Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
Tawazun (keseimbangan) dalam bekerja perspektif Ahmad Musthafa Al-Maraghi dalam kitab tafsir Al-Maraghi
Penelitian ini membahas konsep tawazun (keseimbangan) dalam konteks bekerja, sebagaimana dipahami melalui penafsiran Ahmad Musthafa Al-Maraghi dalam kitab Tafsir Al-Maraghi. Tawazun dipahami sebagai sikap moderat dan proporsional dalam menjalani berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam aktivitas profesional seperti bekerja. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengkaji penafsiran Al-Maraghi terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tawazun dalam bekerja, serta menggali implikasinya terhadap praktik kerja dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research).
Hasil penelitian menemukan tujuh ayat dalam empat surah yang berkaitan dengan tawazun dalam bekerja. Di antaranya: Q.S. Ar-Rahman [55]: 7–9 yang menjelaskan prinsip keadilan dalam produktivitas kerja; Q.S. Al-Qashash [28]: 77 tentang keseimbangan antara orientasi dunia dan akhirat; Q.S. Al-Jumu‘ah [62]: 9– 10 mengenai integrasi antara ibadah dan aktivitas duniawi serta Q.S. At-Taubah [9]: 105 yang menekankan pentingnya bekerja sambil tetap mengharap karunia Allah.
Implikasi dari penafsiran ayat-ayat tersebut mencakup pentingnya etika dan keadilan dalam bekerja, keseimbangan antara kewajiban duniawi dan ukhrawi, pengelolaan prioritas, serta pemahaman bahwa bekerja merupakan bagian dari ibadah. Diharapkan, pemahaman ini dapat menjadi panduan dalam mengimplementasikan nilai-nilai tawazun dalam kehidupan profesional secara holistik
Analisis komparasi efektivitas digitalisasi penghimpunan dana zakat di BAZNAS Provinsi Jawa Barat
Penelitian ini menganalisis komparasi efektivitas penghimpunan dana zakat di
BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Zakat berperan strategis dalam kesejahteraan
masyarakat, dan transformasi zakat digiterbukti mendorong peningkatan penghimpunan dana zakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas penghimpunan dana zakat sebelum dan sesudah penerapan digitalisasi, serta menganalisis dampaknya terhadap pencapaian target penghimpunan di BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data kualitatif diperoleh melalui data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam dengan Manager Relationship Marketing (RM) Retail dan Digital, kepala sekretariat, staf penghimpunan digital dan staf digital retail dan partnership, observasi dan hasil analisis dokumen terkait penghimpunan dana zakat di BAZNAS Provinsi Jawa Barat sedangkan data sekunder berasal dari laporan keuangan periode 2016–2023 serta dokumen resmi lembaga. Analisis menggunakan teori efektivitas James L.Gibson yang meliputi indikator produktivitas, kualitas, kemampuan adaptasi, dan pengembangan. Selain itu, dilakukan perhitungan rasio efektivitas keuangan untuktemuan dukungan sebelum dan sesudah penerapan digitalisasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi oleh Badan Amil ZakatNasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat dalam penghimpunan dana zakat dapat dikategorikan efektif karena selaras dengan teori efektivitas yang dikemukakan oleh James L. Gibson dkk. Analisis rasio efektivitas sebelum digitalisasi (2016-2018) menunjukkan capaian pada kategori efektif hingga sangat efektif meskipun masih bergantung pada segmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan metode konvensional. Setelah digitalisasi (2019-2023), penghimpunan dana zakat di BAZNAS Provinsi Jawa Barat secara keseluruhan berada pada kriteria efektifhingga sangat efektif. Penerapan digitalisasi ini terbukti meningkatkan jumlah dana terhimpun, memperluas jangkauan muzaki, mempercepat proses transaksi, meningkatkan transparansi, serta mempermudah akses pembayaran zakat melalui berbagai kanal daring, seperti website, aplikasi mobile, mobile banking, e-commerce, dan platform crowdfunding. Selain itu, Penerapan digitalisasi zakat berdampak positif pada pencapaian target penghimpunan dana zakat.
tal di BAZNAS Provinsi Jawa Barat
terbukti mendorong peningkatan penghimpunan dana zakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas penghimpunan dana zakat sebelum dan sesudah penerapan digitalisasi, serta menganalisis dampaknya terhadap pencapaian target penghimpunan di BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data kualitatif diperoleh melalui data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam dengan Manager Relationship Marketing (RM) Retail dan Digital, kepala sekretariat, staf penghimpunan digital dan staf digital retail dan partnership, observasi dan hasil analisis dokumen terkait penghimpunan dana zakat di BAZNAS Provinsi Jawa Barat sedangkan data sekunder berasal dari laporan keuangan periode 2016–2023 serta dokumen resmi lembaga. Analisis menggunakan teori efektivitas James L.Gibson yang meliputi indikator produktivitas, kualitas, kemampuan adaptasi, dan pengembangan. Selain itu, dilakukan perhitungan rasio efektivitas keuangan untuktemuan dukungan sebelum dan sesudah penerapan digitalisasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi oleh Badan Amil ZakatNasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat dalam penghimpunan dana zakat dapat dikategorikan efektif karena selaras dengan teori efektivitas yang dikemukakan oleh James L. Gibson dkk. Analisis rasio efektivitas sebelum digitalisasi (2016-2018) menunjukkan capaian pada kategori efektif hingga sangat efektif meskipun masih bergantung pada segmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan metode konvensional. Setelah digitalisasi (2019-2023), penghimpunan dana zakat di BAZNAS Provinsi Jawa Barat secara keseluruhan berada pada kriteria efektifhingga sangat efektif. Penerapan digitalisasi ini terbukti meningkatkan jumlah dana terhimpun, memperluas jangkauan muzaki, mempercepat proses transaksi, meningkatkan transparansi, serta mempermudah akses pembayaran zakat melalui berbagai kanal daring, seperti website, aplikasi mobile, mobile banking, e-commerce, dan platform crowdfunding. Selain itu, Penerapan digitalisasi zakat berdampak positif pada pencapaian target penghimpunan dana zakat
Kesetaraan gender dalam kepemimpinan gereja: Studi kasus di Gereja Kristen Jawa Kota Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepemimpinan perempuan dalam Gereja Kristen Jawa (GKJ), khususnya dalam konteks peran pendeta perempuan serta penerimaan jemaat terhadap kepemimpinan tersebut. Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas bahwa, meskipun gereja telah membuka ruang bagi kepemimpinan perempuan, masih terdapat stigma sosial dan teologis yang menghambat penerimaan sepenuhnya terhadap pendeta perempuan. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memahami bagaimana transformasi pemahaman tentang gender dan otoritas religius berlangsung dalam tubuh gereja. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosiologi, dengan teori Emile Durkheim fungsionalisme struktur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data ini dianalisis dengan melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan utama menunjukkan bahwa pendeta perempuan di GKJ tidak hanya berperan dalam tugas liturgis, tetapi juga aktif dalam pelayanan struktural dan sosial gereja. Meskipun awalnya terdapat resistensi dari sebagian jemaat yang masih memegang pandangan patriarkal, terjadi pergeseran persepsi seiring keterlibatan langsung jemaat dalam pelayanan yang dipimpin oleh pendeta perempuan. Pengalaman ini memperlihatkan bahwa keterbukaan terhadap kepemimpinan perempuan sangat dipengaruhi oleh interaksi nyata dan konsistensi pelayanan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya gereja untuk lebih aktif membangun ruang reflektif dan edukatif dalam menanggapi isu kesetaraan gender, serta mempertimbangkan perumusan kebijakan internal yang mendukung kepemimpinan inklusif. Hasil penelitian ini juga dapat berkontribusi dalam pengembangan teologi kontekstual yang responsif terhadap dinamika sosial dan kesadaran gender di masyarakat. Keaslian penelitian ini terletak pada fokusnya terhadap praktik kepemimpinan perempuan di ruang keagamaan lokal Indonesia, yang masih minim kajian lapangan secara empiris. Penelitian ini memberikan kontribusi orisinal dengan memadukan pendekatan sosiologi agama Durkheim dan teologi feminis untuk menganalisis pengalaman aktual pendeta perempuan, sehingga memperkaya diskursus gender dan agama dalam konteks kekristenan di Indonesia
Pengaruh bimbingan manasik terhadap kesiapan mental Jemaah untuk melaksanakan ibadah haji: Penelitian di KBIHU Baitunnajah Kab. Sumedang.
Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu secara fisik, mental, dan finansial. Pelaksanaan ibadah haji menuntut kesiapan menyeluruh dari para jemaah, khususnya dalam aspek mental. Kondisi mental yang kurang stabil dapat mengganggu kekhusyukan dan kelancaran dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Bimbingan manasik hadir sebagai program pembekalan yang tidak hanya memberikan pemahaman teknis ibadah haji, tetapi juga memiliki potensi besar dalam membantu membentuk kesiapan mental jemaah agar lebih percaya diri, tenang, dan mandiri.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan manasik terhadap kesiapan mental jemaah haji tahun 2025 di KBIHU Baitunnajah Kabupaten Sumedang.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui penyebaran kuesioner kepada 48 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear sederhana untuk mengukur hubungan dan pengaruh antara variabel bimbingan manasik (X) dan kesiapan mental (Y).
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui uji regresi linear sederhana, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti H₀ ditolak dan H₁ diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan antara bimbingan manasik terhadap kesiapan mental jemaah haji di KBIHU Baitunnajah Kabupaten Sumedang. Nilai koefisien regresi sebesar 0,845 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada bimbingan manasik memberikan kontribusi peningkatan sebesar 0,845 poin terhadap kesiapan mental jemaah. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,708 mengindikasikan bahwa 70,8% variabel kesiapan mental jemaah dijelaskan oleh bimbingan manasik, sedangkan sisanya sebesar 29,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Selain itu, nilai koefisien korelasi sebesar 0,842 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bimbingan manasik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan mental jemaah haji di KBIHU Baitunnajah Kabupaten Sumedang
Pemanfaatan YOLO11 untuk pengenalan dan terjemah bahasa isyarat menjadi suara
Bahasa isyarat merupakan sarana komunikasi utama bagi penyandang disabilitas tunarungu dan tunawicara. Namun, keterbatasan pemahaman masyarakat umum terhadap bahasa isyarat menimbulkan hambatan dalam interaksi sosial, pendidikan, dan pekerjaan. Untuk menjembatani hambatan tersebut, diperlukan solusi teknologi yang mampu menerjemahkan bahasa isyarat secara otomatis dan real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penerjemah bahasa isyarat ke dalam bentuk suara secara otomatis dan real-time, dengan memanfaatkan model YOLO11 dan modul Google Text-to-Speech (gTTS). Model YOLO11 dilatih menggunakan dataset teranotasi huruf bahasa isyarat dan dievaluasi berdasarkan metrik precision, recall, mean Average Precision (mAP), serta confusion matrix. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar huruf dapat dikenali dengan baik, yang ditunjukkan oleh nilai mAP@0,5 sebesar 99,49%. Implementasi sistem dilakukan menggunakan webcam, yang menunjukkan kinerja sistem optimal dengan jarak yang ideal, kondisi pencahayaan yang optimal dan latar belakang polos. Namun, performa sistem menurun secara signifikan ketika diuji pada kondisi nyata, dengan nilai terendah mencapai 26%, yang dipengaruhi oleh jarak yang tidak ideal, pencahayaan yang kurang optimal, seperti terlalu terang (overexposed) atau terlalu gelap (underexposed), serta pada latar belakang kompleks. Proses integrasi dengan Google Text-to-Speech (gTTS) berhasil dilakukan, di mana output suara sesuai dengan hasil pengenalan. Meskipun begitu ditemukan adanya keterlambatan pada tampilan webcam secara real-time. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penerjemah bahasa isyarat berbasis YOLO11 masih memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk mencapai performa optimal dalam mendukung teknologi komunikasi bagi penyandang tunarungu dan tunawicara
Analisis implementasi akad Rahn dan Qardh terhadap kepuasan nasabah pada produk gadai emas syariah PT Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Tangerang Ciputat
Produk gadai emas syariah merupakan salah satu layanan perbankan syariah yang menggabungkan kebutuhan pembiayaan cepat dengan prinsip-prinsip hukum Islam, melalui akad Rahn dan Qardh. Produk ini memberikan alternatif pembiayaan yang aman, halal, dan bebas bunga bagi masyarakat yang membutuhkan dana mendesak, sekaligus menjamin keamanan penyimpanan aset emas. Keberhasilan implementasi produk ini sangat dipengaruhi oleh pemahaman nasabah terhadap akad, kualitas pelayanan petugas, transparansi biaya, serta prosedur penyimpanan yang dilakukan oleh pihak bank.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi akad Rahn dan Qardh dalam transaksi gadai emas syariah di PT Bank Syariah Indonesia KC Tangerang Ciputat, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, serta menganalisis dampaknya terhadap tingkat kepuasan nasabah.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada enam orang nasabah, terdiri dari tiga pengguna akad Rahn dan tiga pengguna akad Qardh, dengan latar belakang pemahaman yang berbeda. Analisis dilakukan secara tematik dengan mengacu pada teori akad rahn dan qardh, prinsip perbankan syariah, serta fatwa DSN-MUI yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kedua akad di BSI KC Tangerang Ciputat telah sesuai dengan prinsip syariah. Proses layanan berlangsung cepat, sederhana, dan transparan dalam penentuan biaya ujrah maupun biaya pemeliharaan. Nasabah merasa aman dengan prosedur penyimpanan emas, adanya bukti resmi, dan perlindungan asuransi. Tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan sarana edukasi, kebutuhan inovasi digital, serta persepsi awal terkait keamanan penyimpanan emas. Dampak penerapan akad Rahn dan Qardh terhadap kepuasan nasabah sangat positif, ditunjukkan oleh seluruh responden yang menyatakan puas dan bersedia menggunakan kembali layanan ini.
Kesimpulannya, penerapan akad Rahn dan Qardh pada produk gadai emas syariah di BSI KC Tangerang Ciputat tidak hanya sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga mampu memberikan layanan yang efektif, efisien, dan memuaskan. Perbaikan pada aspek edukasi dan pengembangan inovasi layanan diharapkan dapat semakin mengoptimalkan pemanfaatan produk ini di masa mendatang
Pengembangan E-LKPD berbasis Curious Note Program (CNP) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi gelombang bunyi
Studi ini merupakan penelitian pengembangan E-LKPD berbasis Curious Note Program (CNP) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi gelombang bunyi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) kelayakan E-LKPD berbasis Curious Note Program (CNP), 2) keefektifan pembelajaran menggunakan E-LKPD berbasis Curious Note Program (CNP) dan 3) peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah menggunakan E-LKPD berbasis Curious Note Program (CNP). Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, metode penelitian Research and Development (R&D) model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian ini menghasilkan 1) kelayakan E-LKPD berbasis Curious Note Program (CNP) yang layak digunakan sebagai bahan ajar peserta didik berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media dan ahli lapangan dengan persentase rata-rata 87%; 2) keefektifan pembelajaran menggunakan E-LKPD berbasis Curious Note Program (CNP) selama tiga pertemuan menggunakan AABTLT with SAS berlangsung secara efektif dengan persentase rata-rata 88,34%; 3) peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah menggunakan E-LKPD berbasis Curious Note Program (CNP) berada dalam kategori tinggi dengan nilai N-Gain sebesar 0,76 dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji wilcoxson menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis peserta didik sebelum dan setelah penggunaan E-LKPD berbasis Curious Note Program (CNP)
Pengaruh dukungan sosial dan spiritualitas terhadap resiliensi pada wanita yang sedang mengajukan gugat cerai di Pengadilan Agama Bandung
Timbulnya keterpurukan emosional dan permasalahan psikologis seringkali dialami oleh wanita yang sedang mengajukan gugat cerai sebagai respons alami dari adanya stres. Akan tetapi, apabila kondisi tersebut berlangsung lama tanpa adanya proses pemulihan, maka akan menimbulkan dampak yang tidak adaptif. Untuk meminimalisir dampak negatif tersebut, diperlukan suatu kemampuan untuk dapat bangkit dari kesulitan, bertahan, dan beradaptasi dalam situasi yang penuh tekanan. Kemampuan ini dikenal sebagai resiliensi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan spiritualitas terhadap resiliensi pada wanita yang sedang mengajukan gugat cerai. Desain penelitian ini menggunakan teknik korelasional kausalitas. Skala yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Daily Spirituality Experience Scale (DSES), dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Sebanyak 120 wanita yang sedang mengajukan gugat cerai di Pengadilan Agama Bandung bersedia menjadi responden penelitian ini yang didapatkan melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan dukungan sosial dan spiritualitas secara bersama-sama berpengaruh terhadap resiliensi pada wanita yang sedang mengajukan gugat cerai dengan besaran pengaruh sebesar 21.8%. Sedangkan secara parsial, dukungan sosial tidak memberikan dampak apapun pada wanita yang sedang mengajukan gugat cerai
Penyiar Artificial Intelligence sebagai strategi penyiaran berita: Studi Kasus segmen News Update MGT Radio
Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, industri penyiaran dihadapkan pada tuntutan untuk terus berinovasi agar tetap relevan dan menyeimbangkan perkembangan zaman. Kebutuhan akan terobosan yang signifikan memaksa stasiun radio untuk memperbaiki strategi penyiarannya. Sebagai respons atas tuntutan ini, MGT Radio mengambil langkah dengan mengadopsi penyiar Artificial Intelligence (AI). Kehadiran penyiar AI ini menjadi solusi inovatif yang mereka terapkan, khususnya untuk segmen News Update.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam inovasi MGT Radio, khususnya pada segmen News Update, dalam menerapkan penyiar AI sebagai strategi pemberitaan. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana inovasi tersebut diterapkan, serta untuk mengidentifikasi saluran komunikasi yang digunakan dalam proses penyiaran, kemudian mengetahui bagaimana sistem sosial tim News Update MGT Radio dan audiens yang dapat beradaptasi dengan kehadiran teknologi AI dalam proses penyampaian berita.
Teori yang digunakan adalah Difusi Inovasi dari Everett Rogers (2003), yang mendeskripsikan inovasi sebagai ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh individu atau sistem sosial dan mampu disebarluaskan lalu dapat diadopsi oleh khalayak luas. Teori ini relevan, karena bagi peneliti dapat menganalisis secara mendalam inovasi yang diadopsi dapat diterima atau tidak oleh khalayak.
Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, sedangkan metode penelitian yang diterapkan yaitu studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, obsevasi, dan dokumentasi terhadap staf MGT Radio yaitu produser, audio production, dan digital officer. Kemudian narasumber pendukung dari audiens dan announcer.
Hasil penelitian menunjukan bahwa MGT Radio telah mengadopsi penyiar AI sebagai salah satu strateginya dalam penyiaran pemberitaan pada program News Update. Dengan menggunakan penyiar AI dianggap sebagai variasi dalam penyiaran berita, dan berdampak baik karena siaran menjadi lebih sering dan terklasifikasi. Peneliti menyimpulkan bahwa MGT Radio telah berhasil dalam pengadopsian penyiar AI ini terlihat dari respon positif audiens yang merasa tidak terganggu akan hadirnya penyiar AI di segmen News Update MGT Radio
Pengaruh Self Esteem dan Self Efficacy terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel Intervening : Studi kasus pada Bapenda Kabupaten Bandung Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self Esteem dan Self Efficacy terhadap Kinerja Pegawai, dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening. Objek penelitian ini adalah pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Barat, yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan kinerja secara signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif verifikatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 52 responden, yang dipilih dari total populasi sebanyak 110 orang menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi berganda dengan pendekatan kausal step untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel, serta dilengkapi dengan uji Sobel untuk mengonfirmasi efek mediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self Esteem dan Self Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja maupun Kinerja Pegawai. Kepuasan Kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap Kinerja Pegawai. Selain itu, Kepuasan Kerja memediasi pengaruh Self Esteem dan Self Efficacy terhadap Kinerja Pegawai secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor psikologis seperti kepercayaan diri dan keyakinan terhadap kemampuan pribadi berperan penting dalam membentuk kepuasan serta kinerja pegawai dalam lingkungan instansi pemerintahan