E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
1885 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN JASA PADA AYO LIBURAN TOUR & TRAVEL
Peneliti ini menggunakan Ayo Liburan Tour & Travel, Gresik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pemasaran dalam meningkatkan volume penjualan jasa pada Ayo Liburan tour & travel. Hasil dari metode SWOT digunakan sebagai dasar untuk menentukan strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh Ayo Liburan tour & travel untuk meningkatkan persaingan bisnis. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode deksriptif kualitatif. Analisis data pada penelitian ini bersifat induktif, berdasarkan fakta yang ada dilapangan dan dikontruksikan menjadi teori atau hipotesis. Dalam metode kualitatif menggunakan teknik pengambilan data wawancara mendalam berdasarkan indikator 7P (product, price, place, people, physical evidence, dan process). Pada diagram SWOT strategi S dan T terletak pada kuadran II, sehingga strategi yang dapat diterapkan untuk dapat meningkatkan volume penjualan berdasarkan strategi diversifikasi ialah dengan melakukan inovasiinovasi terbaru, meningkatkan pelayanan, lalu menyusun strategi - strategi yang digunakan untuk menghadapi era “new normal” agar dapat bertahan, baik dalam persaingan dan juga dalam mempertahankan kualitas dari pelayanan jasa pada perusahaan
Problematika Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Banyumas
Abstract Writing this scientific paper aims to describe the implementation of waste management policies in the Banyumas Regency area. The research uses a qualitative descriptive analysis model with competent informants in carrying out policies. The results of the analysis show that the implementation of waste management policies in Banyumas Regency from the communication aspect is quite good, it can be seen from the running of the policy socialization mechanism carried out by the office which is routine and quite intense to the community. Second, from the aspect of resources, it can be seen from implementing officials who understand the policy, but are constrained in efforts to change the mindset of the people who are used to being served in managing waste. Third, from the disposition aspect, it can be seen from the distribution of authority that is going well and coordinatively, including the implementation of the principle of partnership with the community through KSM, but on the other hand, it is constrained by the lack of experience of partners and limited operational funds. Fourth, from the aspect of bureaucratic structure, it can be seen from the availability of policy SOPs, including the functioning of the work monitoring and reporting system. Keywords: Public Policy, Waste Management, Local Government AbstrakPenulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan pengelolaan sampah di wilayah Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan model analisis deskriptif kualitatif dengan informan pihak-pihak yang berkompeten dalam menjalankan kebijakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas dari aspek komunikasi berlangsung cukup baik, terlihat dari berjalannya mekanisme sosialisasi kebijakan yang dijalankan oleh dinas yang bersifat rutin serta cukup intens kepada masyarakat. Kedua, dari aspek sumber daya, terlihat dari aparat pelaksana yang memahami kebijakan, namun terkendala dalam upaya mengubah pola pikir masyarakat yang terbiasa dilayani dalam mengelola sampah. Ketiga, dari aspek disposisi, terlihat dari pembagian wewenang yang berjalan dengan baik dan koordinatif termasuk berjalannya prinsip kemitraan dengan masyarakat melalui KSM, namun di sisi lain terkendala dalam hal kurangnya pengalaman mitra kerja dan keterbatasan dana operasional. Keempat, dari aspek struktur birokrasi, terlihat dari ketersediaan SOP kebijakan, termasuk berjalannya sistem pengawasan dan pelaporan kerja.Kata Kunci: Kebijakan Publik, Manajemen Sampah, Pemerintah Daerah
Peran Stakeholder dalam Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi COVID 19 pada Program PUSPA AMAN di Kabupaten Gianyar
The purpose of this research is analyze the importance and involvement of stakeholders in the implementation of the Puspa Aman Program. The Covid-19 pandemic has caused changes in the pattern of human interaction this has caused disrupted the economic sector resulting in the loss of livelihoods so that the economic recession caused by the Covid 19 Pandemic is unavoidable. Bali is one of the provinces with economic growth that has slumped due to the Covid 19 Pandemic. The Central Bureau of National Statistics in 2020 noted that the economic growth of the Bali Province contracted by -9.31% Y on Y. The Highest Unemployment Rate in Bali Province in 2020, Gianyar Regency by 7.53%, second out of ten regencies in the province of Bali. The efforts of the Gianyar Regency government in economic recovery after the COVID-19 pandemic, especially in the food security sector, namely by realizing the Puspa Aman Program (a natural, independent, safe and comfortable food center). This study uses a descriptive, a qualitative approach, by connecting and describing phenomena that become the research topic through interviews, document reviews, and literature studies. This study shows that 70% of the total 65 villages, 45 villages in Gianyar district, have implemented the Puspa Aman Program realization. The Safe Puspa Realization Program has 3 (three) Stakeholders involved, namely Government elements, Community elements, and Private elements (Business). All have a connection in realizing the Program. However, in the realization of the Puspa Aman program there has been no involvement of academic elements.Keywords: Covid 19, Food Security, Stakeholders, Economic Recovery Abstraksi-Tujuan penelitian ini adalah menganalisis paran dan keterlibatan stakeholder dalam pelaksanaan Program Puspa Aman di Kabupaten Gianyar. Pandemi Covid-19 telah menyebabkan perubahan pada pola interaksi manusia, hal ini menyebabkan disrupsi pada sektor ekonomi mengakibatkan masyarakat kehilangan mata pencarian sehingga resesi ekonomi diakibatkan Pandemi Covid 19 tidak dapat terhindarkan. Bali merupakan salah satu Provensi dengan pertumbuhan ekonomi yang terpuruk akibat Pandemi Covid 19. Badan Pusat Statistik Nasional pada 2020 mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali Kontraksi mencapai -9,31% Y-on-Y. Adapun tingkat pengangguran tertinggi di Provinsi Bali pada tahun 2020, Kabupaten Gianyar sebesar 7,53% menempati urutan ke dua dari sepuluh Kabupaten di Provinsi Bali. Upaya pemerintah Kabupaten Gianyar dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid 19, kususnya disektor ketahanan pangan yakni dengan merealisasikan Program Puspa Aman ( pusat pangan alami, mandiri, aman dan nyaman ). Penelitian ini mengunakan Pendekatan Kualitatif, Deskriptif dengan menghubungkan peristiwa dan menggambarkan fenomena kunci yang menjadi topik penelitian melalui, observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukan realisasi Program Puspa Aman sudah terlaksana 70% dari total 65 Desa yakni 45 Desa di kabupaten Gianyar. dalam realisasi program Puspa Aman terdapat 3 (tiga) unsur Stakeholder yang terlibat yakni unsur Pemerintah (Government), unsur Masyarakat (Community) dan unsur Swasta ( Busniss), Seluruh Unsur tersebut memiliki keterkaitan dalam merealisasikan Program. Namun dalam realisasi program Puspa Aman belum ada keterlibatan unsur akademis
DIGITAL LEADERSHIP DAN DISASTER RISK MANAGEMENT DALAM PENANGANAN PANDEMI COVID-19
Performance is the achievement that a person has in his work to realize the goals of an organization. From the results of the evaluation of UKS activities, data were obtained on the low understanding and knowledge of students about the importance of health education. The purpose of this research is to see the role of organizational culture and spiritual values of teachers in improving performance. This study involved school teachers as the object of research. This type of research uses descriptive quantitative. The results of this study indicate that the role of organizational culture has a major influence on improving the performance of UKS management teachers so that it can support the improvement of student learning and the potential of students is growing. The spiritual values of the UKS management teacher also have a great influence, where with faith and obedience one can make a change in improving teacher performance. Keywords: UKS teacher performance, culture, and spiritual values Abstraksi-Kinerja adalah capain yang dimiliki seseorang dalam pekerjaan untuk mewujudkan tujuan sebuah organisasi. Hasil evaluasi kegiatan UKS diperolah data rendahnya pemahaman dan pengetahuan siswa terhadap pentingnya pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian untuk melihat peran budaya organisasi dan nilai spiritual yang dimiliki guru dalam peningkatan kinerja. Penelitian ini melibatkan guru sekolah sebagai objek penelitian. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran budaya organisasi memiliki pengaruh yang besar terhadap peningkatan kinerja guru pengelola UKS sehingga dapat mendukung peningkatan pembelajaran siswa dan potensi peserta didik semakin berkembang. Nilai spiritual yang dimiliki guru pengelola UKS juga memiliki pengaruh yang besar, dimana dengan keimanan dan ketaatan seseorang bisa memberikan sebuah perubahan dalam peningkatan kinerja guru.Kata kunci: kinerja guru UKS, budaya dan nilai spiritual
Peran United Nations Children’s Fund (UNICEF) dalam Program Humanitarian Actions Children sebagai Implementasi Hak Anak terhadap Anak-anak Palestina Tahun 2021
Every child around the world has the right to obtain their rights which have been stated in theConvention on the Rights of the Child in 1989. The Convention on the Rights of the Child in 1989categorizes the age limit for children as all human beings under 18 years old. Every country isobliged to provide children's rights to all children without exception. In addition, InternationalOrganizations also play as a role in helping to provide children's rights as stated in the Conventionon the Rights of the Child (1989). UNICEF is one of an international organization under the auspicesof the United Nations, created to help children around the world to get their rights. One of UNICEF'sprograms in implementing children's rights is the Humanitarian Action for Children program whichwas formed in 2011 to help vulnerable children, such as victims of natural disasters, conflict victims,refugees, and victims of disease outbreaks, in obtaining their rights. This study describes the roleplayed by UNICEF through the Humanitarian Action for Children program in implementingchildren's rights for Palestinian children in 2021.Keywords: UNICEF, Children’s Rights, Palestinian Children, Humanitarian Actionsfor Children
PENINGKATAN KUALITAS GARAM DARI LIMBAH REVERSE OSMOSIS AIR LAUT MENJADI GARAM KONSUMSI
Total dissolved solid (TDS) air laut memiliki kisaran nilai cukup tinggi yaitu 11.000 – 35.000 mg/L. PT PLTU Paiton dengan teknologi sea water reverse osmosis (SWRO) merupakan unit yang mengolah air laut dimana hanya 30% produk menjadi air tawar sedangkan 70% sebagai limbah yang dikembalikan ke laut. Berdasarkan kenyataan yang ada, penelitian ini mempelajari metode peningkatan kualitas garam dengan penambahan bahan kimia NaOH dan Na2CO3 yang diharapkan dapat dikembangkan menjadi metode yang sesuai untuk pemanfaatan limbah cair air laut dari sistem SWRO, ditinjau dari kandungan NaCl dan jenis pengotor yang terdapat dalam limbah SWRO. Pada proses peningkatan kualitas garam, limbah SWRO ditambahkan dengan reagen NaOH dan Na2CO3 dengan variabel konsentrasi teoritis; excess 5%; excess 10%; excess 15% dan excess 20% dan dengan waktu pengadukan 15; 30; 45 dan 60 menit. Hasil analisis metode atomic absorption spectrophotometric (AAS) diperoleh kadar Mg dan Ca terbaik sebesar 8,63 x 10-3 ppm dan 2,65 x10-3 ppm. Dengan kadar NaCl terbaik dengan konsentrasi sebesar 94,85% pada penambahan reagen konsentrasi excess 15% dengan waktu pengadukan 60 menit. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya konsentrasi reagen mempengaruhi banyaknya zat pengotor atau ion Ca dan Mg yang bereaksi dengan reagen sehingga membentuk endapan yang lebih banyak dan konsentrasi garam NaCl semakin besar karena ion Na dan ion Cl bereaksi membentuk NaCl. DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v17i1.348
ANALISIS BAURAN PEMASARAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PADA UD RAJA TAPE DI KABUPATEN BONDOWOSO
UD Raja Tape is one of the tape agroindustry in Nangkaan Village, Bondowoso District, Bondowoso Regency which has problems related to declining sales volume. The decline in sales was due to the large number of tape units entering the market and they had to pay attention to the marketing mix strategy and development strategy for their business to be able to survive in the competition of the tape agroindustry. This study aims to determine (1) the marketing mix and (2) the development strategy at UD Raja Tape in Bondowoso Regency. The method of determination in this study uses the Purposive Method. The research method in this study used descriptive analytic methods. The sampling method in this study used the purposive sampling method. The data collection method in this study used interview, observation, and documentation. The data analysis method in this study uses 2 analytical tools, namely the marketing mix consisting of 4P and SWOT. The results showed: (1) the application of the marketing mix at UD Raja Tape consists of 4P, namely: (a) Product Mix, the tape produced by UD Raja Tape uses cassava butter as raw material, has three packages. (b) Price Mix, a pricing method offered based on competitors' prices. (c) Promotional Mix, using personal selling, advertising and cooperation activities in the form of agents spread across various regions. (d) Place Mix, marketing UD Raja Tape through private outlets and through marketing agencies. (2) strategy development using SWOT analysis conducted at UD Raja Tape shows an alternative strategy applied to UD Raja Tape implementation, namely SO. The strategy that can be applied is to create product innovations with new packaging and flavors and increase product distribution.DOI : https://doi.org/10.33005/adv.v11i1.315
Kelayakan Bisnis Pengembangan Cafe Loreomah Bumdes Mitra Warga Kesiman, Desa Kesiman, Kecamatan Trawas
Pariwisata saat ini tidak hanya menjadi sarana untuk berlibur, namun juga menjadi kebutuhan banyak orang, tidak heran jika perkembangan pariwisata menjadi sangat pesat bahkan sudah menjadi peluang untuk berbisnis yang menjanjikan. Banyak objekwisata baru yang ditemukan sehingga pengembangan wisata memang sangat diperlukan agar wisata tersebut dapat dikelola secara maksimal dan menjadi daya tarik wisatawan. Sektor pariwisata memerlukan suatu strategi pola pengembangan yang terencana dan tersususun agar potensi yang dimiliki dapat dikelola secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan bisnis Cafe Loreomah terutama dari aspek Pasar dan Pemasaran, Aspek Manajemen dan Aspek Keuangan. Studi kelayakan bisnis merupakan penelitian yang bertujuan untuk memutuskan apakah sebuah ide bisnis layak atau tidak. Cafe Loreomah Bumdes MitraWarga DesaKesiman Kecamatan Trawas merupakan salah satu cafe yang baru berjalan 15 bulan,sehingga akan diuji apakah usaha tersebut telah layak berdasarkan aspek keuangan. Kata Kunci : Cafe Loreomah, Bumdes Mitra Warga, Pariwisata dan Cafe DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v13i2.344
Implementasi Program Keluarga Harapan Di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang
Abstract This research was conducted in 2021 using a qualitative descriptive method, data sources: primary (observations, and interviews), secondary (documents). For determining informants (snowball sampling), interview guides were used as instruments, and also the researchers themselves. Data analysis using the Miles and Huberman model in Sugiyono (2019) with activities: data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study: Implementation of the Family Hope Program in Dau District, Malang Regency were well, good communication was shown between the Camat, Head of Social Welfare Section, Facilitator and the Community. The implementation of this program is addressed to the names of the government aid groups that have been written in the data base of the Ministry of Social Affairs. The budget sources from the National Revenue and Expenditure Budget, supported by facilities and infrastructure that support the existence of buildings, computer equipment, and structures to support the smooth running of the program, as well as stakeholder support, and communication tools such as sophisticated cellphones that support accelerating the arrival of information to government aid groups. . Inhibiting factors include: the existence of data on beneficiary groups that need to be validated again. Keywords: Implementation, program, poverty Abstrak Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2021 menggunakan metode deskriptif kualitatif, sumber data: primer (pengamatan, dan wawancara), sekunder (dokumen). penentuan informan (snowball sampling), interview guide dijadikan instrumen, selain peneliti itu sendiri. Analisis data dengan model Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2019) dengan aktivitas: data reduction, data display, dan conclution drawing/verification. Hasil penelitian: Implementasi Pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Dau Kabupaten Malang berjalan dengan baik, ditunjukkan komunikasi yang baik antara Camat, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Pendamping dan Masyarakat. Pelaksanaan program ini ditujukan kepada nama nama Kelompok Penerima Manfaat yang sudah tertulis dalam data base kementerian sosial. sumber anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional, ditunjang dengan sarana dan prasarana yang mendukung adanya gedung, peralatan komputer, dan struktur sebagai penunjang lancarnya program, serta dukungan stakeholders, dan alat komunikasi seperti hp yang canggih ini dapat mendukung mempercepat sampainya informasi kepada kelompok penerima manfaat. Faktor penghambat meliputi: adanya data kelopok penerima manfaat yang perlu divalidasi lagi. Kata Kunci: Implementasi, program, kemiskinan
Implementasi Community Relations Dalam Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Pasca Pandemi Covid-19
ABSTRACT This study aims to describe and analyze the the implementation of community relation in Community-based Intervention Program (IBM) in post covid-19 pandemic. Community Based Intervention (IBM) is the BNN new program of drugs-rehabilitation in an effort to enhance community involvement in drug rehabilitation services. Researchers link the IBM program as organization’s community relations with stakeholder theory in the realm of public relations. The research method uses a qualitative approach with a descriptive type. The results showed IBM program impelemented as a community relations organization in achieving rehabilitation goals. During the pandemic, there were obstacles in the implementation of the IBM program, but the program objectives could be achieved, while after the pandemic in 2022 the program was implemented optimally according to the procedures and timelines set. Keywords: community-based intervention, drugs-rehabilitation, community relations, community empowerment ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa implementasi community relations dalam program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) pasca pandemi covid-19. Intervensi Berbasis Masyarakat merupakan program baru BNN dalam upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam layanan rehabilitasi narkoba. Penulis mengaitkan program IBM sebagai pendekatan community relations organisasi dengan teori stakeholder dalam ranah public relations. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif dengan subyek penelitian program IBM di BNNK Sidoarjo pada tahun 2021 dan komparasi pasca pandemi di tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program IBM digunakan sebagai community relations organisasi dalam mencapai tujuan kinerja rehabilitasi. Pada masa pandemi terjadi hambatan dalam pelaksanaan program IBM namun tujuan program dapat tercapai sedangkan pasca pandemi pada tahun 2022 program diimplementasikan dengan maksimal sesuai dengan prosedur dan timeline yang ditetapkan. Kata kunci : intervensi berbasis masyarakat, rehabilitasi narkoba, hubungan komunitas, permberdayaan masyarakat