E-Journal Universitas Janabadra
Not a member yet
1365 research outputs found
Sort by
EFIKASI HERBISIDA ETIL PIRAZOSULFURON 10% TERHADAP GULMA DAN HASIL PADI SAWAH (Oryza sativa L.) METODE SRI DAN KONVENSIONAL
Penelitian ini mengenai efikasi herbisida etil pirazosulfuron 10% terhadap gulma dan hasil padi sawah (Oryza sativa L.) metode SRI dan Konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh dosis herbisida etil pirazosulfuron 10% terbaik untuk mengendalikan gulma dan hasil padi sawah metode SRI dan Konvensional. Penelitian ini dilakukan bulan Februari 2022 sampai Juni 2022 di Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat. Rancangan yang digunakan adalah Split Plot Acak Kelompok yang terdiri dari 7 taraf perlakuan yaitu kontrol, herbisida etil 10% dosis (50, 100, 150, 200, 250, g/Ha), dan penyiangan manual dengan 4 kali ulangan. Data di analisis secara statistik dengan uji F pada taraf nyata 5%, apabila F hitung lebih besar dari F tabel maka dilanjutkan dengan Uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa biomassa gulma terendah terdapat pada metode padi konvensional dengan pemberin dosis herbisida etil pyrazosulfuron 10% sebesar 100 g/ha, 150 g/ha, 200 g/ha dan 250 g/ha. Metode budidaya padi paling baik untuk hasil tanaman adalah metode padi konvensional. Herbisida etil pirazosulfuron 10% dengan dosis 100 g/Ha merupakan dosis yang terbaik karena dapat mengurangi pemakaian herbisida namun dapat mengendalikan gulma serta tidak menyebabkan keracunan pada tanaman padi
PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN CITRA PERUSAHAAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MELALUI MEDIASI KEPUASAN PELANGGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh kualitas layanan dan citra perusahaan terhadap loyalitas pelanggan melalui mediasi kepuasan pelanggan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang telah melakukan servis kendaraan sebanyak lebih dari 3x di Bengkel Toyota Nasmoco di Yogyakarta. Sampel diambil sebanyak 100 orang dengan menggunakan metode purposive sampling. Data penelitian disebarkan dengan menggunakan kuesioner kepada 100 pelanggan. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan, citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan, kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan, dan citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Terbatas Dengan Sistem Vertikultur Organik
Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan dan pelatihan memanfaatkan lahan kosong untuk bertanam vertikultur organik dengan menanam sayuran dan bunga-bungaan. Sasaran dari kegiatan ini adalah warga masyarakat pedukuhan Dongkelan RT 08 Panggungharjo Sewon Bantul. Adanya pelatihan ini diharapkan membantu masyarakat meningkatkan kualitas lingkungan dan menambah pendapatan keluarga
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI USAHATANI JAGUNG POLA AGRISILVIKULTUR PADA SISTEM AGROFORESTRI DI DUSUN GIWANG DESA RAYUNG KECAMATAN SENORI KABUPATEN TUBAN
This study aimed to identify the pattern of corn farming partnerships between Perhutani and farmers, analyze the average cost, income, and income of corn farming with agrisilvicultural patterns in agroforestry systems, and analyze the economic feasibility of corn farming with agrisilvicultural patterns in agroforestry systems. in Giwang Hamlet, Senori District, Tuban Regency. This research took place in Giwang Hamlet, Rayung Village, Senori District, Tuban Regency, especially in the BKPH Malo forest area, KPH Parengan. The method of determining the sample using probability sampling technique with the Propotionate Stratified Random Sampling method obtained as many as 62 respondents. Methods of data analysis in this study using descriptive analysis, cost analysis, and feasibility analysis. The results of this study indicate that the partnership pattern carried out by farmers and Perhutani was a profit-sharing system on land that has been utilized by farmers, namely on forest land owned by Perhutani in accordance with Perhutani 307/042.3/OPS/DIR/2020 concerning the 2020 Agroforestry Policy. The total cost of farming Corn is IDR 9,308,408. The income from agrisilvicultural corn farming in Giwang Hamlet is IDR 6,853,377. Income IDR 16,229,387. The feasibility level of R/C agrisilvicula maize farming is 1.74, meaning that farming was feasible and profitable and the BEP Production, Revenue BEP, and Price BEP values have exceeded the breakeven point so that corn farming with an agroforestry system can be said to be profitable. INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi pola kemitraan usahatani jagung antara Perhutani dan petani,(2) Menganalisis rata-rata biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani jagung pola agrisilvikultur pada sistem agroforestri, dan (3) Menganalisis kelayakan ekonomi usahatani jagung pola agrisilvikultur pada sistem agroforestri di Dusun Giwang Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban. Penelitian ini bertempat di Dusun Giwang, Desa Rayung, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban khususnya di wilayah hutan BKPH Malo, KPH Parengan. Metode penentuan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan metode Propotionate Stratified Random Sampling didapatkan responden 62 orang. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis biaya, dan analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemitraan yang dilakukan petani dan Perhutani adalah sistem bagi hasil atas lahan yang telah digunakan oleh petani yaitu pada lahan hutan milik Perhutani sesuai dengan Perhutani 307/042.3/OPS/DIR/2020 perihal Kebijakan Agroforestry tahun 2020. Total biaya usahatani jagung Rp 9.308.408, Pendapatan usahatani jagung pola agrisilvikultur di Dusun Giwang Rp 6.853.377, Penerimaan Rp 16.229.387. Tingkat kelayakan R/C usahatani jagung pola agrisilvikulur sebesar 1,74 maka usahatani layak dan menguntungkan dan nilai BEP Produksi, BEP Penerimaan, dan BEP Harga telah melampaui titik impas sehingga usahatani jagung dengan sistem agroforestri dapat dikatakan untung
PENGARUH PUPUK HAYATI MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA GALUR PADI BERAS HITAM PADA SISTEM IRIGASI AEROBIK
This study aimed to determine the effect of the application of mycorrhiza biofertilizers on growth and yield of several promising lines of black rice in aerobic irrigation systems. The experiment was carried out from September 2021 to January 2022 in Ombe Baru Village (West Lombok), which was arranged according to a Split Plot design with three blocks and two treatment factors, namely black rice promising lines (G3, G6 and G9) as the main plots, and application of mycorrhiza biofertilizers (M0= without mycorrhiza, M1= with mycorrhiza) as the subplots. Data were analyzed using the Analysis of Variance (ANOVA) and Tukey's HSD at 5% significance level using the CoStat for Windows program. The results showed that G9 showed higher growth rate of leaf number, growth rate of tiller number and grain yield than the G3 and G6 lines, while application of mycorrhiza biofertilizers only significantly increased panicle number per clump, weight of dry straw per clump, weight of 100 filled grain, filled grain number per clump, and grain yield per clump but reducing the percentage of unfilled grain number. Based on the interaction effect, the application of mycorrhiza biofertilizers only significantly increased the growth rate of leaf number, growth rate of tiller number, and dry straw weight in G9 but not in the G3 and G6 promising lines.INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk hayati mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa galur harapan padi beras hitam pada sistem irigasi aerobik. Percobaan dilaksanakan pada bulan September 2021 sampai Januari 2022 di Desa Ombe Baru (Lombok Barat), yang ditata menurut Split Plot design dengan tiga blok dan dua faktor perlakuan, yaitu galur padi beras hitam (G3, G6 dan G9) sebagai petak utama, dan aplikasi faktor pupuk hayati mikoriza (M0 = Tanpa Mikoriza, MI = dengan Mikoriza) sebagai anak petak. Data dianalisis dengan Analisis Keragaman (ANOVA) dan uji BNJ (Tukey’s HSD) pada taraf nyata 5% menggunakan program CoStat for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa G9 menunjukkan laju pertumbuhan jumlah daun, laju pertumbuhan jumlah anakan dan hasil gabah lebih tinggi dibandingkan dengan G3 dan G6, sedangkan aplikasi pupuk hayati mikoriza hanya signifikan meningkatkan jumlah malai per rumpun, berat jerami kering per rumpun, berat 100 gabah berisi, jumlah gabah berisi per malai, dan hasil gabah per rumpun tetapi menurunkan persentase jumlah gabah hampa. Berdasarkan pengaruh interaksi faktor perlakuan, aplikasi pupuk hayati mikoriza hanya signifikan meningkatkan laju pertumbuhan jumlah daun, laju pertumbuhan jumlah anakan, dan berat jerami kering pada galur G9 tetapi tidak pada G3 dan G6.
PENGGUNAAN PESTISIDA RACUN POLYDOR UNTUK MENGENDALIKAN HAMA KUMBANG TANDUK PADA AREAL KELAPA SAWIT BELUM MENGHASILKAN DI PERKEBUNAN AEK NABARA PT. SUPRA MATRA ABADI LABUHAN BATU, SUMATERA UTARA
Oil palm (Elaeis guineensis Jacq) is a plantation crop that has an important role in advancing the economy and agriculture in Indonesia. This can be proven by the increase in the standard of living of farmers who experience an increase in area and production every year. The challenge of increasing the area of oil palm plantations apart from the limited available land is also the attack of plant-disturbing organisms (OPT), particularly pests. The increasing use of large-scale land for oil palm cultivation in Indonesia has increased the amount of monoculture land that is favorable for pest development. Field Work Practice Activities (PKL) carried out at PT. Supra Matra Abadi (SMA) Aek Nabara, Bilah Hulu District, Labuhanbatu Regency, Postal Code (21462) This activity was carried out for four months, starting from 21 February - 21 July 2022. Conducting survey research on horn beetle populations and treatment areas Before conducting research, it is necessary to find a place to area of young plants, immature plants which are often attacked by horn beetles either in one block or several blocks. After that, a place was determined for each level of treatment. This study used a completely randomized design (CRD) method with 3 treatment levels, including: 1. Control/without polydor pesticide treatment 2. Spraying polydor pesticide with a dose of 150 cc/pkk 3. Spraying polydor pesticide dose 160 cc/pkk research using 3 In repetition at each level of treatment, spraying polydor pesticide using a concentration of 1% on the outside and inside. Observations were analyzed with variance at the 5% significance level. To find out the differences between treatments, the DMRT test was used with a significant level of 5%. Based on research results at PT. It can be concluded that the insecticide treatment polydor 150cc/pkk and 160cc/pkk on afd IV was very effective in controlling horn beetle attacks.Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) merupakan tanaman perkebunan yang memiliki peran penting dalam memajukan perekonomian dan pertanian di Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya taraf hidup petani yang mengalami peningkatan luas dan produksi setiap tahunnya. Tantangan peningkatan luas perkebunan kelapa sawit selain keterbatasan lahan yang tersedia juga merupakan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), khususnya hama. Meningkatnya penggunaan lahan skala besar untuk budidaya kelapa sawit di Indonesia telah meningkatkan jumlah lahan monokultur yang menguntungkan bagi perkembangan hama. Kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) yang dilaksanakan di PT. Supra Matra Abadi (SMA) Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Kode Pos (21462) Kegiatan ini dilaksanakan selama empat bulan yaitu mulai tanggal 21 Februari – 21 Juli 2022. Melakukan penelitian survey populasi kumbang tanduk dan daerah perlakuan Sebelum melakukan penelitian, perlu dicari tempat untuk tanaman muda, tanaman belum menghasilkan yang sering diserang kumbang tanduk baik dalam satu blok maupun beberapa blok. Setelah itu, ditentukan tempat untuk setiap tingkat perlakuan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan, antara lain: 1. Kontrol/tanpa perlakuan pestisida polydor 2. Penyemprotan pestisida polydor dengan dosis 150 cc/pkk 3. Penyemprotan pestisida polydor dosis 160 cc/pkk menggunakan 3 Di ulangi pada setiap tingkat perlakuan, penyemprotan pestisida polydor menggunakan konsentrasi 1% di bagian luar dan dalam. Pengamatan dianalisis dengan varians pada tingkat signifikansi 5%. Untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan digunakan uji DMRT dengan taraf nyata 5%. Berdasarkan hasil penelitian di PT. Dapat disimpulkan bahwa perlakuan insektisida polydor 150cc/pkk dan 160cc/pkk pada afd IV sangat efektif dalam mengendalikan serangan kumbang tanduk
SELEKSI DAN KARAKTERISASI PLANLET BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP CEKAMAN GARAM NATRIUM KLORIDA (NaCl) SECARA IN VITRO
Onion (Allium ascalonicum L.) is a spice commodity that has many benefits and high economic value. One of the factors causing low onion production is due to less productive land due to salt stress or salinity. This study aims to determine the specific character and effective concentration of NaCl for selection of onion plantlets under salt stress conditions in vitro. The research design was in the form of a completely randomized design (CRD) consisting of 1 factor, namely NaCl concentration: 0%, 0.15%, 0.30%, 0.45%, 0.60% with 5 replications. The homogeneity of the data was analyzed by Levene's test and continued with the oneway Anova test and Tukey's test at 5% significance level. The results showed that the effective concentration of NaCl for selection of onion plantlets under salt stress conditions in vitro was 0.15%. The higher the concentration of NaCl, the smaller the size of the plantlets with the lower the height of the plantlets, the visualization of the leaf color becomes yellowish green to brown, and the decreased content of chlorophyll a, b, and total chlorophyll. INTISARIBawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas rempah yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi tinggi. Salah satu faktor penyebab rendahnya produksi bawang merah karena adanya lahan kurang produktif akibat cekaman garam atau salinitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi NaCl yang efektif untuk seleksi dan karakterisasi planlet bawang merah dalam kondisi cekaman garam secara in vitro. Rancangan penelitian berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor yaitu konsentrasi NaCl: 0%, 0.15%, 0.30%, 0.45%, 0.60% dengan 5 kali ulangan. Homogenitas data dianalisis dengan uji Levene dan dilanjutkan dengan uji Anova oneway dan Uji Tukey pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaCl yang efektif untuk seleksi planlet bawang merah dalam kondisi cekaman garam secara in vitro adalah 0,15%. Semakin tinggi konsentrasi NaCl, maka ukuran planlet semakin kecil dengan tinggi planlet yang semakin rendah, visualisasi warna daun menjadi hijau kekuningan hingga cokelat, serta kandungan klorofil a, b, dan klorofil total yang semakin menurun
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI DI DESA BLANG DALAM KECAMATAN DARUL HIKMAH KABUPATEN ACEH JAYA
This study aims to determine the consumers of rice farmers in Blang Dalam Village, Darul Hikmah District, Aceh Jaya Regency. The results showed that the total cost of farming during the period of one planting season to harvest was IDR 447.494.225 mt-1, an average of IDR 13.308.378 ha-1mt-1. Rice ushatani revenues amounted to IDR 849,645,000 mt-1, an average of IDR 25,268,253 ha-1mt-1. Rice farming income is IDR 402.150.775 mt-1, an average of IDR 11.959.874 ha-1mt-1. The value of R/C ratio for rice farming is 1.91 ha-1mt-1 which is 1 greater, meaning that rice farming is feasible because the income received by farmers is greater than the cost.INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan petani padi di Desa Blang Dalam Kecamatan Darul Hikmah Kabupaten Aceh Jaya. Hasil penelitian menunjukkan total biaya usahatani selama periode satu kali musim tanam hingga panen sebesar Rp 447.494.225 mt-1, rata-rata sebesar Rp 13.308.378 ha-1mt-1. Penerimaan ushatani padi sebesar Rp 849.645.000 mt-1, rata-rata sebesar Rp 25.268.253 ha-1mt-1. Pendapatan usahatani padi sebesar Rp 402.150.775 mt-1, rata-rata sebesar Rp 11.959.874 ha-1mt-1. Nilai R/C Ratio usahatani padi sebesar 1,90 ha-1mt-1 lebih besar 1, artinya usahatani padi layak dijalankan karena penerimaan diterima petani lebih besar dari total biaya yang dikeluarkan
PENGARUH PREHEAT DAN THERMAL TENSIONING TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIK PADA SAMBUNGAN LAS TIG AL 6061-T6
ABSTRACTAluminum 6061-T6 is one the aluminum alloys which is widely used in engineering practice, such as automotive industry, piping, tanks, aircraft and shipping, because of many advantages including light weight, high tensile strength, corrosion resistant, able to shape and good weldability. Welding process is widely used today. The problem often encountered when using a welding method is the low strength of welded joints compared with the parent metal and the presence of distortion, especially for thin materials, due to residual stresses that arise during welding process. High tensile residual stress in welded joints can lead to brittle fracture, stress corrosion cracking, and accelerate the propagation rate of fatigue. This study aims to determine the effect of preheat, static thermal tensioning (STT), and transient thermal tensioning (TTT) on the quality of welding as indicated by the test of micro structure, hardness test, and tensile test of TIG welded joints of Al 6061-T6. The results showed that the preheat, STT, and TTT can change the size and shape of grains in the weld area and HAZ regions. Preheat, STT, and TTT can increase the tensile strength and yield stress in the weld area. The highest tensile strength occurs in the STT that is equal to 194 MPa, or increase by 43.5% compared to the tensile strength of the weld without treatment. The highest yield stress also occurs in the STT that is equal to 154 MPa, or increase by 104.4% compared to the yield stress in the weld without treatment.Key word : preheat, static, transient, thermal tensioning, TIG, Al 6061-T6, mechanical propertie
PANDANGAN PETANI TERHADAP KONSEP PHT DALAM MENGENDALIKAN Spodoptera frugiperda PADA TANAMAN JAGUNG DI DESA KUTA TENGAH, KABUPATEN DELI SERDANG
Spodoptera frugiperda (Lepidoptera: Noctuidae) is an invasive pest that attacks maize plants. Meanwhile, one of the food crop needs that must be fulfilled is corn. Central Kuta Village is one of the corn-producing villages. In the cultivation of corn, the pest Spodoptera frugiperda is one of the problems that causes up to 50% damage. in the management of Spodoptera frugiperda attacks, many farmers use chemical pesticides. the use of high chemical pesticides can damage the ecosystem. To maintain the balance of the ecosystem, it is necessary to apply integrated pest management (IPM) in corn cultivation. The research was carried out in June 2023 on maize farmers' land in Di Desa, Central Kuta, Namorambe District, Deli Serdang Regency which covered 5 locations from Central Kuta Village. Data was collected through interviews with a questionnaire guide. The data collected were the understanding and perception of IPM of Spodoptera frugiperda on maize plants and the intensity of Spodoptera frugiperda attacks. From the results of the study that out of 5 lands only 4 lands implemented IPM. The intensity of Spodoptera frugiperda attacks on land 4 was the lowest intensity. Based on the results of interviews with 4 farmers, they applied IPM both before planting and until they did not control plant-disturbing organisms.INTISARISpodoptera frugiperda (Lepidoptera: Noctuidae) merupakan hama invasive yang menyerang tanaman jagung. Sedangkan, salah satu kebutuhan tanaman pangan yang harus dipenuhi adalah jagung. Desa kuta tengah merupakan salah satu desa penghasil jagung. Dalam budidaya tanaman jagung hama Spodoptera frugiperda menjadi salah satu masalah yang mengakibatkan kerusakan mencapai 50%. Dalam pengelolaan serangan Spodoptera frugiperda petani banyak menggunakan pestisida kimia. Penggunaan pestisida kimia yang tinggi dapat merusak ekosistem. Untuk menjaga keseimbangan ekosistem maka perlu diterapkan pengelolaan hama terpadu (PHT) dalam budidaya tanamn jagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan juni 2023 pada lahan petani jagung di Di Desa, Kuta Tengah, Kecamatan Namorambe Kabupaten, Deli Serdang yang meliputi 5 lokasi dari desa kuta tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan panduan kuesioner. Data yang dikumpulkan yaitu pemahaman dan persepsi PHT Spodoptera frugiperda tanaman jagung serta intensitas serangan Spodoptera frugiperda. Dari hasil penelitian bahwa dari 5 lahan hanya 1 lahan yang menerapkan PHT. Intensitas serangan Spodoptera frugiperda pada lokasi 4 merupakan intensitas yang paling rendah. Berdasarkan hasil wawancara petani lokasi 4 menerapkan PHT baik dari sebelum tanam dan sampai tindak pengendalian organisme pengganggu tanaman