E-Journal Universitas Janabadra
Not a member yet
1365 research outputs found
Sort by
PERTUMBUHAN DAN HASIL RATUN PERTAMA TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor (L.) Moench) DENGAN SATU, DUA, ATAU TIGA TANAMAN PER RUMPUN
This study aims to evaluate the growth and yield of the first ratoon of sorghum (Sorghum bicolor (L.) Moench) with one, two, or three plants per clump. The experiment was conducted on land located in Dusun Papak, Segara Katon Village, Gangga District, North Lombok Regency from September 2022 to January 2023. The design used was Randomized Block Design (RAK) with two factors, namely varieties (Bioguma, Numbu, Pahat, Samurai, and Super 1) and the number of ratoons per clump (1, 2, and 3 ratoons per clump). The experiment was conducted with 15 treatment combinations and repeated 3 times so that there were 45 experimental units. Data were analyzed by Analysis of Variance (ANOVA) and Honest Real Difference test (HSD) at the 5% level. The results showed that the varieties gave a significant effect on all observation parameters. Bioguma and Numbu varieties gave the highest yields of 5.8 t/ha and 5.4 t/ha, respectively. The treatment of the number of ratoons per clump had no significant effect on the number of leaves and flowering time but had a significant effect on other parameters. The density of 3 ratoons per clump gave the highest yield (5.9 t/ha). The combination of variety and number of ratoons per clump had a significant effect on the parameters of plant height, stem diameter, flowering time, dry weight, and seed number. Keywords: sorghum ratoon, sorghum variety, number of ratoons per clumpINTISARIPenelitian ini bertujuan bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan hasil ratun pertama tanaman sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) dengan satu, dua, atau tiga tanaman per rumpun. Percobaan dilaksanakan pada lahan yang terletak di Dusun Papak, Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara pada bulan September 2022 sampai Januari 2023. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAK) Faktorial dengan dua factor yaitu varietas (Bioguma, Numbu, Pahat, Samurai, dan Super 1) dan jumlah ratun per rumpun (1, 2, dan 3 ratun per rumpun). Percobaan dilakukan dengan 15 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 45 unit percobaan. Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas memberikan pengaruh nyata pada semua parameter pengamatan. Varietas Bioguma dan Numbu memberikan hasil tertinggi masing-masing 5,8 t/ha dan 5,4 t/ha. Perlakuan jumlah ratun per rumpun tidak berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun dan umur berbunga, namun berpengaruh nyata pada parameter lain. Kepadatan 3 ratun per rumpun memberikan hasil tertinggi (5,9 t/ha). Kombinasi antara varietas dan jumlah ratun per rumpun berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga, berat berangkasan kering, dan jumlah biji. Kata kunci: ratun sorgum, varietas sorgum, jumlah ratun per rumpu
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH KULIT PISANG DAN BOKASHI JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill .)
The tomato plant is a vegetable plant that contains lots of vitamins and minerals that are needed by humans to complete their nutritional needs in life. One effort to increase tomato production is to provide fertilizer containing macro and micro nutrients that are appropriate for plant growth. The purpose of this study was to determine the effect of liquid organic fertilizer from banana peel waste and rice straw bokashi on the growth and production of tomato plants (Lycopersicum Esculentum Mill.). The design used was a factorial randomized block design (RBD) with 2 factors studied, namely: Banana peel POC factor (K) with 4 levels, namely: K0 = control, K1 = 200 ml, and K2 = 400 ml , K3 = 600 ml . The rice straw bokashi factor (P) consists of 3 levels, namely P1 = 300 grams, P2 = 600 grams and P3 = 900 grams. Parameters observed were plant height, number of branches, flowering age, number of fruit bunches, number of fruits per plant, number of fruits per plot, fruit weight per plant, fruit weight per plot. The observed data were continued with Duncan's mean difference test (DMRT). The results showed that the POC treatment of banana peels had no significant effect on all observed parameters. In the bokashi treatment, rice straw had a significant effect on the parameters of the number of flower bunches, the number of fruit planted and the number of fruit per plot but had no significant effect on the observation of plant height, number of branches, flowering age, fruit weight per plant and fruit weight per plotINTISARITanaman tomat merupakan tanaman sayuran banyak mengandung vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk melengkapi keperluan gizi dalam hidupnya. Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi tomat adalah memberikan pupuk yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang tepat untuk pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pupuk organic cair limbah kulit pisang dan bokashi jerami padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum Esculentum Mill .). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) dengan 2 faktor yang diteliti, yaitu: Faktor POC kulit pisang (K) dengan 4 taraf yaitu : K0= kontrol, K1= 200 ml, dan K2=400 ml , K3 = 600 ml. Faktor bokashi jerami padi (P)yang terdiri dari 3 taraf yaitu P1 = 300 gram, P2 = 600gram dan P3 = 900 gram. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah tandan buah, jumlah buah per tanaman, jumlah buah per plot, berat buah per tanaman, berat buah per plot. Data hasil pengamatan dilanjutkan dengan uji beda rataan menurut Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan POC kulit pisang memberikan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Pada perlakuan bokashi jerami padi memberikan pengaruh nyata terhadap parameter jumlah tandan bunga, jumlah buah pertanaman dan jumlah buah per plot tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap pengamatan tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, berat buah per tanaman dan berat buah per plo
KAJIAN PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BAMBU ORI TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BETON
ABSTRAK The addition of fiber in concrete admixture has been proven be able to improve the concrete quality. There are many researches about fiber concrete has been done by using many fiber materials. Bamboo has great opportunity to be a fiber material in concrete admixture, because of its special characteristic. The price of Ori Bamboo is also usually cheaper than the other type of Bamboo. This research was experimental research of fiber concrete, which used the fiber of Ori Bamboo. The objective of this research was to study the impact of using the fiber of Ori Bamboo on the strength of concrete.This research used normal mixing of concrete with additional fiber, which was made of Ori Bamboo. It has 0.5 mm thickness, 0.5 – 1 mm wide, and 2 cm length. The variations amounts of fiber are 1%, 1.5% and 2% of the total weight of cement. The test of compressive strength and tensile strength were done with standard cylinder, 28 days of age.The result of this research shows that the higher percentage of fiber, the lower viscosity of admixture. The addition of fiber by 1%, 1.5%, and 2% give increasing of 17.85%, 16.45% and 3.14% of concrete compression strength, as well as 4.85%, 30.58% and 19.42% of concrete tensile strength.Key word : fiber, concrete, Ori bambo
TELUR AYAM RAS DAN BURAS DALAM PERSPEKTIF KONSUMEN
Telur ayam ras serta telur ayam buras menjadi salah satu dari makanan masyarakat yang banyak di gemari dikarenakan tidak sedikit maanfaat serta keuntungan yang bisa didapat dari mengonsumsi telur ayam. Perspektif konsumen terhadap telur ayam akan mempengaruhi konsumen dalam membeli dan mengonsumsi telur ayam. Tujuan penelitian ini untuk menjabarkan pengaruh variabel pendapatan, harga telur, kebiasaan mengonsumsi, tanggungan keluarga, dan selera terhadap keputusan konsumen dalam membeli dan mengonsumsi telur ayam ras juga telur ayam buras. Lokasi penelitian ditentukan dengan sengaja yaitu pasar Benowo Surabaya. Metode riset mempergunakan pengujian regresi linier berganda. Hasil riset memberi bukti secara bersama-sama faktor pendapatan, harga telur ayam ras/buras, kebiasaan mengonsumsi telur, tanggungan keluarga, serta selera mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian serta pengonsumsian telur ayam ras dan telur ayam kampumg. Kemudian terdapatnya hubungan yang positif dan signifikan antara pendapatan, harga telur ayam ras, dan jumlah tanggungan dalam satu rumah tangga dalam mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli dan mengonsumsi telur ayam ras. Pendapatan, kebiasaan, dan selera semuanya memiliki peran dalam mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli dan mengonsumsi telur ayam buras
TEKNIK PEMELIHARAAN DAN PRODUKSI TANAMAN KOPI ARABIKA (Coffea Arabica) DI KABUPATEN ACEH TENGAH
Produksi kopi belum maksimal disebabkan oleh faktor pemeliharaan tanaman terutama dalam hal teknik pemangkasan yang belum tepat. Tulisan ini diharapkan bisa memberikan informasi dan pengalaman lapang teknik pemangkasan tanaman kopi yang perlu dilakukan oleh petani maupun rakyat sehingga mampu meningkatkan produksi kopi arabika secara kuantitas maupun kualitas. Tujuan pemangkasan tanaman kopi adalah mengubah bentuk tajuk tumbuhan kopi, merawat kesetimbangan pabrikasi kopi, meningkatkan mutu dan harga penjualan, juga menyederhanakan teknik pemanenan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan perkebunan kopi milik Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan (KBQ Baburrayyan) Aceh Tengah.Tanaman kopi arabika yang diamati dan dipangkas maupun tanpa dipangkas adalah tanaman kopi arabika yang berusia 5 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah acak kelompok. Jumlah tanaman sampel setiap ulangan sebanyak 3 tanaman, sehingga jumlah keseluruhan adalah 18 tanaman. Pengamatan dilakukan terhadap jumlah produksi kopi arabika yang dipangkas dan tanpa dipangkas. Hasil pengamatan membuktikan teknik pemangkasan berpengaruh sangat nyata terhadap produksi kopi
TIPE EMBRIONI PLASMA NUTFAH MANGGA (Mangifera sp.) LANDRACES BALI
The embryonic type of mango accession needs to be known because it has an important role in its development, especially in the propagation of mango plants. Polyembryonic mango cultivars have the potential to produce zygotic embryos that can show morphological and genetic diversity. Research with the aim of knowing the embryonic type of Bali landraces mango germplasm as the basis for its development, especially in selecting cultivars that have potential as rootstocks, was carried out in Banyuning Village, Singaraja in July-September 2022. A total of 34 landraces accessions and 10 non-landraces Bali came from Buleleng, Karangasem, Klungkung and Badung districts were used as research materials, involving 10 seeds per accession each. The seeds were sown in polybags filled with river sand. Germinated seeds were removed from the seedling, the number of sprouts that grew on each seed was counted. The results showed that there were monoembryonic and polyembryonic types of Bali landraces accessions. A total of 32 accessions or 94.12% of Bali landraces accessions showed the polyembryonic type, and 2 landraces accessions, namely Pakel Sibetan and Pakel Sulangai showed monoembryonic. Introduced accessions, such as Brazil, Parkit, Shaigon, and Apel are classified as monoembryonic.INTISARITipe embrioni aksesi mangga perlu diketahui karena memiliki peran penting dalam pengembangannya, khususnya dalam perbanyakan tanaman mangga. Kultivar mangga poliembrionik berpotensi menghasilkan embrio zigotik yang dapat menunjukkan keanekaragaman morfologi dan genetik. Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui tipe embrioni plasma nutfah mangga landraces Bali sebagai dasar pengembangannya, khususnya dalam memilih kultivar yang berpotensi sebagai batang bawah telah dilakukan di Kelurahan Banyuning, Singaraja pada Juli-September 2022. Sebanyak 34 aksesi landraces dan 10 aksesi non landraces Bali yang berasal dari Kabupaten Buleleng, Karangasem, Klungkung dan Badung digunakan sebagai bahan penelitian, melibatkan masing-masing 10 benih per aksesi. Benih disemai dalam polybag berisi media pasir sungai. Benih berkecambah dikeluarkan dari semaian, dihitung banyaknya kecambah yang tumbuh pada setiap benih. Hasil penelitian menunjukkan, tipe embrioni aksesi landraces Bali ada yang monoembrioni maupun poliembrioni. Sebanyak 32 aksesi atau 94,12% aksesi landraces Bali menunjukkan tipe poliembrioni, dan 2 aksesi landrases yaitu Pakel Sibetan dan Pakel Sulangai menunjukkan monoembrioni. Aksesi introduksi, seperti Brazil, Parkit, Shaigon, dan Apel tergolong monoembrioni
PENGARUH PEMBERIAN KOTORAN SAPI DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PEMBIBITAN UTAMA KELAPA SAWIT (Elaeis guinensis Jacq)
This research was aim to identification the utilization of cow manure to improving the average of height, midrib, stems diameter, and leave area on the seddlings of oil palm on main nursery. This research was conducted on Bau Tunggal Village North Labuhanbatu District on March until June 2023. This research used blocked randomized design consisted of 6 level those are P0 = 100 g/polybag, P1 = 200 g/polybag, P2 = 300g/polybag, P3=400 g/polybag, P4=500 g/polybag, P6=600 g/polybag and each treatment have 3 repetition. The results showed the used of cow manure could improving the growth of oil palm seedlings at main nursery. P5 or 500g/polybag have the highest growth of oil palm seedlings and could support the height by 6 cm, midrib by 2 cm, stem diameter by 2 cm and leave area by 9 cm compared to control.Keywords: Compost, Oil palm, PlantINTISARITujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pemanfaatan kotoran sapi dalam meningkatkan rata-rata tinggi, pelepah, diameter batang, dan luas daun pembibitan utama kelapa sawit. Riset ini telah dilakukan di Desa Batu Tunggal Kabupaten Labuhan Batu Utara pada bulan maret hingga Juni 2023. Percobaan disusun berdasarkan rancangan acak kelompok yang terdiri dari 6 dosis yaitu P0 = kotoran sapi(100 g/polybag),P1 = kotoran sapi (200 g/polybag),P2 = kotoran sapi (300 g/polybag),P3 = kotoran sapi (400 g/polybag),P4 = kotoran sapi (500 g/polybag),P5 = kotoran sapi (600 g/polybag) dengan 3 ulangan. Hasil dari penelitian ini melaporkan bahwa pemberian kotoran sapi dapat meningkatka. Peetumbuhan bibit utama sawit. Kotoran sapi dengan dosis P5 ( 600 g/ polybag ) mampu mendukung pertumbuhan tinggi bibit sebesar 6 cm, jumlah pelepah sebanyak 2 pelepah, diameter batang sebesar 2 cm dan luas daun sebesar 9 cm di banding tanpa pemberian kotoran sapi. Kata kunci: Kompos, Sawit, Tanama
ANALISIS KELAYAKAN USAHA KOPI DI UD KOPI MURNI HS BENOWO SURABAYA
Sukoharjo Regency is one of the districts in Central Java Province that has the highest rice UD. Pure Coffee HS Benowo Surabaya anticipates the sustainability of the business wheel so that it does not suffer losses or business inefficiencies to keep going by conducting a feasibility analysis of the coffee business at UD Kopi Murni HS Benowo Surabaya in order to maintain the business that has been running. Quantitative research methods with income analysis methods and business feasibility analysis. The results showed that the coffee business at UD Kopi Murni HS Benowo Surabaya was feasible to run and develop with high income based on the Rp income calcul. 366,702,400, - with B/C and R/C values obtained 2.93 and 3.93. Key-words: Business feasibility, Coffee, IncomeINTISARIUD. Kopi Murni HS Benowo Surabaya mengantisipasi dalam keberlangsungan roda usaha agar tidak mengalami kerugian atau tidak efisien usaha untuk terus dijalankan dengan melakukan analisis kelayakan usaha kopi di UD Kopi Murni HS Benowo Surabaya guna mempertahankan usaha yang sudah dijalankan. Metode penelitian kuantitatif dengan metode analisis pendapatan dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kopi UD Kopi Murni HS Benowo Surabaya layak untuk dijalankan dan dikembangkan dengan prolehan pendapatan yang tinggi berdasarkan hasil dari perhitungan pendapatan sebesar Rp 366.702.400,- dengan nilai B/C dan R/C yang diperoleh 2,93 dan 3,93. Kata kunci: Efisiensi, OPIP, Usaha tani
STUDI IN VITRO: KARAKTERISASI PLANLET PISANG CAVENDISH (Musa acuminata Colla) TAHAN CEKAMAN GARAM (NaCl)
Bananas are one of the horticultural commodities that are consumed by many people. The increase in banana cultivation is inseparable from various obstacles, one of which is salt stress. Salt stress is an environmental condition that is harmful to plants because it can increase osmotic pressure so that the roots are unable to take water from the environment. The development of biotechnology that can be used to improve the character and resistance of a plant is by using in vitro techniques. The purpose of this study was to determine the tolerant concentration of NaCl in cavendish banana plantlets resistant to salt stress and the expression characteristics of cavendish banana plantlets in the form of chlorophyll and carbohydrate analysis. This study used a completely randomized design (CRD) method with the addition of 5 levels of NaCl concentration treatment on MS medium (0%), (0.25%), (0.50%), (0.75%), (1%) with 5 repetitions. Quantitative data for each parameter were statistically analyzed by one way ANOVA, then TUKEY tested at 5% level of significance. The results showed that the tolerant concentration of NaCl for cavendish banana growth was 1% NaCl. The results of specific expression characters with increasing concentration of NaCl in the form of decreased content of chlorophyll a, b and total and increased carbohydrates.INTISARI Pisang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat. Peningkatan budidaya pisang tidak terlepas dari berbagai kendala salah satu nya cekaman garam. Cekaman garam merupakan suatu kondisi lingkungan yang membahayakan tanaman karena dapat meningkatkan tekanan osmotik sehingga akar tidak mampu mengambil air dari lingkungan. Perkembangan bioteknologi yang dapat digunakan untuk memperbaiki karakter serta ketahanan suatu tanaman yaitu dengan menggunakan teknik in vitro. Tujuan penelitian ini untuk menentukan konsentrasi NaCl yang toleran pada planlet pisang cavendish tahan cekaman garam serta karakter ekspresi planlet pisang cavendish berupa analisis klorofil dan karbohidrat. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan penambahan konsentrasi NaCl 5 taraf perlakuan (0%), (0,25%), (0,50%), (0,75%), (1%) dengan 5 kali pengulangan. Data kuantitatif dari setiap parameter dianalisis secara statistik one way ANOVA, kemudian diuji TUKEY pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaCl yang toleran bagi pertumbuhan pisang cavendish yakni 1% NaCl. Hasil karakter ekspresi spesifik dengan peningkatan konsentrasi NaCl berupa kandungan klorofil a,b dan total menurun dan karbohidrat meningkat
PERANAN PUPUK HAYATI MIKORIZA DAN AZOLLA TERHADAP TANAMAN SORGUM DI TANAH SUBOPTIMAL
Pupuk merupakan unsur penting yang di berikan pada tanaman untuk dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman, namun pemupukan secara kimia yang dilakukan secara terus menerus mengakibatkan pencemaran lingkungan yang mengakibatkan kenaikan emisi rumah kaca dan kerusakan tanah. Pemupukan melalui pemberian mikroorganisme atau yang sering disebut pemupukan hayati merupakan salah satu penerapan teknologi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu pupuk hayati yang sudah sering digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman adaah mikoriza dan azolla. Mikoriza dapat meningkatkan pertumbuhan akar dan membantu ketersediaan unsur hara P serta ketersediaan air. Azolla memberikan ketersediaan nitrogen untuk dapat meningkatan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 2 faktor yaitu jenis pupuk hayati dan jenis sorgum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hayati secara mandiri maupun interaksi dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar dan berat biji per malai. Hasil terbaik ditunjukkan perlakuan PH3 (mikoriza+azolla)