E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    1885 research outputs found

    PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN WARGA DI DESA KALANGANYAR SIDOARJO

    Get PDF
    Penelitian dilakukan di Desa Kalanganyar yang memiliki fokus yaitu mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata yang ada di Desa Kalanganyar, menganalisis bentuk-bentuk partisipasi masyarakat Desa Kalanganyar serta menganalisis dampak negatif dan posistif pengembangan wisata bagi perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menjadikan mitra sebagai model pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan melalui potensi desa wisata yang dipadukan dengan budaya (wisata alam, wisata kerajinan, dan budaya). Hasil penelitian menunjukan bahwa desa wisata di Desa Kalanganyar sangat beragam, antara lain wisata alam, wisata buatan, wisata sejarah, dan wisata religi. Hampir seluruh masyarakat Desa Kalanganyar telah berpartisipasi dalam kegiatan wisata dan telah siap dalam industri pariwisata. Partisipasi masyarakat Desa Kalanganyar lebih dari satu bentuk partisipasi. Pengembangan Desa Wisata Kalanganyar menciptakan kegiatan ekonomi yang lebih bagi masyarakat. Terciptanya lapangan pekerjaan baru, adanya tambahan pendapatan bagi petani tambak atau nelayan, serta meningkatnya nilai hasil tangkapan nelayan. Berdasarkan hasil penelitian yang kami lakukan, kami memberikan rekomendasi yaitu sosialisasi lebih lanjut dari Pokdarwis khususnya di Desa Kalanganyar untuk mengajak masyarakat yang belum aktif, salah satunya dengan mengadakan acara bersih desa atau kegiatan yang lainnya yang melibatkan seluruh masyarakat kemudian acara tersebut dipromosikan lebih luas sehingga menjadi suatu atraksi wisata dan menarik minat wisatawan. DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v13i2.344

    POTENSI, KEAMANAN DAN TANTANGAN PENERAPAN BAKTERIOSIN SEBAGAI AGEN BIOPRESERVATIF PANGAN: SEBUAH TELAAH

    Get PDF
    Kontaminasi mikroba pada produk pangan dapat diminimalisir melalui penggunaan senyawa antimikroba, baik alami dan sintetik. Namun, penggunaan senyawa antimikroba sintetik pada bahan pangan mulai digantikan oleh senyawa antimikroba alami. Salah satu jenis antimikroba alami yang aman digunakan yaitu bakteriosin. Bakteriosin merupakan senyawa antimikroba yang diproduksi oleh bakteri Gram positif dan Gram negatif. Studi mengenai bakteriosin telah banyak dilakukan, terutama yang berkaitan dengan karakteristik dan jenis-jenis bakteriosin. Selain itu, evaluasi toksisitas dan keamanan bakteriosin serta aplikasi dan tantangan penggunaan bakteriosin pada bidang pangan juga menjadi objek penelitian. Namun, perkembangan penelitian bakteriosin yang mencakup berbagai aspek tersebut belum banyak dieksplorasi. Oleh karena itu, pada artikel ini dilakukan penelaahan mengenai bakteriosin yang tercakup dalam tiga aspek utama, yaitu (1) karakteristik dan klasifikasi bakteriosin, (2) potensi dan tantangan aplikasi bakteriosin pada produk pangan, serta (3) evaluasi toksisitas dan kriteria keamanan bakteriosin. Kata kunci : Peptida antimikroba, antibakteri, pengawet alami, bakteri asam laktat, nisinDOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v16i1.303

    PENGARUH LAMA WAKTU MASERASI TERHADAP KADAR FLAVONOID DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN KELOR

    Get PDF
    Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung beberapa senyawa bioaktif salah satunya adalah flavonoid yang memiliki potensi antioksidan. Daun kelor dapat diolah menjadi bubuk daun kelor agar umur simpan lebih lama dan lebih mudah penyimpanannya. Namun, penggunaan bubuk daun kelor pada produk pangan akan menghasilkan warna produk yang hijau gelap, rasa astringent, flavor langu dan cenderung tidak disukai. Oleh karena itu ekstrak daun kelor diharapkan mampu meningkatkan kandungan senyawa bioaktif dan lebih aplikatif dalam produk pangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lama waktu maserasi terhadap rendemen, kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan ekstrak daun kelor. Ekstraksi bubuk daun kelor dibuat menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70 % dengan perlakuan waktu maserasi (12, 24, 36, 48, 60 dan 72 jam) setelah itu disaring menggunakan kertas saring dan vacuum pum. Selanjutnya ekstrak encer diuapkan menggunakan rotary evaporator kemudian dikeringkan dengan freeze dryer. Ekstrak daun kelor yang dihasilkan dihitung rendemen, dianalisa kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan. Penentuan kadar flavonoid dilakukan dengan pembanding quersetin. Hasil penelitian menunjukkan lama waktu maserasi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen, kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan ekstrak daun kelor. Ekstrak daun kelor yang dihasilkan memiliki rendemen antara 6,17 – 6,57 %, kadar flavonoid 25,03 – 27,77 mg QE/g dan aktivitas antioksidan IC50 127,92 -  108,67  µg/mL.Kata kunci : ekstraksi, rendemen, flavonoid, IC50, kelor DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v16i1.316

    KAJIAN MAGNESIUM SILIKAT UNTUK ANODA BATERAI LITHIUM BAHAN BAKU AMPAS TEBU

    Get PDF
    Banyaknya konsumsi gula menimbulkan limbah ampas tebu yang tinggi. Ampas tebu memiliki kandungan silika yang tinggi berbentuk amorft. Tujuan dari penelitian ini mengkaji performa baterai lithium dengan material anoda magnesium silikat yang terbuat dari limbah garam dan ampas tebu serta mengetahui morfologi dari magnesium silikat. Prosedur dari penelitian ini adalah ampas tebu difurnace 600oC kemudian diekstraksi mengunakan NaOH selanjutnya dilakukan proses pencampuran sumber karbon yang kemudian dilanjutkan dengan pembuatan slurry, pembuatan lembaran (coating) dan proses pembuatan coin cell. Peubah yang dijalankan sumber carbonnya yaitu berasal dari gambut dan dextrose. Hasil penelitian menunjukan bahwa magnesium silika dapat bereaksi dengan lithium untuk mengetahui performa elektrokimia dilakukan pengujian Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS), Cyclic Voltammetry (CV), dan Galvanostatic Charge–Discharge. Hasil elektrokimia yang terbaik adalah dextrose dibanding gambut dengan hasil CV 1,1709 V; 2,1359 V; dan 2,7502 V, hasil EIS yang didapat 850,6 Ω dan hasil Charge–Dischargenya 29 mAh/g volt.  DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v16i2.304

    BIOCHAR DARI CANGKANG BIOMASSA DENGAN PROSES KARBONISASI

    Get PDF
    Limbah cangkang biomassa dapat dimanfaatkan sebagai biochar. Cangkang kluwak dan cangkang karet merupakan limbah pabrik rempah, dan limbah perkebunan. Kedua cangkang tersebut mengandung selulosa dan lignin yang merupakan parameter penting dalam pembuatan biochar. Pada penelitian ini, pembuatan biochar dilakukan dengan proses karbonisasi. Variabel yang diuji adalah suhu (200°C, 250°C, 300°C, 350°C) dan waktu karbonisasi (30 menit, 45 menit, 60 menit, 75 menit) pada masing-masing cangkang biomassa. Cangkang biomassa terlebih dahulu dianalisa kandungan selulosa dan lignin dengan metode Chesson, kemudian biochar cangkang biomassa dianalisa dengan metode Fixed Carbon untuk mengetahui kadar carbon, abu, air dan volatile matter. Hasil terbaik dari penelitian ini yaitu pada suhu 350°C dan waktu 45 menit. Pada cangkang kluwak didapatkan kadar carbon 92,380%, kadar abu 1,246%, kadar air 3,650% dan kadar volatile matter 2,724%. Pada cangkang karet didapatkan kadar carbon 87,362%; kadar abu 4,956%; kadar air 1,158% dan kadar volatile matter 6,524%. Hasil kadar biochar pada kedua cangkang biomassa sesuai dengan SNI yaitu kadar minimal 65%, kadar abu maksimal 15%, kadar air maksimal 10%, dan kadar volatile matter maksimal 25%. DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v16i2.304

    Aksi Cyber-Terrorism di Amerika Serikat dalam Perspektif Keamanan Global

    Get PDF
    Abstract Acts of terrorism in the international world today have a close relationship with cyberspace. This is certainly a threat to state sovereignty, as happened in the United States in August 2020. The arrests of three terrorist groups involving the armed groups Al-Qassam, Al-Qaeda, and the Islamic State of Iraq and Syria due to campaign actions and fundraising to support the action. their terror. All of these actions relied on sophisticated cyber instruments and from their actions, these terrorist groups managed to collect millions of US dollars, using around 300 cryptocurrency accounts, 3 websites, and 4 Facebook accounts. The purpose of this study is to analyze the actions of cyber-terrorism in the United States from a global security perspective. The results of the study indicate that this act of terrorism enters into a security dilemma, which means that all efforts are made to achieve its security and will trigger feelings of insecurity for other countries. Keywords: Cyber Crime, Terrorism, Security, USATindak terorisme dalam dunia internasional saat ini memiliki keterkaitan yang erat dengan dunia maya. Hal ini tentu menjadi ancaman atas kedaulatan negara, sebagaimana yang terjadi di Amerika Serikat pada bulan Agustus 2020. Ditangkapnya tiga kelompok teroris melibatkan kelompok bersenjata Al-Qassam, Al-Qaeda, dan Islamic State Iraq and Suriah akibat tindakan kampanye serta penggalangan dana untuk mendukung aksi teror mereka. Seluruh aksi ini mengandalkan instrumen siber yang canggih dan dari aksinya, kelompok-kelompok teroris tersebut berhasil mengumpulkan jutaan dolar AS, menggunakan sekitar 300 akun mata uang kripto, 3 website, serta 4 akun Facebook. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis aksi cyber-terrorism di Amerika Serikat dalam perspektif keamanan global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksi terorisme ini pada dasarnya masuk ke dalam security dilemma yang berarti segala upaya yang dilakukan untuk mencapai keamanannya dan akan memicu rasa tidak aman bagi negara lain. Kata Kunci : Kejahatan Siber, Terorisme, Keamanan, Amerika Serikat DOI : https://doi.org/10.33005/jgp.v9i2.300

    IMPLEMENTATION OF STUNTING PREVENTION POLICY IN BANYUMAS REGENCY

    Get PDF
    Abstract-This study discusses the implementation of policies in an effort to overcome stunting problems in the Banyumas Regency area. The issue of stunting has become a major point of concern for the government that must be resolved starting from the village, regional and central government levels. Banyumas Regency is one of the regions that has a high tendency to commitment in efforts to tackle and reduce stunting that is happening now. This study aims to explain how the policy implementation process is carried out in the hope of being able to overcome and reduce stunting rates in Banyumas Regency. This study also looks at how the government is in carrying out its roles and responsibilities in controlling and accelerating the reduction of stunting in the community. This research method uses descriptive qualitative methods with data analysis techniques using data triangulation techniques and the source of this research informants is focused on the ability according to the data by using sampling purposes. The results of this study look at the aspects of idealized policy where, stunting prevention efforts in Banyumas Regency are in accordance with the rules and procedures contained in regional regulations and the regent’s decree. Target group in this policy is the community that is the target of the stunting prevention program. Implementing organization, namely the implementing group, both from the government, which are members of the relevant agencies, Integrated Healthcare Center community groups, and the private sector, namely the rotary club. Environmental factors faced in the implementation of stunting prevention policies are related to social and economic factors of the community. The condition of malnutrition that causes stunting is also inseparable from the socio-economic conditions of the people with low incomes. AbstraksiPenelitian ini membahas tentang implementasi kebijakan dalam upaya mengatasi masalah stunting di wilayah Kabupaten Banyumas. Masalah stunting telah menjadi titik perhatian utama bagi pemerintah yang harus diselesaikan mulai dari tingkat desa, pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kabupaten Banyumas merupakan salah satu daerah yang memiliki kecenderungan komitmen yang tinggi dalam upaya penanggulangan dan pengurangan stunting yang terjadi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses implementasi kebijakan yang dilakukan dengan harapan dapat mengatasi dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Banyumas. Kajian ini juga melihat bagaimana pemerintah dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya dalam mengendalikan dan mempercepat penurunan stunting di masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data menggunakan teknik triangulasi data dan sumber informan penelitian ini difokuskan pada kemampuan menurut data dengan menggunakan tujuan sampling. Hasil penelitian ini melihat aspek kebijakan yang diidealkan dimana upaya pencegahan stunting di Kabupaten Banyumas sudah sesuai dengan aturan dan tata cara yang tertuang dalam peraturan daerah dan SK Bupati. Kelompok sasaran dalam kebijakan ini adalah masyarakat yang menjadi sasaran program pencegahan stunting. Organisasi pelaksana yaitu kelompok pelaksana, baik dari pemerintah yang tergabung dalam instansi terkait, kelompok masyarakat Puskesmas Terpadu, maupun pihak swasta yaitu rotary club. Faktor lingkungan yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan pencegahan stunting berkaitan dengan faktor sosial dan ekonomi masyarakat. Kondisi gizi buruk yang menyebabkan stunting juga tidak terlepas dari kondisi sosial ekonomi masyarakat yang berpenghasilan rendah.Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pencegahan Stunting

    ANALISIS UPAYA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PAMEKASAN DALAM MENDUKUNG BISNIS JAMU MADURA DI KABUPATEN PAMEKASAN (Analysis Of the Pamekasan Regional Governments' Effort in Supporting the Jamu Madura Business in The Pamekasan Regency)

    Get PDF
    Jamu is one of the typical Indonesian drinks that has existed for a long time and continues to exist today. Madura is one of the regions in Indonesia that produces a great deal of herbal medicine that is beneficial to the body, so several entrepreneurs have increased their international market share. For some Madurese, particularly women, the herbal medicine business is their primary source of income. Over time, the development of drugs is getting faster and more effective in curing diseases. It causes the traditional Madurese herbal agro-industry to decline and impacts the economy of Madura herbal medicine entrepreneurs. This study aims to analyze the efforts of the Pamekasan district government in supporting the Madurese herbal medicine business in the Pamekasan district with qualitative descriptive research methods. This study shows that the Pamekasan district government has conducted several programs to develop the traditional herbal medicine agro-industry in the Pamekasan district quite well. However, it still does not reach all herbal producers in the area, such as the less well-known Madura herbal medicine producers. DOI : https://doi.org/10.33005/agridevina.v11i2.347

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG DI DESA MOJOREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU

    Get PDF
    This study aims to analyze the factors that affect the production and income of corn farming in Mojorejo Village, Junrejo District, Batu City. The location of this research was carried out in Mojorejo Village, Junrejo District, Batu City. The sampling technique used was random sampling method. The total population is 40 corn farmers with sample size taken using the slovin formula. Data analysis techniques used to determine the factors that affect corn farming production in this study used multiple regression models and income analysis. The results showed that the factors that affected corn production in Mojorejo Village, Junrejo District, Batu City which had a significant effect on corn production (Y) were seeds (X2), organic fertilizer (X3), and liquid fertilizer (X4). Variables that have no significant effect on corn production (Y) are land area (X1), labor (X5), education (X6), age (X7), experience (X8) and family dependents (X9). The income received from corn farming in Mojorejo Village, Junrejo District, Batu City is Rp. 11,453,398,96/planting season (MT) with an average land area of ​​0.45 Ha. DOI : https://doi.org/10.33005/agridevina.v11i2.3370

    Relevansi Kerja Sama Regional dan Global terhadap Upaya Penanganan Pandemi COVID-19

    Get PDF
    ABSTRACTCOVID-19 pandemic has been the main focus and topic of discussion for the last few years. Almostevery country were hit by the fear of it and rushed by the maximum efforts of holding on whilerecovering themselves from the crises of health, social, economy, and politics. There are real needs ofglobal cooperative responses in order to deal with this kind of situation. The role of internationalcooperation is highly crucial in dealing with the pandemic. It will promote researchers to conductstudies dedicated to prove the relevancy of the role of international organization and globalcooperation, describing the contributions, explaining the obstacles, and finally offering the potentialsolutions to handle the COVID-19 pandemic. This research uses the online searching method byanalysing data from the online media. Result of the analysis shows that although there are some realcollective efforts from various regional and global cooperation resulted in positive outcomes in somecountries, there are some obstacles and challenges left caused by lack of cooperative spirit from fewcountries. Those countries have not maximize their contribution to the international cooperation andorganization in dealing with the COVID-19 pandemic. Therefore, hopefully this research couldpromote the improvement of the international cooperation, either in regional or global scale, soevery countries will be able to get through the COVID-19 pandemic.Keywords: COVID-19, Regional Cooperation, Global Cooperation, Online Searchin

    1,629

    full texts

    1,885

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇