediasi green template dari kulit lemon.Latar belakang penelitian ini berawal dari urgensi tentang kebutuhan inovasi bahan ajar yang mampu mengintegrasikan konsep kimia dengan isu lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik sebagai bahan sintesis.Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one shot case study. Subjek penelitian terdiri dari 33 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas dan lembar kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mahasiswa selama pembelajaran berada dalam kategori sangat baik dengan persentase rata-rata sebesar 94,67%. Produk hidroksiapatit yang dihasilkan berupa serbuk putih dikarakterisasi menggunakan XRD dengan tingkat kristalinitas sebesar 67,17%. Karakterisasi menggunakan SEM menunjukkan morfologi partikel khas hidroksiapatit, sedangkan karakterisasi menggunakan FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus fungsi fosfat (PO₄³⁻). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan lembar kerja berbasis masalah pada topik karakterisasi hidroksiapatit berbasis green template tidak hanya efektif dalam meningkatkan aktivitas pembelajaran mahasiswa, tetapi juga mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis serta memperkuat pemahaman konsep kimia dan keterkaitannya dengan aplikasi nyata dalam kehidupan sehari-hari
Simulasi run-up gelombang panjang pada pantai dengan vegetasi menggunakan metode staggered grid
Run-up gelombang panjang merupakan proses naiknya muka air ke daratan akibat gelombang. Pada penelitian ini dibahas simulasi numerik run-up gelombang panjang di pantai miring dengan pengaruh vegetasi. Gelombang dimodelkan menggunakan persamaan air dangkal 1D nonlinier. Gelombang yang dikaji pada penelitian ini adalah gelombang soliter dan gelombang sinusoidal. Simulasi dilakukan dengan metode staggered grid, yang mendefinisikan variabel kecepatan dan tinggi muka air pada titik grid yang berbeda, sehingga memberikan kestabilan
dan akurasi lebih baik. Pada penelitian ini vegetasi dimodelkan sebagai batang kaku yang menimbulkan gaya hambatan dan gaya inersia terhadap aliran. Diskretisasi fluks nonlinier menggunakan pendekatan upwind orde satu untuk menentukan nilai variabel di titik tengah antar grid sesuai arah aliran, karena variabel pada metode staggered grid tidak diletakkan pada titik yang sama sehingga nilai tersebut tidak terdefinisi secara eksplisit. Dalam menjaga kestabilan waktu diterapkan syarat Courant Friedrichs Lewy (CFL). Selain itu, metode wet-dry digunakan untuk mendeteksi batas daerah basah dan kering sehingga pergerakan garis pantai dapat dimodelkan secara realistis selama run-up berlangsung. Simulasi dilakukan dalam dua kondisi, tanpa vegetasi dan dengan vegetasi, untuk melihat pengaruh vegetasi terhadap perambatan gelombang dan tinggi run-up. Hasil simulasi menunjukkan bahwa vegetasi pantai dapat menurunkan tinggi run-up cukup signifikan. Baik pada gelombang soliter maupun sinusoidal, hasil menunjukkan vegetasi mampu mengurangi tinggi run-up yang mencapai daratan. Pada gelombang soliter, penurunan tinggi run-up akibat vegetasi mencapai 28, 20%, sedangkan pada gelombang sinusoidal penurunannya lebih besar, yaitu 33, 33%. Ini menunjukkan vegetasi berperan penting dalam mengurangi dampak gelombang panjang di wilayah pesisir
Tindak pidana penipuan investasi online smart wallet dalam pasal 28 ayat (1) Undang-Undang no 1 tahun 2024 tentang informasi dan transaksi elektronik perspektif hukum pidana Islam
INDONESIA:
Fenomena penipuan investasi online yang belum lama ini terjadi adalah penipuan investasi online smart wallet dengan modus mengiming-imingin keuntungan sebesar 2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kronologi kasus penipuan investasi online smart wallet, memahami tindak pidana penipuan investasi online smart wallet dalam Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan relevansi tindak pidana penipuan investasi online smart wallet dalam UU Nomor 1 Tahun 2024 menurut Hukum Pidana Islam. Kerangka berpikir yang menjadi landasan dalam penelitian ini adalah kasus penipuan investasi online smart wallet, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Hukum Pidana Islam. Metode penelitian yang digunakan ialah analisis deskriptif dengan pendekatan yuridis empiris dan jenis penelitian kualitatif. Sumber data utamanya adalah UU No. 1 tahun 2024, hasil wawancara, al-Qur'an, dan menggunakan data sekunder sebagai penjelasan dalam penyusunan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pertama, investasi online yang dilakukan melalui aplikasi smart wallet jelas merupakan tindak pidana penipuan yang melanggar hukum. Kedua, kasus penipuan investasi online melalui aplikasi smart wallet memenuhi unsur-unsur tindak pidana sesuai dalam Pasal 28 ayat (1). ketiga, relevansi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 maupun Hukum Pidana Islam memiliki peran yang kuat dalam menangani dan menindak tegas penipuan berbasis elektronik, seperti yang terjadi dengan smart wallet.
ENGLISH:
The recent online investment fraud phenomenon is smart wallet online investment fraud with the mode of enticing a profit of 2%. This study aims to determine the chronology of the smart wallet online investment fraud case, understand the criminal act of smart wallet online investment fraud in Article 28 paragraph (1) of Law Number 1 of 2024 concerning Information and Electronic Transactions, and the relevance of the criminal act of smart wallet online investment fraud in Law Number 1 of 2024 according to Islamic Criminal Law. The framework of thought that is the basis for this study is the case of smart wallet online investment fraud, Law Number 1 of 2024 concerning Information and Electronic Transactions, and Islamic Criminal Law. The research method used is descriptive analysis with a normative legal approach and qualitative research type.The main data sources are Law No. 1 of 2024, interview results, theQur'an, and using secondary data as an explanation in compiling the research. The results of this study indicate that, first, online investment carried out through the smart wallet application is clearly a criminal act of fraud that violates the law. Second, the case of online investment fraud through the smart wallet application fulfills the elements of a criminal act as stated in Article 28 paragraph (1). Third, the relevance of Law Number 1 of 2024 and Islamic Criminal Law have a strong role in handling and taking firm action against electronic-based fraud, such as that which occurred with the smart wallet
Pemanfaatan tanah sedimen DAS Citarum tercemar kadmium (Cd) dengan bahan organik pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas batu ijo
Tanah sedimen DAS Citarum memiliki kadar logam kadmium (Cd) yang bersifat toksik dan dapat meracuni tanaman sehingga mempengaruhi produktivitas tanaman. Tanaman bawang merah dapat menyerap logam Cd dan terakumulasi pada bagian akar, umbi, maupun daun. Pemberian bahan organik mampu mengikat logam Cd pada tanah, sehingga mengurangi penyerapan logam Cd pada tanaman serta dapat menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas batu ijo pada tanah sedimen DAS Citarum tercemar logam kadmium (Cd) serta mengetahui jenis bahan organik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas batu ijo pada tanah sedimen DAS Citarum tercemar logam kadmium (Cd). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 8 perlakuan dan 4 ulangan dengan perlakuan yang diberikan yaitu pemberian pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing, dan pupuk kandang sapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai jenis bahan organik berpengaruh terhadap pertumbuhan bawang merah, namun tidak berpengaruh terhadap hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Pemberian pupuk kandang ayam pada tanah sedimen tercemar kadmium (Cd) dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman bawang merah dengan memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlu dilakukan pemberian dosis pupuk kandang yang beragam serta dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap pemberian pupuk kandang pada tanah sedimen yang mengandung kadar kadmium (Cd) di atas batas ambang
Analisis Regresi Berganda Fuzzy Neutrosofik
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etos kerja, disiplin, dan inisiatif terhadap kinerja karyawan dengan pendekatan regresi fuzzy neutrosofik. Data yang di gunakan merupakan data linguistik yang mengandung ketidakpastian dan ketidaktepatan, sehingga pendekatan fuzzy neutrosofik dipilih karena mampu merepresentasikan unsur ketidakpastian secara lebih fleksibel. Model regresi dibangun menggunakan metode Least Absolute Deviation (LAD) guna meminimalkan selisih absolut antara nilai prediksi dan nilai aktual dalam bentuk fuzzy neutrosofik. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel independen memberikan kontribusi positif terhadap kinerja karyawan, dengan etos kerja menjadi faktor yang paling dominan.
Model regresi yang diperoleh menun jukkan hubungan linier antara variabel-variabel tersebut, dan hasil evaluasi model menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) menunjukkan bahwa model memiliki akurasi sangat baik, dengan nilai MAPE sebesar 1,69%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa regresi fuzzy neutrosofik merupakan metode yang efektif dalam memodelkan hubungan antar variabel yang bersifat linguistik dan mengandung ketidakpastian, khususnya dalam konteks sumber daya manusia. Model ini dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan manajerial yang berkaitan dengan peningkatan kinerja karyawan
Optimalisasi interaksi edukatif pada pembelajaran PAI melalui pendekatan hybrid learning dalam mewujudkan ketuntasan belajar siswa: Penelitian di SMAN 1 Kuningan dan SMAN 2 Kuningan
Dampak pandemi berpengaruh terhadap interaksi belajar antara peserta didik dan pendidik terganggu. Setiap hari siswa terus menerus diberikan tugas belajar mandiri di rumah yang berdampak pada hilangnya interaksi langsung, berdampak pada minimnya daya serap pembelajaran dan menurunnya pengetahuan serta keterampilan siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi; 1) Desain pembelajaran hybrid, 2) Bentuk-bentuk interaksi edukatif, 3) Strategi optimalisasi interaksi edukatif, 4) Faktor pendukung dan penghambat interaksi edukatif, 5) Dampak optimalisasi interaksi edukatif pada pembelajaran PAI dalam mewujudkan ketuntasan belajar siswa di SMAN 1 dan SMAN 2 Kuningan.
Optimalisasi interaksi edukatif dalam pembelajaran PAI melalui pendekatan hybrid learning menjadi strategi untuk mewujudkan ketuntasan belajar siswa. Pendekatan hybrid fleksibel bagi peserta didik untuk belajar secara virtual dan konvensional. Melalui kombinasi pembelajaran sinkron dan asinkron, dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal, interaktif dan mendalam, sehingga mendukung pencapaian hasil belajar secara optimal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analitis dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Desain pembelajaran hybrid merupakan pendekatan yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan online secara terpadu. Desain ini mencakup perencanaan tujuan, pemilihan media, penyusunan materi, strategi dan evaluasi yang sesuai dengan kondisi peserta didik. 2) Bentuk-bentuk interaksi edukatif pada pembelajaran hybrid meliputi tiga bentuk, yaitu ; a) Interaksi satu arah, siswa hanya menyimak materi yang disamapaikan guru. b) Interaksi dua arah, guru dan siswa saling merspon, baik verbal maupun non verbal. c) Interaksi multi arah, saling mengevaluasi pendapat dan melibatkan interaksi dinamis. 3) Strategi otimalisasi interaksi edukatif berbasis hybrid yaitu; menentukan tujuan pembelajaran, menggunakan platform zoom atau google meet, memberikan umpan balik, perbanyak diskusi, suguhan materi yang menarik dan variatif. 4) Faktor pendukung dan penghambat meliputi; Pertama, faktor pendukung meliputi; guru, siswa. sarana, media dan sumber pendukung. Kedua, Faktor penghambat meliputi; keterbatasan kompetensi digital guru, motivasi belajar siswa tentatif, keterbatasan sarana pendukung. 5) Dampak interaksi edukatif pada pembelajaran hybrid dalam mewujudkan ketuntasan belajar siswa tercermin pada pencapaian nilai KKM materi pelajaran PAI dan adanya perubahan perilaku siswa yang lebih baik