Tarjih: Jurnal Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam
Not a member yet
    130 research outputs found

    Tasyahud Awal Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaat

    Full text link
    Belakangan ini kemudian muncul pendapat yang mempertanyakan keabsahan praktik salat tarawih empat-empat-tiga yang biasa dilakukan oleh warga Muhammadiyah. Pertanyaan yang muncul bukan lagi sekedar masalah bilangan tarawih 11 rakaat atau pelaksanaannya yang menggunakan cara empat-empat, karena terkait masalah tersebut Muhammadiyah sudah sering mendengarnya, tetapi yang muncul akhir-akhir ini adalah kritik mengenai teknis pelaksanaan salat tarawih yang berjumlah empat-empat rakaat itu. Muncul kecenderungan baru yang menyatakan bahwa tarawih empat-empat rakaat harus dilakukan dengan tasyahud awal pada rakaat kedua. Dus, praktik salat tarawih tanpa tasyahud awal seperti yang selama ini diamalkan oleh warga Muhammadiyah dianggap praktik yang tidak berdasar sama sekali. Sebuah artikel yang penulis baca di internet dengan percaya diri menyatakan bahwa praktik yang meninggalkan tasyahud awal dalam salat tarawih adalah praktik yang muncul dari “reka-reka akal” semata alias tidak memiliki dalil. Pandangan seperti demikian ternyata mulai banyak dianut. Di dunia maya, dengan mudah dapat dijumpai pandangan-pandangan seperti itu. Berangkat dari munculnya sejumlah kritik dan tuduhan tidak ada dalil dalam praktik tarawih tanpa tasyahud awal dalam salat empatempat rakaat, Majelis Tarjih dan Tajdid kemudian memutuskan untuk mengangkat permasalahan ini dalam Munas Tarjih ke-28. Tulisan ini disusun untuk menguraikan landasan argumentasi (dalil naqli) dari praktik yang telah menjadi putusan dan praktik mengakar di tengah warga Muhammadiyah. Tulisan ini menguji, secara kritis dengan kacamata ilmu kritik hadis dan ilmu Usul Fikih, dalil yang dianggap mendasari adanya praktik tasyahud awal pada salat tarawih yang berjumlah empat-empat rakaat. Setelah itu tulisan ini merekonstruksi dalil-dalil yang menerangkan bahwa salat tarawih empat-empat rakaat dilakukan tanpa adanya tasyahud awal

    Krisis Otoritas Keagamaan Kontemporer "Literalisme Berjubah Salafi"

    Full text link
    Dialektika antara literalisme dan pemikiran antitesisnya menjadi kontestasi yang tampil kembali di era kontemporer. Hanya saja fenomena yang tampil saat ini berbeda dengan preseden sebelumnya. Perbedaannya terletak pada kecenderungan yang lebih ekspansif dari gerakan salafisme. Salafisme saat ini menjadi fenomena yang menyebar (widespread) dan kian popular, baik di kalangan akademisi, kelompokkelompok profesional, masyarakat akar rumput sampai warga minoritas muslim di kawasan Eropa-Amerika (John Esposito, 2010). Tentu ada banyak faktor yang dapat menjelaskan hal tersebut. Jawaban yang paling tampak meyakinkan adalah adanya monopoli otentisitas (kemurnian) religius yang diklaim oleh pengusung salafisme dan tampak sangat atraktif bagi sebagian umat Islam. Dari perspektif lain, fenomena itu dapat pula dijelaskan dengan apa yang dipostulasikan dalam teori sosiologi pengetahuan bahwa dinamika sebuah diskursus selalu berkaitan erat dengan kekuasaan (power) (Ritzer, 2009: 67). Dalam hal ini ada upaya suatu rezim tertentu untuk menghegemoni ranah perpolitikan internasional dengan memanfaatkan satu pemikiran keagamaan yang bersifat monolitik dan rigid

    Akhlak Terhadap Allah Dan Rasul "Tafsir Surat al-Hujurat Ayat 1-9"

    Full text link
    Tema utama surat al-Hujurat adalah mengenai akhlak, mulai dari akhlak terhadap Allah SWT dan Rasul-Nya, akhlak terhadap diri sendiri, sampai akhlak kepada orang lain, baik yang Muslim maupun yang non Muslim. Pembahasan ini hanya dibatasi pada tuntunan akhlak terhadap Alah dan Rasulullah, sebagaimana yang tercantum dalam sembilan ayat pertama dari surat ini. Ayat pertama sebagai mukadimah meletakkan dasar dari semua nilai-nilai yang akan disampaikan dalam keseluruhan isi surat, yaitu jangan mendahului Allah dan Rasul-Nya dalam segala hal. Dalam konteks para sahabat, mereka tidak boleh memutuskan sesuatu, apalagi masalah ibadah, sebelum ada petunjuk dari Allah dan Rasul-Nya

    Urgensi Dan Kontribusi Observatorium Di Era Modern

    Full text link
    Observatorium sebagai lembaga yang mengkaji benda-benda langit merupakan warisan penting peradaban Islam. Dalam perkembangannya, lembaga ini memiliki fungsi dan posisi strategis dalam kehidupan sosial dan intelektual sebuah masyarakat. Bagi umat Islam, fungsi utama lembaga ini adalah sarana mengakuratkan penentuan waktu dan posisi ibadah (khususnya salat dan puasa) yaitu menentukan posisi Mekah (Kakbah) dalam salat, menentukan waktu-waktu salat fardu, dan menentukan awal-awal bulan kamariah. Keberadaan observatorium merupakan miniatur majunya sebuah peradaban. Dalam konteks yang lebih spesifik, kehadiran observatorium merupakan sarana mengokohkan keimanan yaitu sebagai sarana membaca dan menerjemahkan ayat-ayat semesta yang banyak tertera dalam al-Quran

    Pengembangan Ekonomi Islam Dan Perannya Dalam Peningkatan Kesejahteraan Umat

    Full text link
    Kebangkitan ekonomi syariah bukan lagi angan-angan. Perlahan namun pasti nilai-nilai syariah mulai mewarnai kegiatan perekonomian Indonesia. Memang masih jauh api dari panggang, namun yang terpenting sebagai langkah awal, kehadiran ide dan konsep ekonomi syariah telah dapat diterima dan mulai menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan

    Kontroversi Hadis Tentang Adzan Untuk Bayi Yang Baru Lahir

    No full text
    Tulisan ini utamanya mengacu pada hadis-hadis dan bahan-bahan pustaka yang terdapat di dalam kitab-kitab dan makalah yang tersedia di perpustakaan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta serta makalah-makalah yang pernah penyusun tulis. Di samping itu, dilengkapi dengan beberapa hasil penelitian hadis yang menyangkut masalah yang sama, termasuk buku-buku tanya-jawab masalah agama yang disusun oleh A. Hassan

    Dampak Pornografi Dan Pornoaksi Dari Sisi Peredaran Film Dan VCD/DVD Porno Serta Upaya Penanggulangannya

    No full text
    Salah satu bentuk kejahatan di tengah masyarakat yang dapat mengancam terjadinya dekadensi moral serta lunturnya nilai-nilai susila dan agama adalah kejahatan terhadap kesopanan yaitu pornografi dan pornoaksi dengan segala bentuk dan modus operandinya. Kejahatan di bidang Pornografi dan Pornoaksi ini dilihat dari perkembangannya dari waktu ke waktu sudah cukup mencemaskan yang merupakan ancaman terhadap kerusakan moral generasi muda khususnya selain narkoba, serta berbagai bentuk kejahatan susila lainnya

    Hukum Dan Etika Berutang

    Full text link
    Jika kehidupan masyarakat hari ini kita bandingkan dengan kehidupan zaman Nabi saw. dan para sahabatnya maka akan kita dapati betapa jauh perbedaan antara keduanya. Dahulu, Nabi saw dan para sahabat itu juga melakukan transaksi utang-piutang. Namun bagi mereka, utang bukanlah gaya hidup. Utang juga bukan suatu kebanggaan. Mereka berutang untuk memenuhi kebutuhan hidup yang asasi. Mereka meminjam uang untuk membeli makanan pokok. Jadi, tidak seperti sekarang, banyak orang yang berutang hanya untuk keperluan sekunder, atau bahkan kadang-kadang untuk sesuatu yang tidak perlu sama sekali. Betapa rusaknya keadaan seperti ini, sehingga perlu ada usahausaha untuk memperbaikinya. Usaha perbaikan ini hanya ada pada bimbingan syariat Islam, karena hanya Islamlah yang mempunyai ajaran lengkap dalam menjalani kehidupan di atas permukaan bumi, termasuk dalam masalah utang piutang.Diharapkan dengan bimbingan syariat Islam seseorang dapat melakukan transaksi utang-piutang dengan benar dan baik, tanpa menzalimi atau dizalimi, secara sadar atau tidak. Makalah ringkas ini bertujuan membentangkan bimbingan syariat Islam dalam masalah hukum dan etika berutang supaya dapat dipedomani

    Autentisitas Dan Otoritas Hadis Dalam Tradisi Sunni dan Syi\u27ah

    Full text link
    Problematika epistemologis merupakan persoalan yang amat mendasar dalam melakukan komparasiSunni dan Syiah dalam mengkonsepsikan hadis, walaupun oleh keduanya diyakini sebagai surnber ajaran Islam yang kedua sesudah al-Qur\u27an. Kedua mazhab mengakui bahwa hanyalah al-Qur\u27an yang "diyakini benarnya dan mustahil salahnya". Akan tetapi hadis tak ada jaminan keotentikan-nya karena baru diriwayatkan sekian lama sesudah Rasul wafat, sehingga dimung-kinkan adanya periwayatan yang tak akurat, atau malahan sengaja berbohong dan dinisbatkan kepada Nabi. Memang kaum Syiah amat yakin bahwa periwayatannya langsung diterima pada imam dari khalifah Ali secara "turun temurun". Namun, bukti untuk ini pun amat sulit ditelusuri. Sunni yakin tak ada sahabat atau yang disebut sahabat nabi yang secara sengaja membohongi Nabi karena mereka didukung oleh berbagai ayat al-Qur\u27an dan hadis yang menerangkan kemuliaan mereka. Sebaiknya Syiah amat yakin bahwa seluruh sahabat riddah kecuali beberapa orang. Maka kaedah-kaedah dalam menentukan hadis akan berbeda pula. Klasifikasi hadis antara Sunni dan Syiah ada nuansa, tetapi menuju kepada tujuan yang sama, yaitu hadis yang shahih berdasar sumbernya. Bila di kalangan Sunni kepada Nabi, maka di kalangan Syiah dapat juga kepada para imam

    Manajemen Pengembangan Pendidikan Islam Perspektif Al-Quran

    Full text link
    Sejarah menunjukkan bahwa pendidikan merupakan program pokok yang sangat strategis dalam melaksanakan gerakan pembaharuan dalam Islam. Fungsi pendidikan dalam hal ini kiranya bukan hanya untuk menghilangkan buta huruf atau membentuk watak suatu masyarakat. Lebih dari itu, melalui pendidikan diharapkan dapat terjadi perubahan-perubahan dalam segala bidang. Oleh karena itu, tidak jarang sebuah gerakan pembaharuan selalu menjadikan bidang pendidikan sebagai target utamanya. Keberhasilan dalam bidang ini akan menentukan keberhasilan dalam bidang-bidang pembaharuan lainnya. Maka, lembaga-lembaga pendidikan Islam harus maju dan berkualitas sebagai bentuk kesungguhan dan komitmen berislam. Secara moral umat Islam memiliki kewajiban untuk memajukan lembaga-lembaga pendidikan Islam dengan menerapkan manajemen yang baik sesuai dengan moralitas al-Quran untuk mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang maju menuju Islam yang berkemajuan

    95

    full texts

    130

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tarjih: Jurnal Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇