E-Journal Universitas Janabadra
Not a member yet
    1365 research outputs found

    PENGARUH PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BERBAGAI VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DENGAN SISTEM SALIBU

    Get PDF
    The aim of the study was to determine the effect of NPK fertilizer and its varieties and their interactions on the growth and production of rice with the salibu system. The research was conducted in Kubu Raya Regency from June to September 2022. The research design used a factorial randomized block design. The first factor was the provision of NPK with 3 levels (NPK fertilizer dose of 200 kgha-1, 400 kg ha-1, 600 kg ha-1) and the second factor was the use of various types of varieties with 8 levels (Inpari 22, Inpari 24, Inpari 30, Inpari 32, Cilosari , Jeliteng, Baromah, Sulutan). The results showed that the NPK fertilization of various rice varieties in the crusading system was only able to affect plant height at the age of 5-6 WAC. NPK fertilization at a dose of 600 kg ha-1 can increase the growth and yield of rice in the crusader cultivation system in the variables of the number of productive tillers, the weight of harvested dry grain per clump, the weight of dry harvested and milled dry grain per plot and the potential for crop production per hectare. Not all rice varieties can produce good crosses. Varieties with high production potential per hectare are Inpari 32, Inpari 22, Sulutan, Baroma, Inpari 24, and Jeliteng varieties, respectively. Meanwhile, Inari 30 and Cilosari have milled dry unhusked rice and the lowest production potential, so it is not recommended to plant with the cruciferous system. The success of the cruciferous rice depends on the main crop, which is shown by the results of the main crops that align with the crusader rice yields. Keywords: NPK fertilizer, salibu, varietyINTISARITujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interaksi pupuk NPK dan varietas terhadap pertumbuhan dan produksi padi dengan sistem salibu. Penelitian dilakukan di Kabupaten Kubu Raya pada bulan Juni-September 2022. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial. Faktor pertama pemberian NPK dengan 3 taraf (dosis pupuk NPK 200 kg/ha, 400 kg/ha, 600 kg/ha) dan Faktor kedua penggunaan berbagai jenis varietas dengan 8 taraf (Inpari 22, Inpari 24, Inpari 30, Inpari 32, Cilosari, Jeliteng, Baromah, Sulutan). Hasil penelitian diperoleh bahwa pemupukan NPK berbagai varietas padi pada sistem budidaya salibu hanya mampu mempengaruhi tinggi tanaman pada umur 5-6 MSP. Pemupukan NPK dengan dosis 600 kg/ha dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi pada sistem budidaya salibu pada variabel jumlah anakan produktif, berat gabah kering panen per rumpun, berat gabah kering panen dan kering giling per petak serta potensi produksi tanaman per hektar. Tidak semua Varietas padi dapat menghasilakn salibu yang baik. Varietas yang mampu menghasilkan potensi produksi per hektar yang tinggi yaitu secara berturut-turut pada varietas Inpari 32, Inpari 22, Sulutan, Baroma, inpari 24, dan Jeliteng. Sedangkan Inpari 30 dan Cilosari memiliki Gabah Kering Giling dan  potensi produksi terendah sehingga tidak dianjurkan ditanam dengan sistem salibu. Keberhasilan padi salibu tergantung dari tanaman utamanya, yang ditunjukkan hasil tanaman utama yang sejalan dengan hasil padi salibu. Kata Kunci: pupuk NPK, salibu, varieta

    PENGARUH LAMA PENYINARAN DAN DAYA LED GROWLIGHT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.)

    Get PDF
    Mustard greens (Brassica juncea L.) is a horticultural plant that is beneficial to health. Land conversion is one of the problems with the limited land for agricultural cultivation, causing the level of consumption of mustard greens to decrease, so cultivating plants indoors uses additional light, namely LED growlights as an alternative. The purpose of this study was to determine the effect of irradiation time and LED (Light Emitting Diode) grow light power on the growth and yield of mustard greens. The study was conducted indoors using a randomized block design with four replications. The first factor was the treatment of irradiation time control of 12 hours of irradiation and white LED (L0), 12 hours of irradiation and LED growlight (L1), 16 hours of irradiation and LED growlight (L2), 20 hours of irradiation and LED growlight (L3). The second factor is LED power with a power of 6 (W1) watts and 18 watts (W2). There was an interaction between light treatment duration and LED growlight power which was significantly different for leaf area variables with 20 hours of light duration and 6 watts of LED power and root length with 12 hours of light and 6 watts of power. INTISARISawi hijau (Brassica juncea L.) merupakan tanaman hortikultura bermanfaat bagi kesehatan. Alih fungsi lahan menjadi salah satu masalah keterbatasan lahan budidaya pertanian sehingga menyebabkan tingkat konsumsi sawi hijau menurun maka melakukan budidaya tanaman didalam ruangan menggunakan cahaya tambahan yaitu LED (Light Emitting Diode) growlight sebagai alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyinaran dan daya LED growlight terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Penelitian dilakukan di dalam ruangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan empat ulangan. Faktor pertama perlakuan lama penyinaran kontrol lama penyinaran 12 jam dan LED warna putih (L0), penyinaran 12 jam dan LED growlight (L1) , penyinaran 16 jam dan LED growlight (L2), penyinaran 20 jam dan LED growlight (L3). Faktor kedua daya LED dengan daya 6 (W1) watt dan 18 watt (W2).  Terdapat interaksi perlakuan lama penyinaran dan daya LED growlight berbeda nyata terhadap variabel luas daun dengan lama penyinaran 20 jam dan daya LED 6 watt dan panjang akar dengan lama penyinaran 12 jam dan daya 6 watt

    PEMANFAATAN POC BONGGOL PISANG DAN PASIR DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DI KABUPATEN LABUHANBATU UTARA

    Get PDF
    Chili plants are very important vegetables for the community and have high economic value and are suitable for development. The aimed of this research was to investigate the utilization of liquid organic matter from banana weevil and psamments to improving growth of chili in North Labuhanbatu. This research was conducted on Apryl to June 2023 on Silumjang Village Na IX-X, North Labuhanbatu regency. This research used blocked randomized design from 3 combination those are P0 = psamments, P1=banana weevil LOM, P2 = banana weevil LOM+psamments. Each of treatments contained 3 replication so this research consisted 9 units. The result of this study was investigated with ANOVA on 5%. The result showed that the used of LOM from banana weevil could improving the growth of chili. The best treatment was to P2 caused of given the highest the length of plant by 31.60 cm, leaves total by 19 units, leaves diameter by 12.66 cm and branch by 17.33 cm, fruit diameter by 15.66 cm and fruit weight by 2.58 g. From this research the used of banana weevil LOM was recommended as soil amandement. Keywords: Chili, Growth, Fertilizer, OrganicINTISARITanaman cabai adalah sayuran yang sangat  penting bagi masyarakat dan memiliki nilai yang cukup ekonomis yang  tinggi serta cocok untuk  bisa dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah menginvestigasi pemanfaatan POC bonggol pisang dan pasir dalam meningkakan pertumbuhan cabari rawit di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian telah dilaksanakan dari April-Juni 2023 di Desa Silumjang Kec.Na XI-X Kabupaten Labuhanbatu Utara. Riset ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 3 kombinasi yaitu P0 = pasir, P1= POC bonggol pisang dan P2= POC bonggol pisang+pasir. Masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan sehingga diperoleh 9 satuan percobaan. Hasil data diuji dengan ANOVA dengan tingkat kesalahan 5%. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian POC dapat membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai rawit. Perlakuan terbaik terdapat pada P2 karena memperoleh hasil seperti tinggi tanaman sebesar 31.60  cm, jumlah daun sebanyak 19 helai, diameter daun 12,66 cm dan jumlah cabang 17,33 cm, diameter buah 15.66, dan berat buah 2,58 g. Dari penelitian ini direkomendasikan penggunaan POC bonggol pisang dan pasir sebagai bahan pembenah tanah. Kata kunci : Cabai, Pertumbuhan, Pupuk, Organi

    PENGARUH EXPERIENTAL MARKETING DAN PRICE FAIRNESS TERHADAP LOYALITAS CUSTOMER PATIO COFFEE HUB KOTA SURABAYA

    Get PDF
    The purpose of this research is to determine the effect of experiential marketing and price fairness on customer loyalty at Patio Coffee Hub. The data analysis method is SEM-PLS analysis. The results of the study show that experiential marketing contributes to customer loyalty at Patio Coffee Hub Surabaya. This shows that the higher or better the Experiential Marketing, the higher the consumer's interest in doing Customer Loyalty. Price fairness contributes to Patio Coffee Hub Surabaya's customer loyalty. This shows that prices that match the quality of Patio Coffee Hub Surabaya products will generate consumer interest in customer loyalty. Keywords: Customer loyalty, experiential marketing, price fairness. INTISARITujuan riset ini untuk mengetahui pengaruh experiental marketing dan price fairness terhadap loyalitas pelanggan di Patio Coffee Hub. Metode analisis data berupa analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiental marketing berkontribusi terhadap loyalitas customer Patio Coffee Hub Surabaya. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi atau baik Experiental Marketing maka semakin tinggi juga minat konsumen untuk melakukan Loyalitas Customer. Price fairness memberikan kontribusi terhadap loyalitas customer Patio Coffee Hub Surabaya. Hal ini menunjukkan bahwa harga yang sesuai dengan kualitas produk Patio Coffee Hub Surabata akan menimbulkan minat konsumen untuk melakukan Loyalitas Customer. Kata Kunci: Loyalitas pelanggan, experiental marketing, price fairness

    PENGARUH PEMBERIAN TETES TEBU PADA TANAMAN TEBU KEPRASAN (RATOON CANE) SEBAGAI PUPUK ORGANIK

    No full text
    Tetes tebu termasuk produk samping pabrik gula. Tetes meru pakan sisa sirup terakhir dari stasiun masakan yang telah dipisahkan gulanya melalui kristalisasi berulangkali. Penggunaan tetes tebu dalam pertanian meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara dan meningkatkan aktivitas biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian tetes tebu sebagai pupuk organik cair pada tanaman tebu keprasan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 perlakuan dengan 5 juring sampel pada setiap perlakuan. Setiap juring sampel memiliki 3 kali ulang an sepanjang 1 m. Perlakuan tersebut terdiri atas P1: tetes tebu + pupuk NPK dan P2: tetes tebu. Data diukur dan dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan Uji T pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Data hasil pengamatan menunjukkan bahwa perbandingan perlakuan yang menggunakan tetes tebu+pupuk dan menggunakan hanya tetes tebu tidak berbeda secara signifikan dalam uji T dalam semua parameter pertumbuhan tanaman tebu keprasan

    PENGARUH INFRASTRUKTUR EKONOMI DAN SOSIAL TERHADAP PRODUKTIVITAS EKONOMI 13 PROVINSI DI INDONESIA TIMUR

    No full text
    Setiap negara berupaya untuk melaksanakan pembangunan. Pembangunan di Indonesia yang dilakukan secara berkesinambungan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masya- rakat. Salah satu indikator untuk menilai keberhasilan dari pem bangunan ekonomi suatu negara adalah pertumbuhan ekonomi, salah satu aspek yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada suatu wilayah adalah melalui ketersediaan infrastruktur. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Infrastruktur Ekonomi dan Sosial terhadap Produktivitas Ekonomi di Kawasan Timur Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah model regresi data panel. Fixed effect model terpilih sebagai model terbaik untuk mengestimasi data yang digunakan. Variabel dependent yang digunakan adalah Laju Pertumbuhan PDRB ,kemudian variabel independent yang digunakan adalah panjang jalan, jumlah air bersih yang didistribusikan, jumlah listrik yang didistribusikan dan jumlah fasilitas kesehatan sebagai indikator infrastruktur sosial. Hasil dari penelitian ini adalah infrastruktur kesehatan merupakan satu-satunya infrastruktur yang berpengaruh dan signifikan terhadap produktivitas ekonomi, untuk infrastruktur jalan, air bersih dan listrik tidak memiliki pengaruh dan tidak signifikan terhadap produktivitas ekonomi di 13 provinsi Indonesia Timur

    PENGARUH PUPUK KANDANG SAPI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI PADA TANAH SALIN

    Get PDF
    Cow manure and NPK fertilizers applied to saline soils can help reduce soil salinity levels and help increase soybean growth and yield through the physical and chemical improvement of soil quality. This study aims to determine the best interaction between cow manure and NPK fertilizer in increasing the growth and yield of soybeans on saline soils. The research was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura, from August to November 2022. The research design used was a factorial complete randomized design of two factors. The first factor was cow manure (k1= 15 tonsha-1, k2= 20 tons.ha-1, and k3= 25 tons.ha-1). The second factor was NPK fertilizer (p1= 200 kg.ha-1, p2= 300 kg.ha-1, and p3 = 400 kg.ha-1),each treatment was repeated three times. The results showed that the interaction of 15 tons.ha-1 of cow manure and 200 kg.ha-1 of NPK fertilizer was the best dose in increasing plant height at 4 and 5 WAP. The best amount of cow manure is 20 tons.ha-1 in increasing the dry weight of the top of the plant, root volume, number of pods and seed weight per plant. The best dose of NPK fertilizer is 300 kg.ha-1 to increase seed weight per plant.INTISARIPupuk kandang sapi dan pupuk NPK yang diaplikasikan pada tanah salin dapat membantu dalam menurunkan kadar salinitas tanah dan membantu dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai melalui perbaikan kualitas tanah secara fisik dan kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan interaksi antara pupuk kandang sapi dan pupuk NPK yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai pada tanah salin. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, pada bulan Agustus-November 2022. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu pupuk kandang sapi (k1= 15 ton/ha,  k2= 20 ton/ha, dan k3= 25 ton/ha) dan faktor kedua yaitu pupuk NPK (p1= 200 kg/ha, p2= 300 kg/ha, dan p3= 400 kg/ha), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian diperoleh interaksi pupuk kandang sapi 15 ton/ha dan pupuk NPK 200 kg/ha merupakan dosis terbaik dalam meningkatkan tinggi tanaman umur 4 dan 5 MST. Dosis pupuk kandang sapi yang terbaik adalah sebesar 20 ton/ha dalam meningkatkan berat kering bagian atas tanaman, volume akar, jumlah polong dan bobot biji per tanaman. Dosis pupuk NPK terbaik adalah sebesar 300 kg/ha dalam meningkatkan bobot biji per tanaman

    ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI KEMANGI DI KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN

    Get PDF
    Kemangi merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura dan termasuk dalam jenis tanaman indigenous yang belum banyak dibudidayakan masyarakat. Umumnya kemangi dikonsumsi oleh masayarakat dalam bentuk lalapan segar. Kemangi sebagai salah satu komoditi hortikultura memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan seiring dengan meningkatnya jumlah rumah makan yang menyajikan lalapan segar berupa daun kemangi serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk beralih pada pengobatan tradisonal dari bahan-bahan alami tumbuhan.  Penelitian ini menguraikan terkait struktur biaya yang dikeluarkan dalam berusahatani kemangi serta pendapatan yang diperoleh petani kemangi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya terbesar yang dukeluarkan petani kemangi ada pada komponen biaya variable yakni pembelian bibit dan biaya terkecil ada pada biaya tetap yakni pada komponen penyusutan arit.  Pendapatan yang diperoleh petani dari usahatani kemangi perbulan sebesar Rp 2.232.750 dengan total penerimaan dari kegiatan usahatani kemangi perbulan sebesar Rp 3.000.000. Total biaya yang dikeluarkan oleh petani perbulan sebesar Rp767.250

    ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI AEROMONAS HYDROPHILA PADA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus)

    Get PDF
    This research is to isolate, identify and know the pathogenicity of Aeromonas sp . originating from African catfish in Ngawi Regency. Fish that had symptoms of illness and were 20 - 25 cm in size obtained from rearing ponds in 3 sub-districts were used as research samples. Fish kidneys were used for bacterial isolation and inoculated using GSP medium. Furthermore, the characterization and identification of bacteria was carried out by observing the colony morphology, cells, and biochemical properties. Furthermore, Koch's Postulate test was carried out which aims to prove the nature of the pathogen. Furthermore, catfish seeds measuring 7 - 9 cm were measured with a Lethal Dosage of 50 to determine their level of pathogenicity. The results showed that fish were infected with bacteria, where symptoms appeared, namely the skin had ulcers, damage to the kidneys and swelling of the stomach. A total of 15 bacterial isolates obtained consisted of six from Geneng District, five from Karang Jati District and four isolates from Paron District. The identification results showed that Aeromonas hydrophila was identified from 12 isolates, A. salmonicida was identified from three isolates. Isolates A. hydrophila GKJ1, GKJ4, GGN2, GGN5, GPR2 and GPR4 were virulent against these fish.INTISARI Penelitian ini untuk mengisolasi, mengidentifikasi dan mengetahui patogenitias bakteri Aeromonas sp . yang berasal dari lele dumbo di Kabupaten Ngawi. Ikan yang memiliki gejala sakit dan berukuran 20 - 25 cm yang diperoleh dari kolam pembesaran di 3 kecamatan digunakan untuk sampel penelitian. Ginjal ikan digunakan untuk isolasi bakteri dan diinokulasikan menggunakan medium GSP. Selanjutnya dilakukan karakterisasi dan identifikasi bakteri dengan mengamati morfologi koloni, sel, dan sifat biokimia. Selanjutnya dilakukan uji Postulat Koch yang bertujuan untu membuktikan sifat patogen. Selanjutnya benih lele yang berukuran 7 - 9 cm diukur nilai Lethal Dosage 50 untuk mengetahui tingkat patogenitasnya. Hasil menunjukkan ikan terinfeksi bakteri, dimana munculnya gejala yaitu bagian kulit terdapat luka borok, kerusakan pada ginjal dan perut mengalami pembekakan. Total isolasi bakteri yang didapat sebanyak 15 yang terdiri dari enam berasal dari Kecamatan Geneng, lima berasal dari Kecamatan Karang Jati dan empat isolate berasal dari Kecamatan Paron. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa bakteri Aeromonas hydrophila teridentifikasi dari 12 isolat, bakteri A. salmonicida teridentifikasi dari tiga isolate. Isolat A. hydrophila GKJ1, GKJ4, GGN2, GGN5, GPR2 dan GPR4 bersifat virulen terhadap ikan tersebut.pathogenicity

    ANALISIS UHATANI PORANG (Amorphophallus oncophyllus, Prain) DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN CIPARI KABUPATEN CILACAP

    Get PDF
    The research aims to determine: (1) Income; (2) Financial feasibility; and (3) contribution income of porang farming in Cipari District, Cilacap Regency. This research is descriptive in nature, which presents a complete picture of porang farming and its contribution to farmers' income. Technique sampling is used by simple random sampling with a sample of 38 respondents from 153 porang farmers in February - June 2022. Data collection method was interviewd by  questionnaire guide and direct observation. Data was analyzing by calculating: Income, Farming Feasibility: R/C ratio, Break Even Point consisting of BEP (Q) and BEP (Rp), Return of Investment (ROI) and Porang Farming Income Contribution. The results of the research: (1) Porang farming income is IDR 242,070,189 per ha per season (2 years); R/C ratio = 3.89; BEP (Q) of tubers = 8,417 kg (real = 24,794 kg); BEP(Rp) price of tubers = IDR 3,395/kg (real = IDR 10,000/kg) and ROI = 288%; (3) Porang farming contributes 28,32% to farmers' income. Conclusion: Porang farming in Cipari District, Cilacap Regency is profitable, financially feasible to cultivate and make a positive contribution (28,32%) to farmers' income.INTISARI Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) Pendapatan; (2) Kelayakan finansial; dan (3) Besar kontribusinya pendapatan usahatani porang di Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap. Penelitian ini bersifat deskriptif, yang menyajikan gambaran lengkap mengenai usahatani porang serta kontribusinya terhadap pendapatan petani. Penelitian survei menggunakan metode simple random sampling dengan sampel sebanyak 38 responden dari 153 petani porang pada bulan Februari - Juni 2022. Metode pengambilan data melalui wawancara dengan panduan kuisioner, pengamatan langsung. Data dianalisis dengan menghitung : Pendapatan, Kelayakan Usahatani : R/C ratio, Break Event Point terdiri dari BEP (Q) dan BEP (Rp), Return of Investment (ROI) dan Kontribusi Pendapatan usahatani porang. Hasil penelitian : (1) Pendapatan usahatani porang sebesar Rp 242.070.189,- per ha per musim  (2 tahun);  R/C rasio = 3,89; BEP (Q) umbi = 8.417 kg (riilnya = 24.794 kg); BEP(Rp) harga umbi = Rp 3.395,-/kg (riilnya = Rp 10.000/kg) dan ROI = 288%; (3) Usahatani porang memberikan kontribusi pendapatan petani sebesar 28,32%. Kesimpulan: Usahatani porang di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap menguntungkan, layak secara finansial untuk diusahakan dan memberikan kontribusi positif (28,32%) terhadap pendapatan petan

    1,245

    full texts

    1,365

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Janabadra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇